cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Oceanography
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Oseanografi diterbitkan oleh Program Studi Oseanografi, FPIK, Undip. Jurnal ini digunakan untuk menerbitkan jurnal-jurnal karya lulusan S1 Oseanografi Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2014)" : 19 Documents clear
STUDI PERUBAHAN GARIS PANTAI DI PERAIRAN KELING KABUPATEN JEPARA Siregar, Nunut Parasian; Subardjo, Petrus; Setiyono, Heryoso
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1214.929 KB)

Abstract

ABSTRAKPantai merupakan wilayah yang mengalami perubahan fisik baik perubahan maju maupun perubahan mundur garis pantai.Perubahan yang terjadi di pantai dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor alam dan aktivitas manusia.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai perubahan garis pantai serta daerah yang mengalami akresi maupun abrasi yang terjadi di perairan Keling  dalam kurun waktu 2003-2013. Penelitian dilaksanakan di Perairan Keling  Kabupaten Jepara pada tanggal 15Oktober sampai dengan 20 Oktober 2013.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Untuk pengambilan sampel menggunakan purposive sampling methodmengambil 24 sampel sedimen. Hasil penelitian menunjukkan abrasi yang terjadi di perairan Keling dalam kurun waktu 2003-2013 adalah seluas 223.212, 72 m2 dengan laju rata-rata tiap tahunnya adalah sebesar 20.292, 07 m2/tahun sedangkan perubahan akresi yang terjadi dalam kurun waktu 2003-2013 adalah sebesar 39.773,85 m2 dengan laju rata-rata tiap tahunnya 3.615,80 m2/tahun. Kondisi gelombang dalam waktu 2003-2013 dominan berasal dari timur dan barat laut dengan tinggi gelombang sebesar 0,617 m dengan periode 3,01 detik. Sedimen Perairan Keling didominasi oleh pasir dan untuk sedimen dasar didominasi oleh lanau.
PENGARUH BATIMETRI PERAIRAN TERHADAP DISTRIBUSI PLUTONIUM-239/240 (239/240Pu) DALAM SEDIMEN DI PERAIRAN GRESIK Widyanto, Patar; Muslim, Muslim; Suseno, Heny; Makmur, Murdahayu
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.921 KB)

Abstract

Abstrak Keberadaan suatu unsur radionuklida secara alamiah sudah terdapat di dunia oleh proses alam dalam tubuh bumi itu sendiri,selain itu berbagai aktivitas manusia juga menyebabkan keberadaan aktivitas suatu unsur radionuklida. Plutonium-239/240 adalah radionuklida reaktif (non konservatif) di mana unsur radionuklida ini lebih mudah berpindah dari laut yang disebabkan afinitasnya terhadap permukaan partikel alam yang menyebabkan radionuklida ini tenggelam ke dasar laut dan masuk ke dalam sedimen. Sifat toxic dari plutonium-239/240 menjadi perhatian khusus bagi pemantauan pencemaran laut di Perairan Gresik. Pergerakan arus laut secara terus menerus menjadi salah satu faktor pembentuk pantai, yang juga berperan dalam distribusi dari suatu pencemaran tertentu. Batimetri perairan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi arus laut, di mana semakin tinggi kemiringan suatu dasar perairan semakin besar pula kecepatan arusnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh batimetri perairan  terhadap distribusi aktivitas  239/240Pu dalam sedimen di perairan Gresik. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batimetri perairan Gresik pada lokasi penelitian berkisar antara 68cm hingga 341cm. Batimetri perairan berpengaruh terhadap distribusi Plutonium-239/240 dalam sedimen, dimana aktivitas radionuklida plutonium-239/240 cenderung lebih tinggi pada perairan yang  dangkal dan mengalami penurunan aktivitas diperairan yang dalam.  
PEMETAAN BATIMETRI KOLAM PELABUHAN KHUSUS PT. ARUN NGL, LHOKSEUMAWE, ACEH Yudianto, Anugerah Cahyo; Ismunarti, Dwi Haryo; Indrayanti, Elis
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.373 KB)

Abstract

ABSTRAKKolam pelabuhan adalah salah satu fasilitas paling penting di dalam sebuah pelabuhan. Hal ini dikarenakan merupakan tempat keluar masuk dan bersandarnya kapal di pelabuhan. Kedalaman kolam pelabuhan ini harus berada pada kondisi normal untuk lancarnya aktivitas keluar masuk kapal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai kedalaman kolam pelabuhan khusus pada tahun 2013. Penelitian dilaksanakan di kolam pelabuhan PT. Arun NGL Lhokseumawe, Aceh pada tanggal 15-23 Juni 2013.Metode penelitian yang digunakan adalah pengamatan langsung dan analisis di laboratorium. Untuk pengamatan langsung, mengamati pasang surut dan melakukan pemeruman. Untuk pengambilan sampel menggunakan purposive sampling method mengambil 3 sampel sedimen. Hasil penelitian menunjukkan kedalaman kolam pelabuhan berkurang dibandingkan dengan kedalaman pemeruman terakhir tahun 2011. Kedalaman kolam pelabuhan masih dinyatakan aman untuk draft kapal terbesar yang masuk ke dalam kolam pelabuhan. Untuk sedimen kolam pelabuhan PT. Aun NGL pada 3 stasiun pengambilan adalah pasir.
Distribusi Material Padatan Tersuspensi Di Perairan Bengkulu Dewanty, Rica; Zainuri, Muhammad; Setyawan, Wahyu Budi
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.662 KB)

Abstract

AbstrakPenyebaran material sedimen yang masuk ke laut dari muara sungai di tentukan oleh debit aliran sungai, volume muatan sedimen, kondisi arus, gelombang dan pasang-surut. Hal yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana distribusi material padatan tersuspensi (MPT) dari muara Sungai Bengkulu menuju Perairan Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola sebaran material padatan tersuspensi dari muara Sungai Bengkulu menuju Perairan Bengkulu pada bulan Juni 2013. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus denganpendekatanstudikasus, dimana penentuan lokasi pengambilan sampel sedimen menggunakan metode sampling purposive. Penelitian ini dilakukan 2 tahap, pengamatandan pengukuran di lapangan, dan proses analisa di laboratorium. Pengamatandanpengukuran di Perairan Bengkulu terbagidalam 18 stasiun. Data primer yang diukur meliputi titik koordinat, kedalaman dan muatan padatan tersuspensi (MPT). Sedangkan data sekunder meliputi, arus, dan gelombang. Sampel sedimen tersuspensi (MPT) dianalisis di Laboratorium Geologi Laut LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).Sebaran MPT memiliki nilai konsentrasi tinggi di Muara sungai, karena muara sungai membawa material sedimen dari darat, sehingga nilai konsentrasi yang berada di muara sungai lebih tinggi dibandingkan yang berada di laut. Pola penyebaran MPT dari Muara sungai yang tinggi dan terlihat relatif sama menuju perairan Bengkulu, karena arus yang terjadi mempunyai gerakan yang sama sehingga sebaran MPT pada Stasiun 1 – Stasiun 15 relatif sama.
Kajian Potensi Gelombang Laut Sebagai Sumber Energi Alternatif Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) dengan Sistem Oscilatting Water Column (OWC) Di Perairan Pantai Bengkulu Mardiansyah, Lutfi Agung; Ismanto, Aris; Setyawan, Wahyu Budi
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.754 KB)

Abstract

AbstrakGelombang yang bergerak menjalar menuju pantai menimbulkan pergerakan partikel dan energi gelombang. Oscilatting water column (OWC) merupakan salah satu sistem dan peralatan yang dapat mengubah energi gelombang laut menjadi energi listrik dengan menggunakan kolom osilasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi gelombang laut sebagai sumber energi alternatif sistem oscilatting water column di perairan pantai Bengkulu. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14-17 Juni 2013 di perairan pantai Bengkulu, yaitu berupa data gelombang yang diukur dengan menggunakan wave recorder RBR, sedangkan data sekunder berupa data angin dari Badan Metorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu. Pengolahan data angin dengan menggunakan software windrose, peramalan gelombang dengan metode SMB, persamaan gelombang dengan software grapher 10, dan kerapatan energi gelombang dengan persamaan untuk prototype yang sudah ada. Hasil pengukuran lapangan diperoleh tinggi dan periode gelombang signifikan 0,87 meter dan 3,53 detik, persamaan gelombang 0,89 meter dan 3,56 detik. Dengan lebar chamber prototype 2,4 meter, didapatkan potensi kerapatan energi gelombang tahunan terbesar terjadi pada musim Timur (2003-2012) yaitu 7600,64 (joule/m2)  and 1661,76 (watt/m2).
Kajian Pola Sebaran Sedimen di Perairan Pantai Sigandu Batang Sartika, Rifda Ayu; Widada, Sugeng; Rochaddi, Baskoro
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPantai Sigandu di Kabupaten Batang tengah dibenahi untuk dikembangkan sebagai daerah wisata. Proses abrasi dan sedimentasi di pantai tersebut dan ditambah dengan suplai sedimen dari Kali Sambong yang bermuara di perairan pantai ini telah mengakibatkan bentuk pantai yang berubah – ubah. Perubahan bentuk pantai ini diikuti dengan pola sebaran sedimen dasar yang selanjutnya berakibat pada perubahan keceraahan air laut. Parameter hidrooseanografi yang berpengaruh secara langsung terhadap proses-proses sebaran sedimen yang terjadi di laut adalah arus, gelombang dan pasang surut. Parameter-parameter ini akan berpengaruh terhadap pergerakan sedimen di laut, sehingga perlu dikaji hubungan antara keadaan hidrooseanografi dan sebaran sedimen di Pantai Sigandu agar pola sebaran sedimen dapat diketahui dan dianalisa secara tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang pola sebaran sedimen dasar serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh arus terhadap pola sebaran sedimen dasar tersebut. Penelitian ini dilakukan 2 tahap, pengukuran lapangan dan proses pemodelan hidrodinamika 2D. Pengukuran lapangan yang meliputi pengukuran dan pengambilan data pasang surut, data sampel air, dan data arus dilakukan pada tanggal 4 Mei - 7 Mei 2012, dilanjutkan proses pemodelan dilaksanakan di Laboratorium Komputasi Jurusan Ilmu Kelautan pada Mei – Juni 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan analisa sebaran sedimen selama penelitian diketahui jenis sedimen di Perairan Pantai Sigandu Batang didominasi oleh sedimen pasir dan pasir lanauan dengan pola sebaran sedimennya sejajar garis pantai, dimana sedimen jenis pasir berada pada perairan yang dangkal sedangkan sedimen jenis lanau dan lempung berada pada perairan yang dalam. Hal ini terjadi karena pengaruh arus laut yang didominasi oleh pasang surut
STUDI MORFOLOGI DASAR LAUT BERDASARKAN INTERPRETASI REFLEKSI SEISMIK DI PERAIRAN KOMBA, LAUT FLORES, NUSA TENGGARA TIMUR De Claresya, Chesya Sera; Satriadi, Alfi; Sarmili, Lili
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.335 KB)

Abstract

Abstrak Perairan Komba terletak di perairan Pulau Flores bagian timur laut, secara administratif terletak ke dalam wilayah Nusa Tenggara Timur. Pada bagian selatanGunung Komba (Pulau Batutara) terdapat gunung api bawah laut yaitu Baruna Komba, Abang Komba dan Ibu Komba. Berkaitan dengan munculnya jajaran gunung api bawah laut Komba, maka sangat diperlukan informasi mengenai morfologi dasar laut dan informasi struktur geologi di jajaran gunung api bawah laut tersebut. Ketiga gunung api bawah laut tersebut diindikasikan terbentuk oleh adanya patahan atau sesar yang tererosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui morfologi bawah laut berdasarkan interpretasi refleksi seismik.Materi yang dijadikan objek studi pada penelitian ini meliputi batimetri, rekaman refleksi seismik dan jenis sedimen dasar. Hasil penelitian menunjukan bagian terdangkal pada sekitar perairan Komba adalah 400 meter sedangkan yang terdalam adalah 3400 meter dan termasuk kedalam perairan laut dalam. Terdapat banyak sesar atau patahan yang terekam pada hasil dari interpretasi refleksi seismik. Lapisan sedimen di perairan Komba memiliki konfigurasi refleksi seismik yang menunjukan dengan pola reflektor parallel, divergent dan chaotik. Sedimen dasar di perairan Komba termasuk kedalam sedimen laut dalam yang berjenis biogenous atau pelagik..
KAJIAN POTENSI ARUS LAUT SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF PEMBANGKIT LISTRIK DI PERAIRAN SEKITAR JEMBATAN SURAMADU SELAT MADURA Purnomo, Fajar; Purwanto, Purwanto; Indrayanti, Elis
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.927 KB)

Abstract

Abstrak Arus laut merupakan parameter yang penting dalam memperoleh besaran potensi energi arus laut yang berdasarkan nilai kecepatan arus laut dari setiap debit alirannya. Perairan Selat Madura, Propinsi Jawa Timur merupakan perairan yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Madura yang diduga terdapat potensi energi arus laut yang cukup besar. Arus laut menjadi lebih kuat disebabkan karena adanya perbedaan tekanan yang terjadi pada ujung bagian selat. Selain itu selat merupakan wilayah perairan mengalami penyempitan yang terbentuk alamiah dan menghubungkan dua perairan yang lebih besar. Pengolahan data primer menggunakan software currentrose, perhitungan potensi arus laut menggunakan persamaan Fraenkel. Penyajian peta pada penelitian menggunakan software ArcGIS 9.3. Prediksi pola dan kecepatan arus laut didekati dengan pendekatan model yaitu dengan ADCIRC yang merupakan salah satu modul pada SMS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan arus berkisar antara 0,1 – 1 m/detik. Potensi arus laut dari pergerakan arus terkuat sebesar 0,5125 kW/ sedangkan potensi arus laut dari pergerakan arus terlemah sebesar 0,0005125 kW/ maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan energi yang diketahui dapat dijadikan acuan dalam pembangunan perencanaan kedepannya untuk memperoleh energi arus laut yang maksimal sebagai sumber energi alternatif.           
STUDI REFRAKSI DAN DIFRAKSI GELOMBANG UNTUK ANALISA EFEKTIVITAS LAYOUTBREAKWATER DI PELABUHAN PENDARATAN IKAN LARANGAN, KABUPATEN TEGAL Dzikrurianti, Rina Oktaviani; Handoyo, Gentur; Widada, Sugeng
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakGelombang memiliki peran penting dalam dinamika pantai dan pengelolaan wilayah pesisir seperti pembangunan pelabuhan dan bangunan pantai. Desain perlindungan kolam labuh terhadap gelombang menggunakan breakwater untuk menghasilkan perairan yang tenang dan aman bagi kapal berdasarkan sifat penjaran gelombang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 19-22 Mei 2013 di Pantai Larangan. Data yang digunakan yaitu tinggi gelombang, periode gelombang, kedalaman, angin dan peta RBI Tegal. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Peramalan gelombang dari data angin menggunakan metode SMB. Model gelombang menggunakan perangkat lunak SMS modul CMS-Wave. Gelombang di Pantai Larangan memiliki tinggi signifikan 0.17 meter dan periode signifikan 4.55 detik. Refraksi gelombang terjadi karena perubahan kedalaman mengakibatkan konvergensi gelombang. Difraksi terjadi ketika gelombang terhalang breakwater di mulut Pelabuhan Pendaratan Ikan Larangan. Breakwaterdengan kedua ujung berbelok dan sedikit menutup kolam pelabuhan menghasilkan gelombang terkecil di pelabuhan.
STUDI PENGARUH FAKTOR ARUS DAN GELOMBANG TERHADAP SEBARAN SEDIMEN DASAR DI PERAIRAN PELABUHAN KALIWUNGU KENDAL Siregar, Christine Ruth E.; Handoyo, Gentur; Rifai, Azis
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perairan Pelabuhan Kaliwungu Kendal merupakan perairan yang banyak dimanfaatkan sebagai tempat aktifitas masyarakat. Aktifitas tersebut dapat mempengaruhi proses sedimentasi. Hal ini dibuktikan dengan adanya penghalang gelombang (break water) dan pelabuhan di wilayah perairan. Sedimentasi dapat dipengaruhi oleh berbagai kondisi hidro-oseanografi seperti gelombang, arus dan pasang surut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis dan sebaran sedimen dasar yang dipengaruhi oleh faktor hidro-oseanografi. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh pihak pengelola pelabuhan dalam mengembangkan wilayah perairan pelabuhan Kaliwungu Kendal. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 tahapan, tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 24-27 Mei 2013 di Perairan Pelabuhan Kaliwungu Kabupaten Kendal dan tahap kedua adalah analisis data sedimen dasar laut di laboratorium Geologi, Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Semarang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Metode pengambilan sampel sedimen dasar adalah simple random sampling. Materi penelitian meliputi data primer berupa sedimen dasar laut, dan data sekunder meliputi data hidro-oseanografi seperti arus, gelombang,dan pasut. Berdasarkan hasil analisa data menunjukan jenis sedimen dasar di Perairan Pelabuhan Kaliwungu Kendal berupa sand, silt, dan silty sand. Bentuk pola sebaran sedimen mengikuti arah profil perairan. Arus dominan di perairan adalah arus pasut, dengan kecepatan arus rata-rata sebesar 0,0609 m/s dan arah arus menuju ke arah tenggara dan barat laut. Nilai tinggi gelombang signifikan yaitu 0,26 m dengan periode 4,1 detik, adanya pengaruh longshore current memiliki sudut datang gelombang pecah sebesar 13,297o terhadap garis pantai. Jenis pasut di daerah penelitian yaitu jenis campuran condong ke harian tunggal. Segala dinamika hidro-oseanografi mempengaruhi pola sebaran sedimen dasar di perairan.

Page 1 of 2 | Total Record : 19