cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Oceanography
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Oseanografi diterbitkan oleh Program Studi Oseanografi, FPIK, Undip. Jurnal ini digunakan untuk menerbitkan jurnal-jurnal karya lulusan S1 Oseanografi Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 4 (2017)" : 18 Documents clear
LAJU SEDIMENTASI DAN PERGESERAN DELTA DI MUARA ANAK SUNGAI PORONG SIDOARJO Bagaskara, Dicky Prasetya; Widada, Sugeng; Rochaddi, Baskoro
Journal of Oceanography Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.117 KB)

Abstract

Sungai Porong bercabang menjadi dua pada bagian hilir, yakni ke arah Tenggara dan Timur Laut. Cabang yang menuju ke arah Tenggara akan menuju Selat Madura melalui Muara Sungai Porong sedangkan cabang yang menuju ke arah Timur Laut akan melalui Muara Anak Sungai Porong. Besarnya volume lumpur dari bencana semburan Lumpur Sidoarjo banyak dialirkan menuju ke laut melalui Sungai Porong. Banyaknya material lumpur yang terbawa oleh debit Sungai Porong menyebabkan tingginya laju sedimentasi di Muara Anak Sungai Porong dan membentuk sebuah delta.  Banyaknya sedimen yang terendapkan menyebabkan delta di Muara Anak Sungai Porong mengalami perkembangan morfologi setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar laju sedimentasi yang terjadi di Muara AnakSungai Porong dan jenis sedimen yang dominan mengendap di sana. Metode penelitian yang digunakan  adalah kuantitatif, purposive sampling untuk penentuan lokasi titik pengambilan sampel, dan metode ayak basah untuk mengetahui jenis sedimen berdasarkan ukuran butir. Data utama yang digunakan adalah laju sedimentasi, debit sungai, dan pasang surut. Dari data tersebut diketahui besarnya laju sedimentasi dan jenis sedimen yang terendapkan. Dari hasil analisa didapatkan laju sedimentasi sebesar 0,0189 – 0,0421 liter/m2/hari dan penambahan luasan delta dari tahun 2013 sampai 2016 adalah seluas 275.606 m2.
SEBARAN MATERIAL PADATAN TERSUSPENSI DI PERAIRAN PANTAI PASAR BANGGI, KABUPATEN REMBANG Mariani, Dinny Fajar; Hariadi, Hariadi; Saputro, Siddhi
Journal of Oceanography Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.997 KB)

Abstract

Perairan Pantai Pasar Banggi merupakan salah satu daerah di Kabupaten Rembang yang memiliki tingkat sedimentasi yang tinggi. Tingkat konsentrasi material padatan tersuspensi menjadi salah satu penyebab meningkatnya endapan sedimen dan berpotensi menyebabkan pendangkalan yang berdampak pada terhambatnya aliran sungai menuju laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai konsentrasi dan pola sebaran muatan padatan tersuspensi serta faktor-faktor oseanografi yang mempengaruhi sebarannya. Pengambilan sampel dilaksanakan pada saat pasang dan surut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus, penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan metode sample survey, serta metode Gravimetri untuk analisa sampel material padatan tersuspensi. Peta sebaran material padatan tersuspensi diinterpolasi menggunakan software ArcGIS 10.3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi sedimen tersuspensi pada saat pasang dikedalaman 0,2d berkisar antara 172 mg/l – 498 mg/l, kedalaman 0,6d berkisar antara 204 mg/l – 354 mg/l dan kedalaman 0,8d berkisar antara 207 mg/l – 345 mg/l, sedangkan pada saat surut dikedalaman 0,2d berkisar antara 130 mg/l – 448 mg/l, kedalaman 0,6d berkisar antara 160 mg/l – 246 mg/l dan kedalaman 0,8d berkisar antara 151 mg/l – 286 mg/l. Arah arus yang bergerak dari arah barat daya ke timur laut. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa nilai konsentrasi material padatan tersuspensi relatif lebih besar pada saat pasang dibandingkan saat surut. Hal ini dimungkinkan adanya pengaruh arus, pasang surut, dan kecepatan arus dalam proses pengadukan sehingga mempengaruhi tinggi rendahnya konsentrasi nilai material padatan tersuspensi.
DISTRIBUSI SEDIMEN DASAR AKIBAT ARUS SEJAJAR PANTAI DI SEKITAR GROIN DI PERAIRAN PANTAI WIDURI PEMALANG Ahdannabiel, Hamammi; Widada, Sugeng; Hariadi, Hariadi
Journal of Oceanography Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.073 KB)

Abstract

Perairan Pantai Widuri yang berlokasi di Pemalang, Jawa Tengah merupakan daerah berkembang dimana terdapat aktivitas industri wisata. Posisi garis pantai di daerah ini telah mengalami kemunduran akibat proses abrasi pantai. Salah satu penyebab abrasi pantai secara alami yaitu gelombang laut dan arussepanjang pantai (longshore current). Transpor sedimen sejajar pantai telah menyebabkan ukuran sedimen tidak merata sepanjang garis pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran sedimen dasar dan arus air sepanjang pantai di sekitar groin.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Penentuan lokasi pengambilan sedimen dasar menggunakan metode purposive sampling method yang terdiri dari 10 (sepuluh) stasiun dengan penentuan titik pengukuran gelombang menggunakan metode area sampling.Analisis ukuran butir sedimen menggunakan metode pengayakan dan analisis hidrometer mengacu pada peraturan SNI. Sedangkan analisis data sebaran diolah menggunakan software ArcGIS 10.2.Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa kecepatan arus air sejajar pantai sebesar 1,2694 m/s dan analisis ukuran butiran sedimen dasar di sekitar groin didominasi substrat pasir lanau. Sedimen dasar memiliki kecenderungan semakin ke arah Barat dengan butiran sedimen semakin besar. Pola penyebaran sedimen pada daerah penelitian dipengaruhi oleh arus, erosi dan abrasi disepanjang pantai. Aliran transpor sedimen di daerah ini cukup lemah dan stabil.
SEBARAN SEDIMEN DASAR DI MUARA SUNGAI SAMBAS KALIMANTAN BARAT Harjono, Rani Dewi Fortuna; Rochaddi, Baskoro; Atmodjo, Warsito
Journal of Oceanography Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.832 KB)

Abstract

Muara Sungai Sambas merupakan pintu masuk bagi kapal nelayan yang akan melakukan aktivitas bongkar muat hasil tangkapan di TPI Pemangkat. Tingginya sedimentasi di muara Sungai Sambas berpotensi menyebabkan pendangkalan di area muara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari sebaran sedimen dasar di muara Sungai Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang dgunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengolahan data menggunakan analisa granulometri. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data sedimen dasar, arus, pasang surut serta data penunjang berupa peta batimetri, peta RBI, data gelombang, data debit sungai. Berdasarkan pengolahan data, bahwa jenis sedimen yang berada pada muara Sungai Sambas adalah lanau pada daerah badan sungai dan lanau pasiran pada daerah muara sungai hingga laut lepas. Jenisarus yang mendominasi di muara Sungai Sambas adalah arus pasang surut. Tipe pasang surut yaitu campuran condong keharian ganda. Potensi sedimentasi terjadi di sekitar muara Sungai Sambas yang merupakan alur pelayaran Pelabuhan Perikanan Nusantara. Berkaitan dengan hal tersebut, maka dilakukan penelitian tentang arus dan sedimen dasar di perairantersebut.
PERAMALAN PASANG SURUT DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI TELUK SALEH SUMBAWA Guntara, Otto; Handoyo, Gentur; Marwoto, Jarot
Journal of Oceanography Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.94 KB)

Abstract

Karateristik dan peramalan pasang surut dapat diketahui dengan cara perhitungan mengenai data amplitudo dan beda fase yang merupakan komponen pasang surut. Peramalan pasang surut ditujukan untuk memperoleh informasi tinggi muka air laut di masa mendatang pada saat dan lokasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karateristik pasang surut dengan metode Admiralty meramalkan pasang surut dengan menggunakan software MIKE 21 dan software NAO Tide untuk mengetahui kedudukan muka air laut diperairan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Teluk Saleh, Sumbawa selama 5 tahun kedepan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pasang surut pengamatan pada lokasi penelitian dan koordinat lokasi penelitian. Hasil penelitian dengan mengunakan metode Admiralty menunjukan bahwa tipe pasang surut di Perairan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Teluk Saleh, Sumbawa adalah tipe pasang surut campuran condong ke harian tunggal dengan nilai Formzahl sebesar 1,53.
ANALISIS SEBARAN SEDIMEN DASAR DI PERAIRAN PATIMBAN SUBANG JAWA BARAT Hana Farah Frida Firismanda; Sugeng Widada; Muslim Muslim
Journal of Oceanography Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.966 KB)

Abstract

Perairan sekitar muara Sungai Sewo Patimban dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai alur layar untuk keluar dan masuk kapal. Aktifitas di muara Sungai Sewo yang cukup tinggi berdampak pada endapan sedimen yang menyebabkan pendangkalan. Faktor hidro oseanografi seperti arus dan pasang surut merupakan faktor penting dalam persebaran sedimen dasar. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran sedimen dasar berdasarkan ukuran butir. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 26 - 28 Desember 2016 di perairan sekitar muara Sungai Sewo Patimban. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode penentuan lokasi menggunakan metode purposive sampling. Pengolahan data arus dilakukan secara hidrodinamika 2D menggunakan software MIKE 21. Pengolahan data pasang surut menggunakan metode Admiralty. Analisis sedimen dasar menggunakan metode Granulometri. Analisis sedimen tersuspensi di muara sungai menggunakan metode Gravimetri. Hasil pengolahan data lapangan menunjukkan arus bergerak dari arah barat laut ke tenggara saat pasang dengan kecepatan tertinggi 0,1783 m/det dan dari arah tenggara ke barat laut saat surut dengan kecepatan tertinggi 0,0994 m/det. Jenis sedimen dasar yang ada di perairan Patimban yakni lanau (silt) dan lempung (clay) dengan nilai dominan silt di muara sungai berkisar 80,667% – 95,556% dan di daerah laut berkisar 80,952 % – 89,286%. Nilai sedimen tersuspensi di muara sungai berkisar antara 416 mg/l – 460 mg/l saat pasang sedangkan saat surut berkisar antara 313 mg/l – 383 mg/l, selain itu debit sungai sebesar 1,361 m3/det saat pasang dan saat surut sebesar 1,277 m3/s menyebabkan penumpukan sedimen di muara sungai. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa presentase kandungan jenis sedimen pada daerah muara sungai memiliki kandungan jenis sedimen lanau lebih besar dibandingkan daerah sekitar pantai.
KAJIAN BATIMETRI DAN MORFOLOGI DASAR PERAIRAN DABO SINGKEP, KEPULAUAN RIAU Purba, Rezon Fryando; Hariadi, Hariadi; Widada, Sugeng
Journal of Oceanography Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.504 KB)

Abstract

Dabo adalah nama daerah yang terletak di Pulau Singkep, Kepulauan Riau, daerah ini memiliki dermaga umum yang cukup aktif digunakan oleh masyarakat sekitar untuk keperluan nelayan dan transportasi. Perubahan nilai kedalaman serta morfologi dasar perairan Dabo Singkep penting untuk diketahui guna mendukung keselamatan pelayaran. Untuk mencapai hal tersebut, dilakukan analisis pasang surut dan batimetri di perairan Dabo Singkep, yang kemudian akan menghasilkan peta batimetri. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober – 26 November 2016, di perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau. Kegiatan pengukuran nilai kedalaman perairan menggunakan alat singlebeam echosounder, serta dilakukan pengukuran nilai pasang surut di dermaga Umum Dabo Singkep. Materi yang dijadikan objek studi dalam penelitian ini meliputi data batimetri dan pasang surut dan metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis secara kuantitatif. Pengolahan data hasil penelitian menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.2, Surfer 11, Hypack Hysweep 2015 dan Global Mapper 15. Hasil penelitian memperlihatkan tipe pasang surut di daerah ini adalah pasang surut harian tunggal, dan nilai kedalaman di perairan Dabo Singkep sebesar 0 – 36 meter. Morfologi dasar perairan datar, dengan nilai rata-rata kelerengan sebesar 0.245o. Terdapat pendangkalan berupa gosong pasir dan karang, pada daerah pesisir pantai banyak dijumpai rintangan seperti tonggak kayu, batu besar dan karang.
KAJIAN GENANGAN BANJIR PASANG DI KECAMATAN PEKALONGAN UTARA, KOTA PEKALONGAN Febriani, Diana Nur; Helmi, Muhammad; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.509 KB)

Abstract

Kecamatan Pekalongan Utara merupakan salah satu Kecamatan di Kota Pekalongan yang memiliki karakteristik wilayah pesisir. Wilayah pesisir Kecamatan Pekalongan Utara memiliki nilai elevasi tanah yang rendah yaitu < 1 meter. Hal ini menyebabkan wilayah tersebut tergenang banjir pasang. Banjir pasang yang terjadi di wilayah tersebut merupakan kejadian dengan intensitas yang sering dan mengakibatkan infrastruktur dan pemukiman mengalami kerusakan sehingga menyebabkan kerugian cukup besar. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya mitigasi untuk mengurangi besarnya kerusakan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai elevasi pasang surut serta mengetahui luas genangan banjir pasang, sehingga dapat bermanfaat untuk mitigasi mengenai banjir pasang di pesisir Pekalongan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Selain itu, dilakukan juga pendekatan Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk membuat model genangan banjir pasang dalam bentuk peta menggunakan Software ArcGIS 10.3. Data yang digunakan untuk membuat model genangan banjir pasang adalah data pasang surut, data survei lokasi batasgenangan terjauh, titik tinggi dan DEM, serta Peta Penggunaan Lahan Kota Pekalongan tahun 2014. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa tipe pasang surut di perairan pesisir Pekalongan adalah pasang surut campuran condong harian tunggal dengan nilai LLWL sebesar 1,27 m; MSL 1,72m; HHWL 2,11 m.. Total luas penggunaan lahan yang terkena dampak genangan banjir pasang sebesar 1.019,45 ha Ha. Penggunaan lahan yang tergenang mencakup tambak 585,42 Ha; lahan terbuka 109,94 Ha; permukiman 217,93 Ha; sawah 38,32 Ha dan rawa 68,12 Ha.

Page 2 of 2 | Total Record : 18