cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 417 Documents
THE AMERICAN FAMILY VALUES IN LITTLE MISS SUNSHINE MOVIE Septa Pradana, Adhi Kelvianto
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.444 KB)

Abstract

Keluarga merupakan bagian paling kecil yang terdapat dalam masyarakat. Keluarga besar (extended family) yang tinggal dalam satu atap memiliki sebuah keunikan tersendiri. Khususnya dalam hal berinteraksi antara anggota keluarga. Hal tersebut dapat ditemukan dalam film “Little Miss Sunshine”. Peneliti merasa tertarik untuk meneliti lebih dalam mengetahui bagaimana permasalahan yang sering timbul dalam sebuah keluarga dan bagaimana nilai-nilai kebudayaan keluarga Amerika. Untuk mendapatkan hasil analis yang baik penulis menggunakan dua metode penelitian yaitu metode penelitian dengan studi kepustakaan serta metode pendekatan secara sosiologikal dan eksponensial. Dalam film tersebut digambarkan secara jelas sebuah keluarga besar Amerika dengan memperhatikan nilai-nilai budaya keluarga Amerika yaitu Stability, Togetherness, dan Loyalty. Kata kunci : little miss sunshine – keluarga – nilai budaya keluarga Amerika
Individualism Values of Cowboy in the Film Open Range (2003) ADZANI, RIFQI
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 6, Number 2, Tahun 2017
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.863 KB)

Abstract

The presence of cowboy as the representation of the hero in the West is always substantial as they represent one of the values admired by Americans, individualism. Based on Wright’s theory about ‘natural’ individuals, individualism values represented by cowboy include rationality, autonomy, and self-interest. The existence of cowboy in Western is inseparable from elements familiarly portrayed, namely death, women and the language of men, landscape, horses, and cattle. The film Open Range (2003) illustrates two characters of cowboy named Boss and Charley, as they reflect the values in the way they think and behave in their life. Elements of Westerns in the film are illustrated as a means of supporting elements in the representation of individualism values of the cowboys.
THE DEVELOPMENT OF THE MAIN CHARACTER INMITCH ALBOM’S THE FIVE PEOPLE YOU MEET IN HEAVEN Nugraha, Rio Eka
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 2, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.542 KB)

Abstract

The Five People You Meet in Heaven is a very unique and interesting novel written by a well-known author and script writer Mitch Albom. This novel tells the story about a journey of a man in his search for the purpose of his existence in the afterlife. The purpose of analysing this novel is to understand theme of the story, setting, and the development of the main character in the story. The result shows that in understanding the meaning of life, we must conceive the concrete importance of sacrifice. Albom is a very good writer in combining two dimension of time in the different world, so the reader can easily picture many places that has been described in the novel.
Book Review of “The House of Mirth” by Edith Wharton Kuswindarto, Sandi
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.633 KB)

Abstract

Novel “The House of Mirth” ini merupakan novel karangan Edith Warthon. Novel ini menceritakan kisah seorang gadis, yang bernama Lily Bart, yang berkeinginan untuk memperbaiki status sosialnya karena kebenciannya kepada kemiskinan. Di dalam novel ini terdapat banyak isu yang dimunculkan, yaitu status sosial, budaya, ekonomi, dan cinta. Dalam final project ini penulis berusaha menganalisis mengenai tema, symbol, kelebihan dan kekurangan yang terdapat dalam buku ini, sehingga dapat menjadi referensi sebelum membacanya. Kata kunci: Edith Wharton, Lily Bart, Lawrence Selden, analysis, luxurious life, marriage.
ANALYSIS OF MOTHERLY LOVE IN EDGAR ALLAN POE’S “TO MY MOTHER Rusdi, Putra
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 6, Number 3, Tahun 2017
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.754 KB)

Abstract

Project analisisMotherly Love in Edgar Allan Poe’s “To My Mother” mengkaji  unsur intrinsik dan konsep motherly love dalam puisi To My Motherkarya Edgar Allan Poe. Penulis menggunakan studi pustaka sebagai metode pengumpulan data dan informasi tentang objek penelitian melalui buku dan internet. Penulis menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori cinta karya Erich Fromm untuk mengetahui cinta yang diberikan ibu kepada anak. Dari hasil analisis, penulis menemukan konsep cinta yang diberikan seorang ibu kepada anaknya,dalam puisi tersebut tidak semua anak mendapat kasih sayang seorang ibu dari ibu kandungnya, namun ada orang lain yang mampu menggantikan peran ibu dan memberikan kasih sayang kepada seorang anak meskipun anak itu bukan merupakan anak kandungnya. Konsep cinta yang penulis temukan tersebut sesuai dengan konsep motherly love, teori cinta Erich Fromm.
A PSYCHOLOGICAL STUDY ON THE NARRATOR “I” IN EDGAR ALLAN POE’S ANNABEL LEE Nugrahanti, Hesti
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Number 4, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.121 KB)

Abstract

Abstract, The purpose of this thesis is to analyze Edgar Allan Poe’s Annabel Lee. The writer intends to describe the mental state which the narrator endures upon Annabel Lee’s death. The writer discusses figurative language, namely symbol and irony, to describe the mental state in the poem. The writer adopts Sigmund Freud’s theory of levels of mental life and id ego superego, and John lee’s theory of obesessive love to describe the mental state. The methods of her intrinsic and the extrinsic discussion are applied through book observation, library research, and the internet browsing. The result shows that in a love relationship there are two kinds of moments, happy and sad one. This final academic paper shows that the death of the beloved one greatly affects the narrator’s life; he loses his self control and becomes deppressed.
BOOK REVIEW OF ELEANOR AND PARK WRITTEN BY RAINBOW ROWELL Azwari, Rendy
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 2, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.369 KB)

Abstract

Eleanor and Parkis a love story between Asian American boy and White American girl. Besides love story, it also deals with issues such as child abuse and bullying, which become interesting parts of the novel. Aside from reviewing the issues of child abuse and bullying, the writer also wants to discuss words that need extra references to understand them. Furthermore, the writer also wants to figure out the ending of this novel.
BOOK REVIEW OF ORANG-ORANG PROYEK WRITTEN BY AHMAD TOHARI Kristiani, Maya Ayu
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.956 KB)

Abstract

Di Indonesia korupsi bukan menjadi masalah yang baru bagi pemerintah. Korupsi mulai terjadi di Indonesia pada masa orde lama tetapi masih sedikit para birokrasi yang melakukan korupsi. Hal ini berlanjut pada masa orde baru karena Indonesia sedang berkembang pesat di bidang ekonomi, politik, dan budaya. Dalam novel Orang-orang Proyek memberikan gambaran tentang praktek korupsi pada masa orde baru. Hal ini yang di ulas dalam project ini, bagaimana praktek tindak korupsi dan cara menagani bila ada teman sekerja yang mengajak untuk melakukan korupsi. Penulis menggunakan unsur intrinsik yaitu pada tema, karakter dan pesan untuk mengulas hal menarik yang menjadi kekuatan pada novel tersebut. Berdasarkan ulasan yang telah dilakukan, penulis menemukan bahwa terdapat tokoh utama yang tidak melakukan tindak korupsi.
The Use of Person Deixis in Mata Najwa Talk Show Rahayu, Kartini
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.102 KB)

Abstract

Dalam suatu percakapan seorang pembicara tidak dapat terlepas dari penggunaan deiksis, dimana bahasa digunakan untuk menunjuk suatu entitas. Deiksis persona, yang merupakan salah satu jenis deiksis memiliki peranan amat besar dalam komunikasi karena tak hanya dapat menunjuk orang yang dimaksud, namun deiksis ini juga dapat mencerminkan strategi pembicara. Hal ini juga terjadi dalam percakapan di sebuah program talk show, Mata Najwa, yang menyajikan situasi non-casual dimana percakapan terjadi secara apa adanya.  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penutur menggunakan deiksis ini dalam talk show tersebut serta faktor yang mempengaruhi penggunaannya. Penelitian ini dibatasi dengan menggunakan hanya empat episode Mata Najwa dan penelitian dilakukan pada penggunaan deiksis persona yang terdapat hanya dalam tuturan langsung para partisipan yang tengah berdialog di atas panggung talk show tersebut. Dalam penelitian ini, digunakan Metode Referensial, Metode Refleksif-Introspektif, dan Teknik Ganti guna dilakukannya analisis data. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa dalam talk show tersebut masih ditemukan penggunaan ekspresi deiksis yang bersifat informal. Selain itu, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan ekspresi-ekspresi deiksis persona, yakni topik, situasi, power, closeness dan formality, kebiasaan berbahasa penutur dan komunitas berbahasa, serta tujuan penutur.
CONSTRUCTING PRESIDENTIAL CANDIDATES’S IDENTITIES THROUGH SLOGAN IN BANNERS Pandanwangi, Prayudisti Shinta
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 4, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.636 KB)

Abstract

Penelitian ini mengenai apakah identitas yang ingin ditonjolkan calon presiden Republik Indonesia. Data yang di ambil adalah ujaran-ujaran pada baner-baner kampanye yang tersebar di Semarang dan yang bersumber dari internet.Dalam penulisan karya tulis ini, penulis tertarik untuk meneliti makna implikatur dari ujaran-ujaran dalam baner-baner kampanye para calon presiden dan wakil presiden melalui pengkajian makna eksplikatur dan konteksnya.Tujuan penulisan penelitian ini adalah mendapatkan pola identitas yang ingin ditonjolkan oleh pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK serta dengan ujaran macam apa yang mereka pakai dalam menarik para pemilih agar tergerak memilih salah satu pasangan kandidat. Data yang dipakai berupa ujaran yang terdapat dalam baner kampanye calon presiden dengan perbandingan antara Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK adalah 9:9. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Metode untuk mengumpulkan data adalah metode simak bebas libat cakap dengan teknik catat..Dalam menganalisi data, penulis menggunakan metode padan dengan teknik identifikasi, teknik translasi dan teknik referensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mendapatkan makna implikatur dari ujaran pembuat teks, diperluakan dua tahap penelitian terlebih dahulu, yaitu menganalisis makna ekplikatur dari ujaran-ujaran tersebut dan mengaitkan dengan konteks mengapa ujaran tersebut dibuat.Hasilnya, makna implikatur dari ujaran-ujaran tersebut akan mengarahkan pembaca pada identitas yang ingin dibangun oleh kedua kandidatselama periode kampanye kepresidenan dan bagaimana penyikapanantar-kandidat terhadap pesaingnya.