cover
Contact Name
IMAM SOLIHIN
Contact Email
solihin.m2m@gmail.com
Phone
+6285758950564
Journal Mail Official
gentabangsa@pancapublishing.com
Editorial Address
PT. PANCA PUBLISHING INDONESIA Alamat : Jl. Yos Sudarso No. 6 Kota Metro, Lampung
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 31251005     DOI : https://doi.org/10.67315/gentabangsa.v1i04
Core Subject :
Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan merupakan jurnal ilmiah akademik yang berfokus pada pengembangan, pengkajian, dan diseminasi pemikiran kritis serta hasil penelitian mutakhir di bidang ilmu pendidikan. Jurnal ini diposisikan sebagai ruang intelektual bagi para akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi pendidikan untuk mendialogkan teori, kebijakan, dan praktik pendidikan dalam konteks lokal, nasional, maupun global. Cakupan kajian Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi, namun tidak terbatas pada, filsafat dan teori pendidikan, kebijakan dan manajemen pendidikan, kurikulum dan pembelajaran, evaluasi pendidikan, pendidikan karakter dan kewarganegaraan, pendidikan berbasis budaya dan kearifan lokal, pendidikan inklusif, serta inovasi pendidikan di era digital. Pendekatan yang diterima mencakup penelitian kualitatif, kuantitatif, mixed methods, studi kepustakaan, maupun kajian konseptual yang disusun secara sistematis dan akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Pengembangan Desain Kegiatan Pembelajaran Berbasis Analisis Kebutuhan untuk Meningkatkan Keterlibatan dan Hasil Belajar Peserta Didik Indah Lestari; Susana; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 03 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i03.86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain kegiatan pembelajaran berbasis analisis kebutuhan guna meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar peserta didik. Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mensintesis temuan-temuan penelitian terkait analisis kebutuhan, desain pembelajaran, keterlibatan peserta didik, dan hasil belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain pembelajaran yang didasarkan pada analisis kebutuhan lebih efektif dalam mengakomodasi karakteristik, pengetahuan awal, dan kesulitan belajar peserta didik yang beragam. Pendekatan ini memungkinkan guru merancang kegiatan pembelajaran yang lebih adaptif, relevan, dan berpusat pada peserta didik. Selain itu, integrasi analisis kebutuhan dalam desain pembelajaran berkontribusi terhadap peningkatan keterlibatan peserta didik melalui partisipasi aktif, motivasi belajar, dan pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain pembelajaran berbasis kebutuhan memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar peserta didik dengan menyelaraskan kegiatan pembelajaran dengan karakteristik dan konteks peserta didik.
Merekonseptualisasi Desain Pembelajaran: Kerangka Kerja Sistematis untuk Instruksi yang Efektif dan Ditingkatkan dengan Teknologi Sela Anggini; Ibnu Muzamil Rizki; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i04.87

Abstract

Transformasi digital telah mengubah paradigma desain pembelajaran dari pendekatan prosedural menuju kerangka kerja sistematis yang mengintegrasikan aspek pedagogis, teknologi, asesmen, dan pengalaman belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan merekonseptualisasi desain pembelajaran sebagai kerangka kerja yang mendukung instruksi efektif dan ditingkatkan dengan teknologi pada konteks pendidikan abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui sintesis berbagai literatur ilmiah mengenai desain pembelajaran, pedagogi digital, pembelajaran berbasis kompetensi, Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), learning analytics, dan kecerdasan buatan dalam pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan thematic content analysis untuk mengidentifikasi perkembangan paradigma, keterkaitan antarkonsep, serta membangun kerangka konseptual yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain pembelajaran modern perlu dikembangkan sebagai sistem adaptif yang menghubungkan analisis kebutuhan, perumusan tujuan, strategi pembelajaran, integrasi teknologi, asesmen berkelanjutan, umpan balik, dan refleksi berbasis data. Kerangka kerja tersebut memungkinkan terciptanya pembelajaran yang lebih personal, kolaboratif, fleksibel, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan teori desain pembelajaran sekaligus menjadi acuan bagi pendidik dalam merancang pembelajaran inovatif pada era transformasi digital.
Pengembangan Desain Materi Ajar Berorientasi Student-Centered Learning dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Marisa Hayani; Hanna Dianti Nabila; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i04.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan desain materi ajar berorientasi Student-Centered Learning (SCL) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada era transformasi pendidikan digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai buku, artikel ilmiah, dokumen kebijakan, dan hasil penelitian terkini yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Data dianalisis menggunakan teknik thematic content analysis untuk mengidentifikasi konsep, karakteristik, strategi pengembangan, serta implementasi desain materi ajar berbasis SCL. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain materi ajar yang berorientasi pada peserta didik mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, kolaboratif, kontekstual, dan bermakna. Pengembangan materi ajar yang mengintegrasikan pembelajaran berdiferensiasi, asesmen autentik, teknologi digital, serta prinsip Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) berkontribusi terhadap peningkatan keterlibatan peserta didik, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian belajar. Kajian ini menegaskan bahwa desain materi ajar tidak hanya berfungsi sebagai sumber belajar, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Temuan penelitian diharapkan menjadi landasan konseptual bagi pendidik dalam mengembangkan materi ajar yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Inovasi Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Abad ke-21 Audrey Dili Ramadhani; Fernita Sari; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i04.89

Abstract

Perkembangan teknologi digital, transformasi pendidikan, dan tuntutan kompetensi abad ke-21 mendorong perlunya inovasi dalam perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Artikel ini bertujuan menganalisis berbagai bentuk inovasi perencanaan pembelajaran PAI dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 melalui pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku ilmiah, artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi perencanaan pembelajaran PAI harus mengintegrasikan kompetensi abad ke-21, pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI), pembelajaran berdiferensiasi, model pembelajaran aktif, serta asesmen autentik dalam satu desain pembelajaran yang komprehensif. Perencanaan pembelajaran yang inovatif mampu meningkatkan kualitas pengalaman belajar, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta memperkuat karakter religius peserta didik. Implementasi inovasi tersebut dipengaruhi oleh kompetensi profesional guru, dukungan kebijakan pendidikan, ketersediaan infrastruktur teknologi, dan budaya sekolah yang mendukung pembelajaran inovatif. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru dan optimalisasi pemanfaatan teknologi secara etis menjadi strategi penting untuk mewujudkan pembelajaran PAI yang relevan, adaptif, dan berkelanjutan di era pendidikan abad ke-21.
Desain Pembelajaran di Era Digital: Mengintegrasikan Perencanaan Pembelajaran, Teknologi, dan Penilaian untuk Hasil Pembelajaran yang Efektif Mardianto; M.Gholib Hizbullah; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i04.90

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi perencanaan pembelajaran, teknologi digital, dan penilaian dalam merancang pembelajaran yang efektif di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mensintesis berbagai publikasi ilmiah dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain pembelajaran yang efektif memerlukan keselarasan antara tujuan pembelajaran, integrasi teknologi, strategi pembelajaran, dan asesmen autentik. Pemanfaatan teknologi digital mendukung pembelajaran yang interaktif, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik, sedangkan penilaian berkelanjutan memberikan umpan balik untuk meningkatkan hasil belajar. Keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh kompetensi digital guru, ketersediaan infrastruktur, dan dukungan institusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi perencanaan pembelajaran, teknologi, dan penilaian merupakan kunci dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif, menarik, dan efektif sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21.
Desain Materi Ajar Adaptif di Era Transformasi Digital: Telaah Konseptual terhadap Strategi Pengembangan Pembelajaran Teguh Hardiansyah Alvino; Bambang; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i04.91

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep desain materi ajar adaptif pada era transformasi digital serta perannya dalam mendukung pembelajaran yang efektif. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mensintesis berbagai publikasi ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa materi ajar adaptif perlu dikembangkan berdasarkan kebutuhan peserta didik, tujuan pembelajaran, integrasi teknologi, serta strategi pembelajaran yang fleksibel. Pemanfaatan teknologi digital menjadikan materi ajar lebih interaktif, personal, mudah diakses, dan mendukung pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh kompetensi guru, ketersediaan infrastruktur digital, dan dukungan institusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain materi ajar adaptif merupakan strategi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mewujudkan pembelajaran yang bermakna pada era transformasi digital.
Transformasi Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi dan Penguatan Kompetensi Abad ke-21 Aisyah Alfitriah; Padila Ramadani; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i04.92

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui integrasi teknologi dan penguatan kompetensi abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran berbasis teknologi mampu mendukung pembelajaran PAI yang lebih interaktif, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik. Integrasi teknologi dengan pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan literasi digital menghasilkan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kompetensi digital guru, ketersediaan infrastruktur, serta dukungan kebijakan pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi perencanaan pembelajaran PAI berbasis teknologi menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21..
Desain Tugas Berbasis Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka: Strategi Mewujudkan Pembelajaran Bermakna dan Berpusat pada Peserta Didik Fitriani; Septya Bertha; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i04.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis desain tugas berbasis deep learning dalam Kurikulum Merdeka sebagai strategi untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna dan berpusat pada peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari dokumen kebijakan, buku ilmiah, dan artikel jurnal nasional maupun internasional yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain tugas berbasis deep learning berperan penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Desain tugas yang disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran, karakteristik peserta didik, model pembelajaran inovatif, serta asesmen autentik mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Selain itu, implementasinya mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi pada pengalaman nyata. Keberhasilan penerapan desain tugas berbasis deep learning sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru dalam merancang pembelajaran inovatif dan reflektif. Oleh karena itu, desain tugas berbasis deep learning menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka.
Inovasi Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi: Strategi Mewujudkan Pembelajaran yang Efektif dan Bermakna Visni Eti Monica Putri; Robi Armadi; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i04.94

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perubahan paradigma dalam perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menuju pembelajaran yang lebih adaptif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Artikel ini bertujuan menganalisis inovasi perencanaan pembelajaran PAI berbasis teknologi sebagai strategi untuk mewujudkan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai buku, artikel ilmiah, dan dokumen yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dan sintesis tematik untuk mengidentifikasi konsep, strategi, peluang, serta tantangan implementasi pembelajaran berbasis teknologi dalam PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital melalui Project-Based Learning, gamifikasi, blended learning, serta pemanfaatan platform pembelajaran digital mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan pengalaman belajar peserta didik. Keberhasilan implementasi inovasi dipengaruhi oleh kompetensi digital guru, ketersediaan infrastruktur, dukungan kebijakan, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan. Meskipun masih terdapat berbagai tantangan, penguatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas yang memadai, dan pengembangan kebijakan yang mendukung transformasi digital menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembelajaran PAI yang efektif, bermakna, dan relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Analisis Hambatan Dalam Manajemen Kelas di SD Negeri 045965 Peceren Dan Strategi Mengatasinya Yosefo Gule; Dira Vandora br Barus; Maria Yanuaria Sihombing; Rojuwita Munthe; Agnes Monika Sembiring
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 03 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i03.96

Abstract

Classroom management is an essential competency that elementary school teachers must master to create a conducive and effective learning atmosphere. This study aims to analyze the obstacles faced by teachers in classroom management at SD Negeri 045965 Peceren, Berastagi District, Karo Regency, and to formulate relevant strategies to overcome them. The study employed a descriptive qualitative method through direct observation, teacher interviews, and field documentation conducted on 22 May 2026. The results show that the classroom management obstacles identified include undisciplined student behavior, limited facilities and instructional media, heterogeneous academic ability among students, minimal parental support, and limited teacher competence in applying proactive classroom management techniques. These factors are interrelated and stem from student, teacher, physical environment, family, and school supervision aspects. Recommended strategies include participatory classroom rule-setting, a consistent reward-and-consequence system, differentiated instruction, improved school-parent communication, and strengthening teacher competence through continuous training and supervision. The study concludes that successful classroom management requires synergy among teachers, principals, parents, and the entire school community.

Page 3 of 3 | Total Record : 30