cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019" : 9 Documents clear
ANALISIS POTENSI DAN UNJUK KERJA PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) UNTUK MENSUPLAI LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM DI UNIVERSITAS DIPONEGORO MENGGUNAKAN SOFTWARE PVSYST 6.43 Widhi Prakoso; Bambang Winardi; Agung Nugroho
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.218-225

Abstract

Indonesia merupakan negara yang secara geografis terletak tepat berada di garis khatulistiwa dan memberikan beragam keuntungan serta potensi besar dalam hal pemanfaatan energi matahari. Hal ini dikarenakan besarnya radiasi matahari bergantung pada letak garis lintang, kondisi atmosfer, dan posisi matahari terhadap garis khatulistiwa. Indonesia mempunyai tingkat radiasi rata-rata yang relatif tinggi. Hal ini merupakan sebuah keuntungan besar bagi Indonesia dalam hal pemanfaatan dan pembangkitan energi matahari menjadi energi listrik (PLTS). Universitas Diponegoro, sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia memiliki sebuah lahan kosong terletak disamping Departemen Teknik Elektro yang belum teroptimalkan dengan baik. Tingkat radiasi matahari yang cukup tinggi tiap harinya, menjadikan lahan kosong samping Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro yang terletak di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah ini dapat dimanfaatkan sebagai sebuah siteplan PLTS yang cukup besar guna mensuplai beban LPJU di kawasan Universitas Diponegoro sehingga lahan kosong tersebut memiliki nilai guna dan manfaat yang tinggi. Melalui software PVSyst 6.43, potensi dan kinerja dari perencanaan PLTS untuk mensuplai LPJU di kawasan Universitas Diponegoro ini menghasilkan energi sebesar 119,645 MWh tiap tahun nya. Dengan sistem PLTS yang tanpa terhubung jaringan (OffGrid), PLTS ini mampu untuk mensuplai beban LPJU di malam hari yaitu sebesar 74,810 MWh tiap tahun nya.
REDESAIN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM DI UNIVERSITAS DIPONEGORO MENGGUNAKAN SOFTWARE DIALUX R. Rikko Daffa Ardiyanto; Bambang Winardi; Agung Nugroho
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.226-231

Abstract

Lampu merupakan salah satu alat penerangan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari - hari. Lampu dibutuhkan baik di dalam maupun di luar ruangan. Salah satu contoh penggunaan lampu di luar ruangan yaitu sebagai penerangan jalan umum. Fungsi lampu pada penerangan jalan umum selain memberikan penerangan pada jalan yang sering dilalui oleh kendaraan juga dapat berfungsi sebagai salah satu alat keamanan di jalan raya. Hal ini disebabkan pada malam hari visibilitas sangat rendah yang mana dapat membahayakan para pengguna jalan saat sedang mengendarai kendaaraan ataupun berjalan di pedestrian. Untuk memberikan tingkat visibilitas yang tidak membahayakan maka penggunaan lampu sebagai penerangan jalan harus sesuai dengan standar yang berlaku agar penggunaan lampu sesuai dengan keadaan jalan dan tidak berbalik membahayakan para pengguna jalan. Universitas Diponegoro, sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia memiliki akses jalan yang cukup lebar dan ramai oleh para pengguna jalan yang sebagian besar mahasiswa. Dengan aktifitas mahasiswa yang terkadang sampai malam hari, maka penerangan pada akses jalan di Universitas Diponegoro harus memilik visibilitas yang baik agar tidak membahayakan pengguna jalan. Melalui software Dialux, kinerja dari penerangan jalan umum di kawasan Universitas Diponegoro dapat dilihat sudah memenuhi standar yang ada atau belum, jika belum memenuhi maka dapat dilakukan redesain dan simulasi penerangan jalan hingga memenuhi standar yang berlaku.
ANALISIS POTENSI DAN UNJUK KERJA PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) BLOK D3 DAN F PERUMAHAN GRAND TEMBALANG REGENCY MENGGUNAKAN SOFTWARE PVSYST 6.43 Dimas Satria Ariadita; Agung Nugroho; Bambang Winardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.232-237

Abstract

Penggunaan bahan bakar fosil terbatas ketersediaannya sebagai sumber energi pembangkitan tenaga listrik dapat sedikit dikurangi dengan menambah pemanfaatan energi baru terbarukan. Letak geografis Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa menyebabkan potensi energi matahari di Indonesia cukup tinggi. Dalam Penelitian berjudul “Analisis Potensi dan Unjuk Kerja Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Blok D3 dan F Perumahan Grand Tembalang Regency Menggunakan Software PVSyst 6.43’ akan dibahas mengenai perancangan sistem PLTS serta analisis produksi energi listrik yang dihasilkan oleh PLTS tersebut. Dalam penelitian ini, dilakukan pengambilan data mengenai potensi energi matahari di wilayah PLTS, profil beban yang akan disuplai, serta luas lahan yang akan digunakan. PLTS dirancang menggunakan sistem On Grid yaitu terhubung ke jala-jala PLN (grid) karena beban yang digunakan merupakan beban rumah tangga yang aktif selama 24 jam. Dengan menggunakan bantuan software PVSyst 6.43 didapatkan hasil simulasi dari PLTS yang telah dirancang serta hasil produksi tenaga listriknya. Hasil simulasi menggunakan software PVSyst 6.43 menunjukkan bahwa potensi optimum dari produksi energi listrik per tahun yang dihasilkan oleh PLTS Blok D3 dan F Perumahan Grand Tembalang Regency adalah sebesar 79,272 MWh. Setelah dikonversi menjadi listrik arus bolak-balik, daya listrik dialirkan untuk menyuplai listrik ke beban sebesar 36,333 MWh, dialirkan ke grid sebesar 41,767 MWh dalam setahun.
ANALISIS PERBANDINGAN TEKNOLOGI GPON DAN XGS-PON PADA PERANCANGAN JARINGAN AKSES FIBER TO THE HOME PERUMAHAN HARMONY RESIDENCE JANGLI Stefani Dian Hutami; Teguh Prakoso; Imam Santoso
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.193-201

Abstract

Pembangunan infrastruktur serat optik akan semakin banyak dilakukan karena dinilai dapat memenuhi kebutuhan pelanggan akan data, suara, dan video yang semakin meningkat setiap waktunya. Untuk mendukung implementasi transmisi menggunakan serat optik, dikembangkan teknologi Next Generation Network yaitu Gigabit-capable Passive Optical Network (GPON) dan 10-Gigabit-capable Passive Optical Network (XGS-PON). Teknologi GPON dan XGS-PON memungkinkan pelanggan mendapatkan layanan narrowband dan broadband. GPON mampu menyediakan laju data downstream sebesar 2,5Gbps sesuai ITU-T G.984 dan XGS-PON mampu menyediakan laju data secara simetris sebesar 10Gbps sesuai ITU-T G.9807. Simulasi diperlukan untuk memastikan perancangan telah sesuai standar dan layak untuk diimplementasian. Rancangan akan disimulasikan menggunakan OptiSystem 7.0. Evaluasi rancangan dilakukan dengan membandingkan parameter kinerja rise time budget, link power budget, Q-factor, dan BER dari simulasi, perhitungan, dan standar yang telah ditetapkan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. dan ITU-T. Hasil simulasi menunjukkan link power budget terbesar untuk rumah terjauh baik dengan GPON dan XGS-PON adalah 23,84dB. Hasil simulasi Q-factor untuk GPON adalah 9,55 dan XGS-PON adalah 4,24. Bit error rate hasil simulasi untuk GPON adalah 6,4x10-22 dan untuk XGS-PON adalah 1,1x10-5. Rise time budget hasil simulasi untuk GPON adalah 0,19ns dan untuk XGS-PON adalah 0,05ns. Semua hasil simulasi telah memenuhi syarat dan standar untuk masing-masing parameter.
PERANCANGAN PURWARUPA SISTEM PENGATURAN SUHU DAN KELEMBAPAN PADA RUANG BUDIDAYA JAMUR TIRAM Muhammad Royan Akbar; Budi Setiyono; Aghus Sofwan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.238-243

Abstract

Dalam rangka memenuhi ketahanan pangan, manusia terus berupaya mengembangkan dan meneliti jenis sumber makanan baru. Jamur tiram merupakan salah satu makanan baru yang mempunyai sumber nutrisi yang tinggi dan dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan. Budidaya jamur tiram sudah banyak dilakukan di daerah dataran rendah yang mempunyai suhu ±30oC. Jamur tiram membutuhkan suhu antar 27-29oC dengan kelembapan antara 70-90% RH. Dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, pengaturan suhu dan kelembapan dapat dilakukan menggunakan sistem minimum mikrokontroler ATmega328 berbasis Internet of things. Dengan kemudahan teknologi saat ini, pemantauan suhu dan kelembapan dapat dilakukan melalui smartphone menggunakan aplikasi Blynk. Dengan menggunakan sensor DHT22 yang terhubung dengan ATmega328 dan di komunikasikan dengan ESP8266, manusia dapat melakukan pemantauan dan pengontrolan suhu dan kelembapan pada kumbung jamur.
COMPARATIVE ANALYSIS OF GPON AND XGSPON TECHNOLOGY IN THE DESIGN OF FIBER ACCESS NETWORKS IN GREENWOOD HOUSING SEMARANG Yohandri Natan; Sukiswo Sukiswo; Teguh Prakoso
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.202-209

Abstract

The demand of telecommunication services will have increment in quantity and quality.The needs of customer ,which is becoming more complex, is one of the reason for technology development. One of the technologies that can fulfil these needs is Gigabit-capable Passive Optical Network (GPON) and X-Gigabit-capable Simetrical Passive Optical Network (XGSPON) in Fiber-to-The-Home services (FTTH). Based on ITU-T recommendation G.984, GPON has 2,5 Gbps downstream bitrate and 1,25 Gbps upstream bitrate. On the other hand, according to ITU-T recommendation G.9807, XGSPON has 10 Gbps for both upstream and downstream bitrate. FTTH planning is important. FTTH network can be planned for aerial system or duct system. After the network planning is finished, the simulation is needed to ensure the plan fulfils the standards. This simulation is performed by Optisystem 7.0. The parameters for determining the network QoS are rise time budget, rise time budget, q-factor, and BER. These parameters based on ITU-T recommendations and PT. Telekomunikasi Indonesia’s standard. The result shows that the network plan for both aerial and duct system, in each technology has fulfilled the requirements and can be implemented.
PERANCANGAN PENGENDALIAN IKLIM BUATAN PADA RUMAH KACA Bagas Imam Mahardika Wijaya; Sudjadi Sudjadi; Budi Setiyono
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.244-251

Abstract

Pada proses budidaya dan penelitian tanaman selama ini biasanya dilakukan pada kondisi iklim yang sesuai dengan iklim yang dibutuhkan tanaman yang dibudidayakan atau diteliti. Hal tersebut menjadi masalah bagi pembudidayaan tanaman yang ingin diakukan pada daerah yang tidak sesuai dengan iklim tanaman yang dibudidaya. Green House atau Rumah Kaca merupakan media yang tepat untuk proses pembudidayaan tanaman yang dibudidayakan pada iklim yang tidak sesuai dengan tanaman.Dengan melakukan pengendalian suhu, kelembaban udara dan kelembaban tanah pada Rumah Kaca dapat menyesuaikan keadaan iklim dari tanaman yang ingin dibudidayakan. DHT22 digunakan sebagai sensor pembacaan suru dan kelembaban udara pada Rumah kaca, Capacitive Soil Moisture sebagai sensor pembacaan kelembaban tanah. Pengendalian On-Off digunakan untuk pengendalian suhu, kelembaban udara dan kelembaban tanah pada Rumah Kaca. Dari pengujian yang dilakukan pengendalian On-Off yang diterapkan dapat mencapai  range batas setpoint pada pengendalian suhu dalam range 28 – 300C dalam waktu 86 detik, pada pengendalian kelembaban udara dapat mencapai range 75 – 77% dalam waktu 1052 detik dan pengendalian kelembaban tanah dapat mencapai range 50-60% kelembaban tanah dalam waktu 177 detik .
REDESAIN SISTEM PENERANGAN STADION JATIDIRI SEMARANG Bagas Laksito; Karnoto Karnoto; Agung Nugroho
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.210-217

Abstract

Stadion Jatidiri merupakan stadion utama Kota Semarang yang sudah berdiri sejak tahun 1991. Seiring berjalannya waktu, Stadion Jatidiri mengalami penurunan kualitas baik secara infrastruktur maupun dari sistem elektrikalnya. Penerangan lapangan Stadion Jatidiri yang menggunakan desain 4 titik tidak memenuhi standar iluminasi SNI 03-3647-1994 dan standar kerataan AFC Stadium Lighting Guide 2018. Kondisi yang tidak sesuai standar tersebut diperparah oleh kerusakan beberapa lampu sorot di setiap tiangnya. Hal tersebut mengakibatkan Stadion Jatidiri tidak bisa dipakai secara efektif saat malam hari. Berdasarkan hal tersebut, penulis merancang sebuah desain sistem penerangan di Stadion Jatidiri Semarang yang sesuai dengan SNI 03-3647-1994 menggunakan software bantu Dialux 4.13. Pada perancangan, digunakan dua desain yakni desain 4 titik dan desain melingkar yang kemudian dua desain tersebut dibandingkan satu sama lain. Hasil dari simulasi dengan menggunakan lampu Philips ArenaVision MVF404 didapatkan secara keseluruhan nilai iluminasi pada desain 4 titik dan desain melingkar telah sesuai dengan standar SNI 03-3647-1994, yaitu kelas 1 200 lux, kelas 2 300 lux dan kelas 3 1000 lux. Selain itu, didapatkan nilai silau yang tidak lebih dari 50, nilai kerataan menyeluruh (u0) lebih dari 0,7 dan nilai kerataan memanjang (u1) lebih dari 0,5 sesuai dengan CIE 112-1994 dan AFC Stadium Lighting Guide 2018.
ANALISIS PENAMBAHAN SILICONE RUBBER PADA BAHAN RESIN EPOKSI TERHADAP PARAMETER LISTRIK, MEKANIK DAN FISIK UNTUK BAHAN ISOLATOR Putri Nur Aisyah; Abdul Syakur; Hermawan Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.252-261

Abstract

Isolator memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem tenaga listrik. Isolator berfungsi untuk memisahkan secara elektris dua buah atau lebih penghantar listrik bertegangan yang berdekatan dan mencegah terjadinya aliran arus dari kawat penghantar ke bagian bodi menara atau tiang. Berbagai jenis isolator telah dikembangkan. Salah satunya isolator berbahan resin epoksi. Beberapa penelitian menunjukan bahwa isolator jenis ini lebih unggul dibandingkan dengan bahan jenis keramik dan kaca.Pada penelitian ini dilakukan penambahan silicone rubber pada bahan resin epoksi yang kemudian dianalisis nilai parameter listrik, mekanik dan fisiknya untuk digunakan sebagai bahan isolator. Material uji yang digunakan dalam tugas akhir adalah resin epoksi yang dibentuk dari bisphenol A - epichlorohydrin (DGEBA) dan polyaminoamide yang dicampur dengan silane (silicone rubber). Dimana masing-masing tingkat variasi komposisi penambahan silicone rubber dengan persentase 20%, 25%, 30%, 35% dan 40%. Parameter yang dianalisis adalah pengujian sudut kontak sebagai parameter fisik, nilai arus bocor rata-rata dan dan flashover sebagai parameter listrik, serta kekuatan tarik dan kekerasan (hardness) sebagai parameter mekanik.Hasil pengujian nilai sudut kontak pada permukaan bahan pada tiap variasi silicone rubber berkisar 1o-89o dan memiliki sifat partially wetted atau basah sebagian. Hasil pengujian tegangan lewat denyar paling besar adalah variasi penambahan silicone rubber 25% sebesar 17,32 kV.  Hasil pengujian kekuatan tarik pada penilitian ini yaitu berbanding terbalik, dimana semakin banyak bahan silicone rubber maka nilai kekuatan tariknya akan semakin kecil. Sedangkan hasil pengujian kekerasan adalah berbanding lurus dimana semakin banyak silicone rubber maka nilai kekerasannya akan semakin besar.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue