cover
Contact Name
Pustaka Peradaban
Contact Email
pustakaperadaban.mlg@gmail.com
Phone
+6285979555105
Journal Mail Official
pjcs@peradabanpublishing.com
Editorial Address
Vila Bukit Tidar Blok E2 No 163-164 Karang Besuki Sukun, Kota Malang Postal Code 65149.
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Peradaban Journal of Community Service
Published by Pustaka Peradaban
ISSN : -     EISSN : 30908388     DOI : https://doi.org/10.59001/pjcs
Core Subject :
Peradaban Journal of Community Service bertujuan untuk memfasilitasi publikasi hasil karya yang merangkum hasil dari program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Fokus utama jurnal ini adalah berbagai kegiatan pengabdian dan pemberdayaan yang dilakukan oleh berbagai kelompok, meliputi penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam upaya pemberdayaan dan pembangunan masyarakat. Lingkup yang dicakup oleh jurnal ini mencakup pengembangan manusia di berbagai bidang, seperti bidang pendidikan, pengentasan kemiskinan, serta pengembangan komunitas-komnitas dalam masyrakat. Selain itu, jurnal ini juga menyoroti aspek-aspek penting seperti pembangunan ekonomi, kewirausahaan, pemanfaatan teknologi tepat guna dan berbagai inovasi yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan komunitas. Dengan demikian, jurnal ini berperan sebagai wadah untuk menyebarluaskan teori keilmuan, konsep pemikiran, serta hasil penelitian yang relevan dengan isu-isu masyarakat kontemporer, serta mendukung pelaksanaan “Tri Dharma Perguruan Tinggi”, khususnya di bidang pengabdian masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol. 1 no. 2 (2025)" : 7 Documents clear
Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembentukan Karakter Siswa melalui Program KKN di SD Negeri Sedayu Khuriyah Nahar Nazizah; Nadya Ariyani Hasanah Nuriyyatiningrum; Nadiya Khoiriyah Zahrotul Ula; Nadia Putri Amelia; Yeni Fauziyah; Farkhah Fatimatul Zahro; Lulu Muflikhatul Maulidiyah; Wahyusetya Ningrum; Farhanna Aulia Rahmah; Putik Afifatun Nisnaeni; Kezia Anindya Putri; Muthik Nur Rohmah; Awaliyah Siva Deswita Maharani; Adinda Anggraini Rahma Putri; Dian Maulidya Rosida; Afifah Alya Kinanthi
Peradaban Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjcs.v1i2.540

Abstract

Artikel ini membahas upaya penguatan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap nilai-nilai moderasi beragama melalui penerapan metode pembelajaran interaktif, seperti mendongeng dan bermain peran. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya gejala intoleransi dan radikalisasi di masyarakat yang berpotensi memengaruhi cara pandang anak terhadap keberagaman. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SD Negeri Sedayu, mahasiswa bekerja sama dengan pendidik untuk merancang dan melaksanakan serangkaian kegiatan edukatif yang bertujuan menanamkan prinsip toleransi, saling menghormati, dan kerjasama lintas perbedaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan sikap keterbukaan, empati, serta kemampuan siswa dalam berinteraksi secara inklusif dengan teman sebaya dari berbagai latar belakang. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual efektif dalam menumbuhkan nilai-nilai moderasi beragama sekaligus memperkuat pembentukan karakter siswa sejak usia dini. This article discusses efforts to strengthen elementary school students’ understanding of religious moderation values through the application of interactive learning methods, such as storytelling and role-playing. This activity was motivated by the growing signs of intolerance and radicalization in society, which potentially influence children’s perspectives on diversity. Through the Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) at SD Negeri Sedayu, university students collaborated with educators to design and implement a series of educational activities aimed at fostering the principles of tolerance, mutual respect, and cooperation across differences. The results of the program indicate an improvement in students’ openness, empathy, and ability to engage inclusively with peers from diverse backgrounds. These findings affirm that participatory and contextual learning approaches are effective in cultivating the values of religious moderation while simultaneously strengthening students’ character development from an early age.
Peningkatan Keterampilan Khitobah Sebagai Instrumen Penyampaian Dakwah Bagi Pegawai Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang Jamal Jamal; Sunarto Sunarto; Muslikhati Muslikhati
Peradaban Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjcs.v1i2.578

Abstract

Dakwah memerlukan strategi yang tepat agar ajaran Islam dapat disampaikan secara efektif dan diterima dengan baik oleh mad’u atau objek dakwah. Salah satu strategi yang relevan adalah khitobah, yakni ilmu tentang teknik berbicara atau berkomunikasi yang mampu memengaruhi pendengar sehingga memahami pesan dakwah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pegawai Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang (RSU UMM) dalam menyampaikan risalah Islam melalui dakwah berbasis profesi di lingkungan kerja mereka. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan khitobah dengan pendekatan literasi dan diskusi intensif menggunakan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan khitobah pegawai dalam menyesuaikan gaya komunikasi dakwah dengan karakteristik audiens, baik secara individual maupun kelompok. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada pembentukan sumber daya insani yang mampu berdakwah secara profesional dan kontekstual di masa mendatang.Dakwah memerlukan strategi yang tepat agar ajaran Islam dapat disampaikan secara efektif dan diterima dengan baik oleh mad’u atau objek dakwah. Salah satu strategi yang relevan adalah khitobah, yakni ilmu tentang teknik berbicara atau berkomunikasi yang mampu memengaruhi pendengar sehingga memahami pesan dakwah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pegawai Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang (RSU UMM) dalam menyampaikan risalah Islam melalui dakwah berbasis profesi di lingkungan kerja mereka. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan khitobah dengan pendekatan literasi dan diskusi intensif menggunakan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan khitobah pegawai dalam menyesuaikan gaya komunikasi dakwah dengan karakteristik audiens, baik secara individual maupun kelompok. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada pembentukan sumber daya insani yang mampu berdakwah secara profesional dan kontekstual di masa mendatang.
Empowering the Pojok Peradaban Institute as an Epistemic Community in Karangwidoro Village, Malang Regency Moh. Anas Kholish; Siti Rohmah
Peradaban Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjcs.v1i2.669

Abstract

This community engagement project centers on strengthening the institutional capacity of Pojok Peradaban Institute as an epistemic community and an alternative campus situated in Karangwidoro Village, Dau, Malang Regency. Rooted in the critical pedagogy tradition and the praxis of emancipatory education, this initiative envisions the village not merely as a geographical entity but as an epistemic landscape where knowledge, culture, and power intersect. Through participatory and action-reflective approaches, the program mobilizes collaborative workshops, dialogical literacy classes, and institutional mentoring to construct a sustainable ecosystem of critical learning. The findings reveal that Pojok Peradaban Institute has metamorphosed into a hybrid locus of intellectual and cultural production. One that integrates philosophical discourse, local wisdom, and social empowerment. Beyond reinforcing organizational governance, the project ignites a communal consciousness that reclaims the right to think, to speak, and to transform. This engagement thus reconfigures the contours of alternative education in Indonesia, affirming that epistemic autonomy can flourish from the peripheries through solidarity, critical literacy, and civic imagination. Proyek pengabdian masyarakat ini berfokus pada penguatan kapasitas kelembagaan Pojok Peradaban Institute sebagai komunitas epistemik dan kampus alternatif yang berlokasi di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Berakar pada tradisi pedagogi kritis dan praksis pendidikan emansipatoris, inisiatif ini memposisikan desa bukan semata sebagai entitas geografis, melainkan sebagai ruang epistemik tempat pengetahuan, budaya, dan kekuasaan berinteraksi secara dinamis. Melalui pendekatan partisipatif dan aksi-reflektif, program ini mengimplementasikan berbagai kegiatan seperti lokakarya kolaboratif, kelas literasi dialogis, dan pendampingan kelembagaan untuk membangun ekosistem pembelajaran kritis yang berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pojok Peradaban Institute mengalami transformasi kelembagaan menjadi ruang hibrida bagi produksi intelektual dan kultural yang mengintegrasikan wacana filosofis, kearifan lokal, dan pemberdayaan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya meningkatkan tata kelola organisasi, tetapi juga membangun kesadaran komunal yang meneguhkan hak untuk berpikir, berdialog, dan melakukan perubahan sosial. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini mengonseptualisasikan ulang bentuk pendidikan alternatif di Indonesia, serta menegaskan bahwa kemandirian epistemik dapat tumbuh dari wilayah pinggiran melalui solidaritas, literasi kritis, dan imajinasi kewargaan.
Integrasi Pembelajaran Matematika melalui Budaya Permainan Tradisional Bola Bekel di Desa Pandansari Lauha Kurnia Safira; Yulia Dwi Ferdiani
Peradaban Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjcs.v1i2.670

Abstract

Masyarakat Desa Pandansari merupakan komunitas majemuk yang masih memegang kuat nilai-nilai budaya dan tradisi leluhur. Kondisi ini memengaruhi pola pikir dan cara belajar siswa-siswi setempat, terutama dalam memahami pelajaran Matematika yang menuntut kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menjembatani antara budaya lokal dan pembelajaran Matematika adalah melalui integrasi budaya permainan tradisional. Kegiatan pengabdian ini menerapkan permainan bola bekel sebagai media pembelajaran kontekstual di sekolah dasar di Desa Pandansari. Melalui permainan ini, siswa diajak memahami konsep-konsep Matematika yang secara tidak langsung hadir dalam aktivitas permainan, seperti pengelompokan, perhitungan, pembagian, dan pengenalan bentuk geometri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis budaya lokal dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar Matematika, sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap nilai-nilai budaya yang hidup di masyarakat. Dengan demikian, permainan tradisional seperti bola bekel dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Penguatan Pemahaman Guru Perempuan tentang Peran Warga Negara Aktif di Sekolah Islam Abdul Aziz SR; Novy Setia Yunas; Lusy Asa Lusy Asa
Peradaban Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjcs.v1i2.676

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman guru-guru perempuan di lingkungan sekolah Islam mengenai peran warga negara aktif dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Penguatan tersebut penting mengingat guru berperan strategis sebagai agen pendidikan dan pembentuk karakter kewarganegaraan peserta didik. Kegiatan dilaksanakan di SD dan SMP Ar-Risalah dengan melibatkan 60 guru perempuan berlatar belakang pendidikan beragam, namun memiliki kesamaan komitmen terhadap nilai-nilai keislaman dan pendidikan karakter. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, tanya jawab, dan diskusi kelompok yang difokuskan pada isu partisipasi warga negara, hak dan kewajiban politik, serta nilai-nilai demokrasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep kewarganegaraan aktif, ditandai dengan kemampuan mengaitkan nilai-nilai konstitusional dan keislaman dalam praktik pendidikan. Temuan ini memperlihatkan bahwa pelatihan semacam ini efektif mendorong kesadaran kritis guru terhadap peran sosial-politik mereka, sekaligus memperkuat model pendidikan kewarganegaraan berbasis nilai religius dan gender inklusif di sekolah Islam.
Pelatihan Manajemen Pemasaran bagi TKI dalam Pengembangan Usaha Rumput Sintetis di Selangor, Malaysia Budiyono Santoso
Peradaban Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjcs.v1i2.677

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kewirausahaan dan manajemen pemasaran bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Selangor, Malaysia, melalui pelatihan pemasaran digital, penguatan soft skill, dan penerapan etika bisnis Islami. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, praktik lapangan, dan pendampingan intensif. Sebanyak 25 peserta mengikuti program ini dan memperoleh peningkatan signifikan dalam kemampuan promosi, komunikasi bisnis, serta pengelolaan pelanggan. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian peserta berhasil mencatat penjualan pertama dan membangun pelanggan berulang, menandakan peningkatan profesionalitas dan kepercayaan pasar. Integrasi strategi pemasaran modern dengan nilai-nilai Islami seperti kejujuran dan tanggung jawab terbukti memperkuat citra usaha dan daya saing. Meskipun demikian, keterbatasan akses permodalan dan pendampingan jangka panjang masih menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan usaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan TKI berbasis nilai Islam dapat menjadi model pengembangan ekonomi migran yang berkelanjutan apabila disertai mentoring, pelatihan lanjutan, dan dukungan permodalan mikro syariah.
Program Volunteer Bakti Nusa Tenggara Barat dalam Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Desa Labuhan Kertasari Sumbawa Barat Moch Ubaidillah; Erlangga Erlangga; Baiq Mandalika Mangindari Hastari; Adisty Revania Halim; Yusril Ihza Elyas; Riangga Jaya; Halina Talia; Dira Meilisa Santika; Ahmad Saipul
Peradaban Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjcs.v1i2.678

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendorong pengembangan wisata berkelanjutan di Desa Labuhan Kertasari, Sumbawa Barat, melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Komunitas Bakti Nusa Tenggara Barat (Bakti NTB) berkolaborasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan karang taruna dalam mengidentifikasi serta mengoptimalkan aset lokal yang dimiliki masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada 12–22 Juli 2025 dengan melibatkan 40 peserta Bakti NTB dan masyarakat setempat. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi potensi dan aset wisata, pelatihan fotografi dan desain grafis, pembuatan video promosi wisata, serta pemasangan plang wisata sebagai sarana informasi publik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan kreatif pemuda dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan wisata secara mandiri dan berkelanjutan. Pendekatan ABCD terbukti efektif dalam mendorong masyarakat untuk mengenali dan memanfaatkan kekuatan yang sudah dimiliki guna menciptakan perubahan positif di sektor pariwisata lokal.

Page 1 of 1 | Total Record : 7