cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Perpustakaan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 824 Documents
ANALISIS KNOWLEDGE SHARING DALAM ALUR INFORMASI PT. BARATA INDONESIA CABANG TEGAL SEBAGAI STRATEGI COMPETITIVE ADVANTAGE Saputra, Muchammad Hijrianto Gagah; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.285 KB)

Abstract

Pada zaman globalisasi seperti sekarang knowledge sudah menjadi kebutuhan yang penting bagimanusia. Hal ini membuat manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan pengetahuanyang ada. Dengan banyaknya pengetahuan baru yang ada manusia dituntut untuk menguasaipengetahuan baru untuk menunjang skill mereka dalam dunia kerja. Dalam ruang lingkupperusahaaan, pengetahuan dan wawasan yang dimiliki oleh setiap sumber daya manusianyamenjadi sangat penting untuk kemajuan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui bagaimana peran knowledge sharing dalam alur informasi di PT. Barata IndonesiaCabang Tegal dalam memperoleh dan mempertahankan competitive advantage. Metode penelitianyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif denganpendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi sertawawancara kepada informan yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Hasilpenelitian ini menunjukan bahwa alur informasi yang ada di PT. Barata sudah dilakukan, PT.Barata menggunakan penyebaran berurutan dalam proses alur informasi perusahaan. Upayauntuk melancarkan alur informasi tersebut dilakukan dengan cara formal maupun informal gunamenyesuaikan dengan karakteristik pegawai dalam ruang lingkup implementasi knowledgesharing serta alur informasi di PT. Barata yang menjadikan PT. Barata memiliki nilai competitiveadvantage.
PENGARUH LAYANAN INTERNET TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI TARUNA-TARUNI DI PERPUSTAKAAN POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG Sonia Pradhivta Rahmadilla; Mecca Arfa
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan pemenuhan terhadap informasi perlu ditunjang oleh pelayanan internet yang baik, kebanyakan taruna/i Politeknik Ilmu pelayaran Semarang ingin mendapatkan informasi dengan cepat dan mengisi waktu luangnya yang banyak tersisa dengan menghabiskan sebagian waktunya untuk bersosialisasi di dunia maya. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis pengaruh layanan internet terhadap pemenuhan kebutuhan informasi di Politeknik Pelayaran Semarang dan menguji seberapa besar pengaruh layanan internet terhadap pemenuhan kebutuhan informasi di Perpustakaan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.  Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisis menggunakan uji regresi linear berganda.  Jumlah sampel yang diuji sebanyak 54 responden adalah mahasiswa taruna Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.  Hipotesis menggunakan model korelasi product moment untuk menguji pengaruh dari layanan internet terhadap pemenuhan kebutuhan informasi.  Hasil uji hipotesa menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara layanan internet dengan kebutuhan informasi di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Hal ini menunjukkan layanan internet yang sudah dilakukan telah mampu meningkatkan kebutuhan informasi di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Uji validitas menunjukkan bahwa r hitung > r tabel sebesar 0.268 dan uji reliabilitas menunjukkan nilai cronbach alfa  > 0.60, hal ini berarti hasil pengujian variabel valid dan reliabel. Sedangkan hasil analisis korelasi product moment menunjukkan bahwa pengaruh antara layanan internet dengan kebutuhan informasi didapat hasil korelasi (r) sebesar 0,842.  Menurut tabel interpretasi nilai r sebesar 0,842 menunjukkan hubungan yang sangat kuat sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan yang kuat antara variabel layanan internet dengan kebutuhan informasi. Dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lainnya selain layanan internet terhadap pemenuhan kebutuhan informasi. 
PEMBERDAYAAN PROGRAM KREATIVITAS IBU PKK DI RUMAH BELAJAR MODERN DESA BANGUNHARJO KECAMATAN SEWON KABUPATEN BANTUL Achmadj, Indra Bagus Alfi; Nurislaminingsih, Rizki
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.081 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemberdayaan Program Kreativitas Ibu PKK Di Rumah Belajar ModernKecamatan Sewon Kabupaten Bantul”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: pemberdayaanprogram kreativitas Ibu PKK di Rumah Belajar Modern, hasil yang dicapai dari kegiatan pemberdayaanprogram kreativitas, faktor pendukung dan penghambat kegiatan pemberdayaan program kreativitasIBU PKK di Rumah Belajar Modern. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif denganmenggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek penelitian dengan melibatkan pustakawan RBM,pegawai BPAD DIY dan peserta pemberdayaan program kreativitas. Metode pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilengkapi dengan daftarpedoman wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, displaydata, verifikasi data, penarikan kesimpulan serta mengecek keabsahan data dengan menggunakantriangulasi sumber. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan melalui programkreativitas dilakukan melalui beberapa tahap terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.Hasil yang dicapai dari pemberdayaan melalui program kreativitas adalah adanya peningkatankreativitas yang dirasakan oleh peserta, para peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh, danprogram kreativitas mampu mendorong para peserta menjadi pelaku usaha mandiri. Faktor pendukungprogram adalah adanya antusiasme peserta dan sarana prasarana pelatihan yang memadai. Adapunfaktor penghambat yaitu jumlah jam pembelajaran yang masih kurang.
KEPUASAN PEMUSTAKA TERHADAP PEMANFAATAN SOFTWARE SENAYAN DI PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI FAKULTAS KEDOKTERAN BAGIAN NEUROLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Rachmaningsih, Dewi Maharani; Ati, Sri
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.089 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Kepuasan Pemustaka Terhadap Pemanfaatan Software Senayan di PerpustakaanPerguruan Tinggi Fakultas Kedokteran Bagian Neurologi Universias Diponegoro. Tujuan dari penelitianini adalah untuk mengetahui kepuasan pemustaka terhadap pemanfaatan software perpustakaan yangterpasang di Perpustakaan Peruruan Tinggi Bagian Neurologi Universitas Diponegoro. Softwareperpustakaan yang terpasang adalah software senayan dengan versi portabel atau psenayan. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik analisis data yangmenggunakan model interaktif menurut Miles & Huberman (1986) berupa reduksi data, penyajian data,dan verifikasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang residen. Pemilihan residen untukmenjadi informan dalam penelitian harus memenuhi kriteria tertentu dan berdasarkan tujuan tertentu(purposive sampling). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studipustaka. Berdasarkan analisis data terhadap hasil wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti, diperolehsimpulan bahwa sebagian besar merasa puas setelah memanfaatkan software senayan yang dipasang diPerpustakaan Perguruan Tinggi Bagian Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.Kepuasan para residen dapat tersirat dari setiap jawaban yang mewakili lima indikator kepuasan, isi(content), akurasi (accuracy), format (format), kemudahan (easy of use) dan ketepatwaktuan (timeliness).Kesimpulan terakhir dari penelitian adalah para residen merasa puas terhadap software senayandikarenakan kemudahan senayan guna mencari koleksi perpustakaan.
GERAKAN ONE HOME ONE LIBRARY DALAM PEMBERDAYAAN KAMPUNG LITERASI (Studi Kasus di Taman Bacaan Masyarakat Kuncup Mekar Desa Kepek Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul) Muslimah, Ani; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.485 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gerakan One Home One Library dalam pemberdayaan KampungLiterasi di Taman Bacaan Masyarakat Kuncup Mekar Desa Kepek Kecamatan Saptosari KabupatenGunungkidul. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studikasus. Untuk mendapatkan data yang valid, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupaobservasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemberdayaan Kampung Literasidengan adanya Gerakan One Home One Library guna mendekatkan buku dengan masyarakat baru berada di2 dusun yaitu dusun Kepek dan dusun Tileng. Gerakan ini terdapat 3 kegiatan, yaitu: GMM (GerakanMinggu Membaca), Ternak Kambing, Perpustakaan Alam (Setiap Halaman Rumah Warga). Kegiatanpromosi dilakukan dengan memanfaatkan media sosial dengan tujuan untuk sebagai jembatan bertukarinformasi, sebagai tempat promosi unit usaha, dan untuk mencari informasi. Adapun dampak perubahansosial yang terjadi di Desa Kepek Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul antara lain pada bidangpendidikan, ekonomi, budaya, dan sosial.
ANALISIS PEMANFAATAN GRUP FACEBOOK IKATAN PUSTAKAWAN SELURUH INDONESIA SEBAGAI MEDIA INFORMATION SHARING PUSTAKAWAN Ratnasari, Riska
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 4, No 3 (2015): Agustus 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.473 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemanfaatan Grup Facebook Ikatan Pustakawan Seluruh Indonesia Sebagai Media Information Sharing Pustakawan.” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan grup facebook Ikatan Pustakawan Seluruh Indonesia sebagai media information sharing dilihat dari dimensi waktu (time dimension), mengetahui tujuan (purpose) anggota grup dalam melakukan information sharing, mengetahui keproaktifan (level of proactiveness) anggota dalam melakukan kegiatan information sharing, dan mengetahui jenis informasi (content) yang dibagikan dalam kegiatan information sharing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) dilihat dari time dimension, ada anggota grup yang melakukan kegiatan information sharing sewaktu-waktu dan ada anggota yang hanya melakukan information sharing pada pagi dan malam hari sesuai waktu luang yang dimilikinya; 2) tujuan (purpose) anggota dalam melakukan information sharing adalah memberikan informasi dan saling berbagi pengalaman; 3) berdasarkan level of proactiveness, kegiatan information sharing di dalam grup dilakukan berdasarkan inisiatif anggota dan berdasarkan permintaan informasi dari anggota lain.; 4) content atau jenis informasi yang dibagikan di dalam grup adalah jenis policy information, procedural information, dan subjektif internal. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah melakukan kegiatan diskusi berkelanjutan, melakukan proses seleksi terhadap informasi yang diunggah oleh anggota, dan menggunakan fasilitas hashtag dalam mengunggah informasi di dalam grup.
ANALISIS KINERJA PUSTAKAWAN DI PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN JEPARA BERDASARKAN STANDAR KOMPETENSI PUSTAKAWAN Setyanti, Venandy Putri; Ati, Sri
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.186 KB)

Abstract

Pustakawan dalam sebuah perpustakaan tentu saja harus memiliki kompetensi dasar yang baik karena merekaakan menjadi seorang agen informasi yang bertugas memberikan referensi informasi yang akurat dan tepatuntuk pemustaka ataupun orang-orang yang membutuhkan informasi di perpustakaan. Jika kinerja pustakawansudah baik maka perpustakaan tersebut akan banyak pengunjung dan banyak yang memanfaatkannya.Pustakawan juga harus bekerja sesuai dengan standar kompetensi pustakawan yang ada agar kinerja yangdilakukan dapat maksimal dan memang sesuai dengan apa yang di anjurkan oleh standar kompetensipustakawan yang ada. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian bagaimana kinerjapustakawan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Jepara.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, denganjenis penelitian deskriptif, dan pendekatan studi kasus. Penentuan informan dalam penelitian ini berdasarkankriteria, yaitu petugas perpustakaan yang sudah berstatus pustakawan di Perpustakaan Daerah KabupatenJepara. Sedangkan Kepala Perpustakaan di Perpustakaan Daerah KabupatenJepara sebagai triangulasisumber.Hasil dari penelitian ini yaitu Kinerja pustakawan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Jepara sudahsesuai dengan Standar Kompetensi Pustakawan menurut Perpustakaan Nasional Repulik Indonesia tetapi adatetapi ada tiga elemen pertanyaan yang tidak dilakukan oleh pustakawan terampil tetapi dilakukan olehpustakawan ahli yaitu membuat literatur sekunder, membuat karya tulis ilmiah, dan melakukan kajian dibidangperpustakaan. Sedangkan untuk kemampuan konseptual dan kemampuan hubungan interpersonal pustakawanjuga sudah baik walaupun ada satu pustakawan dalam kemampuan konseptual yang tidak mengetahui tentangliterasi informasi dan literatur sekunder.
ANALISIS KINERJA GURU YANG MERANGKAP SEBAGAI PENGELOLA PERPUSTAKAAN ( STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1, 5, 7, DAN 8 DI LINGKUNGAN SURAKARTA ) Dani Arias, Bahar; Fatmawati, Endang
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.277 KB)

Abstract

pengelola Perpustakaan di SMA Negeri 1, 5, 7, dan 8 Surakarta yang mendapat tugas tambahan untuk mengelola perpustakaan sekolah masing-masing. Penelitian dilakukan di Perpustakaan Sekolah SMA Negeri 1, 5, 7, dan 8 di lingkungan Surakarta dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Jumlah informannya sebanyak 5 orang, yang terpilih dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa para guru pustakawan di SMA Negeri 1, 5, 7, dan 8 Surakarta merasa terganggu ketika menjalani profesinya sebagai guru dan pengelola perpustakaan. Namun begitu pelaksanaan tugas sebagai guru yang merangkap sebagai pengelola perpustakaan perlu adanya manajemen sumber daya manusia, sehingga dalam menjalankan tugas tidak saling mengganggu satu sama lain, antara lain: pembagian jadwal mengajar dan mengelola perpustakaan.
MOTIVASI KUNJUNGAN DI PERPUSTAKAAN AKKES ASIH HUSADA Fithrotinnisa, Ana Lafie; Lathifah, Af’idatul
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.22 KB)

Abstract

Perpustakaan AKKES Asih Husada bertujuan sebagai penyedia informasi bagi seluruh civitasakademik, khususnya mahasiswa AKKES Asih Husada. Penelitian ini bertujuan untuk mencarigambaraan terkait motivasi yang dimiliki mahasiswa ketika berkunjung ke perpustakaan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengambil informan yaitu mahasiswaAKKES Asih Husada sebagai informan untuk diwawancarai. Berdasarkan hasil penelitiantersebut, dapat disimpulkan bahwa motivasi internal yang dimiliki oleh mahasiswa ketikaberkunjung ke perpustakaan adalah untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka dan keinginanuntuk berkumpul bersama teman-teman. Sedangkan motivasi eksternal mahasiswa AKKES AsihHusada ketika berkunjung perpustakaan adalah untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitaspendukung yang ada di perpustakaan seperti ruangan yang nyaman untuk berkumpul ketikamereka memiliki waktu luang, serta fasilitas wi-fi yang mereka gunakan untuk mencariinformasi atau untuk mengakses internet.
PERSEPSI TARUNA AKADEMI KEPOLISIAN TERHADAP WAJIB BACA DI PERPUSTAKAAN AKADEMI KEPOLISIAN SEMARANG Rakhmawati, Pipit; Husna, Jazimatul
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSkripsi ini berjudul “Persepsi Taruna Akademi Kepolisian terhadap Wajib Baca di Perpustakaan Akademi Kepolisian Semarang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) persepsi taruna Akademi Kepolisian terhadap Wajib Baca secara umum, (2) persepsi taruna Akademi Kepolisian terhadap Wajib Baca dilihat dari faktor internal, dan (3) persepsi taruna Akademi Kepolisian terhadap Wajib Baca dilihat dari faktor eksternal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan bentuk survei. Adapun informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang terdiri dari lima informan tingkat I dan lima informan tingkat II. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis model Miles and Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persepsi taruna Akademi Kepolisian sangat baik terhadap Wajib Baca yang diterapkan di perpustakaan Akademi Kepolisian, (2) Dilihat dari faktor internal, persepsi taruna Akademi Kepolisian terhadap Wajib Baca cukup baik, (3) Dilihat dari faktor eksternal, persepsi taruna Akademi Kepolisian terhadap Wajib Baca cukup baik.