cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Perpustakaan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 824 Documents
TATA KELOLA PENYIMPANAN ARSIP DINAMIS AKTIF DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI PENEMUAN KEMBALI ARSIP DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN PATI Fitriana, Ervana Dwi; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.835 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata kelola penyimpanan arsip dalam upaya meningkatkan efisiensipenemuan kembali arsip di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan datayang dilakukan yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tata kelola penyimpanan arsipdinamis aktif merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi penemuan kembali arsip di Dinas Kearsipan danPerpustakaan Kabupaten Pati. Implementasi pengelolaan arsip dinamis aktif di Dinas Kearsipan dan PerpustakaanKabupaten Pati dimulai dari tahap penciptaan, penggunaan, pemeliharaan serta penyusutan arsip yang telahdilakukan secara tertib dan berurutan. Tata kelola penyimpanan arsip dinamis aktif di Dinas Kearsipan danPerpustakaan Kabupaten Pati mengacu pada faktor-faktor kearsipan yang baik yaitu penggunaan sistem penyimpananyang tepat, fasilitas kearsipan dan petugas kearsipan yang memenuhi syarat. Upaya yang dilakukan terkait dengan segisistem penyimpanan dalam meningkatkan efisiensi penemuan kembali arsip belum maksimal, hal ini disebabkan olehpenggunaan sistem penyimpanan arsip dinamis aktif secara manual dengan asas desentralisasi berdasarkan sistemsubjek dan sistem nomor. Selain itu, fasilitas kearsipan yang belum memadai juga menjadi penyebab belummaksimalnya upaya dalam meningkatkan efisiensi penemuan kembali arsip. Sementara dari segi petugas kearsipanjuga belum sepenuhnya secara signifikan memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan efisiensi penemuankembali arsip sebab meski telah terdapat pembagian tanggung jawab masing-masing personil, akan tetapi personilyang ditugaskan belum memiliki latar belakang keilmuan bidang kearsipan.
PENYEDIAAN SURAT KABAR UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI PEMUSTAKA DI KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KABUBATEN KUDUS Susanti, Tegar Indah; Arfa, Mecca; Rukiyah, Rukiyah
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai penyediaan surat kabar untuk pemenuhan kebutuhan informasi  pemustaka di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus, membahas koleksi surat kabar di perpustakaan yang banyak diminati dan dimanfaatkan oleh pemustaka. Pada saat  melakukan kunjungan Jumat 14 Maret 2014 pukul 09.00 WIB terdapat enam pemustaka membaca surat kabar dan Kamis 27 Maret 2014 pukul 09.00-12.00 WIB terdapat 18 pemustaka. Hal tersebut membuat penulis berasumsi bahwa koleksi surat kabar cukup diminati dan dibutuhkan oleh pemustaka untuk memenuhi kebutuhan informasi. Hal tersebut yang melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian. Adapun rumusan masalahnya adalah 1) Bagaimanakah penyediaan surat kabar di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus. 2) Bagaimanakah kebutuhan informasi pemustaka di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui penyediaan surat kabar di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus 2) Untuk mengetahui kebutuhan informasi pemustaka di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian yang dijadikan sumber pada penelitian ini sebanyak delapan informan. Informan pada penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama adalah pustakawan, kelompok kedua adalah pemustaka yang sedang membaca surat kabar. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu wawancara, observasi, dan  dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh simpulan bahwa, penyediaan koleksi surat kabar yang ada di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus masih kurang baik. Adapun kebutuhan informasinya, cukup terpenuhi karena dengan membaca surat kabar pemustaka mendapatkan informasi. 
PENERAPAN PENGAJARAN LITERASI INFORMASI BAGI PUSTAKAWAN UPT PERPUSTAKAAN POLITEKNIK NEGERI SEMARANG: SEBUAH PENELITIAN METODE CAMPURAN (MIXED METHODS) Wijatiningsih, Dwi; Prasetyawan, Yanuar Yoga
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.167 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang proses penerapan pengajaran literasi informasi dan mengetahui hasilevaluasi pengajaran literasi informasi. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan duadesain penelitian, yang pertama desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kaji tindak danyang kedua desain penelitian kuantitatif deskriptif. Pada desain peneliti kualitatif, jenis penelitian kajitindak dengan model An action-reflection cycle. Tahap tindakan pengajaran literasi informasi tahapanyaitu dengan menggunakan Methods Information Literacy Intruction yang terdiri dari empat metodeyaitu: Conventional Method ,Preview Method, Active Learning Method, Multi-Session Method.Tindakan dilakukan dua siklus dengan hasil peserta mendapatkan berbagai macam hal baru yaitu,peserta merasa tercerahkan, peserta merasa termotivasi untuk terus memperbaiki perpustakaan, pesertaterarahkan untuk mengembangkan perpustakaannya, peserta menciptakan inovasi mendirikan kelasliterasi informasi bagi pemustaka dan dosen Perpustakaan Politeknik Negeri Semarang. Setelahdilakukannya evaluasi seperti hasil tersebut kegiatan pengajaran literasi informasi telah dikatakanberhasil dengan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. Evaluasi pengajaran literasi informasi dapatdikatakan sangat baik karena variabel kemampuan literasi informasi sebagian besar memiliki kategorisangat baik dengan nilai interval antara 3,41 – 5,00 dan juga evaluasi menggunakan Critical InsidentQuestion memperoleh hasil bahwa seluruh respon mengikuti rangkaian pengajaran literasi informasidengan baik.
USAHA PERSEWAAN BUKU SEBAGAI “PERPUSTAKAAN SEWA” (STUDI FENOMENOLOGI INTERPRETIF PADA PERSEWAAN BUKU GARFIELD, PERSEWAAN BUKU GRAMAS DAN CAFÉ BUKU DEQIKO DI KOTA SEMARANG) Allaili Maulidina; Amin Taufiq Kurniawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemaknaan usaha persewaan buku sebagai “perpustakaan sewa” yang dilaksanakan di Persewaan Buku Garfiel[1]d, Persewaan Buku Gramas, dan Café Buku Deqiko di Kota Semarang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna persewaan buku dilihat dari koleksi dan praktik komersial. Penelitian ini menerapkan teori perpustakaan sewa dan konstruksi realitas sosial. Penelitian ini berupa kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretif. Perolehan data dengan observasi dan wawancara. Informan berjumlah enam orang (pengelola dan pengguna persewaan buku) serta dua informan ahli. Hasil penelitian menyatakan bahwa koleksi bernilai mutakhir yang bermakna kewajiban sebuah persewaan buku. Nilai manfaat dalam koleksi bermakna bahwa setiap buku memiliki manfaat bagi pembacanya. Nilai promosi dalam koleksi bermakna sarana pengenalan diri. Nilai ilmu dalam koleksi bermakna sebagai tujuan didirikannya persewaan buku. Nilai budaya dan rekreatif dalam koleksi bermakna sebuah produk budaya dan digunakan untuk menumbuhkan gemar membaca. Selanjutnya komersialisasi bernilai pelestarian dan jaminan yang bermakna sebagai jalan untuk garansi. Nilai ekonomis dalam komersialisasi digunakan untuk menilai harga informasi. Nilai bisnis dalam komersialisasi bermakna penggerak utama persewaan buku. Nilai sosial dalam komersialisasi bermakna pencitraan kepada pengguna. Nilai lisensi dalam komersialisasi bermakna sebagai pengingat akan isu hak cipta. Nilai budaya dalam komersialisasi bermakna sebagai penerus budaya generasi terdahulu. Tipifikasi persewaan buku yakni sebuah tempat, koleksi buku, aktifitas koleksi, praktik bisnis serta pemberi manfaat. Tipe pengguna persewaan buku yakni pengguna biasa dan pengguna kritis. Kebijakan operasional persewaan buku yakni bertujuan menyebarluaskan informasi, struktur organisasi sederhana, penetapan harga logis, penyediaan barang asli, layanan variatif, serta bersinergi dengan perpustakaan umum guna menumbuhkan gemar baca masyarakat. 
KEBUTUHAN DAN PERILAKU PENCARIAN INFORMASI TARUNA ANGKATAN 46 DI PERPUSTAKAAN POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG Winarsih, Winarsih; Ati, Sri
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 2, No 4 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.844 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan perilaku pencarian informasi taruna angkatan 46 di Perpustakaan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang serta sumber informasi apa saja yang digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deksriptif dengan jenis studi kasus.Informan penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan 8 informan yang terdiri dari 6 taruna dan 2 petugas perpustakaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi,wawancara, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian ini taruna membutuhkan informasi untuk membantu penyusunan skripsi, mengerjakan tugas, dan menambah pengetahuan. Dalam memenuhi kebutuhan informasi tersebut, taruna melakukan pencarian informasi bertahap yang terdiri dari: starting, menentukan topic sebelum mencari informasi;chaining, mencatat daftar informasi yang dibutuhkan; browsing, mencari informasi di sumber-sumber informasi; differentiating, memilah-milah informasi yang dikumpulkan; mentoring, mengikuti perkembangan informasi; extracting, mencari informasi di sumber tertentu; veryfing, pengecekan data; dan ending, akhir pencarian informasi.Sumber informasi yang sering dimanfaatkan taruna adalah buku, jurnal, dan skripsi senior yang disediakan di Perpustakaan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Sedangkan sumber lain yang juga mereka gunakan adalah internet
PENGELOLAAN ARSIP STATIS DALAM MENDUKUNG PELAYANAN INFORMASI DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH Ramadhani, Dian Arifah; Subekti, Slamet
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 4 (2018): Oktober 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.585 KB)

Abstract

Arsip dalam sebuah organisasi sangat penting, yang keberadaanya sebagai sumber informasi.Pelaksanaan pengarsipan disuatu organisasi masih banyak ditemukan berbagai masalah.Pengelolaan arsip seharusnya dilakukan dengan baik supaya dapat mengatasi masalah-masalahyang ada. Salah satunya adalah saat arsip diperlukan dan dicari dalam penyampaian informasi,arsip tersebut dapat dengan mudah ditemukan dan dipergunakan. Harapannya dengan pengelolaanarsip yang baik adalah tidak menghambat jalannya penyampaian informasi dalam pelaksanaansebuah kegiatan didalam organisasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengelolaan Arsip Statisdalam mendukung pelayanan informasi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi JawaTengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informanpenelitian berjumlah empat orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara,dan studi dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan model analisis dataMiles dan Huberman, diantaranya yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Uji keabsahan data mengacu pada Denzin dalam Bungin (2007) dengan menggunakan triangulasisumber data dan triangulasi teori. Berdasarkan dari pengumpulan data, dapat disimpulkan bahwatata kerja Kearsipan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah adalah sudahmenggunakan pengelolaan tata kerja statis. Arsip tersebut dikelola dengan menggunakan tata kerjaprosedur kearsipan, yaitu sistem tata kerja harus disusun dengan memperhatikan segi-segi luas,macam, dan sifat dari tugas atau pekerjaan. Menata arsip sesuai dengan sistem pola baru kartukendali, sehingga arsip-arsip tersebut dapat dikelola dengan baik dan benar, apabila dibutuhkandapat dengan cepat ditemukan untuk penelitian ataupun pertanggungjawaban Nasional.
SOFTWARE OPENBOOK SEBAGAI JEMBATAN KESENJANGAN INFORMASI PADA TUNANETRA DI YAYASAN KOMUNITAS SAHABAT MATA MIJEN SEMARANG Hafidzatul Wahidah; Athanasia O.P. Dewi
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenjangan informasi yang terjadi diakibatkan oleh keterbatasan penglihatan. Keterbatasan penglihatan menyebabkan tunanetra kesulitan untuk mengakses informasi, sehingga tunanetra membutuhkan alat bantu untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana software OpenBook dapat menjadi jembatan kesenjangan informasi pada tunanetra di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Mijen Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan informasi masih terjadi pada tunanetra akibat dari keterbatasan penglihatan dan software OpenBook dapat dijadikan alat bantu dalam mengurangi kesenjangan informasi tersebut. Peran software OpenBook dalam membantu tunanetra mengakses informasi dari sumber tercetak, yaitu mengalihmediakan informasi dari bentuk tercetak ke bentuk elektronik. Selain itu, peran OpenBook dalam akses informasi ke sumber elektronik, yaitu untuk mengedit informasi, mengalihmediakan ke bentuk audio agar mudah didengarkan, sebagai alat untuk memperbesar dan mewarnai huruf untuk pengguna low vision. Software OpenBook dapat dijadikan sebagai alat bantu tunanetra dalam memperoleh informasi untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Oleh karena itu, software OpenBook dapat menjadi jembatan kesenjangan informasi yang terjadi pada tunanetra.
PENGARUH PENDIDIKAN PEMAKAI TERHADAP LIBRARY ANXIETY PADA PEMUSTAKA DI PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 1 TEGAL Cahyaningtyas, Annisa Dwi; Rohmiyati, Yuli
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan pemakai berpengaruh terhadap tingkat library anxiety pemustaka di perpustakaan SMAN 1 Tegal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain klasik. Sampel yang diambil berjumlah 30 responden dengan menggunakan teknik random sampling. Analisis data menggunakan Wilcoxon rank test dan U Mann Whitney test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa seluruh responden kelompok uji mengalami kenaikan skor posttest setelah diberikan treatment pendidikan pemakai. Sedangkan pada kelompok kontrol yang tidak diberikan treatment, 11 responden (73,33%) mengalami penurunan skor posttest, 3 responden (20%) mengalami kenaikan skor, dan 1 responden (6,66%) memiliki skor yang sama antara pretest dan posttest. Berdasarkan hasil uji signifikansi posttest didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05 , maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan menerima hipotesis alternatif (Ha). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan pemakai berpengaruh terhadap library anxiety pemustaka di perpustakaan SMAN 1 Tegal.
WEEDING KOLEKSI SIRKULASI DI PERPUSTAKAAN ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG Purwanti, Ellia; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.205 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana weeding koleksi sirkulasi diPerpustakaan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif jenis deskriptif. Pemilihan informan pada penelitian menggunakan teknikpurposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Sedangkan pengolahan datamenggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil pada penelitian inimenunjukan bahwa kegiatan weeding di Perpustakaan Universitas Islam Negeri WalisongoSemarang belum menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) weeding tertulis.Kegiatan weeding dilakukan ketika kegiatan stock opname dan shelving berlangsung.Pemilihan kriteria weeding koleksi melihat dari segi fisik buku, tahun terbit, eksemplarbanyak dan tidak lama bersirkulasi. Prosedur weeding koleksi antara lain pustakawanmemilih terlebih dahulu koleksi yang akan di weeding, mendata ulang koleksi melaluidatabase SliMS. Setelah koleksi di weeding ada dua perlakuan koleksi yang diterapkan.Perlakuan tersebut dibedakan berdasarkan asal koleksi yaitu koleksi yang diperoleh daripembelian dan dari hadiah. Koleksi yang diperoleh dari pembelian disimpan di gudang tanpadiberi cap weeding dan berita acara. Koleksi yang diperoleh dari hadiah akan diberi capweeding dan berita acara.
KEBUTUHAN DAN PERILAKU PENCARIAN INFORMASI WISATAWAN DI TOURIST INFORMATION CENTER PEMUDA SEMARANG Sunaki, Fadia; Rukiyah, Rukiyah; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 4, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.428 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan jenis informasi yang dibutuhkan wisatawan dan perilaku pencarian informasi wisatawan di Tourist Information Center Pemuda Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara mendalam terhadap enam wisatawan dan satu petugas layanan informasi berdasarkan purposive sampling. Penelitian yang dilakukkan di Tourist Information Center Pemuda Semarang menghasilkan tiga hal yang menjadi poin penting. Pertama, kebutuhan informasi wisatawan dapat dilihat dari jenis dan bentuk. Kedua, perilaku pencarian informasi yang dilakukan wisatawan menunjukkan kesamaan dengan model Gursoy. Ketiga, wisatawan membutuhkan informasi terbaru yang dapat diakses dengan mudah Â