cover
Contact Name
Gani Nur Pramudyo
Contact Email
gani@live.undip.ac.id
Phone
+622476480619
Journal Mail Official
ilmuperpustakaan@live.undip.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Perpustakaan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 31092535     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu Perpustakaan is published by Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University, Semarang, Indonesia. The journal is focused on the study of library science, archives, information management, and information technology. The journal publication includes articles, literature review, bibliometrics, and essays. Jurnal Ilmu Perpustakaan is published online twice a year (semi-annually) in April and October.
Articles 834 Documents
Potret pendidikan pemakai selama pandemi Covid-19: Studi kasus pada UPT Perpustakaan dan Universitas Diponegoro Press Nabilla Layza Nugroho; Roro Isyawati Permata Ganggi
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 14, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v14i2.131-144

Abstract

[Title: a Portrait of User Education During The Covid-19 Pandemic: A Case Study Of Technical Executive Unit Library and Press Universitas Diponegoro] The background of this research is that sometimes there are students who know where to find the right reference for their assignment, and there are students who have problems finding references. Therefore, the Technical Executive Unit Library and Press Universitas Diponegoro organized a "Library Tour" user education program. The library tour aims to provide library systematics education to new students of Universitas Diponegoro every new academic year. Since the COVID-19 pandemic, the library tour has been held through webinars. This study aimed to determine the implementation of user education at the Technical Executive Unit Library and Press Universitas Diponegoro during the COVID-19 pandemic. The method used is qualitative with Miles and Huberman analysis, namely data reduction, data presentation, and conclusions. Observation, interviews, and documentation studies carry out data collection techniques. The selection of informants is carried out. The selection of informants is carried out by purposive sampling. The result of this research is that the implementation of user education at the Technical Executive Unit Library and Press Universitas Diponegoro during the COVID-19 pandemic was carried out using online webinars. This webinar was conducted to deliver material about the services provided by the Technical Executive Unit Library and Press Universitas Diponegoro and introduce the library as a whole. The webinar was conducted using Zoom Meeting as a media library tour, and the entire seminar was conducted as a webinar using a lecture method. The advantage of the webinar library tour is that it is effective and flexible, while the disadvantage is that there is limited interaction. Regarding its effectiveness, library tour webinars that use the lecture method are quite effective because students get theories from the library about various important information and knowledge such as that reservoir services and reference services can only be read on the spot and cannot be borrowed. Webinar material can be said to be representative and useful because students use the material introduced during the webinar in their daily lives.
Eksplorasi faktor yang mempengaruhi motivasi knowledge sharing pengikut akun X @literarybase Deria Ramadayanti; Roro Isyawati Permata Ganggi
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 14, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v14i1.17-25

Abstract

The development of social media has had an impact on the ease of human interaction and the sharing of knowledge. One of the social media platforms that is developing in Indonesia is Twitter. In 2022, Indonesian Twitter users reached 18.45 million. One Twitter account with many followers who have an interest in books, literature, and reading is @literarybase. This study aims to determine the motivation of @literarybase followers to carry out knowledge sharing. The method used in this study is a qualitative method with a phenomenological approach. Data gathered through observation and interviews. The data analysis method used is thematic analysis. The results of the study show that there are three themes that motivate followers of the @literarybase account to share knowledge, namely; (1) the freedom of followers of the @literarybase account to do what they want; (2) Increased competence of @literarybase followers; (3) Feelings of interrelationship between followers of the @literarybase account. 
Evaluasi Kegiatan Public Relations Menggunakan Model CIPP dalam Pengembangan Perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh Fadhillah Fadhillah; Zikrayanti Zikrayanti; Zubaidah Zubaidah
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 15, No 1 (2026): April 2026 (Article In Press)
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v15i1.%p

Abstract

Artikel ini berjudul “Evaluasi Kegiatan Public relations Menggunakan Model Cipp Dalam Pengembangan Perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana evaluasi kegiatan public relations dalam pengembangan perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh dengan model CIPP. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan public relations dalam pengembangan perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh dengan model CIPP. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tektik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Model evaluasi yang dipilih yaitu CIPP (Context, Input, Process, Product), dalam model ini peneliti membagi evaluasi kegiatan public relations ke dalam empat poin:(1) Context, meliputi latar belakang, kebutuhan dan tujuan kegiatan, (2) Input, meliputi sumber daya manusia, sarana, fasilitas dan anggaran, (3) Process, meliputi pelaksanaan kegiatan, kolaborasi dan penjadwalan, (4) Product, meliputi penilaian terhadap keberhasilan kegiatan dalam mencapai tujuan. Dari hasil penelitian di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh menunjukkan bahwa setiap komponen evaluasi masih banyak yang belum terpenuhi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masih perlu adanya perbaikan demi tercapainya tujuan diadakannya kegiatan tersebut.
Refleksi Diri Pustakawan dalam Program Reflective Listening di Perpustakaan Universitas Kristen Satya Wacana Atik Zuliana; Gani Nur Pramudyo
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 14, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v14i1.38-48

Abstract

Kegiatan rohani merupakan salah satu kegiatan yang mempraktikkan refleksi diri. Refleksi diri merupakan hal penting dalam menjalankan kehidupan profesi. Pustakawan yang melakukan refleksi diri dapat melakukan evaluasi terhadap dirinya sehingga dapat menunjang kehidupan profesinya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui refleksi yang dilakukan pustakawan dalam program reflective listening di Perpustakaan Universitas Kristen Satya Wacana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling. Sedangkan untuk teknik penentuan sampelnya menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan melakukan proses refleksi berasal dari mendengarkan renungan yang kemudian direfleksikan guna menjadikan pelajaran agar tidak terulang kembali. Pustakawan mendapatkan empat poin pemaknaan terhadap profesinya yakni pustakawan sebagai profesi yang melayani pemustaka, pustakawan mengikuti perkembangan zaman, pustakawan yang bertanggung jawab pada profesi, dan sudut pandang pustakawan sebagai profesi serba bisa.

Filter by Year

2012 2026