Articles
824 Documents
Penerapan Internet of Things (IoT) dalam Upaya Mewujudkan Perpustakaan Digital di Era Society 5.0
Apriana Anggraeni Ayuningtyas
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 11, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Munculnya era baru yaitu Society 5.0 akan berdampak bagi peradaban manusia. Society 5.0 memiliki 3 (tiga) komponen utama yaitu: Internet of Things (IoT), Big Data, dan Artificial Intellegence. Perpustakaan sebagai sumber informasi saat ini tak hanya memasuki dunia Revolusi Industri 4.0 tapi juga memasuki era Society 5.0, hal ini yang harus menjadi perhatian khusus bagi perpustakaan untuk merevolusikan dirinya dengan menerapkan komponen Society 5.0 agar pengguna lebih nyaman dalam menggunakan layanan perpustakaan.
Peran Perpustakaan Sekolah dalam Mendukung Kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) di SMA Muhammadiyah Wonosobo
Rahmawaty, Vany;
Krismayani, Ika
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 12, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
[The Role of the School Library in Supporting Olimpiade Sains Nasional (OSN) Activities at SMA Muhammadiyah Wonosobo] Olimpiade Sains Nasional (OSN) is one of the branches of competition that contributes many achievements for a school. Not only the ability of students is a factor in the success of OSN, but there are other factors such as the presence of teachers who become OSN mentors, the availability of school facilities, and the learning atmosphere. One of the school facilities that support OSN success is the school library. This research discusses the role of the library of SMA Muhammadiyah Wonosobo in supporting the activities of the Olimpiade Sains Nasional (OSN). The research method used is qualitative research with a phenomenological approach. Data collection methods in this study were observation, semi-structured interviews, and documentation studies. The results showed that SMA Muhammadiyah Wonosobo Library has a role in supporting OSN activities. The support is in the form of providing library facilities and collaboration that the library does with various parties. However, the library still has various obstacles such as collections that have not been updated, the classification process, and funding.
Eksistensi Perpustakaan dan Komunikasi Media Sosial
Wahyu Budi Setyoningsih
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 10, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan zaman sudah semakin berkembang pada segala aspek kehidupan. Hal ini sudah tidak dapat dihindari lagi. Salah satunya cara untuk dapat bertahan pada situasi seperti ini adalah beradaptasi dengan kemajuan zaman tersebut. Teknologi menjadi alah satu aspek kemajuan zaman yang terus bertumbuh, dengan kehadirannya yang selalu menempati sampai celah terkecil seperti perpustakaan. Penggunaan teknologi pada bidang literasi semakin naik dengan terus bertumbuhnya teknologi tersebut. Inilah yang menjadi tantangan bagi perpustakaan untuk tetap bisa bertahan atau tidak dengan perubahan yang masif ini. Apakah nantinya perpustakaan dapat masuk ke dalam kemajuan teknologi tersebut atau bahkan sebaliknya.
Efektivitas Infografis sebagai Media Penyebaran Informasi Bidang Perpustakaan pada Akun Instagram @literatif.id
Kinanthi Wahyu Saputri;
Jumino Jumino
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas mengenai efektivitas infografis sebagai media penyebaran informasi bidang perpustakaan pada akun Instagram @literatif.id. Tujuan penelitian ini adalahiuntuk mengukur seberapa besar tingkat efektivitas infografisnsebagai media penyebaran informasi bidangiperpustakaan pada akun Instagram @literatif.id. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel 229 responden yang diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain infografis merupakan media yang efektif sebagai media penyebaran informasi bidang perpustakaan pada akun Instagram @literatif.id dengan persentase efektivitas sebesar 84,65%. Uji hipotesis dilakukan dengan menganalisis hasil uji koefisien korelasi Pearson Product-Moment antara variabel infografis (X) dengan variabel penyebaran informasi bidang perpustakaan (Y). Hasil pengujian menunjukkan tingkat hubungan kuat yang positif sebesar 0,646 dengan nilai signifikansi sebesar < 0,001 di mana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa infografis efektif sebagai media penyebaran informasi bidang perpustakaan pada akun instagram @literatif.id.
Peningkatan Kualitas Perpustakaan melalui Media Sosial dalam Menghadapi Pandemi Covid-19
Fety Fajriyati
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 10, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Di masa pandemi covid-19, mengakibatkan keterbatasan aktivitas sosial karena adanyanya peraturan kebijakan dari pemerintah untuk social distancing dan physical distancing yang berarti ajakan masyarakat untuk tetap berada di rumah saja dan larangan untuk dapat berdekatan dengan orang lain yang mengharuskan untuk jaga jarak satu sama lain hal ini bertujuan guna mnanggulangi penyebaran Covid-19. Adanya peraturan tersebut kini membuat masyarakat terlebih lagi mahasiswa diharuskan untuk melakukan kegiatan melalui online atau Work from Home (WfH) yang dapat dilakukan dirumah masing-masing. Kegiatan Mahaiswa yang dilakukan dirumah ini membuat penggunaan media sosial maupun media online yang semakin banyak digunakan untuk membantu mereka dalam mencari informasi terbaru dari media komunikasi. Oleh karena itu perpustakaan dapat mengembangkan sebuah peluang untuk dapat mempromosikan perpustakaan khususnya dalam hal layanan online atau digital agar menjaga eksistensi perpustakaan sebagai sumber informasi. untuk itu perlu adanya pengembangan untuk memaksimalkan layanan digital perpustakaan yang dimiliki oleh perguruan tinggi. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan pengembangan baru sehingga dapat mempermudah pemakai dalam mencari informasi. apalagi dengan adanya era digitalisasi dan juga pandemi Covid-19 ini membuat perpustakaan dapat mengoptimalkan layanan digital dengan upaya meningkatkan sehingga dapat mengikuti perkembangan era saat ini. Dengan demikian Perpustakaan dapat menghadapi Covid-19 dan juga mempertahankan eksistensi pustakawan perguruan tinggi dapat dilakukan dengan memanfaatkan penggunaan media sosial untuk perpustakaan dapat secara optimal dalam mendukung perpustakaan meningkatkan kualitas layanan dan memberikan yang terbaik kepada pemustaka
Promosi Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Menggunakan Instagram sebagai Sarana Mendekatkan Masyarakat pada Perpustakaan
Oktavia Lutfi Mu’alifah
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 11, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah pemustaka yang berkunjung ke perpustakaan. Hal ini dilatarbelakangi oleh sebuah perpustakaan yang belum memiliki daya tarik kuat kepada pemustaka. Pemustaka sering merasa kecewa, tidak puas, dan jengkel karena beberapa faktor yang ada di perpustakaan seperti jumlah koleksi yang kurang lengkap, pustakawan yang galak, suasana perpustakaan yang membosankan. Akibatnya masyarakat akan buta dengan informasi dan minat baca masyarakat pun akan turun. Sehingga menyebabkan lemahnya pengetahuan pada masyarakat tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dan pengambilan data melalui observasi secara online. Pengambilan data dilakukan selama kurang lebih 1 minggu yaitu pada tanggal 12–19 Juni 2020. Tulisan berdasar studi pustaka ini menguraikan tentang promosi perpustakaan perguruan tinggi melalui salah satu media sosial untuk meningkatkan masyarakat dalam berkunjung ke perpustakaan. Dalam penelitian ini, penulis secara khusus membahas tentang instagram sebagai sarana promosi perpustakaan. Instagram digunakan sebagai media promosi karena pada saat ini media sosial yang paling mudah digunakan dan cukup efektif.
Strategi Komunikasi Pustakawan: Koordinasi Antar Pustakawan melalui Synchronous Communication selama Pandemi COVID-19
Imroatul Anisa
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 11, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam kehidupan manusia, komunikasi merupakan suatu proses sosial yang erat hubungannya dengan kegiatan manusia serta sebagai upaya untuk terhubung dengan orang lain di suatu lingkungan. Seiring kemajuan teknologi komunikasi, telah menciptakan berbagai tranformasi di bidang kegiatan beberapa profesi. Perkembangan bentuk komunikasi di era kecanggihan teknologi komunikasi membawa perubahan termasuk pada kinerja profesi penyedia informasi yaitu pustakawan. Penerapan komunikasi dalam jaringan (daring) menjadi salah satu bentuk komunikasi yang dilaksanakan pustakawan untuk mencapai keefektivan kinerjanya yang awalnya dilakukan secara konvensional. Perubahan pola komunikasi pustakawan dilatarbelakangi oleh penetapan work from home (bekerja dari rumah) sebagai dampak pandemi COVID19. Tulisan yang berdasarkan studi pustaka ini menguraikan bahwa kebijakan bekerja di rumah tidak dapat dijadikan sebagai hambatan dalam melaksanakan koordinasi untuk terselenggaranya kegiatan perpustakaan. Sehingga, pustakawan perlu merancang strategi komunikasi yang efektif. Dengan peningkatan penggunaan internet, pengimplementasian teknologi komunikasi beserta cara berkomunikasi secara daring/online melalui berbagai platform menjadi suatu keharusan bagi pustakawan dalam menjalankan instruksi dari kebijakan pemerintah selama pandemi COVID-19.
Peran Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Pengawasan Kearsipan
Ratnaningtyas, Laras;
Arfa, Mecca
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 12, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berjudul Peran Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kegiatan pengawasan kearsipan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan pengawasan kearsipan yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dan dalam analisis data menggunakan reduksi data. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling sehimgga mendapat informan sesuai yaitu ketua tim pengawasan kearsipan internal pada tahun 2023. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam melakukan pengawasan kearsipan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dimulai dengan pembentukan tim pengawasan yang akan menjadi pengawas serta melakukan audit dengan melakukan pengawasan terhadap penyelengaran kearsipan yang dilkukan setiap organisasi perangkat daerah dan terakhir melakukan pelaporan terhadap pengawasan yang sudah dilakukan.
Penggunaan Media Sosial sebagai Media Komunikasi Informasi di Perpustakaan
Luthfi Endi Zuniananta
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 10, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknologi informasi dan komunikasi saat ini berkembang sangat pesat dan memberikan kemajuan yang cukup besar bagi beberapa institusi, salah satunya adalah perpustakaan. Perpustakaan adalah lembaga yang memberikan informasi kepada publik, tetapi peran mereka saat ini sedikit bergeser karena pertimbangan internet yang memudahkan orang untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Media sosial saat ini adalah salah satu media komunikasi paling populer di masyarakat. Selain berkomunikasi, media sosial juga digunakan sebagai sarana mencari berbagai informasi. Media sosial menyajikan format komunikasi yang lebih interaktif dan memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi. Komunikasi adalah proses penyampaian informasi atau ide dari pengirim ke penerima melalui berbagai media. Perkembangan teknologi mempengaruhi kegiatan komunikasi informasi perpustakaan ke dalam bentuk virtual melalui platform media sosial.
Pengalaman Informasi Followers Autobase Twitter @ohmybeautybank dalam memenuhi kebutuhan informasi seputar kecantikan
Naeli Fauziyah;
Athanasia Octaviani Puspita Dewi
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas mengenai bagaimana pengalaman informasi followers autobase twitter @ohmybeautybank ketika memenuhi kebutuhan informasi kecantikan melalui autobase twitter @ohmybeautybank. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan observasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan thematic analysis. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa autobase twitter @ohmybeautybank memiliki peran dan manfaat bagi followersnya untuk memenuhi kebutuhan informasi kecantikan. Kebutuhan informasi kecantikan yang dimiliki oleh followers autobase twitter @ohmybeautybank merupakan kebutuhan informasi fisiologis, afektif, dan diekspresikan. Ketika memenuhi kebutuhan informasi kecantikan, followers autobase twitter @ohmybeautybank mengalami beberapa fenomena pengalaman informasi berupa merepresentasikan informasi kecantikan yang dimilikinya ke dalam autobase twitter @ohmybeautybank. Memahami bagaimana cara eksplorasi informasi pada autobase @ohmybeautybank agar kebutuhan informasinya dapat dipenuhi. Followers autobase twitter @ohmybeautybank mengirimkan menfess pada autobase @ohmybeautybank, ikut serta dalam forum diskusi pada kolom komentar yang terdapat dalam menfess autobase @ohmybeautybank, serta membaca informasi yang terdapat pada postingan dan komentar autobase @ohmybeautybank. Dampak positif yang dirasakan oleh followers autobase twitter @ohmybeautybank ketika menelusuri informasi kecantikan melalui autobase twitter @ohmybeautybank yaitu mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru mengenai informasi kecantikan serta menjadi mampu dalam mengambil keputusan untuk kebutuhan kecantikannya. Dampak negatif yang dirasakan yaitu adanya kelebihan informasi yang didapat ketika memenuhi kebutuhan informasi pada akun autobase @ohmybeautybank.