cover
Contact Name
Luthfi Kurniawan
Contact Email
admin@optimaluntuknegeri.com
Phone
+6285353751546
Journal Mail Official
admin@optimaluntuknegeri.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower LT. 5 Unif F, Jalan S. Parman, KAV / 22-24, Village / Sub-district Palmerah, Kec. Palmerah, City Adm. West Jakarta, DKI Jakarta Province.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Optimal Nursing Journal
ISSN : -     EISSN : 30629748     DOI : 10.67717
Core Subject :
Optimal Nursing Journal (ONJ) is a national open access journal with a primary focus on the field of healthcare, specifically in the field of nursing. Serving as a specialized platform for researchers and practitioners, ONJ facilitates the sharing of research findings, analysis, and in-depth theoretical reviews. Committed to academic rigor and a rigorous peer-review process, the journal strives to uphold the highest quality and contemporary relevance in nursing practice. Published biannually, in June and December, ONJ aims to make a significant contribution to the advancement of global nursing knowledge and practice. We invite you to join us in shaping the future of nursing through active participation in the ongoing dialog.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "volume 1 no 2 desember 2024" : 5 Documents clear
ANALISIS BIBLIOMETRIK PADA STUDI DEPRESI POSTPARTUM PADA AYAH: BASIS DATA PUBMED Mohammad Wavy Azkiya; Sri Wahyuningsih
Optimal Nursing Journal Volume 1 No 2 Desember 2024
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67717/740297

Abstract

Depresi postpartum pada ayah merupakan masalah kesehatan mental yang jarang dibahas, meskipun dampaknya signifikan terhadap kesejahteraan keluarga. Penelitian tentang topik ini masih terbatas dibandingkan dengan depresi postpartum pada ibu. Analisis bibliometrik ini bertujuan untuk memetakan tren, kolaborasi, dan perkembangan penelitian terkait depresi postpartum pada ayah menggunakan basis data PubMed. Sebanyak 202 publikasi dari tahun 1996 hingga 2024 dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi sejak tahun 2010, dengan puncaknya pada tahun 2022. Kontribusi terbesar berasal dari negara maju seperti Australia, Jerman, dan China. Deakin University dan Paul G. Ramchandani diidentifikasi sebagai institusi dan penulis dengan kontribusi terbanyak. Analisis kata kunci menyoroti fokus penelitian pada peran ayah, kesehatan mental perinatal, dan pentingnya deteksi dini depresi postpartum pada ayah. Meskipun jumlah publikasi meningkat, topik ini masih kurang dieksplorasi dibandingkan dengan depresi postpartum pada ibu, dengan kesenjangan pengetahuan terkait mekanisme penyebab dan intervensi yang efektif. Penelitian ini menekankan perlunya memperluas penelitian ke negara berkembang dan mendorong kolaborasi internasional untuk mengatasi kesenjangan tersebut. Penelitian lanjutan sebaiknya memprioritaskan studi lintas budaya, peran tenaga kesehatan dalam mendukung kesehatan mental ayah, serta pengembangan intervensi yang sensitif terhadap budaya.
ANALISA KARAKTERISTIK, GAYA HIDUP DAN FAKTOR AFEKTIF KELUARGA TERHADAP PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA RANTAU PAPUA DI KOTA MALANG Hilda Mazarina Devi; Ronasari Mahaji Putri
Optimal Nursing Journal Volume 1 No 2 Desember 2024
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67717/740298

Abstract

Perilaku merokok tembakau maupun vape atau e-ciggarette diketahui semakin meningkat pada kelompok mahasiswa. Hubungan antara orang tua dan mahasiswa merupakan salah satu faktor penting dalam membentuk perilaku anak yang lebih baik selain karakteristik maupun gaya hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisa faktor karakteristik, gaya hidup serta faktor afektif keluarga terhadap perilaku merokok pada mahasiswa Papua yang merantau dengan tujuan kuliah di Kota Malang. Desain penelitian korelasional cross-sectional dengan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Papua di Kota Malang 44 orang yang dipilih menggunakan accidental sampling. Variabel yang diukur antara lain karakteristik (lama merokok, usia awal merokok), gaya hidup (konsumsi kopi dan minuman keras), dan faktor afektif keluarga. Data diperoleh menggunakan kuesioner tertulis yang dianalisa menggunakan uji spearman-rho dengan batas nilai sig 0.05. Hasil analisa menunjukkan kebiasaan konsumsi kopi (p = 0.046 < 0.05), nilai keluarga (p = 0.034 < 0.05), pola interaksi keluarga (p = 0.034 < 0.05) dan fungsi afektif keluarga (p = 0.001 < 0.05) menjadi faktor yang berhubungan secara signifikn dengan perilaku merokok pada mahasiswa rantau. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan lebih luas pada sasaran kelompok resiko tinggi untuk memahami faktor perilaku merokok sehingga dapat diupayakan program yang tepat sasaran dalam bentuk promotif, preventif maupun rehabilitatif yang melibatkan peran keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan penduduk berusia muda di berbagai wilayah di Indonesia.
PENDEKATAN MULTIMODAL MANAJEMEN NYERI: RELAKSASI OTOT PROGRESIF, DUKUNGAN PSIKOLOGIS DAN ANALGESIK PADA PASIEN PASCAOPERASI ABDOMEN Sulastri Sulastri
Optimal Nursing Journal Volume 1 No 2 Desember 2024
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67717/740299

Abstract

Nyeri pascaoperasi abdomen merupakan masalah prioritas yang harus dikelola dengan baik. Tantangan pengelolaan nyeri pascaoperasi abdomen membutuhkan penilaian individu yang komprehensif, pendekatan dan protokol yang fleksibel, koordinasi tim yang efisien untuk memberikan perawatan yang optimal. Pendekatan konvensional seringkali kurang efektif dalam mengatasi rasa nyeri secara optimal. Pendekatan multimodal dalam pengelolaan nyeri adalah penggunaan berbagai metode atau teknik secara simultan untuk mengatasi nyeri secara  lebih efektif. Pendekatan multimodalmengombinasikan intervensi farmakologis dan non-farmakologis, menawarkan potensi untuk mengurangi nyeri lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan multimodal yang melibatkan relaksasi otot progresif, dukungan psikologis dan penggunaan analgesik dalam menurunkan nyeri pasien pascaoperasi abdomen. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental prates dan pascates dengan group kontrol. Responden sebanyak 60 pasien pascaoperasi abdomen dibagi menjadi dua kelompok, kelompok intervensi (n=30) yang menerima pendekatan multimodal dan kelompok kontrol (n=30) yang hanya menerima analgetik standar. Tingkat nyeri diukur menggunakan skala Visual Analog Scale (VAS) pada hari pertama dan kedua pascaoperasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired t-Test dan uji Pooled t-Test. Hasil uji Paired t-Test menunjukkan rata-rata rasa nyeri sebelum intervensi antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol berbeda tapi tidak bermakna (p=0,40), namun setelah intervensi menunjukkan berbeda secara bermakna pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol (p=0,03). Hasil uji Pooled t-test menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna penurunan rata-rata rasa nyeri antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol (p=0,000, α=0,05). Kesimpulan: Pendekatan multimodal yang menggabungkan relaksasi otot progresif, dukungan psikologis dan analgesik terbukti lebih efektif dalam menurunkan nyeri pascaoperasi abdomen dibandingkan dengan penggunaan analgesik saja. Rekomendasi: Perlu pengembangan protokol perawatan standar yang mencakup intervensi multimodal sebagai bagian dari manajemen nyeri pascaoperasi, khususnya operasi besar seperti operasi abdomen.
TERAPI RELAKSASI BENSON EFEKTIF TERHADAP PENURUNAN PRENATAL DISTRESS PADA IBU PEKERJA PABRIK DI KAWASAN KOTA INDUSTRI Ike Puspasari Ayu
Optimal Nursing Journal Volume 1 No 2 Desember 2024
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67717/740300

Abstract

Prenatal distress muncul karena ketidakmapuan ibu hamil beradaptasi, terutama ibu pekerja yang menghabiskan hampir separuh waktunya di pabrik. Bukan hanya perubahan fisik dan psikologis saja yang menjadi stressor, lingkungan kerja dan beban pekerjaan pun menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya prenatal distress. Perlu pengkajian holistik dan komprehensif sehingga prenatal distress dapat segera diintervensi. Salah satunya melalui terapi relaksasi Benson. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi efektivitas terapi relaksasi Benson terhadap prenatal distress. Desain penelitian berupa eksperimen semu dengan pendekatan pre dan post test pada 30 kelompok intervensi dan 30 kelompok kontrol. Variabel independen yang diteliti diantaranya terapi relaksasi Benson serta prenatal distress sebagai variabel dependennya. Instrumen yang digunakan diantaranya lembar observasi terapi relaksasi Benson dan Prenatal Distress Questionnaire (PDQ). Hasil penelitian menunjukan selisih prenatal distress sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol yaitu 5,22 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rerata selisih prenatal distress yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi sesudah diberikan terapi relaksasi Benson (p = 0,001). Perlunya edukasi ke pimpinan dan rekan kerja bahwa terapi relaksasi Benson efektif dilakukan di sela-sela jam kerja bagi ibu hamil sehingga dapat diberikan waktu dan tempat yang mendukung.
FAKTOR RISIKO INFEKSI KECACINGAN PADA ANAK PRA SEKOLAH DI KABUPATEN ENDE Khrispina Owa; Maria Salestina Sekunda; Martina Bedho
Optimal Nursing Journal Volume 1 No 2 Desember 2024
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67717/740301

Abstract

World Health Organization (WHO) memperkirakan lebih dari dua milyar orang dengan infeksi STH di dunia mengalami morbiditas berat, infeksi    ini menyebabkan  9 000 sampai 135 000 kematian per tahun, dimana anak usia pra sekolah yaitu usia 1 sampai 4 tahun sebagai salah satu bagian populasi dengan risiko tinggi morbiditas infeksi STH. Masih tingginya angka anak mengalami kecacingan di Indonesia dipengaruhi berbagai macam faktor penyebab diantaranya faktor perilaku hidup bersih dan sehat di rumah tangga yang masih buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk menganalisis faktor risiko infeksi kecacingan pada anak Pra Sekolah. Jenis penelitian mixed method. Populasi penelitian ibu anak pra sekolah di Desa Gheoghoma. Teknik sampling menggunakan total sampling, jumlah sampel 100, besar sampel sesuai rumus Slovin.Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara mendalam dan observasi. Hasil: dari 100 pot sampel, hanya 82 yang mengirimkan sampel tinja, dilakukan pemeriksaan ditemukan positif terinfeksi cacing 21 (26,4%),12 (57%) terinfeksi cacing A. Lumbricoides, T. Trichiura 5 (24%), dan 4 (19%) terinfeksi mix parasit A. Lumbricoides dan T. Trichiura. Hasil: uji chi square variabel pengetahuan ibu tentang kecacingan OR 1,96 (95% CI: 1,571- 2,421 p - value = 0,00 ( p<0,05),sikap/perilaku ibu tentang kecacingan OR 2,28 (95% CI: 1,571-18,420 p - value = 0,00) ( p<0,05), serta perilaku penggunaan jamban OR 5,23 (95% CI :1,516-18,038 p - value = 0,00) ( p<0,05)  Simpulan:Upaya mereduksi kecacingan dengan edukasi dan promosi kesehatan serta pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi kecacingan di masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5