cover
Contact Name
Lilik Istiqoriyah
Contact Email
lij@apps.uinjkt.ac.id
Phone
+6285719224838
Journal Mail Official
septian.nurhakim@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jl. Ir H. Juanda No.95, Ciputat, Kec. Ciputat Tim., Kota Tangerang Selatan, Banten 1541
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Library Insight Journal
ISSN : -     EISSN : 31248292     DOI : https://doi.org/10.15408/lij.v2i2.50665
Core Subject :
Library Insight Journal is a peer-reviewed academic journal established in 2024 and published by Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta. The journal serves as a platform for disseminating scholarly works, critical ideas, and research findings in library science, archival studies, and information management. All submitted manuscripts undergo a rigorous peer-review process by qualified reviewers from diverse academic and professional institutions. The journal is published biannually, in June and December, and accepts manuscripts in both Indonesian and English. Librarianship and Library Studies Islamic Librarianship Digital Humanities Librarianship Digital Libraries and Repositories Information and Digital Literacy Information Behaviour ICT in Library and Information Management Knowledge Management Librarians and Other Information Workers Bibliometrics and Infometrics Archives Management Museum and Related Fields of Study
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Manajemen Perpustakaan Sekolah dan  Tantangan Literasi Abad 21 Sistematic Review Rhoni Rodin; Sri Wahyuni Wahyuni; Maisonah; Zulkifli
Library Insights Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Library Insight Journal
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/lij.v2i1.50318

Abstract

Perpustakaan sekolah saat ini dihadapkan pada tantangan global abad ke-21 yang ditandai dengan perkembangan teknologi digital, tuntutan literasi informasi, serta kebutuhan penguatan keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif. Dalam konteks tersebut, manajemen perpustakaan sekolah memegang peran sentral dalam menyediakan layanan, koleksi, serta ruang belajar yang mampu menjawab kebutuhan literasi generasi digital. Artikel ini menggunakan pendekatan systematic review dengan menelaah 45 publikasi ilmiah internasional dan nasional yang terbit antara tahun 2015–2024. Data dikumpulkan melalui basis data Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan Garuda. Analisis dilakukan dengan teknik tematik, mencakup identifikasi tren manajemen perpustakaan sekolah, strategi literasi abad ke-21, serta relevansinya dengan kebijakan pendidikan global. Hasil telaah menunjukkan bahwa manajemen perpustakaan sekolah tidak hanya berfokus pada pengelolaan koleksi, tetapi juga menekankan pada transformasi digital, pengembangan learning commons, dan integrasi literasi digital. Studi-studi terkini menegaskan peran pustakawan sekolah sebagai fasilitator pembelajaran dan mitra guru dalam mendorong inquiry-based learning serta problem-based learning. Tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan infrastruktur, kesenjangan literasi digital antara sekolah kota dan desa, serta kebutuhan penguatan kompetensi profesional pustakawan. Namun, praktik baik dari berbagai negara menunjukkan bahwa inovasi layanan seperti makerspace, perpustakaan keliling berbasis teknologi, dan kolaborasi kurikulum mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan memperkuat budaya literasi. Systematic review ini menegaskan bahwa manajemen perpustakaan sekolah di abad ke-21 harus berorientasi pada transformasi digital, keadilan akses, dan penguatan literasi informasi. Diperlukan strategi kolaboratif antara pustakawan, guru, dan pemangku kebijakan untuk mewujudkan perpustakaan sekolah sebagai pusat literasi dan inovasi pembelajaran.
Pengelolaan Arsip Statis Kepresidenan di Indonesia Presidential Archives’ Management in Indonesia Octavia Syafarwati
Library Insights Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Library Insight Journal
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/lij.v2i2.50368

Abstract

Arsip kepresidenan merupakan rekaman kegiatan peristiwa dan kegiatan sebagai representasi dari pelaksanaan tugas dan fungsi dari Presiden dan Wakil Presiden dan kegiatan perseorangan. Arsip kepresidenan sangat krusial untuk diselamatkan dan dikelola informasinya karena memiliki nilai memori kolektif bangsa. Diversifikasi mengenai konsep arsip kepresidenan, berdampak besar kepada kebijakan-kebijakan pengelolaan arsip statiskepresidenan. Penelitian ini bertujuan untuk menelitia konsep-konsep dari arsip statis kepresidenan, dan strategi pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi mengenai penyelamatan dan pengelolaan arsip kepresidenan agar dapat menjadi inspirasi dan aspirasi bagi pengguna. Di samping itu, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong pembaca dalam pengelolaan arsip statis kepresidenan ataupun arsip statis para kepala daerah sehingga dapat menjadi inspirasi dan pembelajaran bagi generasi berikutnya.  
Pengaruh Fun Reading Activities terhadap Minat Baca Siswa di SDN Parung 4 Alfiani Syahidah Rohmah; Fahma Rianti
Library Insights Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Library Insight Journal
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/lij.v2i2.50371

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh program Fun Reading Activities (FRA) terhadap minat baca siswa di SDN Parung 4. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif asosiatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 6. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampling jenuh sebanyak 47 responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear sederhana. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil keseluruhan nilai rata-rata dari variabel fun reading activities memperoleh nilai sebesar 3.27 yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Pada variabel minat baca siswa, hasil nilai rata-rata sebesar 3.15 yang termasuk dalam kategori tinggi. Kemudian dari hasil analisis regresi linier sederhana diketahui bahwa terdapat pengaruh antara FRA terhadap minat baca siswa di SDN Parung 4 sebesar 67.7% dan mendapatkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05. Penelitian ini dapat menjadi masukan bagi SDN Parung untuk terus meningkatkan program FRA untuk meningkatkan minat baca siswa.
Dari Kepustakawanan Struktural ke Kultural: Mengubah Arah dan Paradigma Kepustakawanan Indonesia Agus Rifai
Library Insights Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Library Insight Journal
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/lij.v2i1.50454

Abstract

Abstrak Perubahan lanskap informasi akibat digitalisasi, kecerdasan buatan, dan dinamika masyarakat berbasis pengetahuan menuntut perpustakaan mereposisi perannya dari sekadar penyedia layanan administratif menuju institusi sosial yang lebih partisipatif. Artikel ini bertujuan menganalisis pergeseran paradigma kepustakawanan dari pendekatan struktural menuju pendekatan kultural dalam konteks perkembangan perpustakaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian konseptual melalui analisis literatur terhadap berbagai karya teoretis dalam bidang kepustakawanan dan ilmu sosial, khususnya pemikiran Lankes tentang new librarianship, teori strukturasi Giddens, analisis institusional Foucault, serta konsep third place dari Oldenburg. Analisis dilakukan melalui interpretasi konseptual dan sintesis teoretis untuk memahami hubungan antara struktur institusi perpustakaan dan praktik sosial pustakawan dalam memfasilitasi produksi pengetahuan di masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi pendekatan struktural yang berorientasi pada tata kelola administratif berpotensi membatasi peran perpustakaan dalam merespons kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Sebaliknya, paradigma kepustakawanan kultural menawarkan orientasi yang lebih relevan dengan menempatkan perpustakaan sebagai ruang publik yang mendorong dialog pengetahuan, partisipasi komunitas, dan penguatan literasi kritis. Artikel ini menyimpulkan bahwa masa depan kepustakawanan Indonesia bergantung pada kemampuan profesi pustakawan untuk menggeser orientasi kerja dari rutinitas teknis menuju peran kultural yang transformatif dalam membangun ekosistem pengetahuan yang inklusif.  
Promosi Layanan Rejang Corner: Analisis Upaya dan Kendala Pustakawan UPT Perpustakaan IAIN Curup Marleni Marleni; Mela Rosaliya; Yuyun Yumiarty
Library Insights Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Library Insight Journal
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/lij.v2i2.50665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis upaya dan kendala yang dihadapi oleh pustakawan dalam mempromosikan layanan Rejang Corner di UPT Perpustakaan IAIN Curup. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Bentuk dan sarana promosi yang sudah dilaksanakan pustakawan dalam upaya mempromosikan layanan Rejang Corner adalah promosi melalui iklan, kontak perorangan, dan penciptaan suasana. Bentuk dan sarana promosi yang belum dilaksanakan oleh pustakawan dalam upaya mempromosikan layanan Rejang Corner adalah promosi publikasi dan insentif. Kendala yang dihadapi pustakawan dalam mempromosikan layanan Rejang Corner di UPT Perpustakaan IAIN Curup yakni keterbatasan waktu dan sumber daya manusia karena pustakawan yang ditugaskan pada layanan corner hanya 1 pustakawan, sedangkan di layanan corner terdapat 4 layanan, yaitu Rejang Corner, BI Corner, Pojok Statistik, dan Terbitan Berseri. Kendala selanjutnya adalah keterbatasan anggaran, UPT Perpustakaan memiliki banyak layanan jadi dana yang tersedia harus dibagi secara ekfektif untuk berbagai layanan di UPT Perpustakaan IAIN Curup. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa upaya pustakawan dalam mempromosikan layanan Rejang Corner di UPT Perpustakaan IAIN Curup telah berjalan tetapi belum maksimal, sehingga perlu untuk ditingkatkan.

Page 3 of 3 | Total Record : 25