Articles
39 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 3 (2020)"
:
39 Documents
clear
ANALISIS TINGKAT KEKUATAN OTOT PERAS TANGAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN MASSEUR DAN MASSEUSE KONI JAWA TIMUR
WAHYU ARDIANSYAH, MOH;
ROEPAJADI, JOESOEF
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKMasase olahraga (sports massage) adalah kompleks manipulasi yang diterapkan dengan tangan pada tubuh olahragawan yang sehat dalam keadaan pasif dan relax, bertujuan meningkatkan kondisi tubuh dan membranous mempercepat proses pemulihan cedera ringan akibat latihan olahraga. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kekuatan otot peras tangan dan kekuatan otot lengan masseur dan masseuse KONI Jawa Timur serta mengklasifikasikan sesuai dengan cabang olahraga dalam persiapan PON (Pekan Olahraga Nasional) di Papua Tahun 2020. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah tenaga masase olahraga KONI Jawa Timur yang terjumlahkan 10 laki-laki dan 5 perempuan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode non eksperimen menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data dengan tes hand grip strength dynamometer dan push up. Berdasarkan hasil penelitian tentang kekuatan otot peras tangan dan kekuatan otot lengan masseur dan masseuse KONI Jawa Timur, maka dapat diperoleh hasil sebagai berikut: Analisis tingkat kekuatan otot peras tangan masseur KONI Jawa Timur menggunakan tes hand grip strength dynamometer, memiliki hasil nilai tertinggi sebesar 50.1 kg, hasil nilai terendah 34 kg dan memiliki rata-rata 42.02 kg yang dapat dikategorikan ?sedang?. Analisis tingkat kekuatan otot peras tangan masseuse KONI Jawa Timur menggunakan tes hand grip strength dynamometer, memiliki hasil nilai tertinggi sebesar 42.5 kg, hasil nilai terendah 21 kg dan memiliki rata-rata 31.06 kg dapat dikategorikan ?sedang?. Analisis tingkat kekuatan otot lengan masseur KONI Jawa Timur menggunakan tes push up selama 30 detik, memiliki hasil nilai tertinggi sebesar 41 kali, hasil nilai terendah 10 kali dan memiliki rata-rata 23.2 kali yang dapat dikategorikan ?kurang?. Analisis tingkat kekuatan otot lengan masseuse KONI Jawa Timur menggunakan tes push up selama 30 detik, memiliki hasil nilai tertinggi sebesar 25 kali, hasil nilai terendah 10 kali dan memiliki rata-rata 18 kali yang dapat dikategorikan ?sedang?. Dari data analisis diatas peneliti dapat memberikan masukan kepada KONI Jawa Timur tentang pengklasifikasian tenaga masseur dan masseuse ke dalam cabang olahraga yang sesuai dengan tingkat kekuatan otot peras tangan dan kekuatan otot lengan. Kata Kunci: Kekuatan Otot Peras Tangan, Kekuatan Otot Lengan, masseur dan masseuse KONI Jawa Timur
MINAT SISWI SMK NEGERI 1 JOMBANG DALAM MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER FUTSAL
GHOFUR, ABDUL;
WAHYUDI, HERI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Proses mempelajari olahraga futsal terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi, salah satunya minat. Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruhPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Minat Siswi SMK Negeri 1 Jombang Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Populasi dalam penelitian kali ini adalah Siswi SMK Negeri 1 Jombang kelas sepuluh dan kelas sebelas sejumlah 1.003 siswi yang kemudian diambil 10% dari keseluruhan maka didapati 100 siswi sebagai sampel penelitian. Teknis analisis data menggunakan rumus likert dengan perhitungan menggunakan rumus excel. Adapun perhitungan skor dan persentase menggunakan skala Likert dimana skala ini digunakan untuk mengatur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok tentang kejadian atau gejala sosial. Dengan demikian skala likert sangat cocok untuk penghitungan skor pada penelitian kali ini karena pada penelitian ini variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan. Hasil dari penelitian kali ini menunjukkan indikator (1) Motivasi memperoleh 68,64%, (2) Sikap terhadap ekstrakurikuler memperoleh 71,5%, (3) Keluarga memperoleh 64,8%, (4) Fasilitas di sekolah memperoleh 61,6%, (5) Teman pergaulan memperoleh 62,75%, (6) Faktor emosional memperoleh 61,28%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Minat Siswi SMK Negeri 1 Jombang Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal masuk dalam kategori tinggi , dengan perolehan persentase sebesar 65,096%. Kata kunci : Minat, Futsal, dan Ekstrakurikuler.
ANALISIS KONDISI FISIK TIM HOCKEY INDOOR PUTRI KABUPATEN SIDOARJO
METIKASARI, SEPTIA;
ROEPAJADI, JOESOEF
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Hoki indoor indoor putri Kabupaten Sidoarjo. Sementara tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mempelajari kondisi fisik tim hoki di dalam ruangan putri Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan tentang kondisi fisik yang memerlukan atlet yang diperlukan untuk memperoleh prestasi yang dibutuhkan oleh tim hoki fisik di dalam ruangan di Kabupaten Sidoarjo untuk mencari penelitian diharapkan masih kurang dan harus diperbaiki lagi agar bisa mencapai target atau prestasi yang diinginkan. Potensi yang ada di diri Anda dalam upaya meningkatkan prestasi yang tidak dapat ditawar-tawar lagi diartikan sebagai kondisi fisik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang berjenis kelamin perempuan. Penelitian ini menggunakan 3 parameter tes dan pengukuran untuk mengukur kondisi fisik. Tes cepat (lari cepat 30 meter), tes kelincahan (lari zig-zag), dan tes daya tahan Aerobik (uji multistage) yang dilakukan di lapangan SMP Santa Maria II Sidoarjo. Data yang diperoleh pada penelitian ini dapat dikumpulkan 75%, rata-rata masuk dalam kategori kurang dari 75%, itu semua dapat diketahui dari hasil tes fisik yang tidak menentukan kualitas yang sesuai dengan kategori kurang. tes kelincahan (lari zig-zag), dan tes daya tahan Aerobik (uji multistage) yang dilakukan di lapangan SMP Santa Maria II Sidoarjo. Data yang diperoleh pada penelitian ini dapat dikumpulkan 75%, rata-rata masuk dalam kategori kurang dari 75%, itu semua dapat diketahui dari hasil tes yang tidak menunjukkan kualitas yang sesuai dengan kategori kurang. tes kelincahan (lari zig-zag), dan tes daya tahan Aerobik (uji multistage) yang dilakukan di lapangan SMP Santa Maria II Sidoarjo. Data yang diperoleh pada penelitian ini dapat dikumpulkan 75%, rata-rata masuk dalam kategori kurang dari 75%, itu semua dapat diketahui dari hasil tes fisik yang tidak menentukan kualitas yang sesuai dengan kategori kurang.Kata Kunci: hoki, Kondisi fisik.
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI ANGGOTA UKM SEPAK BOLA UNESA
IKHSA MAHENDRA GUMILAR, BAKUH;
, PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AbstrakDalam suatu tim atau individu yang aktif dalam dunia olah raga prestasi tentunya selalu berorientasi terhadap sebuah kemenangan atau kesusksesan. Khususnya dalam olahraga beregu yang terdiri lebih dari dua orang pastinya sulit untuk menyamakan presepsi untuk menuju tujuan yang sama yaitu prestasi. Sepak bola khususnya dimana terdapat lebih dari 15 orang dalam satu tim dan di tuntut untuk satu tujuan yaitu pencapaian prestasi. Pada UKM sepak bola UNESA jadwal latihan dan program latihan tidak tentu. Jadwal latihan seminggu hanya satu kali dan ini sangat kurang untuk meningkatkan kohesivitas atau kekompakan. Karena salah satu faktor kekompakan adalah interaksi sosial yang tinggi. Dengan program latihan yang tidak periodesasi mengakibatkan setiap pemain lebih menonjolkan kemampuan bermain secara individu. Di lihat dari prestasi terakhir di event Piala Pancasila 2019 di UGM pada bulan November tim sepak bola UNESA hanya mampu meraih juara empat. Kekompakan di butuhkan untuk menciptakan atau mempengaruhi motivasi berprestasi. Adakah hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi, dan seberapa besar hubungan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dan besarnya hubungan antara Kohesivitas dengan Motivasi. Jenis penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pendekatan diskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunkan metode korelasional yaitu untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Instrument penelitian menggunakan angket hasil adopsi dari peneliti sebelumnya yang sudah teruji reliabilitas dan validitas. Populasi merupakan anggota UKM sepak bola UNESA berjenis kelamin laki-laki yang masih aktif kuliah berjumlah 100 anak. Sampel yang digunakan merupakan anggota UKM yang tergabung dalam tim pada event Piala Pancasila 2019 di UGM yang berjumlah 25 anak. Angket akan diisi masing masing sampel sesuai dengan keadaan. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan pada saat latihan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi pada anggota UKM sepak bola UNESA. Hal ini di tunjukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,605 atau sama artinya dengan korelasi kuat. Besarnya hubungan Kohesivitas dengan motivasi berprestasi sebesar 36,60%. Ini menyatakan bahwa semakin besar kohesivitas maka semakin tinggi motivasi berprestasi sehingga menimbulkan performance dalam setiap pertandingan semakin bagus. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Sedangkan besarnya hubungan sebesar 36,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: kohesivitas, signifikansi, reliabilitas, validitas Abstract In a team or individual who is active in the world of sports achievement, of course is always oriented towards a victory or success. Especially in team sports consisting of more than two people, it is certainly difficult to equalize perception towards the same goal, namely achievement. Football in particular where there are more than 15 people in a team and are required for one goal, namely achievement. At UNESA Soccer UKM the training schedule and training program are not certain. The practice schedule is only once a week and this is very lacking to increase cohesiveness or cohesiveness. Because one factor of cohesiveness is high social interaction. With a training program that does not periodically result in each player better emphasizing the ability to play individually. Judging from the recent achievements at the 2019 Pancasila Cup event at UGM in November the UNESA soccer team was only able to win fourth place. Cohesiveness is needed to create or influence achievement motivation. Is there a relationship between cohesiveness and achievement motivation, and how big is the relationship. The aim is to find out the relationship and the magnitude of the relationship between cohesiveness and motivation. This type of research is quantitative analysis with quantitative descriptive approach. The study design uses the correlational method to find out the relationship between cohesiveness and achievement motivation. The research instrument used a questionnaire that was adopted from previous researchers who had tested the reliability and validity. The population is a member of UNESA soccer SMEs who are still active in college totaling 100 children. The sample used is a member of SMEs who joined the team at the 2019 Pancasila Cup event at UGM, amounting to 25 children. Questionnaire will be filled in each sample according to circumstances. This research was carried out in the football field of Surabaya State University Lidah Wetan during training. The results of the study revealed that there is a relationship between cohesiveness and achievement motivation in UNESA soccer UKM members. This is indicated by the correlation coefficient of 0.605 or the same meaning with a strong correlation. The magnitude of the relationship between cohesiveness and achievement motivation is 36.60%. It states that the greater the cohesiveness, the higher the achievement motivation so that the performance in each game will be better. Thus there is a significant relationship between cohesiveness and achievement motivation. While the magnitude of the relationship of 36.60% the rest is influenced by other factors. Keywords: cohesiveness, significance, reliability, validity
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI ANGGOTA UKM SEPAK BOLA UNESA
IKHSA MAHENDRA GUMILAR, BAKUH;
, PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AbstrakDalam suatu tim atau individu yang aktif dalam dunia olah raga prestasi tentunya selalu berorientasi terhadap sebuah kemenangan atau kesusksesan. Khususnya dalam olahraga beregu yang terdiri lebih dari dua orang pastinya sulit untuk menyamakan presepsi untuk menuju tujuan yang sama yaitu prestasi. Sepak bola khususnya dimana terdapat lebih dari 15 orang dalam satu tim dan di tuntut untuk satu tujuan yaitu pencapaian prestasi. Pada UKM sepak bola UNESA jadwal latihan dan program latihan tidak tentu. Jadwal latihan seminggu hanya satu kali dan ini sangat kurang untuk meningkatkan kohesivitas atau kekompakan. Karena salah satu faktor kekompakan adalah interaksi sosial yang tinggi. Dengan program latihan yang tidak periodesasi mengakibatkan setiap pemain lebih menonjolkan kemampuan bermain secara individu. Di lihat dari prestasi terakhir di event Piala Pancasila 2019 di UGM pada bulan November tim sepak bola UNESA hanya mampu meraih juara empat. Kekompakan di butuhkan untuk menciptakan atau mempengaruhi motivasi berprestasi. Adakah hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi, dan seberapa besar hubungan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dan besarnya hubungan antara Kohesivitas dengan Motivasi. Jenis penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pendekatan diskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunkan metode korelasional yaitu untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Instrument penelitian menggunakan angket hasil adopsi dari peneliti sebelumnya yang sudah teruji reliabilitas dan validitas. Populasi merupakan anggota UKM sepak bola UNESA berjenis kelamin laki-laki yang masih aktif kuliah berjumlah 100 anak. Sampel yang digunakan merupakan anggota UKM yang tergabung dalam tim pada event Piala Pancasila 2019 di UGM yang berjumlah 25 anak. Angket akan diisi masing masing sampel sesuai dengan keadaan. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan pada saat latihan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi pada anggota UKM sepak bola UNESA. Hal ini di tunjukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,605 atau sama artinya dengan korelasi kuat. Besarnya hubungan Kohesivitas dengan motivasi berprestasi sebesar 36,60%. Ini menyatakan bahwa semakin besar kohesivitas maka semakin tinggi motivasi berprestasi sehingga menimbulkan performance dalam setiap pertandingan semakin bagus. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Sedangkan besarnya hubungan sebesar 36,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: kohesivitas, signifikansi, reliabilitas, validitas Abstract In a team or individual who is active in the world of sports achievement, of course is always oriented towards a victory or success. Especially in team sports consisting of more than two people, it is certainly difficult to equalize perception towards the same goal, namely achievement. Football in particular where there are more than 15 people in a team and are required for one goal, namely achievement. At UNESA Soccer UKM the training schedule and training program are not certain. The practice schedule is only once a week and this is very lacking to increase cohesiveness or cohesiveness. Because one factor of cohesiveness is high social interaction. With a training program that does not periodically result in each player better emphasizing the ability to play individually. Judging from the recent achievements at the 2019 Pancasila Cup event at UGM in November the UNESA soccer team was only able to win fourth place. Cohesiveness is needed to create or influence achievement motivation. Is there a relationship between cohesiveness and achievement motivation, and how big is the relationship. The aim is to find out the relationship and the magnitude of the relationship between cohesiveness and motivation. This type of research is quantitative analysis with quantitative descriptive approach. The study design uses the correlational method to find out the relationship between cohesiveness and achievement motivation. The research instrument used a questionnaire that was adopted from previous researchers who had tested the reliability and validity. The population is a member of UNESA soccer SMEs who are still active in college totaling 100 children. The sample used is a member of SMEs who joined the team at the 2019 Pancasila Cup event at UGM, amounting to 25 children. Questionnaire will be filled in each sample according to circumstances. This research was carried out in the football field of Surabaya State University Lidah Wetan during training. The results of the study revealed that there is a relationship between cohesiveness and achievement motivation in UNESA soccer UKM members. This is indicated by the correlation coefficient of 0.605 or the same meaning with a strong correlation. The magnitude of the relationship between cohesiveness and achievement motivation is 36.60%. It states that the greater the cohesiveness, the higher the achievement motivation so that the performance in each game will be better. Thus there is a significant relationship between cohesiveness and achievement motivation. While the magnitude of the relationship of 36.60% the rest is influenced by other factors. Keywords: cohesiveness, significance, reliability, validity
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI ANGGOTA UKM SEPAK BOLA UNESA
IKHSA MAHENDRA GUMILAR, BAKUH;
, PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AbstrakDalam suatu tim atau individu yang aktif dalam dunia olah raga prestasi tentunya selalu berorientasi terhadap sebuah kemenangan atau kesusksesan. Khususnya dalam olahraga beregu yang terdiri lebih dari dua orang pastinya sulit untuk menyamakan presepsi untuk menuju tujuan yang sama yaitu prestasi. Sepak bola khususnya dimana terdapat lebih dari 15 orang dalam satu tim dan di tuntut untuk satu tujuan yaitu pencapaian prestasi. Pada UKM sepak bola UNESA jadwal latihan dan program latihan tidak tentu. Jadwal latihan seminggu hanya satu kali dan ini sangat kurang untuk meningkatkan kohesivitas atau kekompakan. Karena salah satu faktor kekompakan adalah interaksi sosial yang tinggi. Dengan program latihan yang tidak periodesasi mengakibatkan setiap pemain lebih menonjolkan kemampuan bermain secara individu. Di lihat dari prestasi terakhir di event Piala Pancasila 2019 di UGM pada bulan November tim sepak bola UNESA hanya mampu meraih juara empat. Kekompakan di butuhkan untuk menciptakan atau mempengaruhi motivasi berprestasi. Adakah hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi, dan seberapa besar hubungan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dan besarnya hubungan antara Kohesivitas dengan Motivasi. Jenis penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pendekatan diskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunkan metode korelasional yaitu untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Instrument penelitian menggunakan angket hasil adopsi dari peneliti sebelumnya yang sudah teruji reliabilitas dan validitas. Populasi merupakan anggota UKM sepak bola UNESA berjenis kelamin laki-laki yang masih aktif kuliah berjumlah 100 anak. Sampel yang digunakan merupakan anggota UKM yang tergabung dalam tim pada event Piala Pancasila 2019 di UGM yang berjumlah 25 anak. Angket akan diisi masing masing sampel sesuai dengan keadaan. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan pada saat latihan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ada hubungan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi pada anggota UKM sepak bola UNESA. Hal ini di tunjukan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,605 atau sama artinya dengan korelasi kuat. Besarnya hubungan Kohesivitas dengan motivasi berprestasi sebesar 36,60%. Ini menyatakan bahwa semakin besar kohesivitas maka semakin tinggi motivasi berprestasi sehingga menimbulkan performance dalam setiap pertandingan semakin bagus. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kohesivitas dengan motivasi berprestasi. Sedangkan besarnya hubungan sebesar 36,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: kohesivitas, signifikansi, reliabilitas, validitas Abstract In a team or individual who is active in the world of sports achievement, of course is always oriented towards a victory or success. Especially in team sports consisting of more than two people, it is certainly difficult to equalize perception towards the same goal, namely achievement. Football in particular where there are more than 15 people in a team and are required for one goal, namely achievement. At UNESA Soccer UKM the training schedule and training program are not certain. The practice schedule is only once a week and this is very lacking to increase cohesiveness or cohesiveness. Because one factor of cohesiveness is high social interaction. With a training program that does not periodically result in each player better emphasizing the ability to play individually. Judging from the recent achievements at the 2019 Pancasila Cup event at UGM in November the UNESA soccer team was only able to win fourth place. Cohesiveness is needed to create or influence achievement motivation. Is there a relationship between cohesiveness and achievement motivation, and how big is the relationship. The aim is to find out the relationship and the magnitude of the relationship between cohesiveness and motivation. This type of research is quantitative analysis with quantitative descriptive approach. The study design uses the correlational method to find out the relationship between cohesiveness and achievement motivation. The research instrument used a questionnaire that was adopted from previous researchers who had tested the reliability and validity. The population is a member of UNESA soccer SMEs who are still active in college totaling 100 children. The sample used is a member of SMEs who joined the team at the 2019 Pancasila Cup event at UGM, amounting to 25 children. Questionnaire will be filled in each sample according to circumstances. This research was carried out in the football field of Surabaya State University Lidah Wetan during training. The results of the study revealed that there is a relationship between cohesiveness and achievement motivation in UNESA soccer UKM members. This is indicated by the correlation coefficient of 0.605 or the same meaning with a strong correlation. The magnitude of the relationship between cohesiveness and achievement motivation is 36.60%. It states that the greater the cohesiveness, the higher the achievement motivation so that the performance in each game will be better. Thus there is a significant relationship between cohesiveness and achievement motivation. While the magnitude of the relationship of 36.60% the rest is influenced by other factors. Keywords: cohesiveness, significance, reliability, validity
MINAT SISWI SMK NEGERI 1 JOMBANG DALAM MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER FUTSAL
GHOFUR, ABDUL;
WAHYUDI, HERI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Proses mempelajari olahraga futsal terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi, salah satunya minat. Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruhPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Minat Siswi SMK Negeri 1 Jombang Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Populasi dalam penelitian kali ini adalah Siswi SMK Negeri 1 Jombang kelas sepuluh dan kelas sebelas sejumlah 1.003 siswi yang kemudian diambil 10% dari keseluruhan maka didapati 100 siswi sebagai sampel penelitian. Teknis analisis data menggunakan rumus likert dengan perhitungan menggunakan rumus excel. Adapun perhitungan skor dan persentase menggunakan skala Likert dimana skala ini digunakan untuk mengatur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok tentang kejadian atau gejala sosial. Dengan demikian skala likert sangat cocok untuk penghitungan skor pada penelitian kali ini karena pada penelitian ini variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan. Hasil dari penelitian kali ini menunjukkan indikator (1) Motivasi memperoleh 68,64%, (2) Sikap terhadap ekstrakurikuler memperoleh 71,5%, (3) Keluarga memperoleh 64,8%, (4) Fasilitas di sekolah memperoleh 61,6%, (5) Teman pergaulan memperoleh 62,75%, (6) Faktor emosional memperoleh 61,28%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Minat Siswi SMK Negeri 1 Jombang Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal masuk dalam kategori tinggi , dengan perolehan persentase sebesar 65,096%. Kata kunci : Minat, Futsal, dan Ekstrakurikuler.
ANALISIS KEBUGARAN JASMANI DAN STATUS GIZI SISWA SEKOLAH DASAR FULL DAY SCHOOL
RIZAL AFANDI, NUR;
YULIASTRID, DITA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Full Day School merupakan metode pembelajaran dalam kelas yang dilaksanakan sehari penuh selama 5 hari dalam seminggu, sehingga perlu diperhatikan terkait kebugaran jasmani dan status gizi.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, dan menganalis program sekolah Full Day School di SD IT AT-TAQWA Surabaya yang memiliki fokus penelitian pada Tingkat Kebugaran Jasmani dan Status Gizi.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pendahuluan untuk mengetahui kondisi lapangan yang akan melakukan beberapa macam Tes Kebugaran Jasmani Indonesia dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada setiap instrumen yang digunakan dan juga mengukur status gizi. Berdasarkan hasil dari analisis data penelitian mengenai kebugaran jasmani dan status gizi Full Day School terhadap SD IT AT-TAQWA Surabaya dapat disimpulkan sebagai berikut Tingkat kebugaran jasmani siswa sekolah dasar Full Day School kelas V SD IT AT-TAQWA Surabaya dengan sampel sebanyak 25 siswa yang teridiri 15 laki-laki dan 10 perempuan sebagian besar adalah sedang dengan jumlah 18 siswa dengan prosentase 72%, Kurang dengan jumlah 4 siswa dengan prosentase 16%, dan Baik dengan jumlah 3 siswa dengan prosentase 12%. Status Gizi siswa sekolah dasar Full Day School kelas V SD IT AT-TAQWA Surabaya sebagian besar adalah Normal jumlah 14 siswa dengan prosentase 56%, Gemuk jumlah 9 siswa dengan prosentase 36%, dan Obesitas jumlah 2 siswa dengan prosentase 8%. Kata Kunci: Full Day School, Kebugaran Jasmani, Status Gizi, SD
IDENTIFIKASI BAKAT OLAHRAGA BOLABASKET DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPORT SEARCH
PUJI ARIYANA, ERNA;
FITHRONI, HIJRIN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui peserta ekstrakurikuler yang berbakat dalam cabang olahraga bolabasket di SMP Negeri 53 Surabaya. Identifikasi bakat adalah suatu proses untuk menjustifikasi, melihat dan mencari bakat yang dimiliki peserta untuk dapat dikembangkan dan dapat meraih prestasi yang diinginkan. Dengan menggunakan teknologi yakni metode sport search yang dapat mengetahui bakat yang dimiliki peserta ekstrakurikuler di SMP Negeri 53 Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dengan sampel peserta ekstrakurikuler bolabasket KU 11-15 tahun yang berjumlah 30 peserta putra dan putri. Instrumen yang digunakan adalah menggunakan metode sport search dengan 10 macam tes didalamnya. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presntase. Hasil: Dari hasil penelitian identifikasi bakat menggunakan metode sport search di SMP Negeri 53 Surabaya pada ekstrakurikuler bolabasket dengan jumlah 30 peserta putra dan putri diperoleh hasil 0% atau tidak ada peserta dengan kategori sangat potensial, 6,66% atau 2 peserta dengan kategori potensial, 16,66% atau 5 peserta dengan kategori cukup potensial, 26,66% atau 8 peserta dengan kategori kurang potensil, dan 50% atau 15 peserta dengan kategori kurang potensial. Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa banyak peserta yang tidak potensial di ekstrakurikuler bolabasket SMPN 53 Surabaya, dikarenakan kurangnya memenuhi standart tes yang telah disediakan dalam norma penilaian tes sport search. Kata kunci: sport search, ekstrakurikuler, SMP Negeri 53 Surabaya
ANALISIS PEMBINAAN CABANNG OLAHRAGA BOLAVOLI U-16 DI KLUB KUSUMA BHIRAWA KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2019
TRI HARTANTO, AGUS;
SUDIJANDOKO, ANDUN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Dalam latar belakang penelitian ini merupakan bolavoli sebagai permainan beregu yang masing-masing regu berisikan enam pemain dan di batasi oleh sebuah net. Pembinaan cabang olahraga bolavoli sangatlah penting dilakukan karena dapat mempengaruhi perkembangan atlet bolavoli untuk masa yang akan datang. Pembinaan cabang olahraga bolavoli seorang atlet tidak akan bisa terlaksana secara instan (langsung), melainkan terlibatnya sebuah proses dan tahapan untuk kedepannya dalam kurun waktu tertentu. Pembinaan pada atlet dalam dunia olahraga hingga mendapat prestasi dalam puncak kemampuan akan ada kaitannya dengan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan program latihan yang telah dilakukan selama ini. Rumusan masalah pada penelitian adalah bagaimana pembinaan cabag olahraga bolavoli u-16 di klub Kusuma Bhirawa Kabupaten Ponorogo tahun 2019 da memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana hasil pembinaan cabag olahraga bolavoli di Klub Kusuma Bhirawa tersebut. Penelitian termasuk kedalam penelitia yang bersifat deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup yang diharapkan mendapatkan hasil yang optimal untuk pembinaan cabang olahraga bolavoli dan dalam mengamati perkembangan dalam pembinaan. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan tentang sarana prasarana, program latihan dan sumber daya manusia yang ada di klub Kusuma Bhirawa Kabupaten Ponorogo sudah sangat baik sehingga dapat dijadikan sebagai alat umtuk mendukung para atlet untuk berkompetisi da berprestasi di tingkat Kabupaten, Karisidenan maupun tingkat Provinsi. Kata kunci : pembinaan,bolavoli, Kusuma Bhirawa Kabupaten Ponorogo..