cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2020)" : 36 Documents clear
PERBANDINGAN HASIL JADI EFEK LUKA MATA DENGAN MENGGUNAKAN LATEKS CAIR DAN LEM BULU MATA PADA TATA RIAS KARAKTER HANTU ARIVA PUTRI, DILA; KECVARA PRITASARI, OCTAVERINA
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata rias karakter adalah tata rias yang merubah karakter wajah seseorang menjadi karakter wajah tertentu yang dibutuhkan untuk keperluan sebuah pementasan atau film, mendukung karakter tokoh yang akan diperankan dalam sandiwara, seni peran, halloween make up, dan sejenisnya. Perias pada umumnya menggunakan lateks cair untuk membuat efek khusus (karakter) karena sifatnya yang lentur, mudah dibentuk, elastis, melekat dan praktis. Lem bulu mata juga memiliki sifat lentur, elastis, dan melekat, maka kosmetik ini dapat digunakan dalam pembuatan efek khusus tata rias karakter. Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui hasil jadi rias karakter hantu efek luka mata menggunakan bahan lateks cair. 2) Mengetahui hasil jadi rias karakter hantu efek luka mata menggunakan bahan lem bulu mata. 3) Mengetahui perbandingan hasil jadi efek luka mata rias karakter hantu antara menggunakan bahan lateks cair dan lem bulu mata. 4) Mengetahui respon panelis terhadap hasil tata rias karakter hantu efek luka mata antara penggunaan bahan lateks cair dan lem bulu mata. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan angket dengan jumlah observer sebanyak 30 orang. Penelitian ini menggunakan analisis data uji statistik independent sample t test dengan bantuan SPSS 21.0. Penelitian ini mendapatkan hasil sebagai berikut : 1) Hasil efek luka mata melalui penggunaan lateks cair dengan rincian aspek proses pengaplikasian 3,2, kesesuaian hasil dengan objek asli 3,23, daya tahan 3,3, efisiensi waktu 3,33, tingkat kesukaan observer 3,2. 2) Hasil jadi efek luka mata menggunakan lem bulu mata dengan rincian aspek proses pengaplikasian 3,43, kesesuaian dengan objek asli 3,57, daya tahan 3,6, efisiensi waktu 3,37, tingkat kesukaan observer 3,7. 3) Perbandingan hasil dari efek luka melalui penggunaan lateks cair dan lem bulu mata sebanyak 5 aspek pada lateks cair tergolong dalam kategori baik dengan keseluruhan nilai rata-rata 3,25 dan pada lem bulu mata tergolong dalam kategori sangat baik dengan keseluruhan nilai rata-rata 3,53. 4) Respon panelis terhadap penggunaan kosmetik lateks cair dan lem bulu mata pada 7 aspek (bentuk, warna, elastisitas, tekstur, daya tahan, kelenturan dan daya rekat). Presentase hasil setuju dengan penggunaan lateks cair secara keseluruhan mendapat nilai 75% sehingga termasuk dalam kategori baik. Sedangkan hasil setuju dengan penggunaan lem bulu mata secara keseluruhan mendapat nilai 85% sehingga termasuk dalam kategori sangat baik. Kata kunci: Tata rias karakter, lateks cair, lem bulu mata, efek luka
PERBANDINGAN HASIL JADI EFEK LUKA MATA DENGAN MENGGUNAKAN LATEKS CAIR DAN LEM BULU MATA PADA TATA RIAS KARAKTER HANTU ARIVA PUTRI, DILA; KECVARA PRITASARI, OCTAVERINA
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata rias karakter adalah tata rias yang merubah karakter wajah seseorang menjadi karakter wajah tertentu yang dibutuhkan untuk keperluan sebuah pementasan atau film, mendukung karakter tokoh yang akan diperankan dalam sandiwara, seni peran, halloween make up, dan sejenisnya. Perias pada umumnya menggunakan lateks cair untuk membuat efek khusus (karakter) karena sifatnya yang lentur, mudah dibentuk, elastis, melekat dan praktis. Lem bulu mata juga memiliki sifat lentur, elastis, dan melekat, maka kosmetik ini dapat digunakan dalam pembuatan efek khusus tata rias karakter. Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui hasil jadi rias karakter hantu efek luka mata menggunakan bahan lateks cair. 2) Mengetahui hasil jadi rias karakter hantu efek luka mata menggunakan bahan lem bulu mata. 3) Mengetahui perbandingan hasil jadi efek luka mata rias karakter hantu antara menggunakan bahan lateks cair dan lem bulu mata. 4) Mengetahui respon panelis terhadap hasil tata rias karakter hantu efek luka mata antara penggunaan bahan lateks cair dan lem bulu mata. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan angket dengan jumlah observer sebanyak 30 orang. Penelitian ini menggunakan analisis data uji statistik independent sample t test dengan bantuan SPSS 21.0. Penelitian ini mendapatkan hasil sebagai berikut : 1) Hasil efek luka mata melalui penggunaan lateks cair dengan rincian aspek proses pengaplikasian 3,2, kesesuaian hasil dengan objek asli 3,23, daya tahan 3,3, efisiensi waktu 3,33, tingkat kesukaan observer 3,2. 2) Hasil jadi efek luka mata menggunakan lem bulu mata dengan rincian aspek proses pengaplikasian 3,43, kesesuaian dengan objek asli 3,57, daya tahan 3,6, efisiensi waktu 3,37, tingkat kesukaan observer 3,7. 3) Perbandingan hasil dari efek luka melalui penggunaan lateks cair dan lem bulu mata sebanyak 5 aspek pada lateks cair tergolong dalam kategori baik dengan keseluruhan nilai rata-rata 3,25 dan pada lem bulu mata tergolong dalam kategori sangat baik dengan keseluruhan nilai rata-rata 3,53. 4) Respon panelis terhadap penggunaan kosmetik lateks cair dan lem bulu mata pada 7 aspek (bentuk, warna, elastisitas, tekstur, daya tahan, kelenturan dan daya rekat). Presentase hasil setuju dengan penggunaan lateks cair secara keseluruhan mendapat nilai 75% sehingga termasuk dalam kategori baik. Sedangkan hasil setuju dengan penggunaan lem bulu mata secara keseluruhan mendapat nilai 85% sehingga termasuk dalam kategori sangat baik. Kata kunci: Tata rias karakter, lateks cair, lem bulu mata, efek luka
KAJIAN BENTUK DAN MAKNA TATA RIAS TARI BEDHAYA BEDHAH MADIUN DI PURA MANGKUNEGARAN SURAKARTA DWI AGUSTIN, NANA; LUTFIATI, DEWI
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bentuk dan makna tata rias meliputi tata rias wajah dan penataan rambut (2) bentuk dan makna busana (3) bentuk dan makna aksesoris tari bedhaya bedhah Madiun. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian tata rias tari bedhaya bedhah Madiun adalah: (1) bedak warna kulit sawo matang, eyeshadow berwarna merah bermakna keberanian, biru melambangkan seseorang yang berwatak luas dan memiliki sifat pemberi maaf, dan kuning gading memiliki makna kemuliaan dan kemakmuran. Eyeliner berwarna hitam, alis nanggal sepisan berwarna hitam, blush on perpaduan warna merah dan orange, hidung mancung shading berwarna coklat, bibir ideal berwarna merah, laler menclok berbentuk segitiga dengan titik pada bagian bawah berwarna hitam. Penataan rambut menggunakan kantong gelung. Makna tata rias menonjolkan karakter putri luruh di medan peperangan. Kantong gelung digunakan untuk menghasilkan kesan rambut penari memiliki bentuk penataan yang sama dan rapi.(2) busana meliputi: rompi tanpa lengan warna biru melambangkan seorang prajurit wanita diadaptasi dari busana wayang orang, sampur cinde berwarna merah melambangkan kasepuhan (yang dianggap tua) mencerminkan sifat sabar, tidak terburu nafsu. Jarik motif parang kusumo seling lasem warna coklat bermakna kekayaan.(3) aksesoris meliputi: jamang Cirebon bentuk cringih melambangkan karakter prajurit, garuda mungkur bermakna sebagai sesuatu yang sakral. Cunduk jungkat, sumping, suweng, klat bahu, gelang, bross dan sabuk pending sebagai pelengkap penampilan. Kalung penanggalan berbentuk bulan sabit bermakna seseorang yang berwatak bulan, mampu memberikan sinar kebahagiaan, ketentraman, dan damai. Cundrik yang bermakna sebagai pusaka kyai gumarang milik Retno Dumilah. Kata Kunci: Tata Rias, Retno Dumilah, Bedhaya Bedhah Madiun, Pusaka Kyai Gumarang. Abstract This research is to know (1) the shape and meaning of makaeup include face makeup and hairdo. (2) shape and meaning of fashion (3) shape and meaning of accessories bedhaya bedhah Madiun. The research method uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques are interviews, observations, and documentation. The result of the makeup research bedhaya bedhah Madiun is: (1) The powder color is saw ripe skin colour, red eyeshadow means courage, blue symbolizes a person who is wide disposition and has a forgiving nature, and yellow ivory has meaning glory and prosperity. Black eyeliner, nanggal sepisan eyebrows black color, blush on the blend of red and orange colors, nose angular a brown shading, the ideal lip is red, a triangular-shaped laler menclok with dots on the bottom is black. Hairdouses a tramp bag. The meaning of makeup brings out the character of the princess in battle field. The tramp bag used to produce the impression of a dancers hair has the same and neat arrangement. (2) clothing includes: The blue sleeveless vest symbolize a woman soldier adapted from the fashion of wayang wong, red sampur cinde is symbolize the kasepuhan (which is considered old) reflects the nature of patience, not lust. Jarik parang kusumo seling lasem of brown color means wealth. (3) Accessories include: jamang Cirebon form of cringih used to symbolize the character of soldiers with a strict line shape. Garuda mungkur with tongues stretched red color means as something sacred. Cunduk jungkat, sumping, suweng, shoulder clings, bracelets, bross and the pending belts give meaning as a complement to appearance. A crescent-shaped penanggalan necklace means one who is a moon-disposition, is able to provide ray of happiness, tenderness, and peace. The weapons used is a meaningful cundrik as an inheritance of the Kyai Gumarang owned Retno Dumilah. Keywords: Cosmetology, Retno Dumilah, Bedhaya Bedhah Madiun, Kyai Gumarang weapon.
PENGARUH LIMA DIMENSI KEPUASAN KONSUMEN PADA JASA PERAWATAN RAMBUT DI SALIHA SALON & SPA MUSLIMAH SURABAYA Rana Wangsi, Ratna; KHARNOLIS, MEIN
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSaliha Salon & Spa Muslimah Surabaya adalah salon kecantikan yang menawarkan jasa kecantikan seperti salon pada umumnya. Salon ini didirikan pada bulan November 2018. Meskipun tergolong salon kecantikan yang baru namun konsumennya bertambah setiap bulannya terutaama pada jasa perawatan rambut. Kepuasan konsumen erat kaitannya dengan kualitas pelayanan. Bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati adalah lima dimensi dari kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing dimensi kualitas pelayanan terhadap kepuaan konsumen baik secara parsial maupun secara simultan. Subyek penelitian ini adalah 100. Jenis penelitian menggunakan teori analitik korelasional. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan kuesioner. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Analisis data penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda dan uji TCR. Hasil penelitian menunjukkan kelima dimensi baik secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen pada jasa perawatan rambut di Saliha Salon & Spa Muslimah Surabaya. Dan hasil analisis data penelitian menunjukkan dimensi bukti fisik hasil uji t = 2,401 dan hasil uji TCR = 86,8% dengan kategori baik. Dimensi kehandalan hasil uji t = 2,129 dan hasil uji TCR = 88,4% dengan kategori baik. Dimensi daya tanggap hasil uji t = 2,177 dan hasil uji TCR = 88,2% dengan kategori baik. Dimensi jaminan hasil uji t = 2,148 dan hasil uji TCR = 87,6% dengan kategori baik. Dimensi empati hasil uji t = 2,122 dan hasil uji TCR = 87,9% dengan kategori baik. Kelima dimensi secara simultan hasil uji F = 9,205 dan hasil uji R2 = 0,329 atau 32,9%. Kata Kunci : lima dimensi, kualitas pelayaan, kepuasan konsumen
MANAJEMEN PERENCANAAN USAHA PADA PELAYANAN DI PUTRY WEDDING ORGANIZER AULIA BESTARI, CINDY; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wedding Organizer (WO) pada abad ini mengalami perkembangan yang cukup pesat dan diminati para pelaku usaha karena memiliki peluang yang cukup menjanjikan termasuk di kota-kota besar seperti Surabaya. Putry Wedding merupakan sebuah usaha jasa yang bergerak di bidang tata rias, persewaan busana, dan pembuatan busana gaun pengantin. Hingga saat ini Putry Wedding Organizer dapat menerima 15-27 client rias pengantin dalam satu bulan. Tujuan penelitian untuk mengetahui manajemen perencanaan usaha dengan menggunakan pisau analisis konseptual Fungsi Manajemen yang dikemukakan oleh Terry (2010:9). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diketahui manajemen perencanaan usaha pada pelayanan di Putry Wedding Organizer dapat dilihat pada beberapa proses mulai dari manajemen perencanaan yaitu membuat perincian harga paket, menentukan tema pernikahan, memilih tema prewedding, melakukan fitting baju, penyusunan rundown acara, pengorganisasian karyawan berdasarkan jobdesk, pelaksanaan akad sampai resepsi, pengawasan kerja tim dekorasi, fotografer, tim make up pengantin dan among tamu serta tim crew lainya. Kata kunci: Wedding Organizer, Manajemen, Perencanaan Usaha Abstract Wedding Organizer (WO) in this century experienced a fairly rapid development and demanded by businesses because it has quite promising opportunities, including in big cities like Surabaya. Putry Wedding is a service business that is engaged in cosmetology, fashion rental, wedding dress fashion making. Putry Wedding Organizer can accept 15-27 bridal makeup clients in one month. The purpose of this study was to determine the management of business planning by using a conceptual analysis knife of Management Functions proposed by Terry (2010: 9). The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques are done using interviews, observation and documentation. The results of this study note that business planning management in services at the Putry Wedding Organizer can be seen in several processes ranging from planning management that is making package price details, determining wedding themes, choosing prewedding themes, fitting clothes, arranging event rundowns, organizing employees based on jobdesk, implementing the contract until the reception, the supervision of the work of the decoration team, the photographer, the bridal make-up team and the guests and other crew teams. Keywords: Wedding Organizer, Management, Business Planning
MANAJEMEN PERENCANAAN USAHA PADA PELAYANAN DI PUTRY WEDDING ORGANIZER AULIA BESTARI, CINDY; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wedding Organizer (WO) pada abad ini mengalami perkembangan yang cukup pesat dan diminati para pelaku usaha karena memiliki peluang yang cukup menjanjikan termasuk di kota-kota besar seperti Surabaya. Putry Wedding merupakan sebuah usaha jasa yang bergerak di bidang tata rias, persewaan busana, dan pembuatan busana gaun pengantin. Hingga saat ini Putry Wedding Organizer dapat menerima 15-27 client rias pengantin dalam satu bulan. Tujuan penelitian untuk mengetahui manajemen perencanaan usaha dengan menggunakan pisau analisis konseptual Fungsi Manajemen yang dikemukakan oleh Terry (2010:9). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diketahui manajemen perencanaan usaha pada pelayanan di Putry Wedding Organizer dapat dilihat pada beberapa proses mulai dari manajemen perencanaan yaitu membuat perincian harga paket, menentukan tema pernikahan, memilih tema prewedding, melakukan fitting baju, penyusunan rundown acara, pengorganisasian karyawan berdasarkan jobdesk, pelaksanaan akad sampai resepsi, pengawasan kerja tim dekorasi, fotografer, tim make up pengantin dan among tamu serta tim crew lainya. Kata kunci: Wedding Organizer, Manajemen, Perencanaan Usaha Abstract Wedding Organizer (WO) in this century experienced a fairly rapid development and demanded by businesses because it has quite promising opportunities, including in big cities like Surabaya. Putry Wedding is a service business that is engaged in cosmetology, fashion rental, wedding dress fashion making. Putry Wedding Organizer can accept 15-27 bridal makeup clients in one month. The purpose of this study was to determine the management of business planning by using a conceptual analysis knife of Management Functions proposed by Terry (2010: 9). The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques are done using interviews, observation and documentation. The results of this study note that business planning management in services at the Putry Wedding Organizer can be seen in several processes ranging from planning management that is making package price details, determining wedding themes, choosing prewedding themes, fitting clothes, arranging event rundowns, organizing employees based on jobdesk, implementing the contract until the reception, the supervision of the work of the decoration team, the photographer, the bridal make-up team and the guests and other crew teams. Keywords: Wedding Organizer, Management, Business Planning
MANAJEMEN PERENCANAAN USAHA PADA PELAYANAN DI PUTRY WEDDING ORGANIZER AULIA BESTARI, CINDY; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wedding Organizer (WO) pada abad ini mengalami perkembangan yang cukup pesat dan diminati para pelaku usaha karena memiliki peluang yang cukup menjanjikan termasuk di kota-kota besar seperti Surabaya. Putry Wedding merupakan sebuah usaha jasa yang bergerak di bidang tata rias, persewaan busana, dan pembuatan busana gaun pengantin. Hingga saat ini Putry Wedding Organizer dapat menerima 15-27 client rias pengantin dalam satu bulan. Tujuan penelitian untuk mengetahui manajemen perencanaan usaha dengan menggunakan pisau analisis konseptual Fungsi Manajemen yang dikemukakan oleh Terry (2010:9). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diketahui manajemen perencanaan usaha pada pelayanan di Putry Wedding Organizer dapat dilihat pada beberapa proses mulai dari manajemen perencanaan yaitu membuat perincian harga paket, menentukan tema pernikahan, memilih tema prewedding, melakukan fitting baju, penyusunan rundown acara, pengorganisasian karyawan berdasarkan jobdesk, pelaksanaan akad sampai resepsi, pengawasan kerja tim dekorasi, fotografer, tim make up pengantin dan among tamu serta tim crew lainya. Kata kunci: Wedding Organizer, Manajemen, Perencanaan Usaha Abstract Wedding Organizer (WO) in this century experienced a fairly rapid development and demanded by businesses because it has quite promising opportunities, including in big cities like Surabaya. Putry Wedding is a service business that is engaged in cosmetology, fashion rental, wedding dress fashion making. Putry Wedding Organizer can accept 15-27 bridal makeup clients in one month. The purpose of this study was to determine the management of business planning by using a conceptual analysis knife of Management Functions proposed by Terry (2010: 9). The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques are done using interviews, observation and documentation. The results of this study note that business planning management in services at the Putry Wedding Organizer can be seen in several processes ranging from planning management that is making package price details, determining wedding themes, choosing prewedding themes, fitting clothes, arranging event rundowns, organizing employees based on jobdesk, implementing the contract until the reception, the supervision of the work of the decoration team, the photographer, the bridal make-up team and the guests and other crew teams. Keywords: Wedding Organizer, Management, Business Planning
BENTUK DAN MAKNA PADA TATA RIAS BUSANA SERTA AKSESORIS TARI REMO JOMBANGAN APRILIANI, ULFA; YESI WILUJENG, BIYAN
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pesatnya perkembangan Tari Remo membuat jenis Tari Remo salah satunya Tari Remo Jombangan. Tari Remo Jombangan adalah kesenian yang berasal dari Jombang, namun karena sumber buku dan literatur tentang Tari Remo Jombangan membuat banyak orang tidak mengerti bentuk dan makna tata rias, demikian pula aksesoris Tari Remo Jombangan. Penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan makna tata rias wajah, busana serta aksesoris Tari Remo Jombangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk dan makna tata rias wajah Tari Remo Jombangan tentang bentuk makna dan warna meliputi bentuk alis, bentuk kumis, bentuk jewes (dagu) dan bentuk godheg (jambang), serta pengunaan warna bedak, blush on , eyeshadow dan lipstik yang menggunakan warna putih, hijau, dan merah. Bentuk dan makna tata rias Tari Remo Jombangan berpikir, ketegasan, kewibawan dan memahami. 2) Bentuk dan makna busana Tari Remo Jombangan ada pada makna bentuk dan warna baju baju atau hem, celana panji, kain jarit, ada , rapek , bara-bara , stagen , sabuk waladan decker yang menggunakan 5 warna yaitu hijau, merah, kuning (emas), hitam dan putih. Bentuk dan makna tata busana pada Tari Remo Jombangan berpikir, kewibawaan, keagungan dan keindahan. 3) Bentuk dan makna aksesoris Tari Remo Jombangan ada pada makna bentuk dan warna menyertakan bentuk udheng (sampul), sampur , dan binggel dan gongseng(gelang kaki) dan keris yang menggunakan warna merah, hijau dan kuning emas. Bentuk dan makna aksesoris Tari Remo Jombangan menarik kehidupan, keberanian, keindahan, dan kegembiraan. Penggambaran sikap senang dapat ditemukan pada tata rias, busana dan juga aksesoris dari Tari Remo Jombangan, hal ini karena Tari Remo Jombangan merupakan perjuangan Tarian yang penuh dengan keberanian. Ditempatkan dengan tata rias wajah, busana dan aksesoris semakin memenangkan kegagahan dan keberanian seorang penari Remo. Kata kunci: Bentuk, Makna, RemoAbstractPesatnya perkembangan Tari Remo telah menyebabkan munculnya jenis Tari Remo, salah satunya adalah Tari Remo Jombangan. Tari Remo Jombangan adalah seni yang berasal dari Jombang, tetapi karena kurangnya sumber buku dan literatur tentang Tari Remo Jombangan, banyak orang tidak mengerti bentuk dan makna makeup, pakaian dan aksesoris untuk Tari Remo Jombangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna makna riasan wajah, pakaian dan aksesoris untuk Tari Remo Jombangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data adalah wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Bentuk dan makna tata rias wajah Tari Remo Jombangan mengandung makna dan warna, termasuk bentuk mata, alis, kumis,jewes (dagu) dan godheg , dan aplikasi warna bedak, blush on, eyeshadow dan lipstik yang menggunakan warna putih, hijau, dan merah. Bentuk dan makna rias Tari Remo Jombangan menggambarkan tentang keberanian, ketegasan, martabat dan kebijaksanaan. 2) Dari dan makna dari busana Tari Remo Jombangan terdiri dari kemeja atau hem, panji-panji, jarit , ther , rapek , bara-bara , stagen , wala belt dan deckeryang menggunakan 5 warna yaitu hijau, merah, kuning (emas), hitam dan putih. Bentuk dan makna fashion Tari Remo Jombangan menggambarkan tentang keberanian, otoritas, kemegahan, dan keindahan. 3) Bentuk dan makna aksesoris tari Remo Jombangan mengandung makna bentuk dan warna termasuk udheng (penutup kepala), sampur (selendang), dan binggel atau gongseng (angklet) dan creese yang menggunakan warna merah, hijau, dan emas . Bentuk dan makna aksesoris Tari Remo Jombangan adalah descibes tentang kehidupan, keberanian, keindahan, dan sukacita. Representasi keberanian dapat ditemukan dalam rias wajah, pakaian, dan aksesoris dari Tari Remo Jombangan, ini karena Tari Remo Jombangan adalah tarian stuggle yang penuh dengan keberanian. Didukung oleh riasan wajah, fashion, dan aksesoris yang lebih mengungkap keberanian dan keberanian seorang Penari Remo Jombangan. Kata kunci: Bentuk, Makna, Remo
KEMAMPUAN MERIAS KARAKTER PENARI THENGUL MELALUI PELATIHAN DI SANGGAR SAYAP JENDELA BOJONEGORO APRILIASARI, RIZKI; , MASPIYAH
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan media informasi dan internet membuat banyak kalangan muda tertarik mempelajari budaya luar dibandingkan melestarikan budaya lokal, salah satunya adalah seni tari. Tari thengul adalah tarian yang berasal dari perwujudan wayang thengul yang hampir punah sehingga para seniman menciptakan tari thengul. Pada sanggar sayap jendela mempelajari beberapa tarian daerah salah satunya adalah tari thengul. Sanggar ini pernah menampilkan tari thengul dalam beberapa event, setiap pementasan yang melakukan tata rias yaitu ibu winarti dan perias dari luar. Berdasarkan permasalahanmtersebut maka peneliti akan melakukan penelitian berjudul ?Kemampuan Merias Karakter Penari Thengul Melalui Pelatihan Di Sanggar Sayap Jendela Bojonegoro?. Tujuan dari peneliti untuk mengetahui : 1) bagaimana keterlaksanaan pelatihan kemampuan merias karakter penari thengul di sanggar sayap jendela bojonegoro 2) bagaimana aktifitas peserta kemampuan merias karakter penari thengul di sanggar sayap jendela bojonegoro 3) bagaimana hasil keterampilan pelatihan kemampuan merias karakter penari thengul di sanggar sayap jendela bojonegoro 4) bagaimana respon peserta pelatihan kemampuan merias karakter penari thengul di sanggar sayap jendela bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan pre-experiment design dengan rancangan penelitian one shot case study. Subyek penelitian adalah anggota tari sanggar sayap jendela bojonegoro yang berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pelatihan memperoleh nilai rata-rata 3,7 (sangat baik), aktivitas peserta pelatihan memperoleh nilai rata-rata 3,8 (sangat baik), penilaian kemampuan tata rias karakter penari thengul memperoleh nilai rata-rata 7,8 (baik), respon peserta pelatihan terhadap pelatihan yang telah diadakan memperoleh nilai rata-rata sebesar 94,5% dengan kriteria sangat baik. Kata Kunci: Pelatihan, tata rias karakter penari thengul Abstract The development of information media and the internet has made many young people interested in learning foreign cultures rather than preserving the local culture, one of which is dance art. Thengul dance is a dance originating from the embodiment of thengul puppet which is almost extinct so the artists create Thengul dance. In the sayap jendela studio, they learn some regional dances, one of which is the thengul dance. This studio has performed thengul dance in a several events, every staging that does the makeup that is the Mrs. Winarti and make up artist from outside the studio. Based on these problems, the researcher will conduct a research titled "The Capability To Apply Character Make Up Of Thengul Dancer Through Training At The Sayap Jendela Studio Bojonegoro". The aim of the researchers was to find out: 1) how the training on the ability to make up the character of thengul dancers in the Sayap Jendela Studio Bojonegoro 2) how the participants ability to make up the character of the thengul dancer character in the Sayap Jendela Studio Bojonegoro 3) how the results of the skills training on the ability of thengul dancers in the Sayap Jendela Studio Bojonegoro 4) How the response of the trainees ability to make up the character of thengul dancers in the Sayap Jendela Studio Bojonegoro. This type of research used pre-experiment design with a one shot case study study design. The research subjects were 5 members of the Sayap jendela dance group. Data collection techniques using observation, tests, and questionnaires. The results showed that the implementation of the training received an average value of 3.7 (very good), the activities of the trainees received an average value of 3.8 (very good), the assessment of the cosmetology ability of the dancers of thengul characters obtained an average value of 7.8 (good), the response of trainees to the training that was held obtained an average value of 94.5% with very good criteria. Keywords: Training, cosmetology character of thengul dancer
KAJIAN BENTUK, FUNGSI, DAN MAKNA TATA RIAS PENGANTIN ADAT BANJAR BAGAJAH GAMULING BAULAR LULUT DI BANJARMASIN ULIMA ZADA, ALVINA; , MASPIYAH
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tata rias pengantin Banjar mengenal 3 (tiga) jenis pengantin adat yaitu Bagajah Gamuling Baular Lulut, Ba?amar Galung Pancar Matahari, dan Babaju Kun Galung Pacinan. Yang termasukatata rias tradisionalayaitu Bagajah GamulingaBaular Lulutadan Ba?amar Galung Pancar Matahari. Tata rias pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut diciptakan sekitar abad ke XV yang merupakan tata rias pengantin Banjar pertama yang dipengaruhi budaya Hindu dan pada zaman dahulu hanya digunakan oleh keturunan raja atau kaum bangsawan. Perkembangananilai-nilai budaya adataBanjar banyakamemiliki makna, arti perlambang, fungsi, dan ciri khasayang unik. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji bentuk, fungsi, dan makna tata rias pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif. dengan metode mengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut terdiri dari tata rias wajah yaitu: alis kiliran taji, cacantung, mata, hidung, pipi, bibir, catik dan lalintang. Penataan rambut pengantin wanita dengan sanggul pucung, serta aksesoris sebagai ciri khas pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut yaitu : Mahkota/amar Bagajah Gamuling Baular Lulut dan anyaman daun kelapa sebagai halilipan, serta aksesoris lainnya sebagai pelengkap. Fungsi tata rias pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut adalahauntuk mempercantik danamemperindah penampilanapengantin wanitaadan priaasecara keseluruhan. Makna keseluruhannya menandakan sepasang kekasih yang selalu erat bersatu rukun sampai tua dan hanya maut yang dapat memisahkan mereka. Kata Kunci: tata rias pengantin, Bagajah Gamuling Baular Lulut. Abstract Banjar Bride Makeup know 3 (three) types of indigenous brides are Bagajah Gamuling Baular Lulut, Baamar Galung Pancar Matahari, and BabajuaKun GalungaPacinan. That includes the traditional make-up of BagajahaGamuling BaularaLulut and Baamar Galung Pancar Matahari. Bridal Makeup Bagajah Gamuling Baular Lulut was created around the century XV which is the first Banjar bridal makeup influenced by Hindu culture and anciently only used by the descendants of Kings or nobility. The development of Banjar customary cultural values has significance, meaning of type, function, and unique characteristic. The purpose of this research is to study the shape, function, and meaning of bridal makeup Bagajah Gamuling Baular Lulut. The design of the research used is qualitative. With the method of collecting data using interviews, observations and documentation. The results showed that the bridal make up Bagajah Gamuling Baular Lulut consist of makeup, namely: The Flash eyebrows spurs, cacantung, eyes, nose, cheeks, lips, Catik and Lalintang. The hairdressing of the bride with Pucung bun, as well as accessories as a hallmark of the wedding of Bagajah Gamuling Baular Lulut is: The Crown/Amar Bagajah Gamuling Baular Lulut and woven coconut leaves as a halilipan, as well as other accessories as a complement. Bridal Make up function Bagajah Gamuling Baular Lulut is to beautify and embellish the appearance of the bride and groom as a whole. The meaning of the whole signifies a pair of lovers who are always closely unified to old and only death can separate them. Keywords : traditional wedding makeup, Bagajah Gamuling Baular Lulut.

Page 2 of 4 | Total Record : 36