cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2018)" : 20 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA MAKET PELAT LANTAI TIPE KNOCK DOWN PADA MATERI RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) KELAS XI TGB DI SMKN 3 SURABAYA NOVITA SARI, IKA; SABARIMAN, BAMBANG
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan media maket pelat lantai tipe knock down (2) respon siswa setelah menerapkan media pembelajaran maket pelat lantai tipe knock down (3) hasil uji coba siswa setelah menerapkan media maket pelat lantai tipe knock down. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase kelayakan media oleh ahli media adalah 86% termasuk pada penilaian sangat layak (2) persentase kelayakan perangkat pembelajaran pada silabus, RPP dan soal masing-masing 82,50% ; 93% ; 92,50% termasuk pada penilaian sangat baik (3) persetase kelayakan respon siswa untuk pra-eksperimen 92,50% dan setelah eksperimen 95% termasuk pada penilaian sangat baik (4) hasil persentase repon siswa Kelas XI TGB 2 untuk pra-eksperimen 77,80% dan setelah eksperimen 79,80% dengan adanya peningkatan sebesar 2% dapat diketahui bahwa siswa Kelas XI TGB 2 lebih tertarik dan aktif dalam pembelajaran menggunakan media maket pelat lantai tipe knock down (5) hasil uji coba persentase ketuntasan tes pengetahuan XI TGB 1 75,50% dan XI TGB 2 75,25% ; tes keterampilan XI TGB 1 70% dan XI TGB 2 85%. Nilai rata-rata tes pengetahuan XI TGB 1 75,50 dan XI TGB 2 75,25 ; tes keterampilan XI TGB 1 76,7% dan 80,80% XI TGB 2. Demikian dapat diketahui bahwa media maket pelat lantai tipe knock down berpengaruh dalam pembelajaran gambar konstruksi bangunan materi rencana anggaran biaya (RAB). Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan respon siswa dan perbedaan nilai tes keterampilan oleh kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Kata kunci : Hasil uji coba , media maket, tipe knock down Abstract The purpose of this study was to determine (1) the feasibility miniature media slab knock down type (2) student response after applying media instructional miniature types knock down the slab (3) students test results after applying miniature media mockup slab knock down type. The results of this study were (1) the percentage of the feasibility of the media by media experts is 86% included at a very decent ratings (2) the percentage of the feasibility of learning tools on the syllabus, lesson plans and about 82.50% respectively; 93%; 92.50% including the very good ratings (3) persetase students eligibility for pre-response experiment after experiment 92.50% and 95% including the very good ratings (4) the percentage of students of class XI repon TGB 2 for pre-experiment 77 , 80% and 79.80% after the experiment with an increase of 2% can be seen that the students of class XI TGB 2 more interested and active in learning using miniature media types knock down the slab (5) the percentage of completeness pilot knowledge test TGB first XI and XI TGB 75.50% 2 75.25%; TGB skills test XI 1 and XI TGB 70% 2 85%. The average value of the knowledge test XI and XI TGB TGB 1 75.50 2 75.25; TGB XI skill test 1 76.7% and 80.80% XI TGB 2.Thus it can be seen that the miniature media type slab knock down effect in the learning material building construction drawing budget plan (RAB). This is evidenced by an increase in student responses and differences in skills test scores by experimental class is higher than the control class. Keywords : The test results, media miniature , the type of knock down
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG XI DPIB SMK NEGERI 3 SURABAYA JANNAH, DURRATUL; SABARIMAN, BAMBANG
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakModel pembelajaran kooperatif tipe make a match merupakan model pembelajaran yang mengajarkan siswa untuk dapat aktif dalam mencari/mencocokkan kartu jawaban dan disiplin terhadap waktu yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, respon siswa dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran konstruksi dan utilitas gedung dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian One Shot Case Study dengan bentuk Pre-Experimental Design. Subyek penelitian adalah kelas XI DPIB 2 SMK Negeri 3 Surabaya dengan jumlah 31 siswa. Penelitian dilaksanakan pada semester gasal tahun ajaran 2018-2019. Hasil validasi perangkat pembelajaran diperoleh rata-rata persentase 86,6% artinya, perangkat pembelajaran memenuhi kriteria kelayakan. Berdasarkan hasil pengamatan didapatkan persentase rata-rata 83,17%, artinya kegiatan belajar siswa termasuk dalam kriteria sangat baik. Hasil angket respon siswa didapat dari 2 pihak yaitu, persentase rata-rata angket siswa 82,14% dengan nilai rata-rata dari observer 3,47, artinya nilai persentase rata-rata angket siswa dan observer termasuk dalam kriteria sangat baik. Hasil perhitungan Uji-t pada nilai post-test pada taraf signifikan ?=0,05 mendapatkan nilai 7,029 > nilai 1,697. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a match pada mata pelajaran konstruksi dan utilitas gedung dapat mengembangkan pemahaman siswa. Kata Kunci: Make a match, Penerapan, SMK. AbstractThe cooperative learning model type make a match is a learning model that teaches students to be active in finding / matching answer cards and disciplines with a predetermined time. This study aims to determine the feasibility of learning, student responses and student learning outcomes in construction subjects and building utilities using the cooperative learning model type make a match.The type of research used is the One Shot Case Study with Pre-Experimental Design. The research subjects were class XI DPIB 2 of SMK Negeri 3 Surabaya with a total of 31 students. The study was conducted in odd semester 2018-2019. The results of the learning device validation obtained an average percentage of 86.6%, meaning that learning devices meet the eligibility criteria.Based on the results of the observations obtained an average percentage of 83.17%, meaning that student learning activities are included in the criteria very well. The results of the student questionnaire responses were obtained from 2 parties, namely, the average percentage of student questionnaires was 82.14% with an average value of 3.47 observers, meaning that the average value of student and observer questionnaires was included in the criteria very well. The results of the t-test calculation on the post-test value at a significant level ? = 0.05 get the value 7,029> value 1,697. It can be concluded that the application of cooperative type learning models Make a match on construction subjects and building utilities can develop students understanding. Keywords: Make a match, Application, Vocational School
PENERAPAN JOBSHEET MATERI PRAKTIK KERJA KAYU SAMBUNGAN LUBANG DAN PEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA KELAS X TKK DI SMKN 3 JOMBANG FUNGA NIRANDA, WILLY; WARDHONO, ARIE
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN JOBSHEET MATERI PRAKTIK KERJA KAYU SAMBUNGAN LUBANG DAN PEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA KELAS X TKK DI SMKN 3 JOMBANG Willy Funga Niranda Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya wilyfunga@gmail.com Abstrak Media pembelajaran merupakan prasarana utama dalam penyampaian materi. Fakta di lapangan menunjukkan kurang optimalnya guru dalam melaksanakan proses pembelajaran terkait dengan pemanfaatan media pembelajaran dan pemahaman terhadap bakat atau potensi peserta didik sebagai faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Hal ini dapat ditunjukkan dengan adanya perbedaan antara penerapan jobsheet dan metode konvensional dalam praktik kerja kayu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan jobsheet dalam materi praktik kerja kayu sambungan lubang dan pen. Jenis penelitian ini merupakan ?Pre-Experimental Design? dengan bentuk One-Shot Case Study. Lokasi penelitian di SMKN 3 Jombang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa satu kelas X TKK SMKN 3 Jombang dengan jumlah 32 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa bahwa penerapan jobsheet pada mata pelajaran praktik kerja kayu dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat ditunjukkan dengan peningkatan prosentase analisis kegiatan guru pada pertemuan ke-1 79.41% pertemuan ke-2 81.25% pertemuan ke-3 84.37 %, aktivitas siswa pada pertemuan ke-1 78.41%, pertemuan ke-2 81.25%, pertemuan ke-3 85.15%. dan pencapaian hasil belajar siswa diatas KKM. Kata kunci: KKM, hasil belajar, jobsheet. Abstract Learning media is the main infrastructure in delivering material. Facts on the field show that the teacher is not optimal in carrying out the learning process related to the use of learning media and understanding of the talents or potential of students as factors that influence learning outcomes. This can be indicated by the difference between the application of jobsheet and conventional methods in wood working practices. The purpose of this study was to determine the application of jobsheet in the work practice materials of wood connection holes and pens. This type of research is a "Pre-Experimental Design" with the One-Shot Case Study. The location of the research is at SMK 3 Jombang. The sample in this study were students of class X TKK SMK 3 Jombang with a total of 32 students. Data is collected using observation and documentation. Data were analyzed through data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this paper indicate that the application of jobsheet to the subjects of wood working practices can improve student learning outcomes. This can be indicated by an increase in the percentage analysis of teacher activities at the 1st meeting 79.41% 2nd meeting 81.25% 3rd meeting 84.37%, student activity at 1st meeting 78.41%, 2nd meeting 81.25%, meeting 3rd 85.15%. and the achievement of student learning outcomes above the KKM. Keyword : KKM, learning outcomes, jobsheet,
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MENGGUNAKAN MEDIA FOCUSKY PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI SMK NEGERI 5 SURABAYA Utomo Putri, Kanty; KUSTINI, INDIAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) peningkatan pelaksanaan kegiatan mengajar guru; (2) peningkatan kegiatan belajar siswa; dan (3) peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) menggunakan media Focusky pada mata pelajaran konstruksi bangunan gedung kelas XI di SMK Negeri 5 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang berhenti pada siklus ke 2, karena target peningkatan hasil belajar sebanyak 75% siswa memperoleh nilai lebih dari standar KKM sekolah, yakni ? 75 telah tercapai. Subjek penelitian ini adalah 36 siswa kelas XI KGSP-2 SMK Negeri 5 Surabaya tahun ajaran 2018/2019. Instrumen pengambilan data yang digunakan terdiri dari lembar observasi dan lembar tes hasil belajar siswa. Teknik analisa data yang dilakukan meliputi: (1) analisa pengamatan pelaksanaan kegiatan mengajar guru; (2) analisa pengamatan kegiatan belajar siswa; dan (3) analisa hasil belajar siswa. Hasil analisa data yang dilakukan, menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan kegiatan mengajar guru pada siklus 1 memperoleh skor rata-rata 3,45 dengan kategori cukup baik, setelah dilakukan refleksi dapat meningkat pada siklus 2 sehingga memperoleh skor rata-rata 4,11 dengan kategori baik; (2) kegiatan belajar siswa pada siklus 1 memperoleh skor rata-rata 3,46 dengan kategori cukup aktif, setelah dilakukan refleksi dapat meningkat pada siklus 2 sehingga memperoleh skor rata-rata 3,93 dengan kategori aktif; serta (3) hasil belajar siswa yang tuntas pada siklus 1 memperoleh skor rata-rata 81,00 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 20 siswa (55,56%) dengan kategori sedang, kemudian pada siklus 2 terjadi peningkatan sehingga memperoleh skor rata-rata 81,16 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 31 siswa (86,11%) dengan kategori sangat tinggi. Kata Kunci: STAD, focusky, dan hasil belajar siswa. Abstract The purpose of this study was to find out: (1) improvement the implementation of teacher teaching activities; (2) improvement the implementation of student learning activities; and (3) improvement of student learning results after the implementation of the Student Teams Achievement Division (STAD) learning model using Focusky media on subjects in class XI building construction at state vocational high school 5 of Surabaya. This research is a classroom action research that stop in the second cycle, because the target of increasing learning results is 75 % of students get more value than the school minimum completeness criteria standard, is ? 75 had been achieved, The subjects of this study was 36 students of class XI KGSP-2 at state vocation high school 5 of Surabaya in the academic year 2018/2019. The research instruments used consisted of observation sheets, and student learning result test sheets. Data analysis techniques carried out include: (1) analysis of observations of the implementation of teacher teaching activities; (2) analysis of observations of student learning activities; and (3) analysis of student learning results. The results of data analysis showed that: (1) the implementation of teacher teaching activities in cycle 1 obtained an average score of 3,45 with a fairy good category, after reflection can increased in cycle 2 so as to obtained an average scrore of 4,11 with a good category; (2) the learning activities of students in cycle 1 obtained an average score of 3,46 with a moderately active category, after reflection can increase in cycle 2 so as to obtain an average score of 3,93 with active category; and (3) student learning result that was completed in cycle 1 obtained an average score of 81,00 with the total number of students completed as many as 20 students (55,56%) with the medium category, then in cycle 2 there was an increase so that they obtained an average score 81,16 with the number of students completed as many as 31 students (86,11%) with a very high category. Keywords: STAD, focusky, and student?s learning result.
PENERAPAN MEDIA BERBASIS AURORA 3D PRESENTATION DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN DASAR DASAR KONSTRUKSI DI SMK NEGERI 5 SURABAYA PURWATI, DEWI; WAHYU CAHYAKA, HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan media berbasis Aurora 3D Presentation dengan model pembelajaran mind mapping; (2) keterlaksanaan pembelajaran terhadap penerapan media berbasis Aurora 3D Presentation dengan model pembelajaran mind mapping; (3) hasil belajar siswa terhadap penerapan media berbasis Aurora 3D Presentation dengan model pembelajaran mind mapping; (4) respon siswa terhadap penerapan media berbasis Aurora 3D Presentation dengan model pembelajaran mind mapping. Jenis penelitian ini adalah one shot case study dengan bentuk Pre-Experimental Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X KGSP 3 SMK Negeri 5 Surabaya tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 35 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar validasi media pembelajaran, lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar tes hasil belajar, lembar angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis kelayakan media pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, analisis hasil belajar, analisis respon siswa serta uji-t satu pihak kiri. Hasil penelitian ini adalah (1) prosentase rata-rata hasil kelayakan media pembelajaran sebesar 83,33% dengan kategori sangat layak; (2) prosentase rata-rata hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 sebesar 83,13% dengan kategori sangat baik, pada pertemuan 2 sebesar 84,38% dengan kategori sangat baik dan pada pertemuan 3 sebesar 84,67% dengan kategori sangat baik; (3) nilai rata-rata hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan (kognitif) menunjukkan prosentase ketuntasan sebesar 77,14% dari 27 siswa dan siswa yang berada di bawah KKM memperoleh prosentase sebesar 22,86% dari 8 siswa. Sedangkan dalam aspek keterampilan (psikomotorik) pada pertemuan 1 memperolah nilai rata-rata 76,79 dengan kategori baik dan pada pertemuan 2 memperoleh nilai rata-rata 88,17 dengan kategori sangat baik; (4) prosentase rata-rata hasil respon siswa sebesar 82,51% dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: Media Aurora 3D Presentation, Mind Mapping, Hasil Belajar Siswa. Abstract The purpose of this study was to find (1) the feasibility of Aurora 3D Presentation based media with mind mapping learning models; (2) the implementation of learning on the application of Aurora 3D Presentation based media with mind mapping learning models; (3) student learning outcomes towards the application of Aurora 3D Presentation based media with mind mapping learning models; (4) student responses to the application of Aurora 3D Presentation based media with mind mapping learning models. The type of research is a one shot case study with a form of Pre-Experimental Design. The research sample was students of class X KGSP 3 of SMK Negeri 5 Surabaya in 2018/2019 academic year, which amounted to 35 students. The research instruments used were learning device validation sheets, learning media validation sheets, learning implementation sheets, learning outcome test sheets, students response questionnaire sheets. The data analysis technique used is the feasibility analysis of the learning device, the feasibility analysis of the learning media, the analysis of the implementation of learning, the analysis of learning outcomes, the analysis of student responses and the one-t test on the left. The results of this study are (1) the average percentage of the results of the feasibility of learning media is 83,33% with a very feasible category; (2) the average percentage of learning outcomes at the 1st meeting was 83,13% with a very good category, at the second meeting 84,38% with a very good category and at the three meeting 84,67% with a very good category; (3) the average value of student learning outcomes in the aspects of knowledge (cognitive) shows the percentage of completeness of 77,14% of 27 students and students who are under the KKM percentage of 22,86% of the 8 students. Whereas in the aspect of skills (psychomotor) at the 1st meeting obtained an average score of 76,79 in the good category and in the second meeting obtained an average value of 88,17 with a very good category; (4) the average percentage of student response resukt is 82,51% with a very good category. Keywords: Aurora 3D Presentation Media, Mind Mapping, Student Learning Outcomes.
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA DENGAN MEDIA SKETCHUP PADA MATERI PROYEKSI ORTOGONAL KELAS X DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO OKY PURMADI, TYAS; DWI HANDAYANI, KRISNA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode tutor sebaya dengan media Sketchup dan rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan metode tutor sebaya dengan media Sketchup. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Sidoarjo, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 34 siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi keterlaksanaan pembelajaran dan teknik penilaian hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis hasil keterlaksanaan pembelajaran dan analisis hasil belajar siswa. Hasil penelitian adalah Analisis uji hipotesis keterlaksanaan pembelajaran menghasilkan keterlaksanaan pembelajaran siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Sidoarjo setelah menggunakan metode tutor sebaya dengan media Sketchup dianggap terlaksana dengan baik (?61%). Analisis uji hipotesis hasil belajar menghasilkan hasil belajar siswa kelas X DPIB SMK 1 Negeri Sidoarjo setelah menggunakan metode tutor sebaya dengan media Sketchup lebih besar atau sama dengan KKM ?75 (?75%). Jadi, pelaksanaan metode tutor sebaya dengan media Sketchup yang terlaksana dengan baik akan mendapatkan hasil belajar yang lebih baik dari siswa. Kata kunci: Tutor Sebaya, Media Sketchup, Menggambar Proyeksi Ortogonal
PENERAPAN MEDIA VIDEO 3D SKETCHUP GAMBAR DETAIL KOLOM DAN BALOK PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG KELAS XI DPIB SMK NEGERI 1 SIDOARJO HARDIANSYAH, MUHAMMAD; AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA, GDE
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan perangkat pembelajaran menggunakan media video 3D Sketchup; (2) keterlaksanaan pembelajaran menggunakan media video 3D Sketchup; (3) hasil belajar siswa menggunakan media video 3D. Desain penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan model One-Shot Case Study. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sidoarjo tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 33 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah (1) lembar validasi kelayakan perangkat pembelajaran; (2) lembar keterlaksanaan pembelajaran; (3) lembar hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) analisis kelayakan perangkat pembelajaran; (2) analisis keterlaksanaan pembelajaran; (3) analisis hasil belajar siswa; (4) hipotesis penelitian menggunakan uji-t satu pihak kiri. Hasil penelitian ini adalah (1) presentase rata-rata hasil kelayakan perangkat pembelajaran 78% dalam kategori baik; (2) presentase hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 mendapatkan 79% dalam kategori baik, pada pertemuan 2 mendapatkan 82% kategori sangat, jadi rata-rata keseluruhan mendapatkan sebesar 81% dalam kategori sangat baik; (3) nilai hasil belajar siswa pada aspek penilaian sikap (afektif) menunjukkan presentase 81% dalam kategori sangat baik. aspek pengetahuan (kognitif) menunjukkan presentase 79% dalam kategori baik. Sedangkan dalam aspek keterampilan (psikomotorik) menunjukkan presentase 82% dalam kategori sangat baik. jadi rata-rata keseluruhan mendapatkan sebesar 81% dalam kategori sangat baik. Kata kunci: Media Video 3D, Sketchup, Hasil Belajar Siswa. Abstract The purpose of this study was to find out (1) the feasibility of learning devices using Sketchup 3D video media; (2) the implementation of learning using Sketchup 3D video media; (3) student learning outcomes using 3D video media. The design of this study is an experimental study using the One-Shot Case Study model. The study sample was a class XI student of SMK Negeri 1 Sidoarjo in the 2018/2019 academic year, totaling 33 students. The research instruments used were (1) the feasibility validation sheet of the learning device; (2) learning implementation sheet; (3) learning outcomes sheet. Data analysis techniques used are (1) feasibility analysis of learning devices; (2) analysis of the implementation of learning; (3) analysis of student learning outcomes; (4) the research hypothesis uses the one-t test on the left. The results of this study are (1) the average percentage of the feasibility of learning devices 78% in the good category; (2) the percentage of the results of the implementation of learning at 1st meeting get 79% in the good category, at the second meeting get 82% the very category, so the overall average gets 81% in the excellent category; (3) the value of student learning outcomes in the aspect of attitude assessment (affective) shows a percentage of 81% in the excellent category. aspects of knowledge (cognitive) show a percentage of 79% in the good category. While in the aspect of skills (psychomotor) shows a percentage of 82% in the excellent category. so the overall average gets 81% in the very good category. Keywords: 3D Media Video, Sketchup, Student Learning Outcomes.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PEER TUTORING BERBANTU JOBSHEET PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR DENGAN PERANGKAT LUNAK KELAS XI DPIB DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO SYAFII, ALI; WAHJU HIDAJATI, NINIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, respon siswa dan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran peer tutoring berbantu jobsheet. Desain penelitian yang digunakan adalah one-shot case study. Pelaksanaannya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sidoarjo, jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dan waktu penelitian dilakukan pada semester gasal 2018/2019. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI DPIB 2 dengan jumlah 36 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisa kelayakan perangkat pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran, respon dan hasil belajar siswa dengan hipotesis yang diuji menggunakan uji-t pihak kiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keterlaksanaan pembelajaran dengan metode peer tutoring berbantu jobsheet pada pertemuan 1 mendapatkan presentase sebesar 80%, dan pada pertemuan 2 memperoleh presentase sebesar 87%. Artinya, penelitian terlaksana dengan kategori baik dan sangat baik. Respon siswa secara keseluruhan memperoleh presentase sebesar 77,35% yang artinya siswa memiliki respon yang baik terhadap penerapan metode pembelajaran peer tutoring berbantu jobsheet. Hasil belajar siswa untuk ranah kognitif mendapatkan nilai rata-rata 79,4 (?75). Ranah psikomotorik menunjukan nilai rata-rata 82,1 (?75). Hasil akhir nilai dari kedua ranah tersebut digabung dengan proporsi 30% untuk ranah kognitif, dan 70% untuk ranah psikomotorik. Hasil penggabungan kedua ranah tersebut mendapatkan presentase sebesar 90,91% (?75%) dan dikategorikan tuntas. Hasil uji t menunjukkan nilai sebesar 4,19 untuk ranah kognitif, sedangkan untuk ranah psikomotorik menunjukkan nilai sebesar 7,72, dengan nilai t tabel 1,69 signifikan pada 0,05. Maka H0 diterima dan Ha ditolak. Kata Kunci: Peer Tutoring, Jobsheet, Menggambar dengan Perangkat Lunak, Autocad, Hasil Belajar. Abstract This study aims to determine the feasibility of learning, student responses and student learning outcomes using peer learning methods jobsheet-assisted tutoring. The research design used is a one-shot case study. The implementation was at the 1 nd Sidoarjo Vocational Middle School, majoring in Model Design and Building Information (DPIB) and the time of the study was conducted in the odd semester 2018/2019. The sample used was class XI DPIB 2 students with 36 students. The data analysis technique used is descriptive analysis by analyzing the feasibility of learning devices, the feasibility of learning, responses and student learning outcomes with the hypothesis being tested using the left-t-test. The results showed that, the implementation of learning with the peer tutoring method assisted by jobsheets at meeting 1 received a percentage of 80%, and at meeting 2 received a percentage of 87%. That is, the research was carried out in good and very good categories. The overall student response obtained a percentage of 77.35% which means that students have a good response to the application of peer learning methods to jobsheet-assisted tutoring. Student learning outcomes for the cognitive domain get an average value of 79.4 (?75). The psychomotor domain shows an average value of 82.1 (?75). The final results of the two domains are combined with the proportion of 30% for the cognitive domain, and 70% for the psychomotor domain. The results of combining the two domains get a percentage of 90.91% (?75%) and are categorized as complete. The results of the t test showed a value of 4.19 for the cognitive domain, while for the psychomotor domain showed a value of 7.72, with a t table of 1.69 significant at 0.05. Then H0 is accepted and Ha is rejected. Keywords: Peer Tutoring, Jobsheet, Drawing with Software, Autocad, Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGER 5 SURABAYA Charisma Rezeki, Fandy; , SOEPARNO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKModel pembelajaran kooperatif merupakan salah satu pengetahuan dalam proses pembelajaran yang dilakukan berbagai jenjang. Berdasarkan hasil pengamatan di SMK Negeri 5 Surabaya masih terpusatnya guru untuk melaksanakan pembelajaran sehingga terjadi kejenuhan serta kurang optimalnya siswa memahami pada materi pembelajaran yang terkait dengan hasil belajar konstruksi bangunan kelas X KGSP I masi h di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran konstruksi bangunan, dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.Metode penelitaian ini, mengunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), prosedur penelitian siklus dan setiap siklus terdiri dari empat puluh; perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar pengamatan guru dan lembar pengamatan siswa.Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I aktivitas mengajar guru memperoleh nilai 77,60% aktivitas belajar siswa memperoleh nilai 76,56% dan hasil belajar siswa yang tuntas memperoleh nilai 45,71%, pada siklus II aktivitas mengajar guru memperoleh nilai 89,58 % aktivitas belajar siswa memperoleh nilai 89,06% dan hasil belajar siswa yang tuntas memperoleh nilai 82,86%. Dengan demikian hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaan tipe kooperatif dapat digunakan dan diterapkan untuk menigkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci : Ketuntasan hasil belajar, tipe puzzle kooperatif.ABSTRACTCooperative learning model is one of the knowledge in carrying out a learning process at various levels of school. Based on the results of observations at SMK Negeri 5 Surabaya the teacher is still centralized to carry out a learning so there is saturation and lack of optimal understanding of students in learning material that influences the learning outcomes of builind construction class X KGSP I is still under KKM. This study aims to improve the learning outcomes of building construction, by applying the jigsaw cooperative learning model.This research method using the Class Action Reasearch method, the procedure is in the form of a cycle and each cycle consisting of four stages; planning, action, observation, and reflection. Techniques for collecting data through observation and test. The instruments used for data collection are teacher teahing observation sheets and student learning observation sheets.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I aktivitas mengajar guru mencetak 77,60% kegiatan belajar siswa 76,56% dan hasil belajar siswa yang tuntas mendapat skor 45,71%, pada kegiatan mengajar siklus II guru mendapat nilai 89,58% aktivitas belajar siswa mendapat nilai 89,06% dan hasil belajar siswa yang tuntas mendapat skor 82,86%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat digunakan dan diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: Kelengkapan hasil belajar, tipe kooperatif tipe jigsaw.
PENERAPAN METODE DRILL & PRACTICE MENGGUNAKAN LEMBAR KERJA SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN TEKNIK PENGOPERASIAN ALAT SIPAT DATAR (LEVELLING) DI KELAS X DPIB SMK NEGERI 2 SURABAYA AJENG AYU LARASATY, DHINDA; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan metode drill & pratice dan perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan metode drill & pratice dengan menggunakan lembar kerja siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain penelitian Posttest-Only Control Design. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas X DPIB di SMK Negeri 2 Surabaya, sampel dalam penelitian ini adalah kelas X DPIB 2 dan X DPIB 3. Kelas X DPIB 2 yang mendapatkan perlakuan menggunakan metode drill & practice dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa. Hasil penelitian keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan presentase sebesar 81,92% artinya pembelajaran menggunakan metode drill & Practice termasuk kedalam kategori sangat layak. Perbedaan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata sebesar 82 sedangkan hasil belajar siswa kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar 78, jadi menunjukan terdapat perbedaan antara kelas yang mendapatkan perlakuan menggunakan metode drill & practice. Kata Kunci: Keterlaksanaan, drill & practice, perbedaan hasil belajar.

Page 2 of 2 | Total Record : 20