cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2019)" : 20 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA STANDAR KOMPETENSI MENERAPKAN PROSES PELAKSANAAN PEKERJAAN DASAR – DASAR SURVEY DAN PEMETAAN DIKELAS X SMK NEGERI 3 SURABAYA ADHAR, MUHAMMAD; RIDWAN, MACHFUD
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKemajuan dari tahun ke tahun berkembang sangat pesat, baik dalam pembangunan maupun SDM, khususnya dalam bidang pendidikan. Tenaga pengajar di tuntut untuk selalu berinovasi dalam mengajar dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat sehingga siswa dapat memahami dan mengerti apa yang di ajarkan. Berdasarkan hasil survey ke SMKN 3 Surabaya rendahnya keaktifan belajar siswa terlihat dalam pembelajaran Ilmu Ukur tanah. Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran langsung yang kegiatan kegiatan belajar mengajarnya hanya berpusat pada guru sebagai sumber informasi, diperlukan pemecahan masalah dalam proses belajar mengajar khususnya permasalahan mengenai hasil belajar dan pemahaman siswa.Untuk dapat memecahkan masalah tersebut perlu adanya model pembelajaran baru yang inovatif, salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu model pembelajaran Quantum Learning.Masih jarangnya penggunaan pembelajaran humanistik model Quantum Learning pada Sekolah menengah kejuruan khususnya pada siswa jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB) dapat menjadi inovasi baru sebagai alternatif model pembelajaran.Pembelajaran kuantum dapat dikatakan sebagai model pembelajaran yang menekankan untuk memberikan manfaat yang bermakna dan juga menekankan pada tingkat kesenangan dari peserta didik atau siswa.Jenis penelitian yang dilakukan adalah desain eksperimen dengan bentuk desain penelitian True Eksperimental Design menggunakan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design, yaitu rancangan yang menggunakan dua kelas sebagai subjek penelitian yang dipilih secara randomHasil pretest berdistribusi normal atau kemampuan siswa kelas kontrol dan ekperiment sebelum diberi perlakuan adalah sama.Dimana skor kelas eksperimen yang menggunakan metode Quantum Learning lebih baik dibandingkan purata skor kelas kontrol pada test posttestBerdasarkan hasil analisis dan pembahasan hasil penelitian yang meliputi pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan metode Quantum Learning lebih baik dibandingkan keterlaksanaan metode pembelajaran langsung, didapatkan hasil rata ? rata sebesar 94,87% pada kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran langsung dan hasil rata ? rata sebesar 97,48% bagi kelas eksperimen yang menggunakan metode Quantum Learning. hasil hitung uji t dengan bantuan SPSS 16, didapatkan hasil penerapan metode penerapan metode Quantum Learning lebih unggul untuk meningkatkan hasil belajar daripada metode pembelajaran langsung. seperti yang bisa di lihat pada hasil dari hitung > tabel pada pretest (18,05 > 6,236) dan pada posttest (18,05 > 14,647) yang semakin mendukung bahwa pembelajaran Quantum Learning lebih unggul dibandingkan metode pembelajaran langsung, yang berarti pembelajaran Quantum Learning dapat meningkatkan hasil belajar dibanding pembelajaran metode langsung dengan hasil rerata 74,11 pada kelas eksperiment dan 57,32 pada kelas kontrol saat pretest dan meningkat menjadi rerata 81,79 pada kelas eksperiment dan 63,11 pada kelas kontrol saat posttest. Kata kunci : Desain Eksperimen, Quantum Learning,Ilmu Ukur Tanah.AbstractProgress of the era from year to year developed very rapidly, both in development and human resources, especially in the field of education. Teachers in demand to always innovate in teaching by using the right model of learning so that students can understand and understand what is being taught. Based on the survey results to SMKN 3 Surabaya, the low activity of student learning is seen in the study of soil science. The method used is a direct learning method that the activities of teaching and learning activities are only centered on the teacher as a source of information, needed masala h solution in the teaching and learning process, especially problems about student learning outcomes and understanding. To solve the problem need new innovative learning model, one of the learning model that can be used is Quantum Learning learning model .The rarely used humanistic learning model of Quantum Learning in Vocational High School, especially in Building Materials Engineering (TGB) students can be a new innovation as an alternative learning model. Pembelajaran quantum can be regarded as a model of learning that emphasizes to provide significant benefits and also emphasizes the n kesenanga levels of learners or students.The type of research conducted is experimental design with the form of research design True Experimental Design using Pretest-Posttest Control Group Design design, which is a design that uses two classes as research subjects selected by randomThe pretest of pretest normal distribution or the ability of the control and experimental class students before being treated is the same. Whereas the experimental class using Quantum Learning method is better than the control class score on the posttest test. Based on the results of analysis and discussion of research results covering the introduction, core activities, and cover can be concluded that the implementation of Quantum Learning method is better than the direct learning method, the result of average is 94,87% in control class using direct learning method and the average result is 97,48% for experimental class using Quantum Learning method . the result of t test with SPSS 16 help , the result of application of Quantum Learning method is superior to improve learning result than direct learning method. as can be seen on the results of t count> t table on the pretest (18.05>6.236) and at posttest (18.05>14.647), which grew Supports that Quantum Learning is superior than immediate learning method, which means learning Quantum Learning can improve learning outcomes compared directly with the learning method the average yield of 74.11 in the experimental class and 57.32 in the control class at pretest and increased to a mean of 81.79 in the experimental class and 63.11 in the control class at posttest. Keywords : Design Experimentation, Quantum Learning, Soil Measurement Science
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN AUTOPLAY MEDIA STUDIO PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI JENIS-JENIS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI DICKY KURNIAWAN, MOKHAMMAD; AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA, GDE
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dan ketuntasan belajar siswa menggunakan media pembelajaran autoplay media studio. Desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design. Pelaksanaannya di SMK Negeri 1 Kemlagi, jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dan waktu penelitian dilakukan pada semester gasal tahun ajaran 2018/2019. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas X DPIB 2 dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X DPIB 1 dengan jumlah 31 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisa kelayakan perangkat pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran, ketuntasan belajar dan uji hipotesis dengan one sample t test dan independent sample t test. Data analisa memaparkan ketuntasan belajar siswa, sekaligus memperkuat ketuntasan belajar siswa meningkat dikarenakan oleh treatment penerapan pembelajaran menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction) yang sebelumnya sudah diterapkan pada pembelajaran sehari-hari pada kelas X DPIB digabungkan dengan media pembelajaran interaktif autoplay media studio terbukti dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa, terlihat dengan jumlah siswa mencapai KKM (tuntas) sebanyak 25 siswa dan siswa berada di bawah KKM (tidak tuntas) sebanyak 5 siswa, dibandingkan dengan kelas kontrol dengan jumlah siswa mencapai KKM (tuntas) sebanyak 20 siswa dan siswa berada di bawah KKM (tidak tuntas) sebanyak 11 siswa Kata Kunci : Autoplay Media Studio, Keterlaksanaan Pembelajaran, Ketuntasan Belajar. Abstract This study aims to determine the feasibility of learning and completeness of student learning using autoplay media studio learning media. The research design used was a non equivalent control group design. The implementation is in State Vocational School 1 Kemlagi, majoring in Model Design and Building Information (DPIB) and the time of research is conducted in the odd semester of the 2018/2019 academic year. The sample used was class X DPIB 2 students with 30 students as the experimental class and students in class X DPIB 1 with 31 students as the control class. The data analysis technique used is descriptive analysis by analyzing the feasibility of learning devices, the feasibility of learning, mastery learning and hypothesis testing with one sample t test and independent sample t test. Analysis data describes the completeness of student learning, while strengthening student mastery learning due to the treatment of the application of learning using direct instruction models that were previously applied to daily learning in class X DPIB combined with autoplay media learning studio media proved to improve student learning completeness, seen by the number of students reaching KKM (complete) as many as 25 students and students under the KKM (incomplete) as many as 5 students, compared with the control class with the number of students reaching KKM (complete) as many as 20 students and students are under KKM (incomplete) as many as 11 students Keywords : Autoplay Media Studio, Implementation of, Learning Completeeness.
PENERAPAN MEDIA MAKET KUSEN PINTU & JENDELA PADA MATA PELAJARAN RAB MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI SMKN 2 SURABAYA DIANI KARTIKA SARI, MIFTA; , SUPARJI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran, hasil belajar siswa, dan respon siswa terhadap media maket kusen pintu dan jendela menggunakan model pembelajaran contextual teahcing and learning pada mata pelajaran RAB. Desain penelitian yaitu menggunakan One-Shot Case Study dengan sampelnya adalah siswa kelas XI DPIB 1, semester genap tahun ajaran 2018/2019 di SMKN 2 Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi silabus, RPP, kelayakan media pembelajaran, Materi Pembelajaran, Soal, keterlaksanaan pembelajaran, respon siswa, lembar pengamatan keterlaksanaan kegiatan pembelajaran, lembar respon siswa, dan lembar tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kelayakan media pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, analisis hasil belajar siswa, dan analisis respon siswa. Pembelajaran menggunakan media maket kusen pintu dan jendela menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning didapatkan rata ? rata hasil kelayakan media pembelajaran sebesar 87,50% yang berarti sangat layak untuk digunakan, nilai rata ? rata keterlaksanaan pembelajaran bagi guru sebesar 90,56%, dan siswa sebesar 91,15% yang berarti keterlaksanaan pembelajaran berjalan sangat baik, nilai rata ? rata hasil belajar siswa sebesar 80,78 yang berarti lebih besar dari KKM (>76) dan ketuntasan klasikal sebesar 80,56% tuntas, dan untuk respon siswa diperoleh nilai rata ? rata sebesar 82,28% yang berarti sangat baik. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Contextual Teaching and Learning, Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa, Respon Siswa Abstract This research aims to find out the worthiness of the learning media, feasibility of the learning, student learning outcomes, and the response of the students against the media scale model frames of doors and Windows using contextual learning model and learning on teahcing subjects in RAB. Design research that is using the One-Shot Case Study with a sample is a student of Class XI DPIB 1, the even semester academic year SMK N 2 2018/2019 in Surabaya. Research instrument used is sheet validation syllabus, RPP, wothiness media of learning, lecture of learning, matter, feasibility of the learning, student response, learning activities of feasibility observation sheets, student response sheets, and test sheets. Data analysis techniques using the analysis of the feasibility study, analysis of feasibility media learning, student learning outcomes analysis, and analysis of student response. Learning to use media mockup of door frames and Windows using contextual learning model of teaching and learning was obtained by averaging the median results ? feasibility study of media 87.50% which means it is very worthy to be used, the value of the medians feasibility learning for teachers of 90.56%, and students of 91.15% which means the learning feasibility went very well, the median values of the mean results of students learning ? of 80.78 meaning greater than the KKM (> 76) and classical exhaustiveness 80.56% registration has been completed, and for the response of the students obtained the median value ? of 82.28% which means very good. Keywords: Learning Media, Contextual Teaching and Learning, Feasibility Of The Learning, Student Learning Outcomes, Student Response
PENGGUNAAN MEDIA MINIATUR INSTALASI GEDUNG (RUMAH TINGGAL BERTINGKAT) DENGAN METODE DRILL AND PRACTICE PADA MATA PELAJARAN APLIKASI PERANGKAT LUNAK DI SMK NEGERI 3 SURABAYA TRI LAKSONO, DODI; DWI HANDAYANI, KRISNA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata ? rata hasil belajar setelah menggunakan Media Miniatur Instalasi Gedung (Rumah Tinggal Bertingkat) dengan Metode Drill and Practice. Jenis penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan desain penelitian One-Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI DPIB I dan XI DPIB II SMK Negeri 3 Surabaya, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI DPIB I dengan jumlah 33 siswa. Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan metode tes berupa pemberian tes menggambar untuk mendapatkan hasil belajar. Hasil uji hipotesis hasil belajar menghasilkan nilai t hitung > nilai t tabel, yaitu 3,513 > 1,693; yang berarti H0 ditolak sedangkan Ha diterima, artinya rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan Media Miniatur dengan Metode Drill And Practice lebih besar dari KKM (>) dari 78 dan tergolong dalam kriteria Baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan dengan Media Miniatur Instalasi Gedung yang sudah tervalidasi dengan hasil Sangat Valid dan penekanan Metode Drill And Practice dalam proses belajar mengajar dapat memberikan hasil belajar siswa yang baik dan memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kata kunci: Metode Pembelajaran, Drill and Practice, Media Miniatur Instalasi Gedung, Menggambar dengan Aplikasi Perangkat Lunak ABSTRACT This study aims to determine the average learning outcomes after using Building Installation Miniature Media (Multi-storey Houses) with Drill and Practice Method. The type of research using Pre-Experimental Design with One-Shot Case Study research design. The population in this study were students of class XI DPIB I and XI DPIB II of SMK Negeri 3 Surabaya, while the sample in this study was class XI DPIB I with a total of 33 students. The sampling technique using Purposive Sampling. Data collection uses a test method in the from giving a drawing test to get learning outcomes. The result hypothesis test for the average learning outcomes yields a value of t count > t table value, which is 3,513> 1,693; then H0 was rejected and Ha was accepted, meaning that the average student learning outcomes after using miniature media with the drill and practice method is greater than KKM (>) of 78. Based on these results it can be concluded that the Building Installation Miniature Media that has been validated with Very Valid results and emphasis on the Drill and Practice Method in the teaching and learning process can provide good learning outcomes and achieved were also better than standard minimum completeness criteria (KKM). Keywords: Learning Methods, Drill and Practice, Building Installation Miniature Media, DrawingSoftware
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA MAKET PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR KONSTRUKSI KUSEN PINTU DAN JENDELA KELAS X1 DPIB SMK NEGERI 2 SURABAYA LUTFI GUNAWAN, MUHAMMAD; , SUPARJI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui kelayakan media maket yang digunakan pada saat proses pembelajaran (2) keterlaksanaan proses belajar mengajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan media maket; (3) hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan media maket. Jenis penelitian ini adalah One-Shot Case Study dengan sampelnya adalah siswa kelas XI DPIB SMK Negeri 2 Surabaya tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 35 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar, dan lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar dan hasil belajar, serta uji t pihak kiri. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata hasil kelayakan media pembelajaran adalah 86% dengan kategori sangat baik; (2) persentase rata-rata hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 sebsear 83,33%, pada pertemuan 2 sebesar 83,89%, Jadi rata-rata skor interpretasi adalah 83,61 dengan kategori sangat baik; (3) nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 77,14 dengan kategori baik dengan jumlah siswa mencapai KKM (tuntas) sebanyak 27 siswa dan siswa berada di bawah KKM (tidak tuntas) sebanyak 8 siswa. Kata kunci : Media Maket, Model Pembelajaran Problem Based Learning, Hasil Belajar siswa, Kusen. Abstract The purpose of this study was to (1) determine the feasibility of maket media used during the learning process (2) the implementation of the teaching and learning process using Problem Based Learning models with media learning; (3) student learning outcomes after using the Problem Based Learning model with maket media. This type of research is a One-Shot Case Study with a sample of students of class XI DPIB of SMK Negeri 2 Surabaya in 2018/2019 academic year totaling 35 people. The research instruments used were learning device validation sheets, observation sheets for the implementation of teaching and learning activities, and test sheets. The data analysis technique used is the analysis of the implementation of teaching and learning activities and learning outcomes, as well as the t-test on the left. The results of this study are (1) the average percentage of the feasibility of learning media is 86% with a very good category; (2) the average percentage of learning outcomes in meeting 1 is 83.33%, at meeting 2 is 83.89%, so the average interpretation score is 83.61 with a very good category; (3) the average value of student learning outcomes is 77.14 with a good category with the number of students reaching KKM (complete) as many as 27 students and students under the KKM (incomplete) as many as 8 students. Keywords: Maket Media, Problem Based Learning Learning Model, Student Learning Outcomes, frame.
PENGEMBANGAN MEDIA QUESTION CARD DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS PADA MATERI SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK KAYU UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN DI KELAS X DPIB (DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN) SMK NEGERI 2 BANGKALAN DWI KURNIA FITRIANSYAH, CRIZMA; , SUPARJI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini memiliki latar belakang bahwa proses pembelajaran yang sedang berlangsung guru masih sering menggunakan power point, papan tulis dibantu metode ceramah pada proses pembelajaran sehingga siswa kurang fokus, hal ini berkebalikan dengan penerapan Kurikulum 2013 dimana guru hanya berperan sebagai fasilitator agar dapat melatih siswa lebih aktif dan membangun pengetahuan siswa secara kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan media Question Card pada materi spesifikasi dan karakteristik kayu (2) Kelayakan perangkat pembelajaran sebagai media pembelajaraan pada materi spsifikasi dan karakteristik kayu (3) keterlaksanaan media question card dengan model teams games tournament pada materi spesifikasi dan karakteristik kayu (4) hasil belajar siswa setelah pengembangan media question card dengan model teams games tournament pada materi spesifikasi dan karakteristik kayu (5) Respon Siswa terhadap penggunaan media pembelajaran question card dengan model teams games tournament pada materi spesifikasi dan karakteristik kayu. Jenis penelitian ini menggunakan pengembangan 4D. Subyek penelitian ini menggunakan 21siswa kelas X DPIB SMK Negeri 2 Bangkalan. Instrumen Penelitian yang digunakan adalah lembar validasi (1) media question card( (2) perangkat pembelajaran 3) keterlaksanaan pembelajaran (4) pretest-posttest (5) angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis kelayakan media question card, analisis keterlaksanaan pembelajaran, analisis hasil belajar dan analisis respon siswa. Hasil penelitian ini adalah (1) prosentase rata-rata hasil kelayakan media question card sebesar 84,54% dengan kategori sangat layak; (2) prosentase rata-rata hasil kelayakan perangkat pembelajaran meliputi silabus sebesar 83% dengan kategori sangat layak, RPP sebesar 77,4% dengan kategori sangat layak, materi sebesar 82% dengan kategori sangat layak ; (3) prosentase rata-rata hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 sebesar 82% dengan kategori baik, pada pertemuan 2 sebesar 91% dengan kategori sangat baik; (4) ) nilai rata-rata hasil belajar siswa yang didapat dari pre-test dan posttest, untuk pretest yang dilakukan pada kelas X DPIB masih sangat rendah dari batas KKM yang diberlakukan oleh sekolah yaitu 80. Hanya ada 2 siswa yang tuntas memperoleh nilai diatas nilai KKM 80. Ketuntasan klasikal yang diperoleh pada kelas X DPIB yakni hanya 10% masih kurang dari 80 % sebagai standar ketuntasan, Sedangkan post-test yang diperoleh pada kelas X DPIB yakni ketuntasannya mencapai 100%. Dimana minimal ketuntasannya lebih dari 80%. Jadi kenaikan ketuntasan klasikal dari hasil belajar setelah menggunakan media question Card pada kelas X DPIB yaitu sebesar 100% dengan kategori sangat baik; (5) prosentase rata-rata hasil respon siswa sebesar 73,8% dengan kategori sangat baik. Kata kunci : media question card, hasil belajar Abstract This study has a background that the ongoing learning process teachers still often use power point, the whiteboard is assisted by the lecture method in the learning process so that students kilack focus this is contrary to the application of the 2013 curriculum where the teacher only acts as a facilitator in order to train students more actively and build students knowledge creatively. The purpose of this study was to determine (1) the feasibility of Question Card media on wood specifications and characteristics of material (2)the feasibility of learning devices as learning media on material spesifications and characteristics of wood (3) the implementation of media question cards with games tournament tournament models on material specifications and wood characteristics (4) student learning outcomes after the development of media question card with models games tournament teams on material specifications and wood characteristics(5)Student?s response to the use of question card learning media with the model of games tournament on material specifications and wood characteristics. This type of research uses 4D development. The subjects of this study used 21 students of class X DPIB SMK Negeri 2 Bangkalan. The research instrument used was a validation sheet (1) learning device (2) media question card (3) learning feasibility (4) pretest-posttest (5) student response questionnaire. Data analysis techniques used feasibility analysis of learning devices, feasibility analysis of media question cards, analysis of learning feasibility, analysis of learning outcomes, analysis of student responses. The results of this study are (1) the average percentage of the results of the feasibility of the question card media is 84.54% with a very feasible category; (2) the average percentage of the feasibilty of learning devices includes a syllabus of 83% with a very fesible category, RPP of 77,4 % with a very fesible category, material of 82% with a very fesible category (3) the average percentage of late learning outcomes at 1st meeting was 82% with good categories, at the second meeting 91% with very good categories; (4) the average value of student learning outcomes obtained from the pre-test and posttest, for the pretest conducted on class X DPIB is still very low from the KKM limit imposed by the school, which is 80. There are only 2 students who can obtain added value the value of KKM 80 was obtained. Classical completeness obtained in class X DPIB was only 10%, still less than 80% as the standard of completeness, while the post-test obtained in class X DPIB was 100% completeness. Where the minimum completeness is more than 80%. So the classical completeness rises from learning outcomes after using media question cards in class X DPIB which is equal to 100% with very good categories; (5) the average percentage of student responses is 73.8% with a very good category. . Keywords: media question card, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DENGAN MENGGUNAKAN LKS PADA MATERI SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK BAJA FUGUH ROHMAWAN, MUHAMMAD; ESTIDARSANI, NANIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DENGAN MENGUNAKAN LKS PADA MATERI SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK BAJA Nama : MUHAMMAD FUGUH ROHMAWAN NIM : 14050534014 Program Studi : S1 Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan : Teknik Sipil Fakultas : Teknik Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Nanik Estidarsani, M.Pd Materi spesifikasi dan karakteristik baja merupakan materi mata pelajaran dasar-dasar kontruksi bangunan yang berhubungan dengan bahan bangunan pada spektrum kurikulum 2013 yang telah disesuaikan. Materi tersebut membutuhkan pemahaman yang baik dan proses pembelajaran yang menarik sehingga siswa dapat belajar dan mendapat nilai maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) keterlaksanaan pembelajaran; (2) respon siswa; (3) hasil penerapan antara kelas yang diberi dan tidak diberi model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan menggunakan LKS pada materi spesifikasi dan karakteristik baja. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan rancangan posttest only control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X KGSP1 dan X KGSP4 SMK Negeri 5 Surabaya semester gasal tahun ajaran 2018/2019 yang masing-masing kelas berjumlah 36 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, angket respon siswa, dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, analisis respon siswa, dan uji beda dengan uji-t dua pihak. Hasil penelitian ini adalah (1) rata-rata hasil keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing menggunakan LKS pada pertemuan I sebesar 86,8% dengan kategori sangat baik, pada pertemuan II sebesar 90,8% dengan kategori sangat baik; (2) rata-rata hasil respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing menggunakan LKS sebesar 83.49 % dengan kategori sangat baik; (3) nilai rata?rata kelas model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan LKS adalah 85,28. Sedangkan, kelas metode pembelajaran langsung dengan LKS adalah 80,28. Hasil uji t menunjukkan, nilai thitung = 2,59. Nilai ttabel dengan signifikasi( ) = 2,5% adalah 2,319. Hasil thitung lebih besar dari ttabel. Artinya, ada perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan antara siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan metode pembelajaran langsung pada materi spesifikasi dan karakteristik baja. Kata Kunci : Snowball Throwing, LKS, Keterlaksanaan Pembelajaran, Respon Siswa. ABSTRACT IMPLEMENTATION OF SNOWBALL THROWING COOPERATIVE LEARNING MODEL BY USING LKS ON SPECIFICATION MATERIALS AND STEEL CHARACTERISTICS Name : MUHAMMAD FUGUH ROHMAWAN NIM : 14050534014 Study Program : S1 Building Engineering Education Department : Civil Engineering Faculty of Engineering Institution : Surabaya State University Advisor : Dr. Nanik Estidarsani, M.Pd Material specifications and steel characteristics are subject matter of the basics of building construction related to building materials in the 2013 curriculum spectrum that have been adjusted. The material requires good understanding and interesting learning processes so students can learn and get maximum grades. The purpose of this study was to determine (1) the implementation of learning; (2) student responses; (3) the results of the application between classes given and not given the snowball throwing cooperative learning model by using LKS on material specifications and steel characteristics. This type of research uses an experimental research method with a posttest only control group design. The research sample was students of class X KGSP1 and X KGSP4 of SMK Negeri 5 Surabaya in odd semester 2018/2019 academic year, each of which consisted of 36 students. The research instruments used were learning device validation sheets, learning implementation observation sheets, student response questionnaires, and test questions. The data analysis technique used is the feasibility analysis of learning devices, analysis of learning feasibility, analysis of student responses, and different tests with two-party t-test. The results of this study are (1) the average results of the implementation of the snowball throwing type cooperative learning model using LKS at the first meeting of 86.8% with a very good category, at the second meeting 90.8% with a very good category; (2) the average student response to the snowball throwing type cooperative learning model uses LKS of 83.49% with a very good category; (3) the average grade of the cooperative learning type snowball throwing model with LKS is 85.28. Meanwhile, the class of direct learning methods with LKS is 80.28. The results of the t test show, the value of tcount = 2.59. The value of t table with significance (?) = 2.5% is 2,319. The result of tcount is greater than t table. That is, there is a significant difference in the average learning outcomes between students who apply the snowball throwing type cooperative learning model with direct learning methods on material specifications and steel characteristics.Keywords : Snowball Throwing, LKS, Implementation of Learning, Student Response.
PENERAPAN MEDIA MAKET TANGGA BETON DENGAN MENGGUNAKAN INSTRUMEN PENILAIAN PADA MATA PELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI DI SMKN 3 SURABAYA SEHWIA F, CHANDRA; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN MEDIA MAKET TANGGA BETON DENGAN MENGGUNAKAN INSTRUMEN PENILAIAN PADA MATA PELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI DI SMKN 3 SURABAYA Chandra Sehwia FadzilaniS1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Email: chandrasfadzilani@gmail.com Drs. Didiek Purwadi, M.Si Dosen Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Email: didiekpurwadi@yahoo.co.id Abstrak Media pengajaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kegiatan belajar mengajar selain strategi dan model pembelajaran. Maket tangga beton merupakan media tiga dimensi berperan dalam proses pembelajaran agar menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1)Kelayakan media dan perangkat pembelajaran, 2)Keterlaksanaan pembelajaran, dan 3)Hasil belajar siswa menggunakan media maket tangga beton. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu. Pelaksanaan penelitian di SMK Negeri 3 Surabaya kelas XI DPIB1 yang berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data untuk kelayakan media dan perangkat pembelajaran menggunakan lembar validasi, keterlaksanaan pembelajaran menggunakan lembar observasi, dan hasil belajar menggunakan post test. Berdasarkan hasil validasi media menunjukkan presentase 85% dan hasil validasi perangkat pembelajaran menunjukkan presentase 78,8%. Hasil observasi keterlaksanaan mendapatkan rata-rata 83,8%. Hasil belajar siswa mendapatkan rata-rata 79,45 dengan ketuntasan mencapai 93,5%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media pengajaran maket berperan positif terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci: Media Maket Tangga Beton, Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa Abstract Teaching media is one of the factors that influence teaching and learning activities in addition to strategies and learning models. The mockup of concrete stairs is a three-dimensional media that plays a role in the learning process to become more interesting and easy to understand. The purpose of this study was to find out 1) Feasibility of learning media and learning devices, 2) Implementation of learning, and 3) Learning outcomes of students using The mockup media of concrete stairs. The type of research used in this study is a kind of quasi-experimental research. The research was conducted at SMK Negeri 3 Surabaya in class XI DPIB1 totaling 31 students. Data collection for the feasibility of learning media and learning devices using a sheet of validation, implementation of learning using observation sheets, and learning outcomes using post test. Based on the results of media validation showed a percentage of 85% and the results of the validation of learning devices showed a percentage of 78.8%. The results of the observations obtained an average of 83.8%. Student learning outcomes get an average of 79.45 with completeness reaching 93.5%. From these results it can be concluded that the application of mockup teaching media plays a positive role on student learning outcomes. Keywords: The mockup Media of Concrete Stairs, Implementation of Learning, Student Learning Outcomes
PENERAPAN MEDIA MAKET PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG DENGAN MATERI MENGGAMBAR DETAIL PONDASI BATU KALI DAN SLOOF DI KELAS XI DPIB SMK NEGERI 3 SURABAYA , MUDIONO; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hasil persentase keterlaksanaan dan rata ? rata hasil belajar setelah diterapkan pembelajaran menggunakan media maket dan model pembelajaran langsung (MPL). Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-Experimental Design dengan desain penelitian One-Shot Case Study. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu kelas XI DPIB I dengan jumlah 34 siswa. Teknik sampling yang menjadi dasar penelitian menggunakan Teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode tes. Hasil analisis observasi keterlaksanaan pembelajaran memperoleh nilai rata - rata 82,15%, artinya penerapan media maket pada mata pelajaran kostruksi dan utilitas gedung dengan model MPL terlaksana dengan baik sesuai dengan skenario pembelajaran pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hasil analisis hipotesis (uji-t) untuk hasil belajar siswa memperoleh nilai t hitung = 10,10; dan nilai t tabel 1,693 - (t hitung > t tabel), artinya Artinya ?Rata-rata hasil belajar siswa kelas XI DPIB di SMK Negeri 3 Surabaya pada mata pelajaran konstruksi dan utilitas gedung melalui pelaksanaan pembelajaran menggunakan media maket pondasi batu kali dan sloof adalah lebih besar (>) dari KKM (80) dengan kriteria Sangat Baik?. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dengan penerapan Media Maket dengan model pembelajaran langsung (MPL) dapat menciptakan suasana menarik perhatian siswa dan bahan pengajaran lebih jelas maknanya, sehingga proses belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik dan hasil belajar siswa dapat memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan. Kata Kunci: Media Maket, Pondasi Batu Kali, Konstruksi dan Utilitas Gedung, Hasil Belajar Menggambar.
PENGEMBANGAN MEDIA SKETCHUP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BASED LEARNING PADA MATERI MENGGAMBAR DETAIL KUSEN PINTU DAN JENDELA KELAS XI DPIB DI SMK NEGERI 2 BOJONEGORO ANDO RYAN TAMA, ALI; DWI HANDAYANI, KRISNA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi dengan sarana dan prasarana di SMK Negeri 2 Bojonegoro yang tergolong sudah memadai untuk dilakukan pengajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti tersedianya LCD proyektor, komputer dll, akan tetapi perangkat tersebut kurang dimaksimalkan sebagai media pembelajaran. Hal ini disebabkan pemahaman siswa terhadap materi diajarkan oleh guru dalam menjelaskan materi masih sangat terbatas sehingga menyebabkan siswa kurang termotivasi dalam belajar dan berpengaruh pada ketuntasan belajar siswa. Oleh karena itu perlu dikembangkan media pembelajaran Sketchup pada mata pelajaran kontruksi dan utilitas gedung pada materi menggambar detail kusen pintu dan jendela.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan media Sketchup dengan pembelajaran model Project Based Learning. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI DPIB 1 SMK Negeri 2 Bojonegoro tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 30 siswa dan Objek dalam penelitian ini adalah media sketchup dengan materi menggambar detail kusen pintu dan jendela. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi kelayakan media Sketchup yang divalidasi oleh para ahli dari dua dosen Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya dan Guru mata pelajaran Kontruksi dan Utilitas Gedung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan media Sketchup. Berdasarkan analisis hasil penelitian, prosentase rata-rata kelayakan media Sketchup sebesar 83,85% dengan kategori sangat layak, Sehingga media Sketchup dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, khususnya pada materi menggambar detail kusen pintu dan jendela kelas XI Desain Permodelan dan Informasi Bangunan 1 SMK Negeri 2 Bojonegoro. Kata Kunci: Media Sketchup, Project Based Learning, Ketuntasan Belajar Abstract . The background of this research is that the facilities and infrastructure in Bojonegoro 2 State Vocational School were sufficient to be carried out based on Information and Communication Technology (ICT) teaching such as the availability of LCD projectors, computers, etc., but these devices were not maximized as learning media. This is due to students understanding of the material though by the teacher in explaining the material was still very limited, causing students were less motivated in learning and influence the completeness of student learning. Therefore, the development of Sketchup learning media on construction subjects and building utilities was developed in detailing material on door and window frames. The purpose of this study was to determine the feasibility of Sketchup media with learning from the Project Based Learning model. This type of research is Research and Development (R & D). The research subjects were students of class XI DPIB 1 in Bojonegoro State Vocational High School 2 2018/2019 which numbered 30 students and the object in this study was sketchup media with material drawing details on door and window frames. The research instrument used was a validation sheet for Sketchup media validation validated by experts from two lecturers of Surabaya State University Civil Engineering and Construction and Building Utilities subject teachers. The data analysis technique used is an analysis of Sketchup media feasibility. Based on the analysis of the research results, the average percentage of Sketchup media eligibility is 83.85% with a very feasible category. So that Sketchup media can be used in teaching and learning activities, especially in detail drawing material on door frames and windows of class XI Model Design and Building Information 1 of SMK Negeri 2 Bojonegoro. Keywords: Media Sketchup, Project Based Learning, Learning Completeness.

Page 1 of 2 | Total Record : 20