cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 1,286 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM URBAN FARMING DI KELURAHAN MADE KECAMATAN SAMBIKEREP KOTA SURABAYA LILIK WAHYU ATHARIYANTO
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pertanian kota (urban farming) merupakan salah satu bentuk program pemberdayaan masyarakat yang bergerak pada bidang pertanian. Pada tahun 2007, Pemerintah Kota Surabaya telah mencanangkan program urban farming yang ditujuka n khusus untuk keluarga miskin di Kota Surabaya.Program urban farming yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, memberdayakan masyarakat miskin dan sebagai sarana pembelajaran dan peningkatan sumber daya manusia di bidang pertanian.Sebagai salah satu wilayah di Kota Surabaya yang mampu mengelola urban farming dengan baik, Kelurahan Made menjadi wilayah yang diteliti. Peneliti menggunakan enam variabel untuk mengetahui bagaimana implementasi program urban farming di Kelurahan Made, yakni sumber kebijakan, ukuran dan tujuan kebijakan, komunikasi antarorganisasi, karakteristik pelaksana, lingkungan ekonomi, sosial dan politik, serta sikap para pelaksana. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian yang diteliti berada di Kelurahan Made Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya. Kelurahan Made dipilih sebagai lokasi penelitian karena Kelurahan Made merupakan wilayah yang dikenal sebagai wilayah yang mampu mengelola urban farming dengan baik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah melalui teknik purposive sampling yang kemudian berkembang dengan menggunakan teknik snowball sampling. Penelitian ini juga menggunakan teknik accidental sampling untuk mendapatkan data. Untuk teknik pengumpulan data, penelitian ini menggunakan empat cara yakni observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program urban farming di Kelurahan Made dilaksanakan dengan baik.Hal tersebut dapat dilihat dari bentuk komunikasi antarorganisasi yang berjalan dengan baik, adanya inovasi dalam pelaksanaan kegiatan serta sikap dari masing-masing pelaksana yang menunjukkan sikap penerimaan terhadap kebijakan.Pelaksanaan urban farming perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kapasitas yang dimiliki masyarakat miskin. Kata Kunci : Implementasi, program, urban farming
EVALUASI KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN JOMBANG AHMAD FATHONI
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Kualitas sumber daya manusia pegawai negeri sipil di suatu instansi pemerintahan merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan produktivitas kinerja instansi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi dan profesionalisme yang tinggi karena hal itu dapat mendukung peningkatan kinerja pegawai negeri sipil. Evaluasi kinerja adalah metode dan proses penilaian pelaksanaan tugas seseorang, sekelompok atau unit kerja dalam suatu perusahaan atau organisasi sesuai dengan standar kinerja atau tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Permasalahan yang diambil karena 1) Kurangnya kedisiplinan waktu kerja pegawai negeri sipil 2) Penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui tingkat kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang. Sedangkan populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai negeri sipil Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang dengan teknik pengambilan sampelnya menggunakan sampel jenuh. Untuk menganalisa data yang diperolah menggunakan uji hipotesis t-test satu sample. Hasil penelitian menunjukkan kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Kementerian Agama Kabuten Jombang sangat baik karena sesuai dengan hasil hitung diperoleh angka thitung ≥ ttabel (22,2 ≥ 1,681) dan kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang mencapai 90% dari angka 65% dari skor yang diharapkan. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang sangat baik. Adapun saran yang dapat dijadikan masukan adalah 1) perlu peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, 2) sesuaikan penempatan kerja pegawai dengan latar belakang pendidikannya, 3) mengoptimalkan sarana dan prasarana kantor untuk kepentingan kantor, 4) meningkatkan disiplin jam kerja pegawai. Kata kunci : evaluasi kinerja pegawai negeri sipil.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI PROGRAM BANK SAMPAH BINA MANDIRI (BSBM) DI RW VI KELURAHAN NGAGEL REJO KECAMATAN WONOKROMO KOTA SURABAYA RINDA WAHYUNING P
Publika Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v1n2.p%p

Abstract

Sampah merupakan permasalahan yang sangat kompleks. Volume sampah yang terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan pemukiman serta keterbatasan lahan untuk pembuangan akhir menjadikan masalah sampah sebagai salah satu masalah yang harus segera diselesaikan. Salah satu program yang ditujukan untuk mengatasi permasalah sampah dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya adalah Program Bank Sampah Bina Mandiri yang ada di RW VI Kelurahan Ngagel Rejo Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. Permasalahan yang diambil karena rendahnya partisipasi masyarakat RW VI dalam pengelolaan sampah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui program BSBM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui program BSBM. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian ini di RW VI Kelurahan Ngagel Rejo Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. Populasinya adalah seluruh warga RW VI yang berjumlah 960 KK dengan teknik pengambilan sampelnya menggunakan rumus Solvin sehingga sampelnya berjumlah 91 KK. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa penyebaran angket (kuesioner). Instrument pertanyaan diuji dengan uji validitas dan reabilitas menggunakan bantuan SPSS 14. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif yaitu melalui tahap editing, coding, skoring, pengorganisasian data, membuat kelas interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat yaitu kesempatan termasuk kategori rendah dengan jumlah skor total 972 dan berada dalam interval antara 728-1213 yang berkategori rendah. Untuk kemauan juga tergolong masih rendah dengan skor total 1058 dan berada pada interval antara 637 dan 1062 yang berkategori rendah, dan untuk kemampuan tergolong sedang dengan skor total 1210 dan termasuk dalam interval antara 1063 sampai 1488 yang berkategori sedang. Dari hasil tersebut, adapun saran yang dapat dijadikan masukan adalah pihak BSBM harus lebih membuka kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat dalam setiap kegiatan, sosialisasi tentang program juga harus lebih ditingkatkan, dan memperluas jaringan kerjasama untuk memasarkan produk daur ulang. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan Sampah, Program Bank Sampah Bina Mandiri (BSBM)
IMPLEMENTASI ELEKTRONIK SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI 1111 VERSI 1.5 DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA SIDOARJO UTARA RADHISCA IVONNE
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Penerapan aplikasi e-SPT PPN 1111 versi 1.5 bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pada sistem pengisian dan penyampaian SPT PPN 1111. Kendala penerapan di KPP Pratama Sidoarjo Utara meliputi kemampuan Wajib Pajak akan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan kesiapan infrastruktur teknologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah Seksi Pelayanan dan Pengolahan Data dan Informasi, dan Wajib Pajak yang diambil dengan metode Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi langsung, dokumentasi, dan triangulasi teknik. Analisis data dengan pengumpulan data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian mendeskripsikan implementasi e-SPT PPN 1111 versi 1.5 sebagai upaya pengembangan e-government dapat dilihat dari 4 (empat) bidang besar yang mengelilingi dan mempengaruhi pelaksanaan e-government, yaitu bidang organisasi yang menunjukkan bahwa kebutuhan masa depan organisasi masih diperlukan kesiapan infrastruktur teknologi dan kodisi tata ruang, serta pelatihan staf yang masih belum menyeluruh. Bidang kedua adalah teknik yang menunjukkan bahwa teknologi informasi telah memenuhi standar namun belum dikenakan ke seluruh pegawai. Bidang ketiga adalah sosial yang menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk menggunakan e-SPT PPN 1111 versi 1.5 masih perlu ditingkatkan. Bidang keempat adalah politik yang menunjukkan adanya dukungan pemerintah berupa peraturan, keputusan, dan undang-undang pelaksanaan dan teknis, penyediaan perangkat komputer, serta dalam penentuan arah proses bisnis dan TI. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, E-government, E-SPT PPN 1111 versi 1.5
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NO 11 TAHUN 2011 TENTANG PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN SIDOARJO DITHA VANESSA
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NO 11 TAHUN 2011 TENTANG PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN SIDOARJO Ditha Vanessa S1 Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya Dithavanessa@gmail.com Abstrak Otonomi Daerah merupakan bentuk pelimpahan wewenang dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah. Salah satu bentuk otonomi daerah yaitu pelimpahan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kabupaten Sidoarjo menerima pelimpahan PBB-P2 pada tahun 2012 dengan mengeluarkan Peraturan Daerah No 11 Tahun 2011 Tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan implementasi Peraturan Daerah No 11 Tahun 2011 Tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai DPPKA Sidoarjo, kepala desa dan wajib pajak. Data diambil dengan menggunakan metode wawancara semi terstruktur, observasi terus terang, dokumentasi dan triangulasi teknik. Berdasarkan teori Van Matter Van Horn yang terdiri dari ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap pelaksana, komunikasi antarorganisasi dan aktivitas pelaksana serta lingkungan ekonomi, sosial dan politik. Implementasi PBB-P2 di DPPKA Sidoarjo telah memenuhi keenam variabel tersebut meskipun masih ada beberapa kekurangan seperti sosialisasi yang dilakukan hanya melalui spanduk, kepala desa dan radio, banyaknya wajib pajak yang masih memiliki kesadaran membayar PBB-P2 yang rendah serta pengaruh lingkungan eksternal yang menghambat pelaksanaan PBB-P2. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan
Pengaruh Prinsip Akuntabilitas Terhadap Kinerja Pegawai di PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur WAHYU IRVANTO
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Pengaruh Prinsip Akuntabilitas Terhadap Kinerja Pegawai di PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur WAHYU IRVANTO S1 Ilmu Administrasi Negara , FIS, UNESA (vspro_512@yahoo.co.id) Eva Hany Fanida, S.AP., M.AP S1 Ilmu Administrasi Negara , FIS, UNESA (efanida@yahoo.com) Abstrak Isu profesionalisme menuntut perusahaan untuk melakukan pengelolaan yang baik (Good Corporate Goverrnance). Pelaksanaan Good Corporate Goverrnance (GCG) salah satunya dapat dilakukan dengan prinsip akuntabilitas. Danim (2008:223) mengatakan “akuntabilitas penting untuk staff berkinerja tinggi”, yang dapat diartikan bahwa ketika seorang pegawai mempunyai akuntabilitas yang tinggi memungkinkan mereka untuk melakukan pekerjaan dengan jauh lebih baik. Oleh karena itu dirasa perlu untuk melakukan penelitian tentang hubungan antara prinsip akuntabilitas terhadap kinerja pegawai dengan berlokasi di PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur. Perusahaan negara ini dipilih karena telah menerapkan prinsip akutabilitas untuk meningkatkan kinerja pegawainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Sampel yang diambil adalah seluruh pimpinan yang ada pada PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Tmur meliputi Kepala Cabang, Kepala Bagian dan Kepala Sub-bagian yang berjumlah 11 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan teknik regresi linier sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji analisis regresi linier sederhana diperoleh persamaan Y’ = 14,317 + 1,052 X, yang dapat diartikan bahwa kinerja pegawai dapat meningkat apabila variabel prinsip akuntabilitas dinaikkan. Dari hasil uji tersebut juga diperoleh nilai r2 sebesar 0,5446 atau 54,46%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel Y (kinerja pegawai) dipengaruhi oleh variabel X (prinsip akutabilitas) sebesar 54,46% dan sisanya sebesar 45,54% dipengaruhi oleh variabel lain. Pada variabel Y (kinerja pegawai) terdapat indikator yang turut terpengaruh dengan persamaan meliputi Y1 (kualitas) Y’ = 4,387 + 0,317 X, Y2 (kuantitas) Y’ = 4,387 + 0,317 X, Y3 (kehandalan) Y’ = 11,846 + 0,579 X, Y4 (sikap) Y’ = 1,167 + 0,309 X meskipun dalam setiap indikator mempunyai pengaruh yang berbeda, dimana indikator kualitas (Y1) dan indikator kehandalan (Y3) terpengaruh secara signifikan sedangkan indikator kuantitas (Y2) dan indikator sikap (Y4) tidak terpengaruh secara signifikan. Kata Kunci: Good Corporate Governance, Akuntabilitas, Kinerja Pegawai.
IMPLEMENTASI PROGRAM POSYANDU LANJUT USIA (LANSIA) DI RW IV KELURAHAN WONOKROMO KECAMATAN WONOKROMO KOTA SURABAYA RERI AYU KRISTIANTI
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM POSYANDU LANJUT USIA (LANSIA) DI RW IV KELURAHAN WONOKROMO KECAMATAN WONOKROMO KOTA SURABAYA RERI AYU KRISTIANTI S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, UNESA, (reriayu@gmail.com) Weni Rosdiana, S.Sos., M.AP S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, UNESA Abstrak Program Posyandu Lansia merupakan pengembangan dari kebijakan Pemerintah melalui pelayanan bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat, dan organiasasi sosial dalam penyelenggaraannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara konkrit Implementasi Program Posyandu Lansia di RW IV Kelurahan Wonokromo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah Kasie Yansus (Pelayanan Khusus), Kepala Puskesmas Wonokromo, Wakil ketua Posyandu Lansia Kelurahan Wonokromo, Wakil ketua Posyandu Lansia RW IV, dua orang lansia yang mengikuti posyandu lansia dan dua orang lansia yang tidak mengikuti posyandu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data kualitatif menggunakan teknik analisis data model interaktif. Berdasarkan teori George C. Edward III yang terdiri dari komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Implementasi program posyandu lansia di RW IV Kelurahan Wonokromo telah memenuhi keempat variabel tersebut meskipun masih ada beberapa problematika seperti kurangnya kesadaran lansia tentang pentingnya posyandu, kurangnya dukungan keluarga untuk mengantar/mengingatkan lansia untuk datang ke posyandu, tidak semua lansia tercantum dalam daftar penerima PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya, serta anggaran yang minim. Kata Kunci: Implementasi kebijakan, Program Posyandu Lanjut Usia (Lansia)
TRANSFORMASI PT ASKES (PERSERO) MENJADI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI KANTOR BPJS KESEHATAN CABANG MOJOKERTO (Studi Pada Implementasi Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 Tentang Jaminan Kesehatan) ISTIVAR AFRIYANTI
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

TRANSFORMASI PT ASKES (PERSERO) MENJADI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI KANTOR BPJS KESEHATAN CABANG MOJOKERTO (Studi Pada Implementasi Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 Tentang Jaminan Kesehatan) Istivar Afriyanti (S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya, IstiAfriyan@gmail.com) Dra. Meirinawati, M.AP (S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya) Abstrak Jaminan Sosial akan diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang merupakan transformasi kelembagaan dari PT ASKES (Persero), PT Jamsostek (Persero), PT TASPEN (Persero), dan PT ASABRI (Persero). Guna memberikan kepastian hukum bagi pembentukan BPJS diterbitkanlah UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS. Berdasarkan UU tersebut, akan dibentuk dua BPJS yaitu BPJS Kesehatan merupakan transformasi dari PT ASKES (Persero) dan BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari PT Jamsostek (Persero). Selanjutnya diterbitkanlah peraturan mengenai program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan yaitu Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan transformasi PT ASKES (Persero) menjadi BPJS Kesehatan melalui implementasi program Jaminan Kesehatan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto. Adapun informan dalam penelitian adalah pegawai di Unit Keuangan Umum dan TI, Unit Pemasaran, dan Unit Kepesertaan dan Pelanggan serta peserta BPJS. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis yang digunakan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan teori Van Metter dan Van Horn yang terdiri dari ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana serta lingkungan ekonomi, sosial dan politik. Implementasi program Jaminan Kesehatan di BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto telah memenuhi keenam variabel tersebut meskipun masih ada beberapa kekurangan seperti respon negatif yang diberikan masyarakat yang mempengaruhi antusiasme masyarakat untuk ikut serta dalam program Jaminan Kesehatan sehingga dibutuhkan sosialisasi yang lebih untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta dalam program ini. Kata Kunci: BPJS Kesehatan, Program Jaminan Kesehatan
EFEKTIVITAS PELAYANAN PRIMA DI PT JASA RAHARJA (PERSERO) CABANG JAWA TIMUR NURUL FITRIANINGSIH
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

EFEKTIVITAS PELAYANAN PRIMA DI PT JASA RAHARJA (PERSERO) CABANG JAWA TIMUR Nurul Fitrianingsih S1 Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya Uyun6_kriwil@yahoo.com Fitrotun Niswah,S.AP.,M.AP S1 Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya Abstrak Pelayanan prima menitikberatkan pada terciptanya pelayanan yang lebih baik dan optimal kepada pelanggan sebagai wujud kepedulian perusahaan. Salah satu perusahaan yang menerapkan prinsip pelayanan prima kepada masyarakat adalah PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur dengan melaksanakan program Jemput Bola yang ada sejak tahun 1988 hingga saat ini. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelayanan prima di kantor PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur dengan acuan menggunakan konsep A6 (Ability, Attitude, Appearance, Attention, Action, Acountability) dalam Barata (2011). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel 10% dari jumlah populasi responden yang mengajukan klaim di PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, sehingga jumlah sampel keseluruhan adalah 50 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioer, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan analisis statistik dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan prima di Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur secara keseluruhan sudah berjalan sangat efektif. dari pengujian validitas, reliabilitas dan analisis statistik-deskriptif dihasilkan bahwa penilaian setiap sub-variabel efektivitas pelayanan prima memperoleh nilai dengan prosentase lebih dari 80% yaitu kemampuan (ability) 82,4%, sikap (atitude) 82%, penampilan (apearance) 81,6%, perhatian (attention) 83,2%, tindakan (action) 81,2%, dan tanggungjawab (accountability) 81,76%, dimana dimasukkan ke dalam kategori sangat efektif. Kata Kunci: Efektivitas Pelayanan, Pelayanan Prima, Konsep A6
Pengaruh Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Terhadap Kinerja Pegawai Departemen Produksi Pabrik III di PT. Petrokimia Gresik NOVIA DWIYANAWATI
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman dapat diwujudkan perusahaan dengan memperhatikan dan memberi rangsangan kepada pegawai. Rangsangan yang dapat diberikan oleh perusahaan terhadap pegawai salah satunya adalah dengan diterapkannya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Salah satu perusahaan yang menerapkan Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) adalah PT. Petrokimia Gresik, karena dalam Penggunaan bahan-bahan kimia yang berbahaya dan mesin berteknologi tinggi di PT. Petrokimia Gresik dapat memicu kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) terhadap kinerja pegawai Departemen Produksi Pabrik III di PT. Petrokimia Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Penelitian ini mengambil sampel 70 orang dari total populasi 221 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS Versi 11 diperoleh persamaan Y=31,383+0,274X1+0,426X2+0,608X3+0,255X4+ 0,417X5, yang dapat diartikan apabila kelima sub variabel Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) ditingkatkan, maka kinerja pegawai pun ikut meningkat dan sebaliknya. Dari hasil uji tersebut juga diperoleh nilai R2 sebesar 0,880 atau 88%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel Y (kinerja pegawai) dipengaruhi oleh variabel X yaitu Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebesar 88% dan sisanya sebesar 12% dipengaruhi oleh variabel lain. Secara bersama-sama, sub variabel Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dalam memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Departemen Produksi Pabrik III di PT. Petrokimia Gresik yang ditunjukkan dengan hasil nilai F-Signifikasi < &alpha;=5% yaitu sebesar 0,000. Secara individual, kelima sub-variabel Program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) memberikan pengaruh pada kinerja pegawai Departemen Produksi Pabrik III di PT. Petrokimia Gresik, yang ditunjukkan dengan nilai t-Signifikasi X1-X5 < &alpha;=0,05. Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kinerja, dan Pegawai

Page 29 of 129 | Total Record : 1286