cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 1,286 Documents
Proses Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Program Kemitraan pada  PT. SEMEN GRESIK (Persero) Tbk NUR HAYATI
Publika Vol 4 No 9 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n9.p%p

Abstract

Abstrak Pemberdayaan pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan upaya yang telah di tetapkan oleh pemerintah kepada penduduk Indonesia. Hal ini, bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi untuk semua lapisan masyarakat. Karena hal tersebut sudah diatur oleh Undang–Undang, untuk melakukan pembinaan, pengembangan,dan pembiayaan usaha kecil. Program Kemitraan sebagai salah satu program yang kegiatannya adalah memberdayakan UMKM yang berada dalam naungan PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk, dan merupakan salah satu peran dunia usaha melalui CSR untuk memberdayakan UMKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui Program Kemitraan pada PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni berupa wawancara, dokumentasi. Adapun focus penelitian yang digunakan dalam proses pemberdayaan UMKM dengan menganalisis menggunakan pendekatan 5P Suharto 1997. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di PT. Semen Gresik (Persero) Tbk dari pendekatan pemungkinan yang menyangkut kemudahan akses dalam proses sosialisasi program kemitraan untuk menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan untuk pelaku usaha berkembang secara optimal, penguatan menyangkut menguatkan mitra binaan dengan memberikan bantuan pinjaman dana sebagai upaya agar mitra percaya diri dalam mengembangkan usaha mereka, perlindungan menyangkut prioritas dalam melindungi usaha kecil agar tidak terdeskriminasi dari persaingan usaha yang semakin berkembang di pasaran, penyokongan menyangkut menfasilitasi mitra dengan pembekalan ilmu dengan membimbing dan memberikan pelatihan untuk keberlangsungan usaha mitra, dan yang terakhir pemeliharaan menyangkut pemberian pembinaan dan pemasaran hal tersebut dilakukan agar menjaga kestabilan produk mitra dari pesatnya perkembangan produk pesaing di pasaran. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, secara keseluruan proses pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui program kemitraan pada Pt. Semen Gresik (Persero) Tbk, sudah berjalan dengan baik, Namun, upaya pemberdayaan tersebut masih belum optimal dikarenakan Berkaitan dengan akses informasi tentang perkembangan usaha masih belum nampak, kurangnya mitra yang bergerak di sektor pertanian, perikanan serta peternakan. Saran yang di berikan dalam penelitian ini meliputi diharapkan program kemitraan membuat perkumpulan, ataupun paguyuban agar anggota mitra dapat saling bertukar pikiran tentang perkembangan dan pengalaman tentang usaha mereka, dan pemberian dana hibah diperluas kesektor pertanian, peternakan dan perkebunan. Kata kunci: Proses Pemberdayaan, Program Kemitraan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (MANTAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DAN WARGA TERDAMPAK) DALAM MEMPERBAIKI PEREKONOMIAN  MELALUI PROGRAM RUMAH KREATIF “KEMBANG MELATI”  DI JALAN BANGUNSARI KELURAHAN DUPAK KECAMATAN KREMBANGAN KOTA SURABAYA PUTRI CAHYA ROSYADAH
Publika Vol 4 No 9 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n9.p%p

Abstract

Abstrak Surabaya merupakan salah satu kota yang terdapat enam tempat prostitusi. Salah satu dari enam tersebut, yaitu berada di Kecamatan Krembangan tepatnya di Jalan Bangunsari Dupak. Pemerintahan Kota Surabaya memutuskan untuk menutup secara resmi tempat prostitusi di Surabaya. Salah satu tempat prostuitusi yang ditutup oleh pemerintah, yaitu Dupak bangunsari. Penutupan di ex-lokalisasi Dupak Bangunsari telah dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2012. Setelah penutupan dilaksanakan oleh pemerintah Kota Surabaya, kawasan ex-lokaliasi di Dupak Bangunsari di alih fungsi menjadi kawasan rumah industriyang dinamakan rumah kreatif “Kembang melati”. Penelitian ini berfokus pada proses pemberadyaan masyarakat dengan empat indikator yang dikemukakan oleh Mardikanto dan Soebiato (2015:125) yang terdiri dari seleksi lokasi, sosialisasi pemberdayaan, proses pemberdayaan serta pemandirian masyarakat. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif jenis kualitatif yang dilakukannya analisis data sesuai indikator diatas. Hasil dari penelitian ini, yaitu peneliti dapat mengansumsikan dengan mengacu pada teori yang diungkapkan oleh Mardikanto dan Soebiato (2015:125), terdiri dari seleksi lokasi yaitu tahap yang dilakukan suatu pemilihan lokasi pembangunan rumah kreatif “Kembang Melati” sesuai dengan kesepakatan pemerintah yang merubah kawasan ex-lokalisasi menjadi kawasan rumah kreatif atau industry. Sosialisasi pemberdayaan masyarakat yaitu tahapan pemerintah memberikan berbagai sosialisasi tentang pembangunan, tujuan serta kegiatan rumah kreatif “Kembang Melati”. Proses pemberdayaan masyarakat yaitu tahapan yang terdiri dari mengidentifikasi dan mengkaji potensi wilayah, permasalahan serta peluangnya, menyusun kegiatan menerapkan kegiatan serta memantau kegiatan dalam rumah kreatif “Kembang Melati”. Pemandirian masyarakat yaitu masyarakat di Dupak Bangunsari telah melakukan kegiatan ekonomi atau memproduksi handycraft, makanan atau catering, dan kerajinan lainnya. Dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Dupak Bangunsari berjalan dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa hal yang tidak sesuai dengan teori atau terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan kegiatannya. Saran yang diberikan dari penelitian ini adalah, kelompok UKM harus lebih inisiatif dalam mencari tempat untuk memasarkan hasil produksi, serta menggunakan media online untuk memasarkan hasil produksi. Serta adanya evaluasi dari pemerintah terkait jalannya rumah kreatif “Kembang Melati”. Kata Kunci: Program Pemberdayaan Masyarakat, Wanita Tuna Susila (WTS)
KUALITAS PELAYANAN PAKET PERIZINAN ONLINE PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU (BPPT) KABUPATEN SIDOARJO ELLANDA WAHYU P
Publika Vol 4 No 9 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n9.p%p

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kualitas pelayanan paket perizinan online di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Sidoarjo. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan untuk menganalisis pada penelitian ini adalah teori ServQual Alanezi et al yang terdiri dari 7 dimensi yaitu Web site design (desain web site), Reliability (keandalan), Responsiveness (daya tanggap), Security/privacy (keamanan/privasi), Customization (kustomisasi), Information (informasi), dan Ease of use (kemudahan penggunaan). Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Dimana wawancara dilakukan pada petugas di BPPT Kabupaten Sidoarjo terkait paket perizinan online serta pada pemohon paket perizinan online. Hasil penelitian membuktikan bahwa kualitas pelayanan paket perizinan online di Kabupaten Sidoarjo sudah cukup baik. Dimana dimensi desain website sudah memiliki tampilan yang menarik dan terorganisir dengan baik serta laman website yang jarang terjadi error. Dimensi kehandalan menunjukkan layanan ini sudah tepat dan cepat sesuai dengan standar waktu penyelesaian dan dengan biaya yang sesuai. Pada layanan ini memberikan repon yang cepat terhadap setiap pertanyaan, aduan serta saran dari pemohon. pada layanan ini terdapat jaminan keamanan melalui penggunaan firewall, password, dan verivikasi email. Dimensi kustomisasi ditunjukkn melalui adanya 4 pilihan paket izin dan adanya sarana yang dapat digunakan pemohon ketika mengalami kesulitan, serta adanya pendampingan bagi pemohon. Informasi yang ada pada layanan paket perizinan online akurat, terkini dan mudah dimengerti. Dan terakhir terdapat kemudahan dalam penggunaan serta kemudahan dalam mencari informasi terkait perizinan bagi pemohon paket perizinan online.
Manajemen Strategi Pengembangan Program Rapor Online Dinas Pendidikan Kota Surabaya GAUFARI WIDAYANTO PP
Publika Vol 4 No 9 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n9.p%p

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan bagian yang sangat penting dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Pembangunan pendidikan tentunya akan berefek pada pembangunan sumber daya manusia dalam suatu bangsa. Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Pendidikan Kota Surabaya memberikan inovasi pelayanan dalam bidang pendidikan guna memajukan pembangunan pendidikan di Indonesia dengan membuat program rapor online. Dalam penerapannya sampai saat ini, terdapat kelebihan juga kelemahan terkait dengan penerapan program rapor online. Oleh karena itu, diperlukan suatu manajemen strategi guna mengembangkan program rapor online dalam membangun pendidikan dari segi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis bagaimanakah manajemen strategi yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya dalam mengembangkan program rapor online. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus dalam penelitian ini menggunakan teori empat elemen dasar milik David Hunger dan Thomas L. Wheelen yakni analisis lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi dan evaluasi serta pengendalian dengan teknik snowball sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan Kota Surabaya merumuskan dan menerapkan strategi sosialiasi dan pelatihan, penambahan bandwidth dan penstabilan server, pembagian server utama menjadi 3 server kunci berdasar jenjang pendidikan, serta penambahan insentif sebagai upaya pengembangan program rapor online yang diperoleh melalui analisis lingkungan eksternal dan internal Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Penerapan strategi tersebut berdampak positif terutama untuk para guru sekolah di Surabaya sebagai pengguna utama dari layanan rapor online. Kendala dari strategi tersebut hanya hadir pada penerapan strategi pembagian server utama menjadi tiga server jenjang pendidikan dan dari guru yang tidak pernah dilibatkan dalam proses evaluasi dari penerapan strategi pengembangan rapor online. Kata Kunci : Manajemen Strategi, Rapor Online, Dinas Pendidikan Kota Surabaya
Efektivitas Layanan Perizinan Online Surabaya Single Window di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Surabaya FERDIAN PASKAL RAMADHAN
Publika Vol 4 No 10 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n10.p%p

Abstract

Abstrak Kebutuhan masyarakat yang kompleks menuntut adanya pelayanan publik yang baik, perlu adanya keseriusan penyelenggara pelayanan publik untuk mewujudkan pelayanan yang baik. Oleh sebab itu pemerintah Kota Surabaya menghadirkan Surabaya Single Window atau yang biasa disebut SSW merupakan program layanan perizinan online yang ada dibawah naungan Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Surabaya yang resmi dirilis pada tahun 2013. Adanya Surabaya Single Window bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah layanan perizinan di Kota Surabaya, karena selama ini pelayanan perizinan di Kota Surabaya banyak dikeluhkan oleh warga Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis efektivitas layanan perizinan online Surabaya Single Window di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian adalah masyarakat yang memanfaatkan layanan Surabaya Single Window dengan menggunakan teknik pengumpulan data Sampling Insidental. Sedangkan indikator yang digunakan adalah teori pengukuran efektivitas oleh Budiani. Hasil penelitian efektivitas layanan Surabaya Single Window dinyatakan sangat efektif. Persentase akhir yang diperoleh sebesar 87,02% jika dilakukan klasifikasi ke nilai interval maka akan masuk pada nilai 81%-100% atau dapat dinyatakan sangat efektif. Saran yang dapat diberikan yaitu: 1) layanan full online untuk semua jenis perizinan; 2) menanggapi semua keluhan masyarakat dan disertai memberikan pemecahan masalah atau solusi yang terbaik; 3) memberikan sarana yang representatif supaya tidak ada lagi masalah seperti server yang mengalami gangguan. Kata kunci: Efektivitas, Pelayanan, Surabaya Single Window
Evaluasi Kebijakan Ruang Terbuka Hijau di Kota Madiun  (Studi pada Kawasan Aloon-Aloon Kota Madiun) YUNITA DEBY INDRAWATY
Publika Vol 4 No 10 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n10.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian Kebijakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Madiun merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Madiun yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Madiun Nomor 6 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wwilayah Kota Madiun Tahun 2010-2030 pada pasal 31. Salah satu pengembangan RTH publik berupa taman Aloon-aloon Kota Madiun. Tujuan dari RTH di Aloon-aloon Kota Madiun adalah untuk menciptakan lingkungan yang asri, nyaman, segar, lebih indah dan bersih, juga menciptakan ruang interaksi bagi masyarakat kota Madiun. Pengelolaan RTH di Aloon-Aloon Kota Madiun berupa perawatan rutin setiap hari, penanaman tanaman hijau, penambahan fasilitas, serta perbaikan fasilitas yang kondisional. Pelaksanaan kebijakan RTH di Aloon-aloon kota Madiun sendiri memiliki manfaat sebagai sarana hiburan, tempat bermain, tempat berolahraga, dan juga sebagai tempat interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi pelaksanaan kebijakan ruang terbuka hijau di Aloon-aloon Kota Madiun. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu menggunakan 6 kriteria evaluasi menurut William N. Dunn yaitu efektifitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, ketepatan. Narasumber penelitian ini terdiri dari Kepala Sie Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Madiun, Staf Sie Pertamanan dan pengunjung Aloon-aloon sebanyak 4 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan RTH di Aloon-aloon Kota Madiun sudah efektif namun belum maksimal dalam pelaksanaannya selama ini. Pengelolaan Aloon-aloon pada segi efisiensi sudah baik. Dalam hal kecukupan masih belum tercukupi karena belum adanya pedoman teknis yang mengatur sanksi bagi PKL dan pengemis yang masuk ke area Aloon-aloon. Dalam hal perataan seluruh lapisan masyarakat dapat menggunakan fasilitas yang ada. Pada responsivitas keberadaan Aloon-aloon mendapat respon yang positif dari pengunjung namun masih kurang dalam hal partisipasi. Dalam pelaksanaannya sudah sesuai dengan isi peraturan daerah namun dalam hal pengelolaan masih berpedoman dengan tujuan pokok dan fungsi dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Madiun. Saran dari penelitian ini adalah mengajukan usulan pedoman teknis pengelolaan Aloon-aloon Kota Madiun serta peraturan yang mengatur sanksi bagi pedagang dan pengemis yang masuk area Aloon-aloon Kota Madiun, menertibkan pedagang kaki lima dan pengemis yang memasuki Aloon-aloon Kota Madiun. Kata kunci : evaluasi kebijakan, ruang terbuka hijau
EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM SOLID WASTE APPLICATION TRANSPORTATION (SWAT) DI DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA SURABAYA WAHYU PUJI LESTARI
Publika Vol 4 No 10 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n10.p%p

Abstract

ABSTRAK Sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) merupakan suatu sistem aplikasi berguna untuk mempermudah monitoring pergerakan sampah mulai dari inisialisasi kendaraan sampah, pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM), pengambilan sampah di TPS dan pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui Jembatan Timbang.dan verifikasi data secara online. Diterapkannya sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) berawal dari banyaknya temuan akan kurangnya pengawasan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya akan pergerakan kendaraan sampah yang membuang sampah ke TPA melalui Jembatan Timbang.. pada awal penerapan sistem tersebut, sopir kendaraan sampah menganggap bahwa sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) itu terlalu rumit dan tidak adanya penjaga loket Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya di Jembatan Timbang Benowo pada hari jumat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengukur efektivitas penerapan sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya yang mengacu pada variabel pengukuran efektivitas menurut DeLone dan McLean yang meliputi kualitas sistem (system quality), kualitas informasi (information quality), kualitas layanan (service quality), penggunaan (use), kepuasan pengguna (user satisfaction) dan keuntungan perusahaan (net benefit) Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 30 orang dari populasi 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, obervasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya dapat dikatakan sangat efektif dengan skor 84,42%. Hal ini dapat dilihat dari penelitian setiap sub variabel dengan rincian skor System Quality 83,50%, Information Quality 86,67%, Service Quality 81,73%, User 83,73%, User Satisfaction 83,07%, dan Net Benefits 87,07%. Berdasarkan hasil prosentase nilai responden tersebut maka bahwa efektivitas penerapan sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya dapat dikatakan sangat efektif. Kata Kunci: Efektivitas, Electronic Government, Solid Waste Application Transportation (SWAT)
EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN NIKAH (SIMKAH) DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN SAWAHAN KOTA SURABAYA Rr RIZADIAN MAYANGSARI
Publika Vol 4 No 10 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n10.p%p

Abstract

Abstrak Kantor Urusan Agama Kecamatan Sawahan Kota Surabaya merupakan salah satu Kantor Urusan (SIMKAH) di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sawahan Kota Surabaya yang mengacu pada variabel efektivitas sistem informasi menurut DeLone & McLean (2013) dan Muraharwaty (2013) yang meliputi System Quality (Kualitas Sistem), Information Quality (Kualitas Informasi), Service Quality (Kualitas Pelayanan), Use (Penggunaan), User Satisfaction (Kepuasan Pengguna), dan Net Benefits (Keuntungan Bersih). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah pengguna SIMKAH yang terdiri dari 09 orang pegawai pencatat nikah dan 142 pendaftar nikah dalam kurun waktu 2 bulan terakhir (Mei-Juni 2016). Sedangkan teknik pengambilan sampel nya menggunakan purposive Agama di Kota Surabaya yang menerapkan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) pada tahun 2013. SIMKAH merupakan inovasi terbaru dalam mengoptimalkan kinerja Kantor Urusan Agama dalam menangani pelayanan pernikahan dengan memanfaatkan fungsi dari internet. SIMKAH juga memudahkan dalam menjaga keamanan data yang masuk, menghindarkan dari kesalahan/manipulasi data serta memudahkan untuk pelaporan data nikah rujuk ke Kementrian Agama. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas penerapan Sistem Informasi Manajemen Nikah sampling dengan sampel 60 pengguna yang terdiri dari 09 pegawai pencatat nikah dan 51 pendaftar nikah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui kuesioner (angket), observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sawahan Kota Surabaya dapat dikatakan sangat efektif. Hal ini dapat dilihat dari prosentse skor tiap su-variabel yang menunjukkan bahwa System Quality (Kualitas Sistem) memperoleh prosentase skor sebesar 81,7 % (sangat efektif), sub variabel Information Quality (Kualitas Informasi) memperoleh prosentase skor sebesar 82 % (sangat efektif), sub variabel Service Quality (Kualitas Pelayanan) memperoleh prosentase skor sebesar 80,8 % (sangat efektif), sub variabel Use (Penggunaan) memperoleh prosentase skor sebesar 81 % (sangat efektif), sub variabel User Satisfaction (Kepuasan Pengguna) memperoleh prosentase skor sebesar 83,6 % (sangat efektif) dan sub variabel Net Benefits (Keuntungan Bersih) memperoleh prosentase skor sebesar 82 % (sangat efektif) . Maka penerapan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sawahan Kota Surabaya dapat dinyatakan sangat efektif dimana termasuk dalam rentang nilai 81-100%. Kata Kunci: Efektivitas, Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH)
PENERAPAN LAYANAN ELECTRONIC HEALTH (E-HEALTH) DI PUSKESMAS PENELEH KECAMATAN GENTENG KOTA SURABAYA NUR MAS AMMAH
Publika Vol 4 No 10 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n10.p%p

Abstract

Abstrak Pelayanan publik merupakan salah satu kegiatan wajib yang harus dilakukan oleh pemerintah. Pelayanan publik sangatlah beragam satu diantaranya adalah pelayanan kesehatan. Guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat maka terbentuklah suatu inovasi pelayanan kesehatan melalui electronic government (e-gov). Pelayanan kesehatan melalui e-governement ini diwujudkan dalam bentuk e-health. Aplikasi e-health ini mengintegrasikan data dari puskesmas, rumah sakit, dispendukcapil Kota Surabaya dan Dinkes Kota Surabaya. Aplikasi ini dibuat dengan tujuan untuk mempermudah proses pendaftaran awal pasien dengan mengurangi waktu antrian. Memudahkan sistem pencacatan pasien yang datang berobat, serta mempermudah proses rujukan online melalui resume medik pasien. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi tentang bagaimana penerapan layanan electronic health (e-health) di Puskesmas Peneleh Kecamatan Genteng Kota Surabaya. Dengan fokus penelitian berdasarkan delapan elemen sukses proyek e-government yang dikemukakan oleh Indrajit. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam kepada pihak yang telibat dalam penerapan proyek e-health dan kepada masyarakat. Selain itu digunakan juga teknik observasi untuk memperoleh data kualitatif tentang proses penerapan e-health di Puskesmas Peneleh, sedangkan teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data valid atau gambaran yang di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan layanan e-health di Puskesmas Peneleh belum memperoleh hasil yang maksimal. Hal ini dikarenakan faktor teknologi yang tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya, inovasi dari para pegawai dan staff Puskesmas peneleh yang sangat rendah dalam penerapan layanan e-health. Faktor kepemimpinan yang hanya terlihat pada staff IT saja, perencanaan yang kurang matang, dan minimnya transaparansi terkait layanan e-health yang diberikan oleh Puskesmas Peneleh kepada masayarakat di wilayah kerja mereka. Kata Kunci: Pelayanan Publik, Electronic Government
Penerapan Aplikasi Elektronik Tata Naskah (E-Taka) di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur RAHMAWATI TRI MAHARANI
Publika Vol 4 No 10 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n10.p%p

Abstract

Abstrak Semakin dituntutnya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerjanya dalam melaksanakan tatanan pemerintahan, hal tersebut menjadi pendorong pelaksanaan serta penerapan electronic government (e-gov) yakni sebagai sistem pelayanan berbasis elektronik yang memanfaatkan teknologi informasi pada instansi pemerintahan. Oleh karena itu, E-Government wajib diterapkan di instansi-instansi pemerintahan termasuk di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur. Penerapan aplikasi elektronik tata naskah (E-Taka) merupakan aplikasi yang menghimpun dokumen kepegawaian, mengubah bentuk fisik dokumen menjadi bentuk digital dan dimuat dalam satu data base agar dapat lebih mudah dikelolah dan ditemukan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan aplikasi elektronik (E-Taka) di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan fokus yang bdigunakan dalam penelitian penerapan aplikasi elektronik tata naskah (E-Taka) di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur ialah Indikator-indikator dalam penerapan E-Government yaitu data infrastruktur, infrastruktur legal, infrastruktur institusional, infrastruktur manusia, infrastruktur teknologi, dan strategi pemikiran pemimpin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi elektronik Tata Naskah (E-Taka) di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur sudah berjalan dengan baik meskipun belum maksimal karena terdapat beberapa kendala. Hal ini dilihat dari data infrastruktur yaitu adanya tahapan proses kerja yang berjalan baik, meski tidak lengkapnya dokumen yang dimiliki, infrastruktur legal yaitu adanya adanya landasan hukum yang menjadi pedoman pelaksanaan, infrastruktur institusional yaitu adanya koordinasi antara staf BKD dan SKPD di lingkungan Provinsi Jawa Timur, infrastruktur manusia yaitu adanya 6 orang staf yang bertugas mengelola dokumen, infrastruktur teknologi yaitu adanya sarana prasarana yang sudah cukup terpenuhi, dan strategi pemikiran pemimpin yang meski baru terjadi pergantian kepala bagian akan tetapi mampu berperan dengan baik. Kata Kunci : electronic government, E-Taka

Page 62 of 129 | Total Record : 1286