cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Swara Bhumi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2019)" : 25 Documents clear
DAMPAK BERDIRINYA PERUSAHAAN KELAPA SAWIT (PT. SAWIT ARUM MADANI) TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PEKERJA DI KECAMATAN SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR RINJANI PUTRI, NOVIA
Swara Bhumi Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kelapa sawit merupakan tanaman komoditas perkebunan yang cukup penting di Indonesia. Prospek pengembangan budidaya kelapa sawit sudah mulai menyebar di berbagai provinsi di seluruh Indonesia, salah satunya yaitu Provinsi Jawa Timur. PT. Sawit Arum Madani sebagai satu-satunya perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berada di Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, tentu memiliki dampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pekerja di sekitar lokasi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi sosial yang meliputi kesehatan dan bantuan serta kondisi ekonomi yang meliputi mata pencaharian dan pendapatan masyarakat pekerja sebelum dan sesudah PT. Sawit Arum Madani berdiri di Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi yang diteliti dalam penelitian ini adalah PT. Sawit Arum Madani tepatnya terletak di Desa Kembangarum Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Subyek dalam penelitian ini adalah masyarakat pekerja yang bekerja di PT. Sawit Arum Madani dengan sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah dengan berdirinya PT. Sawit Arum Madani memberikan dampak positif bagi masyarakat pekerja di sekitar pabrik yaitu kondisi kesehatan masyarakat pekerja tidak ada keluhan karena penanganan limbah yang tepat dengan dibuatkan kolam-kolam penyaringan meskipun pada awal musim penghujan bau dari limbah muncul di permukaan. Perusahaan memberikan jaminan kesehatan khusus terhadap pekerja yang berstatus bulanan. Mata pencaharian dan pendapatan masyarakat sekitar pabrik sebelum bekerja di perusahaan sangat beragam dan bervariasi namun kurang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, setelah bekerja di PT. Sawit Arum Madani mereka mendapatkan pekerjaan dan pendapatan yang layak dan mampu menstabilkan ekonomi. Kata kunci : Perusahaan, Kelapa Sawit, Kondisi Sosial Ekonomi, Masyarakat Pekerja
ANALISIS POTENSI KEPULAUAN KANGEAN MENUJU KABUPATEN KEPULAUAN RABIATUL HASANAH, ST
Swara Bhumi Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKepulauan Kangean merupakan bagian dari Wilayah administratif Kabupaten Sumenep yang sejak tahun 90ansudah mempersiapkan diri untuk menjadi Kabupaten dan hingga saat ini masih berproses untuk melakukan pemekaranWilayah sebagai salah satu syarat fisik pembentukan daerah otonom baru berdasarkan Undang-Undang No.32 Tahun2004. Letaknya yang terdiri dari pulau-pulau kecil mengakibatkan ada banyak sekali pengambilan kebijakan yangmengalami ketimpangan antara daratan dan Kepulauan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi WilayahKepulauan Kangean apakah layak untuk dimekarkan dan menjadi Kabupaten Kepulauan.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah di Kepulauan Kangean danunit analisisnya meliputi potensi Fisiografis, Sosial, Ekonomi, Politik dan Budaya. Teknik pengumpulan data padapenelitian ini adalah dengan wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan Triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan potensi yang dimiliki dan berdasarkan syarat-syarat pembentukanDaerah Otonom baru sesuai UU No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah bahwasanya Kepulauan Kangean sudahmemenuhi syarat untuk menjadi Kabupaten hanya saja perlu melakukan pemekaran untuk bisa memenuhi batas minimaluntuk menjadi Kabupaten.Kata Kunci : Potensi Wilayah, Kepulauan Kangean, Kabupaten Kepulauan.
KAJIAN EKSISTENSI INDUSTRI KECIL MEJA DAN KURSI KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN DI DESA KEDUNGBONDO KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO , CHUMAIRO; SRI UTAMI, WIWIK
Swara Bhumi Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kabupaten Bojonegoro mempunyai beragam industri. Industri meja dan kursi karet dari limbah ban bekas merupakan salah satu contoh industri kecil yang terletak di Kecamatan Balen, tepatnya di Desa Kedungbondo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik industri, eksistensi industri, dan keadaan sosial ekonomi pengrajin industri kecil meja dan kursi karet di Desa Kedungbondo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian dilakukan di Desa Kedungbondo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Responden dalam penelitian ini adalah delapan pengusaha dan 67 pengrajin industri kecil meja dan kursi karet. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Desa Kedungbondo memiliki jenis industri kecil berteknologi sederhana, berdiri sejak 20-22 tahun silam dengan tenaga kerja 11 orang dan pendapatan kurang dari Rp. 200.000.000. 2) Eksistensi industri dipengaruhi oleh bahan baku, modal, tenaga kerja dan luas area pemasaran. 3) Pembagian pekerjaan ditentukan sesuai kemampuan dan keahlian para pengrajin industri, pengalaman pengrajin rata-rata 15-19 tahun dan dijadikan sebagai pekerjaan utama. Upah yang didapat pengrajin selama satu minggu lebih dari Rp. 500.000. Kata Kunci: Industri, Eksistensi Industri, Kondisi Sosial Ekonomi
ADAPTASI MASYARAKAT TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN AKIBAT KEBERADAAN INDUSTRI PENGOLAHAN UDANG DI DESA REJOSARI KECAMATAN DEKET KABUPATEN LAMONGAN FATMA WATI, LENI; , RINDAWATI
Swara Bhumi Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa industri pengolahan adalah suatu kegiatan ekonomi yang mengubah suatu barang dasar secara mekanis, kimia, dengan tangan menjadi barang yang lebih tinggi nilainya, dan sifatnya kepada pemakai akhir. Industri yang berdampak kepada lingkungan fisik yaitu udara dan air yang mengeluarkan bau menyengat sehingga masyarakat sekitar dan pengendara yang melewati area pabrik tersebut terganggu. Kenyamanan merupakan faktor penting dari lingkungan tempat tinggal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi air, kualitas udara dan adaptasi masyarakat terhadap kondisi air dan udara di Desa Rejosari Kecamatan Deket. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode survey. Lokasi penelitian di Desa Rejosari Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif presentase, data yang diperoleh diprosentase bertujuan agar lebih mudah dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji laboratorium Biological Oxygen Demand (BOD) kondisi air berkisar antara 18,34-39,52 mg/L sehingga berada jauh di atas ambang baku mutu air golongan IV yaitu sebesar 12 mg/L. pH menunjukkan hasil 7,2 sampai 8,8 dengan demikian berdasarkan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001, masih berada pada batas ambang baku mutu golongan IV. Upaya adaptasi masyarakat mengatakan mereka terganggu karena bau busuk. Masyarakat tetap melakukan aktifitas seperti biasa tanpa menggunakan masker dan juga tidak melakukan upaya untuk menghilangkan bau busuk yang ada. Demo yang dilakukan masyarakat adalah sebagian dari upaya adaptasi agar bau busuk hilang. Kata Kunci: Adaptasi Masyarakat, Lingkungan, Industri Pengolahan Udang
DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA KAYANGAN API TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA SENDANGHARJO KECAMATAN NGASEM KABUPATEN BOJONEGORO RATNASARI NOR INDAH SARI, DESI; SUTEDJO, AGUS
Swara Bhumi Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pariwisata merupakan salah satu hal yang penting bagi suatu negara atau daerah. Pariwisata menjadi tempat wisata untuk mendapatkan suatu pemasukan bagi masyarakat setempat, Diantara beberapa pariwisata di Bojonegoro Kayangan Api adalah pariwisata yang jumlah pengunjungnya selalu mengalami peningkatan di setiap tahunnya, sehingga penulis tertarik untuk meneliti ada tidaknya dampak dari adanya pariwisata Kayangan Api di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui dampak dari pengembangan pariwisata Kayangan Api terhadap hubungan sosial masyarakat, perubahan pekerjaan, pendapatan dan pengeluaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Cara pengambilan sampel yaitu sistem purposive dengan sampel 100. Populasi penelitian ini masyarakat Desa Sendangharjo dengan jumlah 1260 kepala keluarga. Teknik pengumpulan data dengan wawancara terstruktur menggunakan kuisioner dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan persentase, mean dan skala likert. Hasil penelitian dari Kayangan Api termasuk secara sosial berdampak dalam kategori baik, Perubahan pekerjaan berdampak positif karena sebelum pengembangan masyarakat banyak bekerja di luar pekerjaan yang berhubungan dengan pariwisata setelah adanya pengembangan masyarakat banyak yang bekerja berhubungan dengan pariwisata, secara ekonomi pendapatan masyarakat meningkat berdampak positif karena setelah adanya pengembangan dikarenakan banyak masyarakat yang memiliki pekerjaan sampingan untuk memperoleh pendapatan tambahan dan pengeluaran masyarakat berdampak negatif karena ketika di rata-rata dari sebelum dan sesudah pengembangan mengalami kenaikan pengeluaran. Kata kunci : Pengembangan pariwisata, dampak sosial, dampak ekonomi

Page 3 of 3 | Total Record : 25