cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Avatara
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
E-Journal AVATARA terbit sebanyak tiga kali dalam satu tahun, dengan menyesuaikan jadwal Yudisium Universitas Negeri Surabaya. E-Jounal AVATARA diprioritaskan untuk mengunggah karya ilmiah Mahasiswa sebagai syarat mengikuti Yudisium. Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UNESA
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2019)" : 40 Documents clear
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN REMAP-NHT (READING-CONCEPT MAPNUMBERED HEADS TOGETHER) BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH KELAS XI IIS SMA-IT AL USWAH SURABAYA NUR AINI, SHEERLY; SUPRIJONO, AGUS
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh metode pembelajaran Remap-NHT(Reading-Concept Map-Numbered Heads Together) berbasis pendekatan kontekstual terhadap hasil belajar sejarahpeserta didik kelas XI IIS SMA-IT Al Uswah Surabaya. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian pre-experimental dengan oneshoot case study design. Sampel yang digunakan adalah kelas XI IIS 2 menggunakan teknik nonprobability samplingdengan jenis sampling purposive. Berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana diketahui nilai Sig. sebesar 0,000lebih kecil dibandingkan taraf sig. 0,05, sedangkan Thitung dengan nilai 6,495 lebih besar daripada Ttabel yakni 2,048dan nilai R Square sebesar 0,601. Dengan demikian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran Remap-NHT (Reading-Concept Map-Numbered Heads Together) berbasis pendekatan kontekstual terhadap hasil belajar sejarahpeserta didik kelas XI IIS SMA-IT Al Uswah Surabaya yang signifikan sebesar 60,1%.Kata Kunci: Metode Pembelajaran Remap-NHT, Pendekatan Kontekstual, Hasil Belajar, Sejarah
WISATA RELIGI MAKAM KANJENG SEPUH SIDAYU TAHUN 2000-2011 QOMARIYAH, KHOYUM; ALRIANINGRUM, SEPTINA
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makam Kanjeng Sepuh merupakan makam adipati Sidayu ke-8 yang berada di Desa Kauman, Kecamatan Sidayu,Kabupaten Gresik. Makam Kanjeng Sepuh sendiri banyak dikunjungi masyarakat sekitar berkat jasa-jasanya semasahidup. Wisata religi makam Kanjeng Sepuh berbeda dengan makam wali-wali pada umunya yang ramai pengunjung padahari jum?at legi. Makam Kanjeng Sepuh biasanya ramai pada hari jum?at pahing yang kemudian menjadi tradisi di sana.Hal yang menarik untuk diteliti dari makam Kanjeng Sepuh yaitu (1) Bagaimana makam Kanjeng Sepuh Sidayu menjadiwisata religi pada tahun 2000-2011?; (2) Bagaimana nilai tradisi jum?at pahing di makam Kanjeng Sepuh Sidayu tahun2000-2011?. Adapun hasil dari penelitian ini adalah makam Kanjeng Sepuh sejak dulu sudah dikunjungi masyarakatsekitar. Sejak munculnya Peraturan Daerah Kabupaten Gresik No 26 Tahun 2000 tentang Susunan Organisasi dan TataKerja Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Gresik. Makam Kanjeng Sepuh mulai diperhatikan oleh pemerintah daerah yangkemudian menjadikan pertambahan jumlah pengunjung. Puncak keramaian makam Kanjeng Sepuh terjadi hanya padahari jum?at pahing. Kebiasaan mengunjungi makam ini memiliki nilai dan fungsi bagi kehidupan masyarakat sekitar.Terutama dalam bidang sosial, budaya, religi, dan ekonomi.Kata Kunci: Wisata religi, Kanjeng Sepuh, Sidayu
PERKEMBANGAN MUSIK DANGDUT KOPLO JAWA TIMUR TAHUN 2003 – 2017 DWI SUSANTI, FITRIA; , WISNU
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah Jawa Timur menjadi basis munculnya musik dangdut koplo. Berkembangnya dangdut koplo dianggap merubah karakter serta image yang melekat pada dangdut. Dalam penelitian ini terdapat hal yang menarik dan dapat diteliti yaitu (1) Mengapa Dangdut Berkembang di Jawa Timur (2) Bagaimana Karakteristik Musik Dangdut Koplo Jawa Timur. (3) Bagaimana pengaruh perkembangan dangdut koplo pada dangdut secara umum di tingkat nasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dangdut koplo di Jawa Timur berasal dari genre musik dangdut baru era tahun 1990an yang ditandai dengan perubahan irama dan ketukan kendangnya sehingga lebih enerjik dan dinamis. Dangdut koplo Jawa Timur berkembang sekitar tahun 1990-an dan mulai diperkenalkan secara nasional tahun 2003 oleh Inul Daratista yang merupakan penyanyi asal Pasuruan Jawa Timur. Karakter musik dangdut koplo Jawa Timur memiliki perbedaan dengan dangdut. Unsur-unsur yang membedakan diantaranya adalah penggunaan alat musik, irama, ketukan kendang, aransemen, busana, serta respon penonton yang berbeda saat pementasan. Pada tahun 2017 musik dangdut koplo mampu mengalahkan dangdut secara umum di tingkat nasional dengan kemunculan beberapa artis Jawa Timur salah satunya yaitu Via Vallen dan Tasya Rosmala serta genre dangdut koplo diperhitungkan di tingkat nasional. Kata Kunci: Dangdut, Dangdut Koplo, Jawa Timur.
PELESTARIAN KESENIAN LUDRUK: STUDI KASUS GRUP MARSUDI LARAS DI SURABAYA TAHUN 2003-2017 DWI SETYAWATI, REGITA; , ARTONO
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya merupakan kota yang memiliki sekumpulan para seniman lokal untuk mengekspresikan karya-karyanya sebagai potensi seni yang lebih menjunjung tinggi nilai budaya. Keunikan dari grup ludruk Marsudi Laras adalah dalam bentuk penyajian yang memodifikasi cerita kearah lebih kekinian dan menyesuaikan lelucon anak zaman sekarang. Dari fenomena tersebut mengalami permasalahan terkait dengan upaya pelestarian kesenian ludruk di tengah arus perkembangan budaya modern saat ini dan mulai mengalami kemunduran. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul ?Pelestarian Kesenian Ludruk: Studi Kasus Grup Marsudi Laras Di Surabaya Tahun 2003-2017. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah tentang (1) Bagaimana perkembangan grup ludruk Marsudi Laras Di Surabaya Tahun 2003-2017 (2) Bagaimana upaya pelestarian yang dilakukan grup ludruk Marsudi Laras dalam mempertahankan kesenian ludruk untuk tetap eksis ditengah arus perkembangan budaya modern. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti, yaitu heuristik, kritik, interprestasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa, munculnya grup-grup ludruk di Surabaya memberikan semangat baru untuk mengupayakan melestarikan, mempertahankan dan mengembangkan seni pertunjukan ludruk agar diminati kembali oleh masyarakat khususnya, generasi muda. Grup ludruk Marsudi Laras salah satu grup yang juga mengupayakan keberadaan kesenian ludruk mampu bertahan di tengah arus perkembangan budaya modern saat ini, sehingga grup ludruk Marsudi Laras memberikan suatu inovasi terbaru bagi pertunjukan ludruk dalam menyajikan bentuk pertunjukan lebih terkonsep ke arah kekinian. Kata Kunci: Pelestarian, Ludruk Marsudi Laras, Surabaya
PERKEMBANGAN YAYASAN KESEJAHTERAAN MUSLIMAT NAHDLATUL ULAMA’ CABANG BANGIL BIDANG KESEHATAN TAHUN 1965-2015 SARASWATI, IFTIKHA; TRILAKSANA, AGUS
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Bidang Sosial Kesehatan dan Lingkungan Hidup Muslimat Nahdlatul Ulama? menaungi YayasanKesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU). YKM telah mampu menggerakkan ibu- ibu Muslimat NU. Untukpeduli pada kesejahteraan kesehatan masyarakat sekitar baik pada aksi sosial maupun pelayanan kesehatan masyarakat.YKM NU berfungsi sebagai penyalur amal dan pelayanan sosial Muslimat NU, serta kepedulian lingkungan dankesehatan, memberi kemudahan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekitar.Rumusan masalah yang dibahas adalah 1) Bagaimana Perkembangan Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKMNU) Bangil pada tahun 1965-2015? 2) Bagaimana peranan YKM NU Bangil dalam bidang pelayanan kesehatanmasyarakat sekitar? Dalam penelitian ini digunakan metode penulisan sejarah. Heuristik menjadi tahap pertama untukmengumpulkan sumber primer dan sekunder. Sumber primer diantaranya, dokumen-dokumen penting terkaitperkembangan YKM tahun 1965-2012. Surat Keputusan Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama? Bangil nomor10/SK/A/PCM/VI/2015. Wawancara dengan Ketua Muslimat NU Bangil tahun 2005- sekarang, sebagai pelaku sejarah.Sumber- sumber sekunder berasal dari buku, serta wawancara dengan Ketua dan Pengurus YKM, wawancara dengankeluarga pendiri RS Masyiroh Bangil. Tahap kedua, Kritik bertujuan untuk menyeleksi sumber yang valid. Tahap ketiga,interpretasi, dilakukan dengan mengaitkan sumber dan menganalisis sumber. Historiografi, merupakan penulisan kembalihasil intrepetasi dalam bentuk skripsi ini.Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti, dapat disimpulkan bahwa peran YKM dalam mewujudkankesejahteraan kesehatan masyarakat adalah penyuluhan dan pemeriksaan gratis, bekerjasama dengan Jamkesmas, Donordarah, Penyuluhan Tumbuh Kembang Anak (Parenting) pada RA/TK Muslimat NU. Mendirikan Rumah Sakit IslamSwasta pertama di Pasuruan. YKM selalu berkontemplasi sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman dengan melakukanpembaharuan pada setiap masa. Diantaranya, YKM NU mampu meningkatkan Balai Kesehatan pada 1965, hinggaberalih fungsi menjadi Rumah Sakit Islam pada 2002.Kata Kunci : Muslimat Nahdlatul Ulama? Bangil, Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Bangil, Rumah Sakit IslamMasyitoh Bangil.
PEMASARAN TEMBAKAU VIRGINIA BOJONEGORO TAHUN 1998 – 2015 FARA ULFA NADIYAH, NUR; , WISNU
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasaran tembakau di Kabupaten Bojonegoro dari tahun 1998 ? 2015 masih menjadi permasalahan tersendiribagi para petni tembakau. Hal ini dikarenakan mutu dan kualitas tembakau yang dihasilkan oleh petani tembakau diKabupaten Bojonegoro, mengalami penurunan. Akibat turunnya mutu dan kualitas tembakau tersebut membuat hargatembakau mengalami ketidakstabilan harga, sehingga petani berada pada titik terlemah dalam pemasaran. Untukmengatasi hal tersebut, para petani berupaya untuk melakukan mitra dengan para pabrik yang ada di KabupatenBojonegoro. Adanya program kemitraan yang dilakukan oleh para petani tidak membuat semua petani yang ada diKabupaten Bojonegoro bermitra dengan pabrik, sehingga petani yang ada di Kabupaten Bojonegoro terkenal menjadi 2yakni petani mitra dan petani swadaya.Berdasarkan latar belakang di atas, dapat diperoleh rumusan masalah, diantaranya yakni 1) Bagaimana prosespemasaran tembakau virginia Bojonegoro tahun 1998 2015, 2) Bagaimana pengaruh pemasaran tembakau virginiaterhadap perkonomian petani tembakau tahun 1998-2015. Hasil dari penelitian tersebut diantaranya yakni bahwa prosespemasaran antara petani mitra dan petani swadaya tembakau memiliki perbedaan. Petani swadaya dalam prosespemasaran hanya bisa menjual tembakunya ke tengkulak. Sedangkan petani mitra dapat menjual tembakaunya ke pabrik.Pengaruh pemasaran tembakau virginia bagi para petani mitra dan petani swadaya berbeda. Petani mitra lebihdiuntungkan jika dibandingkan petani swadaya, karena setiap penjualan petani mitra mendapat ketetapan harga daripabrikan. Selain petani, para buruh tani juga mendapat pengaruh yang besar selama pembudidayaan tembakau.Kata kunci: Tembakau, pemasaran tembakau, ekonomi petani.
PERJUANGAN KH. AHYAT CHALIMY DALAM LASKAR HIZBULLAH MOJOKERTO DALAM MEMPERJUANGKAN DAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1942-1950 ROHMAN, MUJIBATUR; , ARTONO
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resolusi Jihad upaya menyelamatkan Republik Indonesia adalah gema yang menggetarkan disaat Republik Indinesiaterancam musuh. Gema yang membakar semangat para prajurit Hizbullah Indonesia. Resolusi Jihad Fi Sabilillah,adalah ultimatum yang dikeluarkan para Ulama? menjadikan masyarakat semangat dalam perjuangan melawanpenjajah. K.H. Ahyat Chalimy sebagai tokoh pendiri Gerakan Pemuda Ansor Serbaguna di Mojokerto adalah yangmempelopori berdirinya Hizbullah di Mojokerto. Penelitian ini yang bertujuan mengetahui bagaimana proses dan peran?Perjuangan KH. Ahyat Chalimy dalam Laskar Hizbullah Mojokerto dalam Memperjuangkan dan MempertahankanKemerdekaan Republik Indonesia tahun 1942-1950?. Penelitian ini yang mana menegetahui sejarah berdirinya LaskarHizbullah di Mojokerto. Penelitian ini juga menjelaskan mengenai proses pertempuran Laskar Hisbullah dalammenghadapi Agresi Militer Belanda I dan Agresi Militer Belanda II. Teknik pengumpulan data menggunakan teknikwawancara, kepustakaan, kearsipan, dan beberapa penelitian terdahulu. Sedangkan untuk menganalisis data penelitimenggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan dalam penelitian ini adalah perjuanganKH. Ahyat Chalimy dalam Laskar Hizbullah Mojokerto dalam Memperjuangkan dan Mempertahankan KemerdekaanRepublik Indonesia tahun 1942-1950 meliputi tahapan persiapan dengan kegiatan membentuk Badan Perjuang LaskarHizbullah di Mojokerto. Mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dengan aksi mempertahankan Surabaya dariancaman penjajah yang mendarat di Tanjung Perak dengan tujuan untuk merebut kembali kekuasaan jajahannya dengantidak mengakui kemerdekaan Indonesia. Setelah Proklamasi 1945, Belanda menyisakan satu permasalahan denganIndonesia untuk membangkitkan kembali pemerintahan Hindia-Belanda di Indonesia. Akibatnya terjadi pertempuranpertempuranantara Laskar Hizbullah dan Pasukan Belanda, adanya pertempuran tersebut yang menimbulkan adanyakesepakatan melakukan gencatan senjata dan melakukan perundingan antara Indonesia dan pihak Belanda. Perundinganini yang dijuluki perang diplomasi, melalui diplomasi ini juga Belanda membuat sebuah Negara Boneka (RIS) dengantujuan memecah belah Indonesia. Akhirnya bulan Mei 1950 RI melakukan perundingan dengan RIS dan berhasilmenyatukan kembali kedalam NKRI.
SENIMAN WAYANG THENGUL DI KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2000-2018 KRISNAWATI, MAI; , WISNU
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seniman wayang merupakan orang-orang yang berkecimpung dalam dunia seni pewayangan. Seniman wayangthengul di Bojonegoro terbilang cukup langka mengingat kesenian wayang thengul yang saat ini mulai punah akibatperkembangan zaman. Banyak generasi penerus yang tidak mengetahui keberadaan wayang thengul di Bojonegoro.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Kehidupan Seniman-Seniman Wayang Thengul di Kabupaten Bojonegorotahun 2000-2018. Penelitian disusun berdasarkan rumusan masalah sebagai berikut : 1) Mengapa Mereka MemilihMenjadi Seniman Wayang Thengul? 2) Bagaimana Kehidupan Seniman Wayang Thengul? 3) Kontribusi Seniman DalamUpaya Pelestarian Wayang Thengul?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarahmeliputi 1) Heuristik, mengumpulkan sumber wawancara seniman pengrajin Wayang Thengul dan seniman dalangWayang Thengul, buku yang relevan, dan berita tentang seniman Wayang Thengul, 2) Kritik terhadap sumbermenemukan fakta bahwa terjadi kemunduran eksistensi Wayang Thengul yang berpengaruh pada kehidupan senimansenimanWayang Thengul, 3) Interpretasi mengkaitkan fakta bahwa dalam kemunduran eksistensi Wayang Thengul, paraseniman masih tetap berupaya melestarikan kesenian Wayang Thengul dan 4) Historiografi, sebagai hasil akhir penelitianyang sesuai dengan tema penelitian.Hasil dari penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana proses para seniman menjadiseniman Wayang Thengul, serta upaya para seniman Wayang Thengul untuk mengangkat kembali kiprah WayangThengul yang mengalami kemunduran eksistensi. Kemunduran eksistensi Wayang Thengul diakibatkan adanya degradasikebudayaan, masyarakat lebih memilih kebudayaan yang lebih baru dan meninggalkan kebudayaan lamanya sehinggakeberadaan Wayang Thengul hanya diketahui oleh masyarakat tertentu.Kata Kunci: Seniman, Kehidupan, Wayang Thengul
PERMASALAHAN TENAGA KERJA INDONESIA KE ARAB SAUDI TAHUN 1975-1986 LAILIA AGUSTIN, PUTRI; TRILAKSANA, AGUS
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengiriman Tenaga Kerja Indonesia terjadi karena adanya permintaan tenaga kerja yang tinggi dari Arab Saudi,kurangnya lapangan pekerjaan di Indonesia, dan besarnya gaji yang dijanjikan di Arab Saudi. Pengiriman itu ternyatamenimbulkan masalah setelah Tenaga Kerja Indonesia berada di negera tujuan yaitu Arab Saudi. Adanya masalah tersebutdikarenakan prosedur pengiriman awal Tenaga Kerja Indonesia yang tidak benar. Terjadi kesalahan ketika Tenaga KerjaIndonesia berada dalam tempat penampungan yang dikenal dengan istilah PPTKI (Perusahaan Penyalur Tenaga KerjaIndonesia). Rumusan masalah pada penelitian ini antara lain, 1. Apa latar belakang Tenaga Kerja Indonesia bekerja diArab Saudi tahun 1975? 1986?. 2. Mengapa banyak Tenaga Kerja Indonesia ke Arab Saudi tahun 1975-1986 yangbermasalah?. 3. Bagaimana upaya pemerintah menangani masalah pengiriman Tenaga Kerja Indonesia di Indonesia dandi Arab Saudi Tahun 1975?1986?. Hasil penelitian berupa adanya faktor penyebab Tenaga Kerja Indonesia bermasalahdi Arab Saudi tahun 1975-1986 yaitu tingkat pendidikan Tenaga Kerja Indonesia rendah, keterampilan kerja Tenaga KerjaIndonesia rendah, kemampuan bahasa asing seperti bahasa Arab atau bahasa Inggris yang rendah. Upaya pemerintahdalam menangani masalah pengiriman TKI ke Arab Saudi Tahun 1975-1986 di Indonesia adalah dengan memperberatsyarat keberangkatan Tenaga Kerja Indonesia ke Arab Saudi, penutupan kantor PPTKI (Perusahaan Penyalur TenagaKerja Indonesia) yang bermasalah, perbaikan keterampilan kerja Tenaga Kerja Indoensia. Sedangkan langkah yangdilakukan pemerintah Indonesia di Arab Saudi adalah dengan mendirikan kantor Liaison Office di Jeddah dan pendataanulang keberadaan Tenaga Kerja Indonesia di Arab Saudi. Ternyata pengiriman Tenaga Kerja Indonesia ke Arab Saudiantara tahun 1975-1986 sebenarnya sudah mampu memperbaiki kehidupan dari segi materi, namun belum mampumeningkatkan profesi pekerjaan yang dimiliki.Kata Kunci: TKI (Tenaga Kerja Indonesia), Arab Saudi
RADIO KHUSUS INFORMASI PERTANIAN (RKIP) WONOCOLO TAHUN 1969-2009 MALIK HADI PRAJA, NUR; SUPRIJONO, AGUS
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu teknologi komunikasi dan informasi adalah radio. Pada masa Orde Baru pertanian menjadi prioritaspembangunan dalam repelita untuk mencapai swasembada beras. Pada masa repelita pertama pembangunan pertanian diJawaTimur dirasa cukup berat karena kondisi pertanian yang masih tradisional, minimnya jumlah penyuluh pertanianserta luasnya wilayah pertanian yang ada. Media yang tepat, murah dan cepat untuk melakukan penyuluhan adalah radiohingga lahirlah RKIP Wonocolo.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana perkembangan program siaran RKIP Wonocolo padatahun 1970-2009? (2) Mengapa terjadi perubahan program siaran RKIP Wonocolo pada tahun 1998? Tujuan dalampenelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan perkembangan program siaran RKIP Wonocolo pada pada tahun 1970-2009 (2) Untuk menganalisa faktor penyebab terjadinya perubahan program siaran RKIP Wonocolo pada tahun 1998.Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahap yaitu heuristik, kritik, interpretasidan historiografi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RKIP Wonocolo lahir sebagai wujud upaya Dinas Pertanian Rakyat JawaTimur pada masa repelita pertama pada masa Gubernur R.P. Mohammad Noer (1967-1976) dengan mendirikan pusatinformasi Pertanian (PIP) dalam rangka mensukseskan swasembada beras di wilayah Jawa Timur. Pada masa Orde Baru,program siaran RKIP memiliki segmentasi utama petani dengan katagori program siaran pertanian, hiburan, berita danpenerangan, serta religi dengan dominasi siaran pertanian. Siaran Pertanian pada masa Orde Baru diarahkan untukpenyuluhan pertanian di pedesaan agar petani mampu mendapatkan informasi mengenai teknologi pertanian yang lebihmoderen dalam rangka peningkatan produksi pertanian. Siaran hiburan disajikan untuk memenuhi selera pendengardipedesaan yang menyukai hiburan yang bernuansa kebudayaan Jawa. Siaran berita dan penerangan terdiri dari wartaberita RRI pusat dan daerah, hal ini sebagai akibat dari regulasi pemerintah Orde Baru yang melarang siaran politik danmewajibkan radio siaran untuk relai warta berita pemerintah melalui RRI.Pada era Reformasi, program siaran terdiri dari katagori pertanian, hiburan, religi dan informasi dengan dominasisiaran hiburan. Diantara pesenebabnya adalah perubahan jangkauan pemancar RKIP Wonocolo di era Reformasi hanyasejauh wilayah Surabaya dan sekitarnya sesuai ketentuan radio komunitas yang membatasi daya pemancar tidak bolehbesar-besar. Kebutuhan informasi di wilayah Surabaya tidak didominasi sektorpertanian, namun lebih kepada sektorindutri, perdagangan dan jasa. Semenjak dikeluarnya keputusan Menpen No 134 tahun 1998 serta dilikuidasinyaDepartemen Penerangan pada tahun 1999, RKIP Wonocolo tidak lagi melakukan relai Warta berita RRI.Kata kunci: Program Siaran, Radio Pertanian, Wonocolo

Page 4 of 4 | Total Record : 40