cover
Contact Name
Qian
Contact Email
admin@aapbk.org
Phone
+6282284242828
Journal Mail Official
yuda@konselor.org
Editorial Address
Bumi Mutiara Serang, Cluster Symphony, Blok C2 No.18 Serang - Banten - Indonesia 42122
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Behavioral Innovation
ISSN : -     EISSN : 31642470     DOI : https://doi.org/10.63203/jbi
Core Subject :
The Journal of Behavioral Innovation welcomes a wide range of scholarly contributions that explore innovative approaches to understanding, analyzing, and influencing human behavior across diverse contexts. The journal covers studies in psychological, educational, social, and organizational settings, with particular attention to the development and application of novel behavioral interventions, models, and strategies. It also includes research on cognitive, emotional, and social processes that contribute to behavioral change, as well as innovations in guidance, counseling, and learning practices. In addition, the journal encourages interdisciplinary perspectives that integrate technology, such as digital and AI-based approaches, in behavioral research and practice. Contributions addressing cultural, contextual, and cross-cultural aspects of behavior are also highly valued, especially those that provide insights into locally grounded and globally relevant behavioral phenomena.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
When Self-Confidence Becomes Social Capital: A Study of Social Interaction Among High School Students Abid Zahid Fadhillah; Yuda Syahputra; Melina Lestari; Dona Fitri Annisa
Journal of Behavioral Innovation Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Behavioral Innovation
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/jbi.v1i1.538

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of self-confidence on students' social interaction. This study employs a quantitative research design based on positivist philosophy, applied to a specific population or sample. The sampling technique used is generally random, aiming to assess whether self-confidence affects social interaction among 10th-grade students at SMAN 3 Jakarta. The data were analyzed using a simple linear regression coefficient test with the assistance of SPSS. The results showed that self-confidence has a strong positive influence on social interaction, with a t-value of 13.272 and a significance level of 0.000. Statistically, this proves that self-confidence significantly affects students' social interaction.
Comparasion of Self Confidence Levels Between Active and Inactive Students in Extracurricular Activities Desi Nurian Sari; Lira Erwinda; Nurul Fajri
Journal of Behavioral Innovation Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Behavioral Innovation
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/jbi.v1i1.539

Abstract

Understanding students’ confidence is important, as it affects their academic performance, social interactions, and personal growth, which may be influenced by their involvement in extracurricular activities. This study aims to compare the level of confidence between active and inactive students in extracurricular activities at SMPN 277 Jakarta. This study used a quantitative approach using a comparative method. The population in this study was class VIII students of SMPN 277 Jakarta which numbered 250 students and samples were taken using Isaac and Michael's tables. The research instrument is a Likert scale questionnaire that measures confidence. Data analysis includes descriptive statistics, validity and reliability tests, normality and homogeneity tests, and t-Independent tests. Research results show that involvement in extracurricular activities positively affects students' increased confidence, implying that schools need to further encourage students' participation in these activities as a means of psychological and social development.
Analisis Perbedaan Kecerdasan Visual-Spasial Berdasarkan Gender pada Siswa Nanda Salma Salsabila; Ni’Matulsya’Ban Puspa Ningrum; Sahdu Hilyah Sajidah
Journal of Behavioral Innovation Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Behavioral Innovation
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/jbi.v1i1.541

Abstract

Seks dan gender adalah dua konsep yang berbeda, di mana seks mengacu pada perbedaan biologis antara pria dan wanita yang ditandai oleh karakteristik anatomi dan fisiologis sejak lahir. Kecerdasan spasial visual adalah kemampuan kognitif yang berkaitan dengan seni visual dan pemahaman ruang, yang berkembang melalui tahapan kognitif menurut Piaget dan Inhelder, mulai dari tahap sensori-motor hingga tahap formal-operasional. Pada anak laki-laki, perkembangan kecerdasan spasial biasanya terjadi lebih cepat daripada pada anak perempuan, yang berdampak pada kemampuan mereka dalam memecahkan masalah matematika. Kecerdasan spasial mencakup kemampuan untuk mengamati, merepresentasikan, dan memanipulasi hubungan dalam ruang, yang sangat penting dalam berbagai profesi seperti arsitek dan ahli bedah. Penelitian ini menyoroti perbedaan dalam perkembangan kecerdasan spasial berdasarkan gender dan dampaknya terhadap kemampuan kognitif anak.
Body Shaming and Adolescent Mental Health: Implications for Guidance and Counseling Practice Putri Happy Hapsari; Rosada Rosada; Anggia Evitarini
Journal of Behavioral Innovation Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Behavioral Innovation
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/jbi.v1i1.542

Abstract

This study aims to examine the impact of body shaming on adolescent mental health and its implications for guidance and counseling at SMK Kesuma Bangsa 2 Depok. A quantitative research approach was employed using a survey method. The participants of this study consisted of 138 students from grades X, XI, and XII in the 2024/2025 academic year. Data were collected using questionnaires and analyzed through prerequisite tests and simple linear regression analysis. The results showed that body shaming has a significant effect on adolescent mental health. The coefficient of determination (R²) was 0.340, indicating that body shaming contributes 34% to variations in students’ mental health, which falls into the moderate category. Furthermore, the correlation coefficient (r) of 0.304 also indicates a moderate relationship between body shaming and adolescent mental health. These findings suggest that body shaming plays a meaningful role in influencing adolescents’ mental health. Therefore, guidance and counseling services are essential in addressing this issue by providing preventive and interventive programs to support students’ psychological well-being.
Analisis Pembentukan Citra Diri dalam Perilaku Berias pada Remaja Perempuan Nurul Fajri
Journal of Behavioral Innovation Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Behavioral Innovation
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/jbi.v1i1.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan citra diri pada remaja perempuan melalui perilaku bermakeup di smp islam al azhar 19 cibubur. fokus penelitian diarahkan pada empat rumusan masalah: (1) bagaimana pengalaman remaja perempuan dalam menggunakan makeup dalam kehidupan sehari-hari, (2) bagaimana praktik ber-makeup berkontribusi terhadap pembentukan citra diri, (3) faktor-faktor eksternal apa saja yang mempengaruhi pembentukan citra diri terkait penggunaan makeup, dan (4) bagaimana remaja menegosiasikan tekanan sosial dan standar kecantikan melalui perilaku ber-makeup. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap sepuluh remaja perempuan yang duduk di bangku kelas vii dan viii. data dianalisis menggunakan metode tematik dengan mengacu pada teori konsep diri carl rogers, interaksionisme simbolik goffman, dan social comparison theory festinger sebagai kerangka interpretatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa makeup bagi remaja tidak hanya berfungsi sebagai alat estetika, tetapi juga sebagai media negosiasi identitas dan kontrol sosial. makeup digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri, membangun kesan positif di lingkungan sekolah, dan menutupi ketidaknyamanan terhadap penampilan. faktor-faktor eksternal seperti media sosial, teman sebaya, dan dukungan keluarga memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan citra diri remaja. media sosial menjadi sumber utama pembelajaran makeup dan standar kecantikan, sementara teman sebaya berperan sebagai pemberi validasi sosial melalui pujian atau komentar terhadap penampilan. selain itu, remaja menampilkan beragam strategi dalam menghadapi tekanan sosial dan standar kecantikan, antara lain adaptasi sosial, resistensi selektif, dan redefinisi kecantikan. makeup juga berperan sebagai sarana emotional regulation dan self-expression, meskipun dalam beberapa kasus menimbulkan appearance anxiety akibat ketergantungan pada validasi eksternal. secara keseluruhan, perilaku ber-makeup pada remaja perempuan di smp islam al azhar 19 cibubur menggambarkan proses dinamis pembentukan citra diri yang dipengaruhi oleh interaksi sosial, media, dan nilai-nilai budaya sekolah islam. penelitian ini menegaskan pentingnya peran bimbingan konseling sekolah dalam mengembangkan literasi media, penerimaan diri (self-compassion), dan pemahaman kecantikan yang lebih sehat serta seimbang antara aspek fisik dan moral.

Page 1 of 1 | Total Record : 5