cover
Contact Name
Kiki Teguh
Contact Email
harpodonborneo@borneo.ac.id
Phone
+6281350529175
Journal Mail Official
harpodonborneo@borneo.ac.id
Editorial Address
Fakultas Perikanan Gedung E Lantai 1 Universitas Borneo Tarakan Jl. Amal Lama No. 1 Tarakan. Kalimantan Utara harpodonborneo@borneo.ac.id
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Harpodon Borneo
Core Subject :
Jurnal Harpodon Borneo is a national scientific journal dedicated to advancing knowledge and innovation in the fields of Fisheries and Marine Science. The scope of the journal includes, but is not limited to, the following research areas: Ecology, Biodiversity, and Conservation of Aquatic Resources Sustainable Fisheries Resource Management Environmental Quality, Waste Engineering, and Aquatic Pollution Socioeconomics, Policy, and Governance of Fisheries and Marine Affairs Biomolecular Science and Genetics of Fisheries and Marine Resources Aquaculture Engineering and Production Fish Nutrition and Feed Technology Reproductive Biology, Health, and Diseases of Aquatic Organisms Fish Processing Technology and Food Safety Functional Food Diversification and Innovation Fisheries and Marine Biotechnology
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
ESTIMASI KONDISI TUTUPAN MANGROVE BERDASARKAN INDEKS NDVI MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-2B DI PESISIR NEGERI WAAI Janson Hans Pietersz; Reinhardus Pentury; Prulley Annette Uneputty
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 19, NOMOR 1, APRIL 2026
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/brj8n108

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga kestabilan wilayah pesisir, namun keberadaannya menghadapi berbagai tekanan lingkungan yang dapat mempengaruhi kondisi tutupan vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi jenis mangrove serta mengestimasi kondisi tutupan mangrove berdasarkan indeks Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) menggunakan citra Sentinel-2B di pesisir Negeri Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Pengambilan data lapangan dilakukan melalui survei eksploratif dengan observasi langsung, identifikasi jenis mangrove, pengambilan titik koordinat, pengukuran salinitas, dan pengamatan kondisi substrat. Analisis data dilakukan menggunakan citra Sentinel-2B Level-2A dengan kombinasi band 8-11-4 dan metode maximum likelihood classification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan pesisir Negeri Waai memiliki 11 jenis mangrove. Hasil uji akurasi klasifikasi menunjukkan nilai overall accuracy sebesar 92% dan kappa accuracy sebesar 88%. Analisis NDVI menunjukkan bahwa kondisi tutupan mangrove di kawasan penelitian secara umum masih tergolong baik dan didominasi kategori tutupan padat hingga sangat padat dengan persentase mencapai 60,28% dari total kawasan mangrove. Penggunaan citra Sentinel-2B dan indeks NDVI mendukung estimasi kondisi tutupan mangrove secara spasial di pesisir Negeri Waai serta dapat digunakan sebagai sumber informasi dalam kegiatan monitoring dan pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan.
Karakteristik nata de seaweed (Eucheuma cottonii) dan nata de cane (Saccharum officinarum L) menggunakan starter Acetobacter xylinum Sulastri; Ayu Agustina
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 19, NOMOR 1, APRIL 2026
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/vh8qmb42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan baku yang berbeda terhadap karakteristik produk nata sehingga diperoleh kualitas nata terbaik berdasarkan parameter organoleptik, fisik, dan kimia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri atas 3 perlakuan yaitu Nr (100% filtrat rumput laut), Nt (100% air tebu), dan Nrt (50% rumput laut dan 50% air tebu). Parameter yang diukur dalam penelitian ini meliputi uji fisik (uji ketebalan, tekstur, rasa, warna, dan aroma) dan analisis proksimat (kadar air, protein, dan kadar serat kasar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Nr menghasilkan nata dengan kadar air dan protein tertinggi, sedangkan perlakuan Nrt menghasilkan karakteristik yang lebih unggul berdasarkan ketebalan, tekstur, aroma dan kadar serat. Tingginya kadar serat pada perlakuan Nrt diduga berkaitan dengan kontribusi kandungan serat dari rumput laut Eucheuma cottonii dan air tebu (Saccharum officinarum L.) sebagai bahan baku fermentasi. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi filtrat rumput laut dan air tebu berpotensi digunakan sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan nata dengan karakteristik fisik, organoleptik, dan kimia yang lebih baik dibandingkan penggunaan bahan baku lainnya. . 
Analysis of water quality for seaweed cultivation in the southern and northern coastal waters of Sikka Regency Maria Theresia Dua Tei; Barnabas P.P. Wini Bhokaleba; Neccia Yurike Patrisia
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 19, NOMOR 1, APRIL 2026
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/6xqert84

Abstract

Water quality is an important factor that determines the success of seaweed cultivation. Sikka Regency has significant aquatic potential for seaweed cultivation development, but the decline in production and ecological disturbances are issues that need to be examined through water quality evaluation. This study aims to analyze the water quality conditions and assess their suitability for seaweed cultivation sites in the waters of Sikka Regency, East Nusa Tenggara Province. The research was conducted from May to August 2025 at five locations, namely the waters of Reroroja Village, Kolidetung, Kojadoi, Nenbura, and Wailamung. The parameters measured include temperature, pH, dissolved oxygen, salinity, and water transparency. Data were analyzed descriptively and quantitatively and compared with water quality criteria suitable for seaweed cultivation. The research results show that the temperature ranges from 20–35°C, pH 6–7, DO 5,2–9,8 mg/L, salinity 22–40 ppt, and water transparency 2,1–5,5 m. The research results indicate that the water quality parameters at five locations during the observation period are not entirely within the range suitable for seaweed growth in Sikka Regency, East Nusa Tenggara Province.

Page 3 of 3 | Total Record : 23