cover
Contact Name
Adi Iwan Hermawan
Contact Email
adihermawan@unimudasorong.ac.id
Phone
+6281359142808
Journal Mail Official
adihermawan@unimudasorong.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 1, Mariat Pantai, Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Imperium: Journal of Education and Reviews
ISSN : 31643175     EISSN : 31643175     DOI : -
Core Subject :
Imperium: Journal of Education and Reviews is a peer-reviewed, open-access academic journal published by the Faculty of Language, Social, and Sports Education, LP3M Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. The journal serves as a platform for the dissemination of high-quality research, literature reviews, conceptual papers, and community service reports in the fields of education, language and literature, social sciences, and humanities. The journal aims to promote scholarly discussion and knowledge development on learning innovation, curriculum development, literacy and language studies, inclusive and multicultural education, educational technology, social and cultural studies, and community empowerment. It welcomes contributions from researchers, academics, practitioners, and policymakers at the national and international levels.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
IMPLEMENTASI POP-UP BOOK KEARIFAN LOKAL DALAM MENULIS KARANGAN DESKRIPSI Erwin Antony Simanjuntak; Abdul Hafid; Ismail Marzuki
Imperium: Journal of Education and Reviews Vol. 1 No. 1 (2026): IMPERIUM: JOURNAL OF EDUCATION AND REVIEWS
Publisher : LP3M Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Pop-up Book berbasis kearifan lokal Papua terhadap kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas V SD Inpres 63 Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Design dengan bentuk One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres 63 Kabupaten Sorong yang berjumlah 14 siswa pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Instrumen penelitian meliputi tes pretest dan posttest, lembar observasi, serta angket. Hasil uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan nilai signifikansi pretest sebesar 0,692 dan posttest sebesar 0,643 (p > 0,05), yang berarti data berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan nilai t hitung = -3,606 dengan derajat kebebasan df = 13 dan nilai Sig. (2-tailed) = 0,003 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Pop-up Book berbasis kearifan lokal Papua berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas V SD Inpres 63 Kabupaten Sorong
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPOSITORI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 11 KABUPATEN SORONG Trifona Lokden
Imperium: Journal of Education and Reviews Vol. 1 No. 1 (2026): IMPERIUM: JOURNAL OF EDUCATION AND REVIEWS
Publisher : LP3M Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan metode ekspositori yang dikombinasikan dengan mind mapping diharapkan mampu menjadikan pembelajaran yang berbobot secara teknik maupun hasil, serta berguna bagi peserta didik, sehingga dapat mengundang atau membangun minat belajar peserta didik untuk mencapai keberhasilan selama berlangsungnya pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran ekspositori terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong. Jenis penelitian ini, merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Eksperimen merupakan cara praktis untuk mempelajari sesuatu dengan cara mengubah-ubah kondisi dan mengamati pengaruhnya terhadap hal lainnya. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah one group pretest posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2022. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong yaitu 187 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong yang berjumlah 20 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata angket tentang Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong sebelum penerapan metode pembelajaran ekspositori skor nilai tertinggi 88 dan rata-rata 77,2 dari nilai maksimal yaitu 116. Sedangkan nilai rata-rata angket tentang Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong setelah penerapan metode pembelajaran ekspositori skor nilai tertinggi 94 dan rata-rata 82,8 dari nilai maksimal yaitu 116. Data tersebut menunjukan bahwa selisi skor motivasi sebelum dan sesudah penerapan metode pembelajaran ekspositori adalah 6. Hasil uji regresi linear menunjukan bahwa nilai signifikan (sig) 0,001 < 0,05 maka signifikan disini berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya bahwa berpengaruh yang signifikan antara pengaruh metode pembelajaran ekspositori Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Kabupaten Sorong
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR SISWA KELAS 7 SMP YPK SELE BE SOLU KOTA SORONG Marina Mambrisauw
Imperium: Journal of Education and Reviews Vol. 1 No. 1 (2026): IMPERIUM: JOURNAL OF EDUCATION AND REVIEWS
Publisher : LP3M Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar serta menganalisis pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa kelas VII SMP YPK Sele Be Solu Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, rekaman interaksi kelas, serta wawancara dengan guru dan siswa. Data dianalisis menggunakan metode padan pragmatik untuk mengidentifikasi jenis serta fungsi tindak tutur direktif yang muncul selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan enam bentuk utama tindak tutur direktif, yaitu meminta, memerintah, menyarankan, mengajak, menginstruksikan, dan melarang. Tindak tutur meminta dan memerintah merupakan bentuk yang paling dominan digunakan dalam proses pembelajaran. Penggunaan berbagai bentuk tindak tutur direktif tersebut terbukti efektif dalam mengatur jalannya pembelajaran, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan kemandirian, serta mendorong partisipasi dan motivasi belajar siswa. Hasil angket juga menunjukkan bahwa siswa merespons positif arahan dan instruksi guru, merasa lebih fokus, disiplin, dan terdorong untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya variasi dan strategi penggunaan tindak tutur direktif oleh guru dalam menciptakan suasana kelas yang kondusif dan memotivasi, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA GAUL DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH SORONG Apolina Minati Baho
Imperium: Journal of Education and Reviews Vol. 1 No. 1 (2026): IMPERIUM: JOURNAL OF EDUCATION AND REVIEWS
Publisher : LP3M Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena bahasa gaul ini banyak mempengaruhi tatanan penggunaan bahasa dikalangan masyarakat terkhusus dikalangan pelajar. Bahasa gaul sendiri banyak mencampur adukkan berbagai bahasa baik itu bahasa daerah, bahasa indonesia, dan bahasa Inggris. Bahasa gaul ini merupakan perkembangan dari bahasa prokem/slang yang banyak digunakan dikalangan preman. Bahasa gaul pada umumnya digunakan sebagai sarana komunikasi di antara muda sekelompoknya selama kurun tertentu. Penggunaan bahasa gaul dikalangan mahasiswa salah satunya mahasiswa Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong menjadi subjek dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif yaitu dengan objek penelitiannya adalah penggunaan bahasa gaul dengan Teknik simak bebas liat cakap. Guna menggunakan Teknik ini agar memperoleh data murni dari penggunaan bahasa gaul oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
ANALISIS LITERASI BACA TULIS PADA SISWA KELAS I DI SD YAPIS DOOM TIMUR KOTA SORONG Desiana Sadrafle
Imperium: Journal of Education and Reviews Vol. 1 No. 1 (2026): IMPERIUM: JOURNAL OF EDUCATION AND REVIEWS
Publisher : LP3M Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan suatu keadaan dan menggambarkan bentuk kemampuan baca sebagai bahan pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi baca peserta didik kelas I SD Yapis Doom Timur Kota Sorong yang berjumlah 20 orang siswa yang ikut serta, dengan beberapa kategori kemampuan literasi dasar, hasil ini terdiri dari 10 orang termasuk dalam kategori tinggi sebanyak 50%, peserta didik yang termasuk ke dalam kategori sedang berjumlah 2 orang dengan presentase 10%, peserta didik dengan kategori cukup berjumlah 1 orang sebanyak 5% dan termasuk kedalam kategori rendah berjumlah 7 orang sebanyak 35%. Namun pertemuan ke II hasil akhir menunjukkan kemampuan literasi dasar baca peserta didik dikelompokkan ke dalam beberapa kategori yang meliputi, peserta didik yang termasuk ke dalam kategori tinggi sebanyak 50% atau sekitar 10 orang dan 25% peserta didik dikaterogikan sedang, atau 5 orang, peserta didik yang termasuk ke dalam kategori cukup, sebanyak 10% atau sekitar 2 orang dan 15% peserta didik dikategorikan rendah atau 3 orang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi dasar baca peserta didik sudah mengalami
ANALISIS FONEMIK BAHASA SAWIAT Anjel Agneser
Imperium: Journal of Education and Reviews Vol. 1 No. 1 (2026): IMPERIUM: JOURNAL OF EDUCATION AND REVIEWS
Publisher : LP3M Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidang linguistik fonologi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fonetik dan fonemik. Fonetik mempelajari bunyi bahasa tanpa memerhatikan apakah bunyi-bunyi tersebut berfungsi sebagai pembeda makna atau bukan. Sedangkan fonemik mempelajari bunyi bahasa dengan memerhatikan fungsi bunyi tersebut sebagai pembeda makna. Jika dalam fonetik kita mempelajari segala macam bunyi yang dapat dihasilkan oleh alat-alat ucap serta bagaimana tiap-tiap bunyi itu dilaksanakan, maka dalam fonemik kita mempelajari dan menyelidiki kemungkinan-kemungkinan, bunyi-ujaran yang manakah yang dapat mempunyai fungsi untuk membedakan arti. Bahasa Tehit, Dialek Sawiat merupakan salah satu dialek yang digunakan oleh masyarakat Sawiat yang mendiami di wilayah perbukitan, dan pegunungan seperti, kampung Sodrofoyo, Wensouhg, Wen, Sasnek, Wendi, Sfakyo, Eles, dan sekitarnya. Bahasa Tehit, Dialek Sawiat adalah salah satu dialek dari sekian dialek yang digolongkan dalam sub rumpun bahasa Tehit. Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan fonemik bahasa Sawiat. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kampung Sfakyo Distrik Sawiat Kabupaten Sorong Seletan. Subjek penelitian ini adalah sekelompok masyarakat Kampung Sfakyo yang berdomisili di Distrik Sawiat Kabupaten Sorong Seletan. Berdasarkan hasil analisis dan juga hasil penelitian dilapangan yang dilakukan peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa distrbusi fonem pada bahasa Sawiat Kampung Sfakyo Distrik Sawiat Kabupaten Sorong Selatan meliputi distribusi vocal dan distribusi konsonan. Fonem vokal bahasa Sawiat Kampung Sfakyo Distrik Sawiat Kabupaten Sorong Selatan yaitu vokal dapat menduduki posisi awal, posisi tengah, dan posisi akhir /a//e//i//o//u/. Dari 100 kosakata di atas, fonem vokal bahasa Sawiat Kabupaten Sorong Selatan terbanyak terdapat pada vocal /o/ yang menduduki posisi awal, kemudian /e/ yang menduduki posisi akhir. Fonem konsosnan bahasa Sawiat Kampung Sfakyo Distrik Sawiat Kabupaten Sorong Selatan yaitu konsonan dapat menduduki posisi awal, posisi tengah, dan posisi akhir /b//h//k//m//n//t kecuali /f/ tidak dapat menempati posisi tengah dan akhir, kemudian /m/ tidak dapat menempati posisi akhir. Dari 100 kosakata di atas, fonem konsosnan bahasa Sawiat Kampung Sfakyo Distrik Sawiat Kabupaten Sorong Selatan terbanyak terdapat pada konsonan /n/ yang menduduki posisi awal, kemudian /t/ yang menduduki posisi akhir.
The Effect of Implementing ClassDojo Assisted by a Smartboard on the Reading Motivation of Third-Grade Elementary School Students Muh Risky Raul Iriansyah; Anis Alfian Fitriani; Adi Iwan Hermawan
Imperium: Journal of Education and Reviews Vol. 1 No. 4 (2026): IMPERIUM: JOURNAL EDUCATION AND REVIEWS
Publisher : LP3M Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of implementing ClassDojo assisted by a Smartboard on the reading motivation of third-grade students at SD Negeri 32 Sorong City, using a one-group pretest-posttest design with 25 students. Data were collected through pre- and post-tests, observations of teacher-student activities, and a reading motivation questionnaire. The results showed that the average score rose from 45.36 in the pre-test to 58.93 in the post-test, an increase of 13.57 points. Reliability testing yielded Cronbach's Alpha values ​​of 0.891 (pre-test) and 0.895 (post-test), indicating high reliability. The Shapiro-Wilk normality test showed significance values ​​of 0.692 (pre-test) and 0.643 (post-test); since both exceeded 0.05, the data were determined to be normally distributed. Observations reinforced the quantitative findings by demonstrating the students' enthusiasm and active engagement during the lessons. It is concluded that the implementation of ClassDojo supported by a Smartboard positively impacts the reading motivation of third-grade elementary school students and serves as an alternative interactive learning medium for teachers at the elementary level.
Bamboo Music Learning to Foster Students’ Cooperation Character in Raja Ampat yuni sardi wairisal; Anis Alfian Fitriani, M.Pd.; Endra Putra Raharja M.Pd.
Imperium: Journal of Education and Reviews Vol. 1 No. 4 (2026): IMPERIUM: JOURNAL EDUCATION AND REVIEWS
Publisher : LP3M Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character education in primary schools often prioritizes cognitive outcomes, leaving cooperation, anessential social character, with little contextual support, particularly where living cultural traditionscould serve as a learning medium. This study aimed to describe how bamboo music learning wasimplemented and how it fostered students’ cooperation character at SD YPK Getsemani Saporkren,Raja Ampat, Southwest Papua. A descriptive qualitative field study was conducted in July 2026. Datawere gathered through classroom observation, interviews with one classroom teacher and fivestudents, and documentation, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusiondrawing. Trustworthiness was established through source and technique triangulation and memberchecking. The cooperation-assessment rubric and lesson plan were validated by an expert and judgedusable with minor revisions. Bamboo music learning was delivered in a structured sequence ofplanning, technique demonstration, group practice with instrument-role division, teacher guidance,and evaluation. Six cooperation behaviors emerged consistently across sources: mutual help,communication, task division, responsibility, respect for peers, and group cohesion. A supplementaryrubric applied to five second-grade students (n = 5) produced a mean score of 96.0, in the very goodcategory. Responsibility, discipline, self-confidence, and care for peers were also reported. Bamboomusic appears to be a promising medium for combining local cultural preservation with charactereducation, although the findings are limited to one school and a small group of informants.

Page 1 of 1 | Total Record : 8