cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
VA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2019)" : 20 Documents clear
PERANCANGAN DESAIN KEMASAN DIMENSI KOPI SEBAGAI MEDIA PROMOSI PENGENALAN PRODUK KOPI TRAWAS AULIA FIRDAUS, RIZKY; ROIS ABIDIN, MUHAMAD
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi adalah sebuah tanaman buah yang bisa dimanfaatkan untuk dinikmati menjadi hidangan minuman. Kopi juga memiliki daya tarik sendiri bagi penikmatnya karena kopi menyuguhkan pengalaman rasa yang berbeda dari setiap daerah dimana kopi itu berasal atau ditanam. Kekayaan alam di Indonesia membuat kopi sangat mudah ditanaman dan menghasilkan kualitas panen yang bagus. Indonesia menempati peringkat ke-4 dalam menghasilkan kopi di seluruh dunia, kualitas yang baik dan citarasa yang bagus membuat kopi Indonesia diterima di pasar Internasioanal. Dengan kemajuan pasar kopi Indonesia yang sangat pesat, maka daerah penghasil kopi di Indonesia berlomba menghasilkan kulaitas panen yang bagus dan menjadikan produk kopi tersebut layak dipasarkan. Melalui media kemasan yang baik serta diikuti promosi yang efisien. Daerah Jawa Timur memiliki beberapa wilayah penghasil kopi seperti Malang, Bondowoso, Banyuwangi, Jember dan yang sedang berkembang saat ini adalah Trawas. Trawas memiliki kelemahan dalam segi produk, kurangnya pengelaman untuk mempromosikan produk dari cara pengemasan dan promosi membuat Kopi Trawas kesulitan menarik konsumen penikmat kopi Jawa Timur. Melalui perancangan kembali kemasan produk dari kopi Trawas yang dimiliki Dimensi Kopi diharapkan akan menjadi media bagi mereka untuk bisa memasarkan produknya dengan baik kepada masyarakat, wisatawan, dan penikmat kopi di Jawa Timur.Kata Kunci: Kopi, Kuliner, Trawas
KISAH CINTA RARA ANTENG DAN JAKA SEGER SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KARYA SENI KERAMIK SAIFUL UMAR, AHMAD; ARIEF, MUCHLIS
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan ini dilatar belakangi dari kepedulian terhadap cerita rakyat yang semakin dilupakan, akibat adanya kemajuan teknologi yang makin modern, keadaan inilah yang membuat cerita rakyat semakin tenggelam karena dianggap kuno, diawali dari cerita rakyat penulis mengambil legenda yang berasal dari gunung Bromo yaitu kisah Rara Anteng dan Jaka Seger, kisah tersebut akan divisualkan dalam bentuk patung dan relief dengan menggunakan bahan dasar tanah liat stoneware. Penciptaan karya keramik ini menggunakan metode penciptaan yang diadaptasi dari teori kreativitas oleh Graham Wallas, dengan melalui tahapan persiapan, tahap pengeraman, tahap munculnya ilhan dan pengujian. Terpilihnya sketsa dan bahan pada tahap munculnya ilham dan dilanjutkan proses pembentukan karya seperti pembentukan badan karya, pengeringan, pembakaran biskuit dan pembakaran gelasir. Karya yang telah diciptakan berjumlah sembilan karya keramik terdiri dari satu relief yang menceritakan kisah sebelum Suku Tengger berada di Gunung Bromo dan delapan judul karya berbentuk patung manusia dan binatang yang menceritakan kisah awal pertemuan Rara Anteng dan Jaka Seger sampai pengorbanan yang dilakukan Raden Kusuma. Karya ini digelasir transparan melalui proses pembakaran, sampai dengan suhu 10700 C.Kata Kunci : penciptaan, keramik, Legenda Rara Anteng dan Jaka Seger
PERANCANGAN DESAIN KEMASAN PARFUM KLINIK SEPATOE SURABAYA MIFTACHUL MUNIR, ACHMAD; SURYA PATRIA, ASIDIGISIANTI
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk merancang sebuah kemasan parfum dari Klinik Sepatoe Surabaya. Klinik Sepatoe adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pencucian sepatu. Metode pengumpulan data pada perancangan ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Selesai melakukan pengumpulan data, data dianalisis dengan metode analisis SWOT, USP dan Positioning. Setelah selesai pengumpulan data tersebut menentukan desain dan ide perancangan. Proses perancangan di mulai dari pembuatan Logo sampai kemasan primer dan sekunder lalu melalui tahap thumbnail, tight tissue, hingga final design. Setelah semua selesai lalu ditampilkan beberapa media seperti, poster, x- banner, pouch bag dan sosial media. Melalui perancangan ini, Parfum sepatu merek TOF (the old friend) memiliki cirikhas dan keunikan tersendiri. Sehingga, parfum TOF (the old friend) memiliki citra yang bagus untuk sebuah produk parfum yang akan dipasarkan. Kata kunci: Klinik Sepatoe, Surabaya, Desain Kemasan, Parfum
CERITA REYOG PONOROGO VERSI BANTARANGIN SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA KRIYA LOGAM DARUN NAFIATI, YULIA; CHRYSANTI ANGGE, INDAH
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertunjukan Reyog Ponorogo adalah sebuah penampilan sendratari dan diiringi bunyi musik tradisional yaitu gamelan. Cerita Reyog Ponorogo tersimpan dalam pertunjukan Reyog namun belum banyak yang mengerti dengan alur cerita yang disampaikan, sedangkan untuk melestarikan budaya diperlukan untuk mengenalkan cerita budaya tersebut dengan baik. Cerita Reyog Ponorogo sudah ada semenjak abad XII, dan diharapkan eksistensinya akan hidup sepanjang zaman. Maka dari itu Perupa memiliki motivasi untuk mengenalkan cerita Reyog Ponorogo melalui media yaitu karya kriya. Konsep ide tersebut semakin kuat karena seni kriya memiliki hubungan yang erat dengan budaya di sekitar masyarakat. Tahapan yang ditempuh perupa dalam proses perwujudan karya meliputi pematangan konsep, pembuatan desain, validasi desain, proses perwujudan karya, dan finishing karya. Desain awal yang disiapkan berjumlah 16 buah kemudian dipilih empat buah desain untuk dieksekusi menjadi karya. Perupa membuat empat karya logam dengan judul ?Kerajaan Bantarangin?, ?Pertarungan?, ?Kekalahan?, dan ?Kesenian Reyog Ponorogo?. Bahan yang digunakan adalah plat logam tembaga berukuran 36x60cm dengan ketebalan 0,55mm. Perwujudan karya logam menggunakan teknik pembentukan yang terdiri dari beberapa teknik ukir logam (rancapan, wudulan endak-endakan) dan teknik finishing. Teknik finishing sendiri dibagi menjadi empat tahap yaitu pencucian, pewarnaan dengan oksidasi kimia Na2S, pelapisan dan perakitan. Kata Kunci: Reyog Ponorogo, kriya logam, Bantarangin
EKOSISTEM SAVANA BEKOL TAMAN NASIONAL BALURAN SITUBONDO SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KRIYA BATIK KHOLIDIAH MARSYAH, ROFIQOH; RATYANINGRUM, FERA
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nasional Baluran merupakan tempat konservasi alam dan wisata di Kabupaten Situbondo yang dikenal dengan pesona keindahan alam eksotik Africa van Java karena merupakan satu-satunya Taman Nasional yang memiliki savana terluas di Pulau Jawa. Keberadaan satwa dan tumbuhan endemik seperti rusa, kijang, banteng, kerbau, merak, ayam hutan, kera ekor panjang dan pohon akasia menjadi ciri khas kawasan konservasi Taman Nasional Baluran. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Taman Nasional Baluran berpotensi besar untuk dapat dikenal dan dieksplor ke luar kabupaten Situbondo. Selain dikenal dengan parawisatanya, Situbondo juga memiliki kerajinan batik yang terus berkembang sampai sekarang dan belum ada inovasi baru dari motif batik Situbondo yang mayoritas berupa motif laut. Padahal masih banyak potensi wisata di Kabupaten Situbondo yang dapat dijadikan inspirasi motif batik khas Situbondo, di antaranya Taman Nasional Baluran.Tahapan yang ditempuh dalam proses perwujudan karya meliputi penemuan konsep dan gagasan, observasi, pembuatan desain, uji kelayakan desain, proses perwujudan karya, dan finishing karya. Bahan yang digunakan adalah kain katun primisima dengan pewarna remasol menggunakan teknik colet. Perwujudan karya batik melalui proses pemilihan bahan, pembuatan desain, pemindahan desain pada kain, pencantingan, pewarnaan, penguncian warna, dan pelepasan lilin. Desain awal yang disiapkan berjumlah 18 buah, kemudian dipilih 6 desain untuk diwujudkan menjadi karya dengan judul Bhungana ate? (Busana laki-laki dewasa), Ga?ga?? Perkasa (Busana lai-laki remaja), Odi? Bhunga (Busana perempuan remaja), Baluran Asre? (Busana perempuan dewasa), Kadha?stohan (Hiasan dinding), dan Pangesto Bhume? (Kain Panjang). Kata Kunci: Savana Bekol, taman nasional Baluran, batik, Situbondo
TAMBAK GARAM SUMBER PENGHIDUPAN SEBAGAI TEMA PENCIPTAAN SENI LUKIS SALAM, ABDUS; , WINARNO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tambak garam merupakan kolam dangkal buatan yang dirancang untuk menghasilkan garam dari air laut atau air asin lainnya. Pembuatan garam merupakan sumber penghasilan penting bagi pemerintah maupun penduduk Madura. Beberapa ribu orang menggantungkan nafkah sepenuhnya pada garam, sementara lebih dari 200.000 warga mendapatkan penghasilan musiman dari garam. Mayoritas penduduk Madura khususnya di desa Bunder Pamekasan menggantungkan nafkah sepenuhnya pada garam sebagai sumber penghidupan bagi mereka serta keluarganya. Keindahan panorama tambak garam di desa Bunder Pademawu Pamekasan tampil eksotis dengan ciri khas hamparan dan tumpukan garam. Serta buruh tani yang tengah beraktivitas demi menafkahi dan memenuhi kebutuhan keluarganya. Melihat hal tersebut penulis merasa tertarik, hingga akhirnya penulis terinspirasi. Fokus penciptaan penulis adalah menciptakan karya seni lukis yang bersumber dari tema tambak garam sumber penghidupan masyarakat di desa Bunder Pademawu Pamekasan. Metode penciptaan dimulai dari ide penciptaan, penentuan tema, gaya, media, teknik, hingga eksekusi karya. Hasilnya berupa lima buah karya seni lukis yang terinspirasi dari tambak garam sumber penghidupan sebagai tema penciptaan seni lukis yang masing masing berjudul 1) Sesuap Garam 2) Garam Jantung Kehidupan 3) Sebutir Garam Sejuta Nafkah 4) Panen Telah tiba 5) Mengais Rejeki. Kata Kunci: Seni lukis, tambak garam, Penghidupan.
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR DI KELOMPOK USAHA BERSAMA MUKTI LESTARI DS.SIDOMUKTI, PLAOSAN, MAGETAN SUCI PARAMIDA, KARTIKA; MUTMAINAH, SITI
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motif Pring Sedapur merupakan motif batik khas daerah kabupaten Magetan. Motif batik Pring Sedapur telah menjadi icon bahkan digunakan sebagai seragam diberbagai instansi di kabupaten Magetan hingga sebagian besar masyarakat menganggapnya sebagai batik seragam dan enggan untuk memakainya diberbagai acara lain. Sebagai motif khas kabupaten Magetan Seharusnya semua kalangan masyarakat kabupaten Magetan bangga untuk mengenakannya dan diharapkan eksistensi motif batik Magetan ini dapat bertahan sepanjang masa. Maka dari itu penulis memiliki motivasi untuk mengembangkan motif Pring Sedapur dengan pola dan tambahan motif baru. Penelitian ini dilakukan di KUBE Mukti Lestari di desa Sidomukti, Plaosan, Magetan. Rumusan masalah meliputi: 1) Bagaimana perwujudan motif Pring Sedapur di KUBE Mukti Lestari?; 2) Bagaimana proses pengembangan motif Pring Sedapur di KUBE Mukti Lestari?; 3) Bagaimana hasil pengembangan motif Pring Sedapur di KUBE Mukti Lestari? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk, proses pengembangan serta hasil pengembangan motif Pring Sedapur. Metode yang digunakan penulis adalah metode Research and Develpment (RnD) . Tahapan yang ditempuh penulis dalam proses penelitian dan pengembangan desain adalah melakukan observasi terhadap motif Pring Sedapur , pembuatan desain, revisi desain dan penyesuaian dengan karakter motif yang dikembangkan, validasi desain, dan proses perwujudan desain. Desain awal yang disiapkan berjumlah 12 buah kemudian dipilih empat buah desain untuk diwujudkan dalam bentuk batik. Peneliti mewujudkan empat desain dengan judul Jejeran Pring, Pring ing Galengan, Pring Jalak, dan Pring Gentong. Bahan yang digunakan adalah kain primisima, malam, dan pewarna remasol. Perwujudan desain menggunakan teknik tradisional yaitu batik tulis dan teknik pewarnaan colet yang kemudian warna dikunci dengan waterglass. Hasil perwujudan desain terpilih ada perbedaan antara hasil dan desain. Pada hasil perwujudan Jejeran Pring adanya perbedaan warna yang lebih pudar dari pada warna pada desain. Pada desain motif Pring Jalak isen daun pada backgroung terlalu besar dan bulat, warnanya juga terlalu kuno sehingga harus diganti dengan perwujudan yang sudah dianggap sesuai. Sementara untuk motif Pring ing Galengan dan Pring Gentong sudah cukup sesuai hanya ada sedikit bagian yang kurang sesuai, namun tidak menimbulkan dampak. Meskipun ada beberapa catatan validator telah menyatakan bahwa hasil perwujudan sudah baik dan layak diaplikasikan. Kata Kunci : Pring Sedapur, Batik, Magetan
PERANCANGAN DESAIN GRAFIS PERIKLANAN DAY ART BATIK KOTA PROBOLINGGO MAHRUS, MUHAMMAD; AGUS BASUKI OEMAR, EKO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Day Art Batik adalah salah satu produsen batik khas Probolinggo dari 25 produsen yang berada di kawasan Kota Probolinggo. Mulai berdiri dan terdaftar sebagai IKM di Kota Probolinggo sejak Tahun 2012. Day Art Batik hanya memproduksi batik tulis serta menyediakan beberapa jenis bordir. Didirikan oleh Bapak Made Malvinas dan dikelola bersama istrinya Ibu Friday Purnamasari. Produk batik tersebut bisa dijadikan busana fashion dan seragam dalam berbagai keperluan, seperti gaun batik, baju couple , seragam perkantoran, seragam sekolah, dan masih banyak lagi. Memiliki kualitas desain batik yang berkualitas . Day Art Batik belum terkenal luas di masyarakat, terutama masyarakat sekitar Probolinggo. Sehingga Day Art Batik perlu dibuatkan rancangan media promosi yang bisa menjelaskan tentang Day Art Batik yang bisa dipergunakan untuk promosi biasa maupun di iklankan. Berdasarkan latar belakang yang ada, dapat diketahui rumusan masalahnya, yaitu: (1) Bagaimana konsep perancangan media periklanan untuk usaha Day Art Batik yang dimiliki Pak Made?; (2) Bagaimana rancangan desain grafis periklanan yang sesuai dengan kebutuhan usaha Day Art Batik?; (3) Bagaimana penerapan hasil desain grafis periklanan usaha Day Art Batik?. Tahap awal dilakukan survei ke lokasi penelitian di rumah produksi Day Art Batik. Tahap kedua pengelola Day Art Batik menjadi narasumber penelitian. Dalam hal ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data untuk mengetahui SWOT dan USP. Hasil perancangan desain berupa video animasi ilustrasi, video profil, brosur, dan x banner dengan tema warna kebaruan. Validasi dilakukan setelah pembuatan media selesai, untuk mengetahui kelayakan media perancangan tersebut. Hasil perancangan desain diharapkan berupa media yang komunikatif, kreatif, efektif dalam mencapai tujuan yang diinginkan Day Art Batik.Kata Kunci: Periklanan, Day Art, Desain Grafis, Batik, Probolinggo
IKAN SEMAR DAN IKAN LAYUR SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK RAMADHANIA, ROSIDA; GIARI MURWANDANI, NUNUK
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan karya batik dilatarbelakangi oleh kekayaan laut di Indonesia. Hasil laut yang berlimpah bisa dikonsumsi sehari-hari ataupun untuk produksi makan olahan pabrik. Terdapat banyak jenis ikan yang menyebar di laut Indonesia. Ikan Semar dan Ikan Layur merupakan ikan laut yang sering dijumpai sehari-hari karena penyebarannya yaitu di Samudra Hindia. Bentuk dan karakteristik yang unik dipilih menjadi sumber ide penciptaan karya. Fokus penciptaan perupa ialah menciptakan karya seni yang terinspirasi dari Ikan Semar dan Ikan Layur berupa karya batik tulis. Tujuan penciptaan karya batik ini antara lain mengetahui dan mendeskripsikan motif Ikan semar dan Ikan Layur serta proses dan visualisasi penciptaan motif Ikan Semar dan Ikan Layur. Tahapan penciptaan karya meliputi menentukan konsep dan sumber ide, eksplorasi visual motif batik, pemilihan alat, teknik , bahan, pembuatan desain awal, kemudian desain awal divalidasi, Perwujudan empat karya, terakhir yaitu laporan. Perwujudan karya sejumlah empat busana dengan rincian dua kain panjang berukuran 230 cm x 115 cm berjudul selang seling dan gelembung. Dua busana wanita berjudul kumpul dan ombak. Teknik pembuatan batik yaitu dengan dicanting disebut juga batik tulis. Proses pewarnaan dengan teknik colet menggunakan pewarna sintetis yaitu remasol .Kata Kunci: Motif Batik, Ikan Semar, Ikan Layur
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI KAWASAN WISATA GOA SELOMANGLENG KEDIRI ULIL AMRI, DEVA; AGUS BASUKI OEMAR, EKO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan wisata Goa Selomangleng terletak di kaki Gunung Klotok, serta di kaki bukit Maskumambang. Berdasarkan riset awal yang dilakukan dengan menemui dinas terkait, kawasan wisata Goa Selomangleng belum memiliki memiliki media promosi yang mencakup ke empat objek wisata dalam satu kesatuan, untuk mencapai citra yang diinginkan sebagai kawasan unggulan dan mempertahankan juga menambah pengunjung dibutuhkan media promosi yang dapat membantu Kawasan Wisata Goa Selomangleng lebih dikenal dan sebagai upaya untuk mencapai tujuan yakni, memperkuat dan mempertahankan kawasan wisata ini sebagai kawasan wisata Unggulan Kota Kediri. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis dengan teknik SWOT (Strenght, Oppotunities, Weakness, Threats) dan USP (Unique Selling Proposition). Konsep perancangan karya desain periklanan untuk promosi wisata Goa Selomangleng bertemakan ?Wisata Keluarga?. Mulai tahapan desain thumbnail, rought, Tight tissue, selanjutnya tahapan validasi. Desain billboard, brosur, dan poster mengalami perbaikan sampai tahap finally art. setelah melalui tahapan ini desain siap untuk diterapkan dan diprosuksi.Kata kunci : Media Promosi, Wisata, Goa Selomangleng, Kediri

Page 1 of 2 | Total Record : 20