cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
VA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
TINJAUAN VISUAL DAN KARAKTER WAYANG TIMPLONG PADA LAKON DEWI SEKARTAJI KEMBAR DI KECAMATAN PACE KABUPATEN NGANJUK NURMAYANTI, ENDAH
Jurnal Seni Rupa Vol 4, No 03 (2016): Volume 4 Nomor 03 Edisi Yudisium 2016
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini keberadaan Wayang Timplong mulai tergeser dengan adanya pertunjukan modern, sehingga perlu dilestarikan. Dalam penelitian ini penulis mengambil lakon Dewi Sekartaji Kembar untuk diteliti karena penulis lebih mengetahui alur cerita pada lakon ini dari pada lakon yang lainnya. Permasalahan dalam penelitian ini difokuskan pada dua masalah. Masalah yang pertama adalah wujud visual Wayang Timplong pada lakon Dewi Sekartaji Kembar ditinjau dari bentuk, warna muka, dan busana. Kemudian rumusan masalah yang kedua adalah  karakter tokoh Wayang Timplong pada lakon Dewi Sekartaji Kembar. Penelitian ini dilaksanakan di kediaman bapak Suyadi yang merupakan salah satu dalang Wayang Timplong yang berada  di dusun Bongal desa Kepanjen kecamatan Nganjuk kabupaten Nganjuk. Penelitian ini mengggunakan jenis penilitian diskriptif kualitatif. Tindakan yang dilakukan dalam metode penelitian ini adalah wawancara dan observasi.  Hasil penelitian ini terdapat dua kesimpulan, yaitu yang pertama adalah diskripsi menegenai wujud visualisai Timplong yang terdiri dari mata liyepan biasanya berpadu dengan hidung ambangir, mulut salitan dan berperawakan kecil tidak terlalu tinggi. Sedangkan mata plelengan biasanya berpadu dengan hidung mungkal gerang dan mulut gusen. Dan tidak semua wayang tokoh wayang yang bermata liyepan, berhidung ambangir, dan bermulut salitan itu baik. Hasil kesimpulan yang kedua mengenai karakter tokoh Wayang Timplong pada lakon Dewi Sekartaji Kembar. Tidak semua yang bermata liyepan, berhidung ambangir dan bermulut salaitan adalah  berwatak baik, contohnya Prabu Joko. Dan sebaliknya, tidak semua yang bermata telengan, berhidung mungkal gerang, mulut gusen adalah tokoh yang jahat, misalnya Demang Irajaba. Kata Kunci: tinjauan visual, karakter, Wayang Timplong, Dewi Sekartaji, Nganjuk
SAPI SEBAGAI SUMBER INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI RUPA WAHYUDIANTO, SUVI
Jurnal Seni Rupa Vol 4, No 03 (2016): Volume 4 Nomor 03 Edisi Yudisium 2016
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Madura dikenal sebagai masyarakat peternak sapi yang handal. Perlakuan orang Madura terhadap sapi sangat erat. Bahkan, antara orang Madura dan sapi telah  menjadi satu kesatuan dalam ekosistem kebudayaan Madura. Seekor sapi tidak hanya sebagai binatang ternak, tetapi sapi telah berubah menjadi sebuah bentuk identitas kebudayaan Madura. Penciptaan karya ini bertujuan untuk merefleksikan tentang tema kemaduraan, melalui metafor sapi yang ditinjau sebagai objek untuk menjelaskan kemaduraan, dan kompleksitas yang ada di dalamnya, utamanya dalam identitas dan kultural Madura. Proses penciptaan karya ini menggunakan metode riset dengan pendekatan antropologi. Hasil dari proses penciptaan karya ini digambarkan secara visual dengan berbagai teknik seperti kolase, mixmedia, instalasi dan seni peristiwa. Melalui proses penciptaan karya ini dapat ditemukan identitas kemaduraan melalui sudut pandang sebagai seniman dan sebagai orang Madura, serta menjadi tonggak utama dalam penciptaan karya selanjutnya. Kata Kunci: Penciptaan Karya, Sapi, Madura.
KAJIAN LAYOUT DESAIN WEB OLX.CO.ID BRAMANTYA P., AFRIZAL
Jurnal Seni Rupa Vol 4, No 03 (2016): Volume 4 Nomor 03 Edisi Yudisium 2016
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena jual beli online ini sudah menyebar ke seluruh pelosok Indonesia bahkan ke seluruh dunia. Seiring dengan banyaknya orang yang ingin menjual barang dan semakin canggihnya teknologi dalam dunia maya. Olx.co.id merupakan sebuah situs dimana perseorangan ataupun perusahaan dapat membeli dan menjual produk serta jasa secara online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ciri khas dan mendeskripsikan bentuk dan karakteristik desain web olx.co.id. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian dengan hasil data deskriptif dengan sasaran penelitian desain layout web olx.co.id dengan desain web pembanding. Untuk pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Setelah data-data yang diperoleh dianalisis, diketahui bahwa ciri khas web olx.co.id terdapat pada bentuknya yang bersih, rapi dan simpel karena menggunakan background warna putih. Terdapat ikon kategori yang unik dan berwarna-warni pada halaman utama. Bentuknya cenderung asimetris dan teratur untuk menjaga konsistensi tampilan web. Menggunakan border/garis berwarna abu-abu. Jenis font yang digunakan adalah sans serifs. Fitur fiiter iklan lebih lengkap. Warna yang digunakan cenderung berwarna putih dan abu-abu. Disetiap halaman selalu terdapat ilustrasi grafis yang menarik dan footer selalu menggunakan warna abu-abu. Kata kunci : Kajian, Layout, Desain Web
LUKISAN ANAK-ANAK SANGGAR SENI LUKIS DI BANGKALAN(GAMBARAN UMUM, TEMA, UNSUR VISUAL DAN KESESUAIAN LUKISAN ANAK DENGAN TEORI VICTOR LOWENFELD) WAHYUDI, RIZAL
Jurnal Seni Rupa Vol 4, No 03 (2016): Volume 4 Nomor 03 Edisi Yudisium 2016
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanggar Seni Lukis Kenari di Bangkalan, Madura telah berhasil mencetak anak-anak berbakat khususnya di bidang menggambar dan melukis. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah Bagaimana gambaran umum Sanggar Seni Lukis Kenari di Bangkalan, tema, unsur-unsur visual serta kesesuaian lukisan peserta didik dengan teori periodisasi gambar anak menurut Victor Lowenfeld. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi meliputi foto-foto dan perekaman. Data yang terkumpul dianalisis dengan cara reduksi data, deskripsi, penyajian dan pengambilan kesimpulan. Penelitian ini mengambil objek penelitian dari peserta didik Sanggar Seni Lukis Kenari yang berusia antara 5-12 tahun. Peserta didik diminta untuk membuat 3 lukisan dari suatu tema yang bebas menurut pilihan mereka. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tema lukisan peserta didik Sanggar Seni Lukis Kenari tidak jauh dari aktivitas keseharian dirinya yaitu cenderung mengangkat tema Kegiatan sehari-hari, tema Lingkungan serta tema Pendidikan. Kemudian ditinjau dari unsur visual cukup banyak ditemukan kekurangan dan kelebihannya. Baik dari segi goresan garis, proporsi, komposisi, point of interest,  ruang dan pewarnaannya. Beberapa dari lukisan peserta didik menujukkan ke arah positif (kemajuan) beberapa yang lain sebaliknya. Dari hasil akhir ditemukan ada 6 peserta didik (30%) menunjukkan ketidaksesuaian dengan periodisasi gambar anak teori Victor Lowenfeld. Kemudian 14 peserta didik (70%) menunjukkan kesesuaiannya. Ketidaksesuaian bervariasi, ada anak yang seharusnya masuk ciri realisme namun pada lukisannya masih menunjukkan ciri masa bagan dan prabagan. Selanjutnya anak yang semestinya dalam ruang lingkup masa prabagan namun sudah menunjukkan ciri bagan bahkan realisme. Hal ini dikarenakan penelitian di era sekarang cukup berbeda dengan penelitian Victor Lowenfeld di era terdahulu. Kata Kunci: Lukisan Anak-anak, Tema, Unsur Visual, Teori Victor Lowenfeld.
PENGARUH PRESTASI MENGGAMBAR RAGAM HIAS TERHADAP PEMBUATAN MOZAIK DI SMP NEGERI 1 WONOAYU ZAENAL ABIDIN, MOCH
Jurnal Seni Rupa Vol 4, No 03 (2016): Volume 4 Nomor 03 Edisi Yudisium 2016
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran seni rupa di sekolah memberikan suatu kepekaan estetis untuk siswa. Pembelajaran seni rupa ragam hias di SMP pada umumnya diberikan secara mendasar. Untuk menumbuhkan suatu yang estetis, maka perlu diberikan pembelajaran yang dapat menumbuhkan rasa kepekaan tersebut, seperti pembelajaran ragam hias, gambar bentuk dan lain-lain. Pembelajaran ini diharapkan dapat menumbuhkan kepekaan siswa untuk mengolah kreaktifitas dalam pembuatan karya mereka. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Wonoayu, Sidoarjo. Dengan sampel kelas VIII-F sebanyak 35 siswa. Pada awal pertemuan siswa diberikan materi dasar tentang ragam hias kemudian siswa diberikan tugas menggambar ragam hias. Dan pada pertemuan selanjutnya siswa diberikan materi tentang Mozaik. Untuk tugas membuat mozaik siswa diberikan tugas membuat mozaik dari biji-bijian. Berdasarkan data yang telah didapat yaitu daftar nilai yang selanjutnya akan diolah dan dianalisis ke dalam rumus regresi Y?= α + bx dan hasil yang didapatkan yaitu Y? =24,819 + 0,712X kemudian data diuji hipotesisnya dengan menggunakan rumus korelasi sederhana, yang memiliki hasil sebagai berikut dengan nilai determinasinya r sebesar 0,784 dan koefisien determinasinya r2 = 0,614. Hal ini berarti rata-rata nilai pembuatan mozaik setelah diberikan tugas menggambar ragam hias 61,4 %. Ditentukan oleh nilai menggambar ragam hias yang diberikan melalui persamaan regresi Y?=24,819 + 0,712X. sisanya 38,6% ditentukan oleh faktor lain. Menurut hasil pengujian bahwa Menggambar Ragam Hias berpengaruh terhadap pembuatan Mozaik ragam hias biji-bijian oleh siswa kelas VIII-F  di SMPN 1 Wonoayu dengan hasil yang signifikan. Kata kunci: menggambar, ragam hias, mozaik
PERANCANGAN BUKU POP-UP SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TENTANG RUMAH DAN PAKAIAN ADAT NUSANTARA DI JAWA NAJAHAH, IFTITAHUN
Jurnal Seni Rupa Vol 4, No 03 (2016): Volume 4 Nomor 03 Edisi Yudisium 2016
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempunyai latar belakang yaitu adanya kesulitan belajar siswa. Banyak anak-anak yang malas belajar sehingga dibutuhkan alternatif belajar sambil bermain yang menarik dan menyenangkan. Salah satunya tentang budaya adat yang tidak sepenuhnya didukung media informasi yang menyajian sesuatu yang menarik maka peneliti melakukan perancangan buku media pembelajaran tentang rumah dan pakaian adat nusantara di Jawa berbasis pop-up yang saat ini merupakan media yang cukup diminati karena didukung dengan visualisasi 3D. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan. Proses pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi, penyajian data dan validitas data. Pada proses perancangan buku pop-up rumah dan pakaian adat nusantara di Jawa, yaitu terlebih dahulu menentukan konsep desain dan membuat desain buku pop-up dengan mempersiapkan alat dan bahan, membuat thumbnail. Selanjutnya untuk final desain membuat outline desain dan final desain pop-up menggunakan Coreldraw dan Photoshop. Kemudian desain yang sudah dicetak kemudian dirangkai menjadi satu dengan menempel hingga setiap halamannya terlihat timbul atau berbentuk pop-up yang terdapat sampul depan dengan judul “pop-up rumah dan pakaian adat” dan buku pun diterapkan pada siswa taman kanak-kanak sebagai media pembelajaran. Hasil dari perancangan berupa buku A4 yang berisi 6 halaman dengan menggunakan teknik dasar pop-up yakni V-Fold dan Floting Layer. Kata kunci: pop-up, perancangan, Rumah dan Pakaian Adat
PERANCANGAN DESAIN GRAFIS PROMOSI INTAKO SIDOARJO HAFIDZ WAHYU A, M.
Jurnal Seni Rupa Vol 4, No 03 (2016): Volume 4 Nomor 03 Edisi Yudisium 2016
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intako yang berperan sebagai pusat penjualan dan produsen produk seperti tas, koper, dan sebagainya yang ada di tanggulangin Sidoarjo tersebut, dapat dipromosikan melalui media cetak (poster, brosur, billboard, iklan majalah, merchandise, dan stiker), sehingga dapat dikenal dan dikunjungi masyarakat Sidoarjo sendiri maupun dari luar Sidoarjo. Dengan adanya Intako ini diharapkan Kabupaten Sidoarjo bisa lebih maju dalam bidang pariwisata.Metode perancangan meliputi lokasi penelitian yang terdapat di Intako; sumber data berupa dokumen profil Intako; metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi; metode analisis data menggunakan analisis SWOT, USP, dan Positioning; serta prosedur pelaksanaan perancangan desain grafis.Hasil analisis perancangan ini meliputi bentuk desain grafis promosi Intako Sidoarjo yang dibuat dengan tema “Belanja” dan visualisasi karya desain grafis ini diolah menggunakan media komputer grafis dengan menggunakan gaya desain tampilan yang mendukung pendekatan komunikasi kepada calon konsumen dan keseluruhan karya desain grafis media promosi Intako adalah gaya desain modernisme. Gaya modernisme ini cocok dengan karakteristik Intako yaitu selalu mengikuti perkembangan jaman. Gaya tampilan seperti ini mewakili karakter target konsumen yang modern. Kata kunci: desain grafis, periklanan, promosi, Intako, Sidoarjo
EKSPERIMEN PEWARNA ALAMI SEBAGAI MEDIA DALAM MELUKIS SHINTIA GAYA P., EGA
Jurnal Seni Rupa Vol 4, No 03 (2016): Volume 4 Nomor 03 Edisi Yudisium 2016
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan pewarna alami sebagai media melukis diterapkan pada kertas daur ulang. Dengan metode pengambilan ekstrak yang dijadikan serbuk dan pasta dengan cara pemilihan bahan, mengambil sari pewarna alami, penyaringan dan penjemuran. Serbuk dan pasta pewarna alami ini diuji coba menggunakan air dan minyak zaitun pada lukisan. Hasil eksperimen serbuk dan pasta pewarna alami untuk zat pelarut air mudah dilarutkan dan warnanya jelas. Cabe menghasilkan warna merah. Daun jati, kulit manggis dan kopi menghasilkan warna cokelat. Buah naga warna merah muda, daun pandan suji warna hijau, kunyit warna kuning,  pasta indigofera menghasilkan warna biru dan serbuk kluwak menghasilkan warna hitam. Pada zat pelarut minyak, serbuk dan pasta pewarna alami tidak dapat dilarutkan. Kecuali pada serbuk pewarna alami kluwak mudah dilarutkan karena kluwak mengandung minyak. Untuk itu lukisan eksperimen serbuk pewarna alami ini, pada zat pelarut air menggunakan teknik aquarel dan pada zat pelarut minyak menggunakan teknik mozaik. Sedangkan untuk pasta indigofera dilarutkan dengan air menggunakan teknik plakat dan pada zat pelarut minyak menggunakan teknik aquarel. Kata Kunci: serbuk dan pasta pewarna alami, media melukis
ANGLERFISH SEBAGAI INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA KRIYA KAYU AINUN NAJIB, MUHAMMAD
Jurnal Seni Rupa Vol 4, No 03 (2016): Volume 4 Nomor 03 Edisi Yudisium 2016
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Landasan penciptaan karya sekripsi ini adalah menciptakan karya seni kriya kayu dengan objek utama anglerfish. Hal ini dilatar belakangi oleh adanya ketertarikan penulis terhadap keunikan dari objek yang diangkat, baik itu dari segi anatomi seperti bentuk gigi dan kail pancing. Kail pancing bercahaya ada tepat berada atas kepala menjadi ciri khas dari jenis ikan tersebut, ataupun juga latar belakang kehidupan anglerfish itu sendiri. Mengingat bahwa anglerfish sendiri adalah salah satu jenis ikan yang hidup di laut dalam yang masih belum terekspose ke dunia luar sehingga masih banyak dari masyarakat awam belum mengenal jenis ikan tersebut.Selain itu dalam dunia kriya kayu, anglerfish jarang diangkat untuk dijadikan objek utama dalam penciptaan karya kriya kayu. Penciptaan karya kriya kayu menggunakan bahan kayu mahoni berupa papan atau lembaran, karena karya yang diciptakan penulis berupa relief (2-dimensi). Konsep karya dibuat dengan mendeformasi dari bentuk asli anglerfish tanpa meninggalkan ciri khas atau karakteristik dari ikan tersebut. Kata Kunci: kriya kayu, relief, anglerfish
PERANCANGAN DESAIN KEMASAN MAKANAN RINGAN PRODUKSI KARANG TARUNA JIWO SUTO UJUNGPANGKAH GRESIK RAMADLON, SYAUQI
Jurnal Seni Rupa Vol 4, No 03 (2016): Volume 4 Nomor 03 Edisi Yudisium 2016
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karang taruna Jiwo Suto merupakan sebuah organisasi pemuda yang mempunyai bidang usaha produksi makanan ringan. Karang taruna Jiwo Suto yang beralamatkan di desa Ujungpangkah Gresik dengan pimpinan Abdullah Lathif ini menyediakan berbagai makanan ringan khas daerah setempat. Seiring banyaknya kompetitor-kompetitor yang bergerak di bidang usaha yang sejenis, maka di sini karang taruna Jiwo Suto perlu melakukan kegiatan promosi dan peningkatan kualitas produk yang dapat menunjang pemasarannya, di antaranya dengan memperbarui desain kemasan produk. Hal tersebutlah yang melatar belakangi adanya perancangan ini. Metode yang digunakan adalah teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara, pengamatan/observasi, dan dokumentasi. Desain dibuat setelah konsep berbentuk thumbnail ditemukan untuk kemudian diolah dalam bentuk tight tissue menggunakan dua software digital editing yaitu Adobe Photoshop dan Corel Draw. Selanjutnya hasil perancangan dicetak dan di-mock up menjadi kemasan produk yang siap pakai dan siap jual sesuai dengan desain rencangan masing-masing yang tentunya berbeda satu sama lain. Proses ini dinamakan finally art. Objek yang dirancang desain kemasannya adalah keseluruhan produk makanan ringan produksi karang taruna Jiwo Suto, meliputi; Kerupuk Ikan Payus, Kerupuk Ikan Tenggiri, Rempeyek Kacang, Opak Gapit, Gapit Gulung, Gapit Lipat, dan Kemplang. Dengan adanya perancangan ini diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen sehingga meningkatkan kualitas dan keuntungan dari produk ini. Kata Kunci: desain kemasan, makanan ringan, kerupuk, Gresik