Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
Jurnal KIAFE (e-ISSN 3063-5322) is a peer-reviewed, open-access scholarly journal published by the Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. The journal was first published in January 2012 and initially served as a platform for disseminating scientific articles written by accounting students of the Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. During its early publication period, the journal was issued four times a year, in January, March, July, and October. In 2024, Jurnal KIAFE underwent editorial and management restructuring to strengthen its journal governance, peer-review process, publication standards, and scholarly quality. Since 2025, Jurnal KIAFE has been published three times a year, in April, August, and December. The journal publishes original research articles, conceptual papers, research-based case studies, and scholarly review articles that address significant developments and issues in accounting within Indonesian and international contexts. The journal covers financial accounting, management accounting, public sector accounting, sharia accounting, auditing and assurance, taxation, accounting information systems and digital accounting, social and environmental accounting, suuntustainability accounting, and accounting education. All submitted manuscripts undergo an initial editorial screening and a double-anonymous peer-review process before publication.
Articles
1,926 Documents
Implementasi SAK ETAP Dalam Menyusun Laporan Keuangan Pada Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Kripik Wak J’Ber
B41108109, MUHAMMAD AGUS SAFRI
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.2846
UKM masih memegang peranan penting dalam perbaikan perekonomian Indonesia, namun sebagian besar UKM belum mampu menyediakan informasi keuangan dengan benar dan teratur sehingga banyak mengalami kendala dipermodalan. Memasuki tahun 2009, Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) mengesahkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), yang khusus digunakan untuk perusahaan tanpa akuntabilitas publik yg signifikan, dikeluarkan oleh IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia) dan mulai berlaku efektif 1 Januari 2011, kehadiran SAK ETAP dengan prinsip kesederhanaan dapat memberikan kemudahan UKM dalam menyajikan laporan keuangan. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah penyusunan Laporan keuangan UKM Kripik Wak J’Ber sudah sesuai dengan SAK ETAP dan faktor apa yang menjadi kendala dalam penerapan SAK ETAP. Penelitian ini menggunakan metode berupa studi kasus yang bersifat deskriptif yaitu dengan cara menguraikan karakteristik tentang keadaan dan sifat-sifat yang sebenarnya dari objek penelitian Hasil penelitian menunjukan bahwa UKM Kripik Wak J’Ber belum menerapkan SAK ETAP, laporan yang disajikan oleh UKM Kripik Wak J’ber hanya berupa neraca dan laporan laba rugi saja, jelas kurang sesuai karena dalam prosedural pelaporan keuangan yang berdasarkan SAK ETAP yaitu laporan laba rugi,neraca,laporan perubahan ekuitas,laporan arus kas atau saldo laba,catatan atas laporan keuangan. Faktor belum diterapkannya SAK ETAP adalah keberadaan SAK ETAP yang diperuntukan untuk usaha kecil dan menengah belum banyak diketahui oleh para pemilik UKM juga masih rendahnya pemahaman mengenai SAK ini dan kurangnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam menyusun laporan keuangan,selain itu juga tidak adanya keharusan penggunaan SAK ETAP dari pemerintah. Kata Kunci : Laporan Keuangan , UKM , SAK ETAP
PENGARUH ARUS KAS OPERASI DAN PERSISTENSI LABA TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)
B41109136, NELLA KARINA
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.2847
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara arus kas operasi dan persistensi laba terhadap harga saham. Persistensi laba diukur menggunakan koefisien regresi antara laba periode sekarang dan laba periode tahun mendatang. Sampel penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data sampel dikumpulkan menggunakan metode Purposive Sampling. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode regresi berganda. Teknik analisis data dan pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan software SPSS versi 19. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi (AKO) berpengaruh terhadap harga saham sedangkan persistensi laba tidak berpengaruh terhadap harga saham. Kata kunci : Harga Saham, Persistensi Laba, dan Arus Kas Operasi
KAJIAN TEORITIS PERLAKUAN AKUNTANSI UNTUK AGIO DAN DISAGIO SAHAM
B41109141, Noviyanti
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.2848
Penerapan kebijakan akuntansi yang tepat dalam aktivitas perusahaan yang bergerak di sektor industri property dan real estat dan sektor industri manufaktur akan menghasilkan laporan keuangan yang tepat dan akurat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah melihat bagaimana kebijakan akuntansi terhadap pencatatan agio dan disagio saham yang diterapkan pad masing – masing perusahaan yang bergerak di sector yang berbeda. Penelitian ini bertujuan juga untuk mengetahui prinsip akuntansi apa yang melandasi praktek pencatatan terhadap agio dan disagio saham perusahaan. Penelitian ini menggunakan dua sampel perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yaitu PT Agung Podomoro Land Tbk dan PT Indofood CBP Sukses Makmur dan menggunakan sampel perusahaan periode tahun 2010. Analisis pada penelitian ini berdasarkan pada PSAK No. 21, apakah masing – masing perusahaan dalam pencatatannya mengikuti aturan sesuai menurut PSAK No. 21 atau tidak. Hasil peneltian menunjukkan adanya perbedaan penyajian pencatatan dalam laporan keuangan dari masing – masing sektor perusahaan tetapi tetap berdasarkan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.21 tentang perlakuan pencatatan pengakuan agio dan disagio saham. Kata Kunci:Agio, Disagio, Kebijakan
Analisis Pengaruh Ukuran Perusahaan, Tingkat Pertumbuhan Perusahaan, dan Konservatisme Akuntansi Terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
B41109007, Okty Sumartini
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.2849
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, tingkat pertumbuhan perusahaan, dan konservatisme terhadap pelaksanaan manajemen laba pada perusahaan sampel. Manajemen laba diproksikan akrual diskresioner berdasarkan model yang dimodifikasi Jones. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksploratori. Terdapat 11 sampel perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2011 yang terpilih melalui metode purposive sampling. Total observasi yang dilakukan adalah sebanyak 33 observasi. Adapun metode analisis yang dilakukan adalah metode analisis regresi berganda. Hipotesis penelitian diuji dengan uji-t, uji-F, serta uji determinasi. Hasil uji determinasi menunjukkan R-squared manajemen laba dapat dijelaskan 66.80% oleh ukuran perusahaan, tingkat pertumbuhan perusahaan, dan konservatisme. Hasil uji-F menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap variabel dependen. Berdasarkan uji-t ditemukan bahwa variabel konservatisme berpengaruh negatif dan sangat signifikan terhadap manajemen laba. Sedangkan tidak ditemukan adanya pengaruh signifikan dari variabel ukuran perusahaan dan tingkat pertumbuhan perusahaan terhadap manajemen laba. Kata kunci: manajemen laba, ukuran perusahaan, tingkat pertumbuhan perusahaan, konservatisme
PENERAPAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) DALAM MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009 - 2011
B41109113, RADITYA GEMILANG ARYANDA
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.2850
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan masing-masing perusahaan yang menjadi objek penelitian selama tahun 2009-2011 dengan melihat hasil yang dapat diciptakan oleh perusahaan bagi para penyandang dana dan bagi perusahaan itu sendiri dengan menggunakan metode pengukuran Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya nilai EVA dan MVA yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan objek penelitian perusahaan sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Yaitu PT. Bakrie Telecom, Tbk, PT. XL Axiata, Tbk, PT. Indosat, Tbk dan PT. Telkom, Tbk.Teknik pengumpulan data berupa studi dokumenter dan studi kepustakaan, dengan alat analisis menggunakan metode kuantitatif dalam perhitungan EVA dan MVA. Penelitian berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan penulis terhadap keempat perusahaaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menunjukkan apabila Nilai EVA dan MVA yang positif dapat mencerminkan perusahaan telah mampu menghasilkan tingkat pengembalian yang melebihi tingkat modal para penyandang dana. Namun dengan hasil yang didapatkan dari penelitian ini, beberapa perusahaan menghasilkan nilai EVA negatif pada periode waktu tertentu, berarti perusahaan tidak dapat menghasilkan nilai tambah ekonomi bagi para investor. Keywords : Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), kinerja keuangan, laba akuntansi,
Pengaruh Manajemen Laba Riil pada Nilai Perusahaan dengan Penerapan Corporate Governance pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) dan Penawaran Saham Melalui Mekanisme Right Issue
B41109076, Raka Bagja Nugraha
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.2851
Manajemen laba menarik diteliti karena dapat memberikan gambaran tentang perilaku manajer dalam melaporkan kegiatan usahanya pada suatu periode tertentu. Manajemen laba juga menjadi menjadi masalah yang serius yang dihadapi oleh praktisi, akademik akuntansi dan keuangan, alasan manajemen laba harus teliti karena (a) manajemen laba seolah-olah telah menjadi budaya perusahaan yang dipraktikan semua perusahaan didunia, (b) akibat dari manajemen laba tersebut, tidak hanya menghancurkan tatanana ekonomi namun juga menghancurkan tatanan etika dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh manajemen laba riil terhadap nilai perusahaan, (2) Untuk mengetahui pengaruh corporate governance sebagai variabel pemoderasi hubungan antara manajemen laba riil dengan nilai perusahaan . Dalam penelitian ini populasinya adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan metode purposive sumpling dengan Kriteria sebagai (a) perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2009-2011, (b) perusahaan yang melakukan initial public offering (IPO) dan Right Issue Tahun 2009-2011, (c) perusahaan yang laporan keuangan dinyatakan dalam Rupiah, (d) perusahaan yang memiliki data lengkap mengenai kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan kualitas audit. Pengujian hipotesis dilakukan dengan dengan menggunakan analisis regeresi dengan interaksi. Hasil pengujian ini hipotesis pertama menunjukan bahwa manajemen laba riil berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan sedangkan hasil pengujian hipotesis kedua yaitu pengaruh corporate governance pada hubungan manajemen laba riil dengan nilai perusahaan tidak signifikan. Karena dalam penelitain ini ditemukan bahwa manajemen laba riil yang tinggi tidak dapat menurunkan nilai perusahaan pada saat CG rendah.
EVALUASI SISTEM PENYUSUNAN APBD DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT
B51109007, RENDY NOVRIANSYAN
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.2852
Title of The Research is evaluation of system budgeting Office of Education and Culture of West Kalimantan Province. Research background is as a Regional Working Units (RWU), Department of Education and Culture has a right to propose minimal budget of twenty percent (20%) of the total regional budget and liabilities as a device regional for carrying out the budgeting as well to do realization of conduct imposition of the budget. Research problems that raised is an indication that provinces have not fulfilled one of the main points of the special rules of legislation. The research objective was to determine the factors that impede the fulfillment of specific rules in the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 22 Year 2011 on Guidelines for Preparation of Regional Budget for Fiscal Year 2012. Form of research is a case study and data collection techniques by observation, interview and documentary study of literature. Data processing techniques use descriptive analysis, analysis of organizational structure, flow chart and evaluate the results of the interview. The results of the research, is not fulfilled of the specific rules of the Minister of Home Affairs Regulation No. 22 of 2011 on Guidelines for Preparation of Budget for Fiscal Year 2012. Pengambat factor is the limited income, lack of infrastructure building of education, and lack of fund special alocation to province Keywords: Education, Budget, Budget
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN, KONSERVATISME AKUNTANSI TERHADAP EARNING MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGES YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
B41108061, Ria Rinarti
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.2853
The purpose of this research is to examine the effect of institutional ownership and family ownership, conservatism on earning management practice in sample companies. Discretionary accrual is used to proxy earning management based on Modified Jones Model. This research is an econometric research based on panel data. 11 companies from food and beverages sector listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2009-2011 are selected as research samples by purposive sampling method. Total observations used in this research are 33 observations. Data are analyzed by multiple regressions method. According to test result, this research finds significant relationship between conservatism and earning management. Research can not find a significant relationship between family ownership and institutional ownership and earning management practice in sample companies. Keywords: earning management, family ownership, institutional ownership, conservatism
ANALISIS PERLAKUAN AKUTANSI ATAS BIOLOGICAL ASSET PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XIII (PERSERO)
B41109005, Riduanto Sembiring
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.2854
Aset biologis merupakan suatu tanaman atau pohon atau binatang yang dapat mengalami transformasi. Transformasi biologis merupakan proses pertumbuhan, degenerasi, produksi, dan prokreasi yang disebabkan perubahan kualitatif dan kuantitatif pada makhluk hidup dan menghasilkan aset baru dalam bentuk produk agrikultur atau aset biologis tambahan pada jenis yang sama. Karena dapat mengalami transformasi maka diperlukan suatu pengukuran yang menunjukan nilai wajar dari aset tersebut secara wajar sesuai dengan kontribusinya dalam menghasilkan aliran keuntungan ekonomis bagi perusahaan. IASC (International Accounting Standar Committee) telah mempublikasi IAS 41 tentang Agrikulture yang mengatur tentang aset biologis. Dalam PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi) belum ada standar yang mengatur tentang perlakuan akuntansi aset biologis. Penilitian ini dilakukan pada PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero) Pontianak yang bergerak dibidang perkebunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi atas biological asset serta perbandingan perlakuan akuntansi atas biological asset diterapkan PTPN XIII dengan perlakuan akuntansi atas biological asset berdasarkan IAS 41 dan pengaruh perlakuan akuntansi atas biological asset pada laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara perlakuan akuntansi atas biological asset pada PTPN XIII yang masih menerapkan PSAK dengan perlakuan akuntansi atas biological asset berdasarkan IAS 41, hanya saja biological asset pada PTPN XIII mengunakan harga perolehan dan masih menggakui adanya depresiasi atau penyusutan sedangkan dalam IAS 41 menggunakan nilai wajar dalam pengukurannya dan tidak menggakui adanya depresiasi. Dan untuk mencapai keandalan laporan keuangan, perusahaan harus membuat catatan terkait dengan biological asset. Kata Kunci : Biological Asset, IAS 41, PSAK, Agrikultur, Harga Perolehan, Nilai Wajar.
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN-PERUSAHAAN PADA SEKTOR KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)
B51108103, Sufhia Leka
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.2855
The results are (1) The first hypothesis is rejected because the activity of board commissioners has a negative and not significant impact on financial performance (2) The second hypothesis is rejected because the size of the board of directors has a negative and not significant impact on financial performance (3) The third hypothesis is rejected because the size of the independent commissioners has a positive and not significant impact on financial performance, and (4) The fourth hypothesis is accepted because the audit committee has a positive and significant impact on financial performance. Keywords: The size of Board Commissioners, The Size of The Board of Directors, The Size of The Independent Commissioners, Audit Committee and Financial Performance (CFROA).