cover
Contact Name
AYU PUSPITASARI
Contact Email
ayu.puspitasari@ekonomi.untan.ac.id
Phone
+6281584248678
Journal Mail Official
ayu.puspitasari@ekonomi.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124, West Kalimantan, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : 30635322     DOI : -
Core Subject :
Jurnal KIAFE (e-ISSN 3063-5322) is a peer-reviewed, open-access scholarly journal published by the Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. The journal was first published in January 2012 and initially served as a platform for disseminating scientific articles written by accounting students of the Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. During its early publication period, the journal was issued four times a year, in January, March, July, and October. In 2024, Jurnal KIAFE underwent editorial and management restructuring to strengthen its journal governance, peer-review process, publication standards, and scholarly quality. Since 2025, Jurnal KIAFE has been published three times a year, in April, August, and December. The journal publishes original research articles, conceptual papers, research-based case studies, and scholarly review articles that address significant developments and issues in accounting within Indonesian and international contexts. The journal covers financial accounting, management accounting, public sector accounting, sharia accounting, auditing and assurance, taxation, accounting information systems and digital accounting, social and environmental accounting, suuntustainability accounting, and accounting education. All submitted manuscripts undergo an initial editorial screening and a double-anonymous peer-review process before publication.
Arjuna Subject : -
Articles 1,926 Documents
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI MURABAHAH SESUAI DENGAN PSAK 102 PADA KJS BMT NURUL ISLAM SINGKAWANG B1031141079, Karin Anggia Rizky
Jurnal KIAFE Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v7i2.27413

Abstract

ABSTRAKPerkembangan industri perbankan di Indonesia diikuti dengan bermunculannya bank syariat yang menawarkan produk berbeda dengan produk perbankan konvensional, antara lain produk murabahah yang merupakan produk andalan dari bank syariat sehingga proporsinya paling mendominasi di antara produk lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembiayaan murabahah serta mengetahui perlakuan akuntansi Murabahah pada KJS BMT Nurul Islam Singkawang dan kesesuaiannya dengan PSAK 102. Masalah penelitian ini adalah bagaimana penerapan dan perlakuan akuntansi Murabahah pada KJS BMT Nurul Islam Singkawang dan kesesuaiannya dengan PSAK 102.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan data yang diperoleh berupa data sekunder, serta wawancara dengan manajemen BMT. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan studi lapangan berupa wawancara dan observasiHasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal perlakuan akuntansi atas transaksi Murabahah pada KJS BMT Nurul Islam Singkawang sudah sesuai dengan PSAK 102 tentang Akuntansi murabahah, namun dalam mengimplementasikan pembiayaan murabahah, hanya berdasarkan pesanan saja, sedangkan pada PSAK No. 102 murabahah dapat dilakukan berdasarkan atau tanpa pesanan. Dalam hal pengungkapan akuntansi Murabahah, BMT Nurul Islam Singkawang masih terdapat kekurangan karena hanya mengungkapkan dari sisi penjual atau, tanpa mengungkapkan dari sisi pembeli. Sebaiknya KJS BMT Nurul Islam Singkawang melengkapi dalam hal pengungkapan akuntansi murabahah, yaitu menjelaskan pengungkapan dari sisi pembeli dan penjual, serta menerapkan murabahah berdasarkan tanpa pesanan sesuai dengan PSAK No. 102. Kata kunci: pembiayaan murabahah, pencatatan dan pengungkapan akuntansi murabahah, PSAK 102
Evaluation of Accounting Treatment for Fixed Asset According to PSAK No.16 at PT Pos Indonesia (Persero) Pontianak B1031141033, PAULINUS RIONALDO PUDA BAKTI B1031141033
Jurnal KIAFE Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v7i2.27427

Abstract

This research presented the accounting treatment for fixed assets of PT Pos Indonesia (Pontianak branch), the company is a service company. The purpose of this study is to determine whether the accounting treatment of the fixed assets of PT Pos Indonesia (Pontianak branch) was in accordance with PSAK No. 16 and to find out the constraints in the application of PSAK No.16.The discussions in this research are about how PT Pos Indonesia (Pontianak branch) determining the acquisition, acquisition price, and expenditure during the use of fixed assets, as well as the determination of depreciation and presentation of fixed assets on the balance sheet, whether it is in accordance with predetermined financial accounting standards. In the writing of this study, the author used a case study method by obtaining facts about the policy of accounting for fixed assets through interviews, observation, and documentation. From the research that has been carried out, the author obtain the results of this research is that the company policy in accounting treatment for fixed assets are in accordance with PSAK No. 16. Keywords: Fixed Assets, Application of Accounting for Fixed Assets, Recognition of Fixed Assets, Depreciation of Fixed Assets, PSAK No. 16.
Penerapan SAK EMKM dalam Penyusunan Laporan Keuangan UMKM (Studi Kasus Warung Nasi Goreng Meletop di Mempawah) yan, Suryansyah B1031131121
Jurnal KIAFE Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v7i2.27472

Abstract

PENERAPAN SAK EMKM DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM (STUDI KASUS WARUNG NASI GORENG MELETOP DI MEMPAWAH)By:SuyansyahB1031131121 ABSTRAK Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan suatu usaha ekonomi yang berdiri sendiri yang umumnya dilakukan oleh perorangan atau sekelompok pembisinis maupun badan usaha. Dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di perlukan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi, tapi para pelaku usaha cenderung mengabaikan penyusunan laporan yang sesuai standar akuntansi lebih memilih membuat laporan keuangan menurut pemahaman sendiri. Permasalahan tersebut membuat Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) menyiapkan laporan sederhana yaitu Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) untuk para pelaku usaha industri guna untuk menilai serta mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara dan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pemilik UMKM nasi goreng meletop hanya melakukan pencatatan laporan berupa pengeluaran dan pemasukan. Faktor yang menyebabkan SAK EMKM belum diterapkan adalah kurangnya pemahaman atau pengetahuan pemilik atas laporan SAK EMKM, tidak adanya penyuluhan atau seminar dari pihak pemerintah tentang laporan keuangan SAK EMKM, kurangnya minat pemilik usaha dalam melakukan pencatatan laporan keuangan sesuai standar akuntansi. Kata Kunci: UMKM, Laporan Keuangan, SAK EMKM Implementation of SAK EMKM in the preparation of MSME Financial Statements (Case case Warung fried rice meletop in Mempawah) ABSTRAK Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) is a stand-alone economic enterprise that is generally done by individuals or a group of pembisinis as well as business entities. In the development of Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) in need of financial statements in accordance with accounting standards, but business actors tend to ignore the preparation of reports appropriate accounting standards prefer to make financial statements according to their own understanding. These problems make the Indonesian Accounting Association (IAI) prepare a simple report that is Financial Accounting Standards Micro and Small Medium Enterprises (SAK EMKM) for industrial business actors to assess and develop Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs).This research was conducted by using qualitative descriptive method. Data collection techniques in this study through interviews and library research. The results of the research show that the owner of SMEs fried rice meletop only do recording report in the form of expenditure and income. Factors causing SAK EMKM not yet implemented are lack of understanding or knowledge of the owner of SAK EMKM report, lack of counseling or seminar from the government about financial report of SAK EMKM, lack of interest of business owner in recording financial statements according to accounting standard. Keywords: MSME, Financial Report, SAK EMKM DAFTAR PUSTAKA BadanPusatStatistik. (2015). ProfilBisnis Usaha Mikro Kecil danMenengah. Jakarta: BPS.Creswell, J.W. (2014). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Damian, F. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan berdasarkan SAK EMKM pada pertenakan ikan lele (Studi kasus pada Lele Fajar). Pontianak. Universitas Tanjungpura.Departemen Pengembangan UMKM. (2016). Perkembangan Kredit UMKM dan MKM. Bank Indonesia.Fahmi, I.Analisis Laporan Keuangan. Bandung: alfabeta.FakultasEkonomi&Bisnis. (2016). Pedoman Penulisan Karya Akhir. Pontianak: UniversitasTanjungpura.Hery. (2013). Teori Akuntansi Pengantar. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.Hery. (2015). Analisis laporan Keuangan. Yogyakarta: PT. Buku Seru.Ikatan Akuntansi Indonesia. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menegah. Jakarta: Ikatan Akuntansi Indonesia.Ilma, M.Z. (2017). Penerapan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Wooft Konveksi. Pontianak. Universitas Tanjungpura.Kamsir, (2012).Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Mahrani. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) Studi Kasus pada UMKM Maknoer Cookies. Pontianak. Universitas Tanjungpura.Mudrajat & Kuncoro. (2013). Metode Riset dan Ekonomi. Jakarta: Penerbit Erlangga.Moussa, I. (2017). Pencatatan Keuangan Menurut Pemahaman Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Surabaya. Surabaya. STIE PERBANAS.Nur, R.A.F. (2017). Penerapan Penyusunan Laporan Keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Kecil Menengah (UKM) Studi Kasus pada Konveksi Goods Project Bandung. Pontianak. Universitas Tanjungpura.Primayudia, D. (2017). penyusunan Laporan Keuangan Usaha Ikan NIla di Keramba Sejahtera Berbasis SAK EMKM. Pontianak. Universitas Tanjungpura.Shonhadji, Nanang, Aghe A, Laely, Djuwito. (2017). Penerapan Penyusunan Laporan Keuangan pada Usaha Kecil Menengah berdasarkan SAK EMKM di Surabaya. Surabaya. STIE PERBANAS.Sirait, P. (2014). Pelaporan dan Laporan Keuangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.Thesar, J. (2016). Penyusunan Laporan Keuangan Usaha Kecil Menegah (UKM) Konveksi Astra Berdasarkan SAK EMKM. Pontianak: Universitas Tanjungpura.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1995. Undang-Undang Usaha Kecil dan Menengah . Jakarta: Sinar Grafika.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008. Undang-Undang UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Jakarta: Sinar Grafika.Wibisono, D. (2013).Panduan Penyusunan Skripsi, Tesis & Disertasi. Yogyakarta: Andi.Ilma, M.Z. (2017). Penerapan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Wooft Konveksi. Pontianak. Universitas Tanjungpura.Zulharmansyah, R.I. (2016). Implementasi SAK TETAP Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pada Usaha Mikro dan Menengah (UMKM) Toko Souvenir Khas Daerah Abdisyah. Pontianak: Universitas Tanjungpura.
PENGARUH TINGKAT PEMAHAMAN WAJIB PAJAK, SANKSI PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA PONTIANAK B1032131038, Amandus Leo
Jurnal KIAFE Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v7i2.27483

Abstract

ABSTRAK PENGARUH TINGKAT PEMAHAMAN WAJIB PAJAK,SANKSI PAJAK,DAN KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA PONTIANAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat pemahaman wajib pajak, sanksi pajak dan kualitas pelayanan fiskus berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Metode analisis yang dipergunakan dalam penelitian dalam penelitian ini adalah analisis linier berganda. Analisis ini bertujuan untuk mengetahuai hubungan antara variabel secara individu dan secara bersama-sama apakah terdapat hubungan yang positif atau negatif. Data yang diperoleh dari tanggapan wajib pajak terhadap kuisioner (angket) yang telah disebar diwilayah pontianak. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemahaman wajib pajak memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan kualitas pelayanan dan sanksi pajak memiliki hubungan yang yang tidak signifikan. Artinya semakin tinggi pemahaman wajib pajak maka akan semakin tinggi juga tingkat kepatuhannya. Sedangkan kualitas pelayanan yang baik mau pun buruk tidak akan mempenggaruhi kepatuhan wajib pajak. Begitu pun dengan pemberian sanksi. Ada dan tidak adanya sanksi tidak akan mampu mempenggaruhi tingkat kepatuhan wajib pajak. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat dikatakan bahwa wajib pajak kendaraan bermotor di kota pontiank dapat dikatakan paham dan patuh terhadap peraturan perpajakan. Kata kunci : pemahaman,sanksi dan pelayanan fiskus terhadap kepatuhan.DAFTAR PUSTAKAArum, H. P. 2012. Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Pelayanan Fiskus, dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi yang Melakukan Kegiatan Usaha dan Pekerjaan Bebas (Studi di Wilayah KPP Pratama Cilacap). Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro.Badan Pengelola Keuangan Dan Pendapatan Daerah. (2016). Kalimantan Barat dalam angka 2016. Pontianak. Badan Pengelola Keuangan Dan Pendapatan Daerah.Fuadi, Arabella Oentari. 2013 "Pengaruh Kualitas Pelayanan Petugas Pajak, Sanksi Perpajakan dan Biaya Kepatuhan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM", Tax &Accounting Review Vol.1, No.1.Harjatn Siregar, Y. A., Saryadi,dan S. listyrini.2012. Pengaruh Pelayanan Fiskus Dan Pemahaman Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Empiris.Farid, Syahril. 2012."Pengaruh Tingkat Pemahaman Wajib Pajak dan kualitas pelayanan fiskus terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak PPh Orang Pribadi"™"™(Studi empiris pada KPP Pratama Kota Solok). Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang.Ghozali, Imam. 2011 "Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 20." Semarang: Badan Penerbit.Lilih, Marta Syiau. 2017. Pengaruh Pemahaman Wajib Pajak, mengenai peraturan pelaksanaan pajak bumi dan bangunan (PBB) Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Di kecamatan Pontianak Kota. Skripsi. Pontianak: Universitas TanjungpuraMardiasmo, 2013. "perpajakan". Edisi Revisi 2013. Jakarta: Andi.Rahayu, S. K. 2010. "Perpajakan Indonesia Konsep & Aspek Formal" Graha Ilmu.Yogyakarta.Resmi, S. 2013. Perpajakan teori dan kasus. Edisi 7. Salemba empat. Jakarta.Saputra, R. 2015. Pengaruh Sanksi, Kesadaran Perpajakan dan Kualitas Pelayanan Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Bumi dan Bangunan (Studi Empiris Pada Wajib Pajak Kabupaten Pasaman). Skripsi. Padang: Universitas Negeri Padang.Sasana, H. (2006). Analisis Kemandirian Fiskal Dilihat Dari Sektor-sektor Ekonomi Daerah. Akses: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. No. 2.Sistiana, M., Supranoto, & Makmur, M. H. (n.d.). Derajat Desentralisi Fiskal Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2006-2010. Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa, I(1): 1-10.Yudharista, K. 2014. Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Pelayanan Fiskus, Sanksi Pajak, Pengetahuan dan Pemahaman Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Kegiatan Usaha dan Pekerjaan Bebas (Studi di Wilayah KPP Pratama Tulungagung). Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA ( APBDESA) DALAM PENINGKATAN PEMBANGUNAN FISIK DI DESA PULAU MAJANG KECAMATAN BADAU KABUPATEN KAPUAS HULU ., RIDUWAN B1031141012
Jurnal KIAFE Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v7i2.27521

Abstract

Pemberian otonomi daerah berarti memberikan kewenangan dan keleluasan kepada daerah untuk mengelola dan memanfaatkan sumber daya daerah secara optimal. Agar tidak terjadi penyimpangan dan penyelewengan pemberian wewenang dan keleluasaan yang luas tersebut harus diikuti dengan pengawasan yang kuat. Otonomi daerah dapat dimulai dari pemerintahan ditingkat paling bawah yaitu pemerintah desa. Penelitian ini bertujuan Menganalisis persepsi masyarakat terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) dalam peningkatan pembangunan fisik di Desa Pulau Majang Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu serta Menganalisis faktor "“ faktor yang menjadi kendala dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBdesa). Bentuk penelitian ini adalah penelitian deskriptif (Descriptive Research). Data diperoleh dari wawancara, kuesioner, observasi dan dokumentasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 50 responden. Variabel dalam penelitian ini yaitu tahap perencanaan dalam pembangunan fisik, tahap pelaksanaan pembangunan fisik, tahap pertanggung jawaban atas pembangunan fisik yang dilakukan serta belanja atas pembangunan fisik.Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa masyarakat berpendapat bahwa pada tahapan perencanaan pembangunan fisik, pelaksanaan pembangunan fisik dan tahapan pertanggungjawaban untuk setiap pembangunan fisik serta belanja untuk pembangunan fisik keseluruhannya terbilang cukup baik atau cukup setuju walaupun masih terdapat kekurangan seperti tingkat partisipasi masyarakat yang rendah, kurangnya dana yang tersedia untuk pembangunan serta kurangnya dokumentasi yang tersedia namun pemerintah desa Pulau Majang sejauh ini sudah berusaha secara maksimal untuk meningkatkan pembangunan yang ada di Desa Pulau Majang Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu. Kata Kunci : Perencanaan, Pelaksanaan, Pertanggungjawaban, pembangunan fisik, APBDesa DAFTAR PUSTAKAAhmadi, A. (2001) Pengantar Administrasi Pembangunan (Konsep, Teori, dan Implikasinya di era revormasi. Bandung: AlfabetaArikunto & Suharsimi. (1993). Manajemen. Jakarta: PT. Raja Grafindo PersadaBasri, Z.Y., Subri., & Mulyadi. (2006). Keuangan Negara dan Analisis Kebijakan Utang Luar Negeri. Jakarta: Raja Grafindo PersadaBintarto, R. (1983). Interaksi Desa "“ Kota. Yogyakarta: Ghalia IndonesiaFistarisma. ( 2016). Analisis Partisipasi Masyarakat dalam Menunjang Pembangunan Desa di Kecamatan Tongauna Kabupaten Konawe.(Skripsi) Universitas Halu Oleo Kendari. Indonesia.Ghozali, I. (2011) Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas DiponegoroHafid, R. (2016). Pemanfaatan Dana Desa dalam Pembangunan Dea Mangilu Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep (Skripsi) Universitas Hasanudin Makasar, Indonesia.Husein, U. (2005). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: PT. Raja Grafindo PersadaIndriantoro, N. dan Supomo, B.(2009) Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen. Yogyakarta: BPFE YogyakartaKartasasmita. (2001). Pembangunan untuk Rakyat: Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan. Jakarta: CIDESINDO.Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: ANDI.Mardona, E.(2016). Studi Pengelolaan Keuangan desa di Desa Marga Mulia Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur. Ejornal Ilmu Pemerintahan.vol. 4(3), 1069 "“ 1080.Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. (2007). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007 Tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Jakarta: Kemendagri Republik Indonesia.Muljana, B. S. (2001) Perencanaan Pembangunan Nasional, Proses Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional dengan Fokus Repelita v. Jakarta: UI-PressMunandar, M. (2001). Budgeting, Perencanaan Kerja, Pengkoordinasian Kerja, Pengawasan Kerja. Yogyakarta: BPFENafarin, M. (2000). Penganggaran Perusahaan. Jakarta: Selemba EmpatNanang & Fattah., . (2004). Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.77pNdraha, T. (1984), Dimensi "“ Dimensi Pemerintahan Desa, Jakarta: PT. Bina AksaraPemerintah Republik Indonesia (2005). Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 Tentang Desa. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia__________________________. (1979). Undang "“ undang Nomor.5 Tahun 1979 Tentang Pemerintahan Desa. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia__________________________. (1999). Undang "“ undang Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia__________________________. (2004). Undang "“ undang No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia__________________________. (2014). Peraturan Pemerintah Nomor.60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia__________________________. (2014). Peraturan Pemerintah Nomor. 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia__________________________. (2014). Undang "“ undang Nomor.16 Tahun 2014 Tentang Desa. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia____________________________________(2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Jakarta: Kemendagri Republik Indonesia.Puspitasari, M. D. (2016). Persepsi Masyarakat Terhadap Peranan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Dalam Perencanaan APBDesa, Penguatan Kelembagaan, Peningkatan Infrastruktur Pedesaan dan Pengembangan Wilayah Pedesaan ( Studi Kasus di Desa Gari Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul) (Skripsi) Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Indonesia.Rosalinda, O. (2014). Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam Menunjang Pembangunan Pedesaan (Studi Kasus: Desa Segodorejo dan Desa Ploso Kerep, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang). Jurnal Ilmiah Universitas Brawijaya Malang, vo. 2 (2) Sanusi,W.(2011) Metode Penelitian Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.Sugiyono. (2012) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.Sujarto., & Djoko. (1986). Perencanaan Kota. Bandung: Penerbit ITBSulastri, N. (2016). Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dan Desa (ADD) Dalam Meningkatkan Pembangunan Fisik Desa Lakapodo Kecamatan Watopute Kabupaten Muna ( Skrispi). Universitas Halu Oleo. Indonesia.Sunarto & Riduwan (2009). Pengantar Statistika untuk Penelitian Pendidikan, Sosial, Komunikasi, Ekonomi dan Bisnis. Bandung: Alfabeta.Suparno, A.W. (2001) Pembangunan Desa. Jakarta: Erlangga.Todaro, M.P. (1998) Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Terjemahan Haris Munandar. Jakarta: ErlanggaUlum, I. (2008). Akuntansi Sektor Publik. Malang: UMM Press.Wardana, I. (2016) Akuntabilitas dalam Pengelolaan Keuangan Dea (studi Kasus pada Pemerintahan Desa di Kabupaten Magelang). (Skripsi) Universitas Negeri Semarang. IndonesiaWasistiono, S. (2007). Memahami Asas Tugas Pembantuan. Indonesia: Fokus MediaWelsch, H., & Gordon. (2000). Anggaran Perencanaan dan pengendalian. Diterjemahkan oleh Purwatiningsih dan Maudy Warouw. Jakarta: Selemba Empat.Wijaya, T. (2009) Analisis Multivariat. Yogyakarta: Universitas Atma jayaWidjaja, H.(2004). Pemerintah Desa Merupakan Otonomi yang Asli Bulat dan Utuh. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, KOMPENSASI, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA HOTEL LALA GOLDEN DI BENGKAYANG B1031141043, Nosiana B1031141043
Jurnal KIAFE Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v7i2.27644

Abstract

ABSTRAKSumber daya manusia adalah harta atau aset yang paling berharga dan paling penting dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan, karena keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh unsur manusia. Manusia berperan sebagai perencana, pelaksana, dan sekaligus pengendali terwujudnya tujuan organisasi atau perusahaan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkunagn kerja, kompensasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada Hotel Lala Golden di Bengkayang.Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan Hotel Lala Golden di Bengkayang yang berjumlah 49, sampel sejumlah 41 karyawan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan atau bersama-sama variabel kompensasi dan motivasi kerja tidak berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, dan hanya variabel lingkungan kerja yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Secara simultan atau bersama-sama variabel lingkungan kerja, kompensasi, dan motivasi kerja tidak signifikan terhadap kinerja karyawan pada Hotel Lala Golden di Bengkayang. Dari hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa kinerja karyawan hanya mampu dijelaskan oleh lingkungan kerja, kompensasi, dan motivasi kerja sebesar 5,7% .Kata kunci : lingkungan kerja, kompensasi, motivasi kerja, dan kinerja karyawan.
Pengungkapan Emisi Karbon: Studi Pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia B1031141032, Desianti Guntari
Jurnal KIAFE Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v7i2.27672

Abstract

ABSTRACT CARBON EMISSION DISCLOSURE: STUDY AT MANUFACTURING COMPANY IN INDONESIADESIANTI GUNTARIB1031141032 Carbon emission disclosure is a diclosure to assess an organization"™s carbon emissions and set targets for reduction. This study aimed to analyze and provide empirical evidence about the impact of firm size, profitability, growth, and environmental performance toward carbon emission disclosure of manufacturing companies in Indonesia. The method that was used to measure the extent of carbon emission disclosure adopted the checklist that was developed based on the information request sheet provided by Carbon Disclosure Project. This research applied purposive sampling method to obtain 15 manufacturing company that listed in Indonesia Stock Exchange (BEI) during 2015-2017. Research data is a secondary data derived from company"™s annual and sustainability reports and the hypothesis is tested using multiple regression analysis. The results of this study indicate that firm size have a significant effect on the extent of carbon emission disclosure, however the other factors, such as profitability, growth, and environmental performance have no significant effect to the extent of carbon emission disclosure.Keywords: Carbon Emission, Carbon Emission Disclosure, Global Warming, Voluntairy Disclosure, Carbon AccountingDAFTAR PUSTAKA Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2004 tentang Pengesahan Kyoto Protocol to the United Nations Framework Convention On Climate Change (Protokol Kyoto atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim).Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.Perpres No. 61 tahun 2011 mengenai Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca.Perpres No. 71 tahun 2011 mengenai Penyelenggaraan Inventasrisasi Gas Rumah Kaca Nasional.Ahmad, Z., Hassan, S., & Mohammad, J. 2003. Determinants of Environmentl Reporting in Malaysia. International Journal of Business Studies, No. 11.Almilia, Luciana Spica. 2009. Analisa Kualitas Isi Financial and Sustainability Reporting Pada Website Perusahaan Go Publik di Indonesia. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2009 (SNATI 2009) ISSN: 1907-5022. Yogyakarta, 20 Juni.Choi, B. B., Lee, D., & Psaros, J. 2013. An Analysis of Australian Company Carbon Emission Disclosures. Pasific Accounting Review, Vol. 25.Deegan, C., Rankin, M., & Tobin, J, 2002. An Examination of The Corporate Social and Environmental Disclosures of BHP from 1983-1997: A Test of Legitimacy Theory. Accounting, Auditing & Accountability Journal. No. 15.Elkington, J. 1997, Cannibal with Forks The Triple Bottom Line of 21st Century Business. Oxford: Capstone Publishing Limited.Freedman, M., & Jaggi, B. 2005. Global Warming, Commitment to the Kyoto Protocol, and Accounting Disclosures by The Largest Global Public Firms from Polluting Industries. The International Journal of Accounting. No. 20.Ghozali, I., & Chariri, A. 2007. Teori Akuntansi (Vol. 3). Semarang: Badan Penerbit Universitas Dipenogoro.Jannah, Richatul, dan Dul Muid. 2014. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Carbon Emission Disclosure pada Perusahaan di Indonesia (Studi Empiris pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2012). Dipenogoro Journal of Accounting, Vol. 3, No. 2.Luo, L., Lan, Y.-C., Tang, Q. 2013. Comparison of Propensity for Carbon Disclosure Between Developing and Developed Countries. Accounting Research Journal, Vol. 26.Pradini, Harlinda Siska. 2013. The Analysis of Information Content towards Greenhouse Gas Emissions Disclosure in Indonesia Companies. Universitas Dipenogoro, Indonesia.Prado-Lorenzo, J.-M, Rodriguez-Dominguez, L., Gallego-Alvarez, I., & Garcia-Sanchez, I.-M. 2009. Factors Influencing The Disclosure of Greenhouse Gas Emissions in Companies World-Wide. Management Decision. No. 47.Ratnatunga, J. 2007. Carbon Cost Acconting: The Impact of Global Warming on the Cost Accounting Profession. Journal of Applied Management Accounting Research. No. 5.Sartono, A. 2001. Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: BPFE.Situmeang, Ilona V. O. 2016. Corporate Social Responsibility: Dipandang dari Perspektif Komunikasi dan Organisasi. Yogyakarta: Ekuilibria.Titman, S., & Trueman, B. 1986.. Information Quality and The Valuation of New Issues. Journal of Accounting and Economics. No. 8.United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCC). 1998. Kyoto Protocol to The United Nations Framework Convention on Climate Change.IPCC. 2007. Intergovernmental Panel on Climate Change. Diunduh di http://www.ipcc.ch/.
ANALISIS PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BIAYA KONTRAK KONSTRUKSI PADA CV. JAYA MURNI MANDIRI PONTIANAK B41111054, DWI KUNCORO
Jurnal KIAFE Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v7i2.27757

Abstract

ABSTRAK + DAFTAR PUSTAKA
ANALISIS REALISASI ANGGARAN DENGAN PERSPEKTIF VALUE FOR MONEY PADA RSUD PEMANGKAT ., WIRYANDA B1031141053
Jurnal KIAFE Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v7i2.27770

Abstract

RSUD Pemangkat sebagai bagian dari organisasi sektor publik, dalam pelaksanaannya tidak lepas dari prinsip akuntabilitas sebagai bagian dari penilaian kinerja keuangan organisasi tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana realisasi anggaran pada Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat tahun anggaran 2014 "“ 2016 dengan menggunakan perspektif value for money dan faktor "“ fakto apa saja yang mempengaruhi kondisi tersebut. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat tahun anggaran 2014 - 2016.Hasil penelitian menunjukkan akuntabilitas keuangan RSUD Pemangkat dalam mengelola anggaran berdasarkan perspektif value for money dari segi ekonomi yaitu tingkat kehematan dari pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan rumah sakit untuk tahun anggaran 2014 "“ 2016 sudah ekonomis namun dalam pelaksanaannya belum optimal dikarenakan pengalokasian anggaran yang sesuai kebutuhan. Akuntabilitas keuangan RSUD Pemangkat dalam mengelola anggaran berdasarkan perspektif value for money dari segi efisiensi yaitu dengan mengukur input terhadap tingkat outputnya sektor pelayanan untuk tahun anggaran 2014 "“ 2016 belum efisien dikarenakan pengelolaan pendapatan masih manual dan keterlambatan klaim pendapatan. Akuntabilitas keuangan RSUD Pemangkat dalam mengelola anggaran berdasarkan perspektif value for money dari segi efektifitas untuk tahun anggaran 2014 "“ 2016 sudah efektif walaupun masih adanya permasalahan dalam pengelolaan dan klaim pendapatan. Faktor "“ faktor yang mempengaruhi realisasi anggaran RSUD Pemangkat berasal dari internal RSUD Pemangkat sendiri yaitu sumber daya manusia dan teknologi. Kata kunci: Badan Layanan Umum, Realisasi anggaran, Value For Money
The Investigation of Financial Reporting Practices Among Legal Established Small Medium-Sized Enterprises in Pontianak B1034141022, Dewi Meliawaty
Jurnal KIAFE Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v7i2.28001

Abstract

The aim of this study is to investigate the financial reporting practices among legal SMEs in Pontianak. This research use decriptive analysis method and investigated 187 SMEs by direct and indirect interview and self-answered questionnaire. Findings shows that 58% of SMEs in Pontianak prepare financial statements with 22% and 36% respectively prepares the complete four set with computerized and incomplete financial statement with manual accounting system.The computerized SMEs record keeping is in accordance with accounting cycle while the manual system was not. Most of the SMEs mentioned that they face no obstacles in preparing financial statement. SMEs in Pontianak prepared bookeeping and financial statement in simple form based on their understanding toward the accounting and facility they have. Keywords: Four-set financial statement, computerized accounting system, manual accounting system

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026 Vol. 3 No. 3 (2025): December 2025 Vol. 3 No. 2 (2025): August 2025 Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025 Vol. 2 No. 4 (2024): October 2024 Vol. 2 No. 3 (2024): July 2024 Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 1 No. 3 (2023): JURNAL KAJIAN ILMIAH AKUNTANSI Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL KAJIAN ILMIAH AKUNTANSI Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL KAJIAN ILMIAH AKUNTANSI Vol. 12 No. 3 (2022): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 10 No. 4 (2021): Vol 4 Vol. 11 No. 4 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 3 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 1 (2021): KIAFE Vol. 10 No. 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 9 No. 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 8 No. 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol. 8 No. 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue