Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
Jurnal KIAFE (e-ISSN 3063-5322) is a peer-reviewed, open-access scholarly journal published by the Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. The journal was first published in January 2012 and initially served as a platform for disseminating scientific articles written by accounting students of the Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. During its early publication period, the journal was issued four times a year, in January, March, July, and October. In 2024, Jurnal KIAFE underwent editorial and management restructuring to strengthen its journal governance, peer-review process, publication standards, and scholarly quality. Since 2025, Jurnal KIAFE has been published three times a year, in April, August, and December. The journal publishes original research articles, conceptual papers, research-based case studies, and scholarly review articles that address significant developments and issues in accounting within Indonesian and international contexts. The journal covers financial accounting, management accounting, public sector accounting, sharia accounting, auditing and assurance, taxation, accounting information systems and digital accounting, social and environmental accounting, suuntustainability accounting, and accounting education. All submitted manuscripts undergo an initial editorial screening and a double-anonymous peer-review process before publication.
Articles
1,926 Documents
Analisis Implementasi Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Tahun Anggaran 2012
B41109099, Mitahul Jannah
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i3.3903
Penelitian dilakukan dengan tujuan yaitu untuk mengetahui proses pelaksanaan pemberian hibah dan bantuan sosial pada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, untuk menge tahui apakah pelaksanaan pemberian hibah dan bantuan sosial pada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, serta untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala dalam pelaksanaan pemberian hibah dan bantuan sosial pada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan atau literatur, studi dokumentasi dan wawancara, dengan alat analisis data yaitu Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Peraturan Bupati Kubu Raya Nomor 43 Tahun 2011 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan, Pertanggungjawaban dan Pelaporan serta Monitoring dan Evaluasi Hibah dan Bantuan Sosial, Buletin Teknis Nomor 10 tentang Akuntansi Belanja Bantuan Sosial, dan hasil wawancara. Berdasarkan hasil analisis, ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pemberian hibah dan bantuan sosial pada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Namun terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan agar pelaksanaan pemberian hibah dan bantuan sosial menjadi lebih baik yaitu pemberian hibah dan bantuan sosial harus dilakukan dengan lebih selektif, mengoptimalkan SDM yang ada, melakukan pengolahan data secara komputerisasi, dan meningkatkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi pemberian hibah dan bantuan sosial. Kata Kunci: hibah, bantuan sosial, apbd
ANALISIS SISTEM DAN PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PADA PT.PEGADAIAN (PERSERO) CABANG JERUJU PONTIANAK
RIYANTI B41109145, NERISA ARVIANA
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i3.3904
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas sistem dan prosedur pemberian kredit gadai, serta untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yang harus diperhatikan dan dilaksanakan agar sistem pengendalian internal dan prosedur pemberian kredit gadai pada PT. Pegadaian (Persero) Cabang Jeruju Pontianak bisa lebih baik. Metodologi yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu, menggambarkan bagaimana sistem dan prosedur yang sedang diteliti, dengan melakukan analisis pendekatan langsung berdasarkan yang terjadi di lapangan. Teknik analisa data yang digunakan yaitu, evaluasi struktur organisasi, Evaluasi bagan alir sistem (flowchart system), internal control questionaire (ICQ), dan tes ketaatan (compliance test). Berdasarkan hasil analisis, ditarik kesimpulan bahwa sistem dan prosedur pemberian kredit gadai pada PT. Pegadaian Cabang Jeruju Pontianak sudah sangat efektif. Namun, masih ditemukan kekurangan dan kelemahan pada sistem ini. masukan sebagai tindakan perbaikan bagi pihak pegadaian yaitu, untuk lebih teliti dan meningkatkan kewaspadaan dalam mengambil keputusan kredit, menambah jumlah petugas penaksir yang memiliki kualifikasi lebih tinggi dari yang ada, menggunakan alat uji yang lebih akurat dalam menilai barang jaminan emas dan petugas penaksir harus selalu mengupdate pengetahuannya mengenai informasi yang berkaitan dengan barang jaminan. Kata kunci : Sistem pengendalian internal, Prosedur kredit gadai
PENGARUH PROFITABILITAS DAN FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP PRAKTIK INCOME SMOOTHING PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Bernida B41109081, Priska Lydia
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i3.3905
Perataan laba (income smoothing) adalah salah satu bentuk manajemen laba yang dilakukan oleh manajer perusahaan untuk mengurangi fluktuasi laba. Dengan melakukan income smoothing, perusahaan akan menghasilkan laba yang stabil sehingga diharapkan mempunyai pengaruh yang bermanfaat bagi evaluasi kinerja manajemen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh income smoothing (tindakan perataan laba) pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah profitabilitas dan financial leverage. Untuk menentukan status perusahaan perata laba dan bukan perata laba diukur menggunakan Indeks Eckel. Dalam penelitian ini, perusahaan yang akan dijadikan sampel adalah seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan menggunakan metode purposive sampling didapat 17 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang dapat dijadikan sampel penelitian. Teknik analisis data dengan menggunakan Logistic Regression untuk menguji pengaruh profitabilitas dan financial leverage terhadap income smoothing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan financial leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap tindakan perataan laba. Profitabilitas tidak berpengaruh diduga karena profitabilitas perusahaan yang tinggi akan cenderung tidak melakukan perataan laba untuk menjaga kredibilitas perusahaan. Sedangkan tidak berpengaruhnya financial leverage diduga karena besarnya risiko dan kebijakan hutang yang ketat sehingga perusahaan sulit memperoleh kredit, membuat perusahaan mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan dana perusahaan. Oleh karena kondisi tersebut pihak manajemen tidak termotivasi menggunankan variabel tersebut untuk melakukan praktik perataan laba. Kata Kunci: Income Smoothing, Financial Leverage, Profitabilitas, Indeks Eckel
ANALISIS PENGARUH MODAL INTELEKTUAL DALAM STRATEGI BERSAING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
B51109021, Rita
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i3.3906
Untuk menghadapi persaingan di masa sekarang, perusahaan-perusahaan mengubah bisnis yang sebelumnya berbasis tenaga kerja (labour - based business),menuju bisnis berbasis pengetahuan (knowledge – based business) yang mengandalkan pada pengelolaan intellectual capital. Intellectual capital asset tidak berwujud seperti informasi dan pengetahuan yang dapat meningkatkan kinerja dan penciptaan nilai bagi perusahaan. IC mulai berkembang di Indonesia setelah munculnya PSAK No. 19 (1994) tentang aktiva tidak berwujud. Banyak perusahaan yang mengandalkan IC dalam kegiatan bisnisnya, baik dari perusahaan dagang maupun perusahaan jasa. Tiap perusahaan dituntut untuk menyediakan output yang berkualitas dan sesuai dengan perkembangan pasar. Hal ini dapat dipenuhi melalui IC karena IC akan menghasilkan inovasi-inovasi kreatif yang selanjutnya mendorong terciptanya produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif IC perusahaan dalam strategi bersaing untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan yang terdapat di BEI. Penelitian ini menggunakan data dari lima (5) perusahaan yang berbeda sektor yang terdapat di Bursa Efek Indonesia untuk data laporan keuangan dari tahun 2008-2012 dengan menggunakan model Structural Equation Modeling (SEM) berbasis variance yang dikenal dengan Partial Least Square (PLS) dan dibantu dengan program komputer SmartPLS versi 2.0. Hasil penelitian membuktikan bahwa IC berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan dengan keyakinan 85%, sedangkan IC tidak berpengaruh positif terhadap MtBV, dimana tingkat keyakinan hanya 7,7%. Kata kunci : Intellectual Capital, Modal Intelektual, Kinerja Perusahaan, knowledge-based business, Labor-based business
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENCAIRAN PIUTANG PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA MEMPAWAH
B41109111, Wiwin Aprilia
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i3.3907
Pajak merupakan penerimaan negara yang sangat vital dalam membiayai roda pembangunan dan pemerintahan. Pembayaran pajak juga harus dilakukan secara tertib dan tepat waktu. Piutang pajak terjadi karena pembayaran pajak oleh Wajib Pajak tidak dilakukan secara tepat waktu. Oleh karena itu penting untuk mengetahui bagaimana sistem pengendalian internal yang dilakukan untuk pencairan piutang pajak di KPP Pratama Mempawah. Dalam penelitian ini dibahas bagaimana tingkat keefektifan dari sistem pengendalian internal proses pencairan piutang dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keefektifan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal terhadap pencairan piutang pajak belum efektif karena belum tercapainya target pencairan piutang yang telah ditentukan walaupun sistem pengendaliannya sudah cukup baik. Serta faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keefektifan pencairan piutang pajak juga belum sepenuhnya memadai karena aturan/kebijakan yang belum sepenuhnya mendukung, sistem informasi dan pelaporan yang masih konvensional dan sumber daya manusia yang belum memadai. Keywords : Sistem Pengendalian Internal, Piutang Pajak
ANALISIS IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NO. 71 TAHUN 2010 TENTANG STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN (SAP) PADA LAPORAN KEUANGAN DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KUBU RAYA PADA TAHUN
B41109087, Yusi Septia
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i3.3908
Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana aplikasi full accrual basic pada laporan keuangan dinas pendidikan kabupaten kubu raya tahun 2011 jika mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 dan strategi-strategi apa yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya dalam penerapan penyajian laporan keuangan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 serta faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala dalam penerapan standar akuntansi pemerintah berbasis akrual dalam penyajian laporan keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan objek penelitian pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Teknik analisis data dilakukan dengan menyusun laporan keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya Tahun 2011 berdasarkan peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2005 dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2011 dan menganalisis perbedaan antara laporan keuangan yang disusun berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 serta merekap hasil wawancara untuk menetukan faktor-faktor yang menjadi kendala dalam penerapan standar akuntansi pemerintah berbasis akrual. Berdasarkan hasil analisis, ditarik kesimpulan bahwa ada perbedaan jenis laporan keuangan yang disajikan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam penyajian laporan keuangan dan perbedaan perlakuan untuk pos-pos yang diakrualkan seperti belanja yang masih harus di bayar, belanja di bayar di muka, pendapatan yang masih harus di terima, pendapatan di terima di muka, penyusutan dan penyisihan piutang tak tertagih serta adanya faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan basis akrual dalam penyajian laporan keuangan yaitu kualitas sumber daya manusia, informasi teknologi, komitmen dari organisasi, komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah serta kurangnya pelatihan dan sosialisasi. Kata Kunci: basis akrual, laporan keuangan.
ANALISIS PENGENDALIAN PROSEDUR PEMBAYARAN ATAS TRANSAKSI KARTU DEBIT PADA MERCHANT PT.BANK BCA tbk PONTIANAK
B51109018, Zulfikri
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i3.3909
Skripsi ini berjudul “Analisis Pengendalian Prosedur Pembayaran Atas Transaksi Kartu Debit pada Merchant PT.Bank BCA tbk Pontianak” yang bertujuan untuk mengetahui apakah sistem dan prosedur pembayaran atas transaksi kartu Debit pada merchant BCA telah memenuhi syarat-syarat sistem prosedur yang efektif serta untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan efektifitas sistem dan prosedur pembayaran atas transaksi kartu Debit pada merchant BCA. Complience Test (Pengujian kepatuhan), Internal Control Questionnaires (ICQ), Flowchart dan Data Flow Diagram (DFD). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem dan prosedur pembayaran atas transaksi kartu Debit pada Merchant BCA sudah cukup efektif. Hal ini dapat dilihat dari hasil internal control questionnaires (ICQ) yang diisi oleh pihak internal BCA dan merchant BCA, dimana diperoleh 54,54% untuk jawaban “Ya” dan 45,46% untuk jawaban “Tidak”. Selain itu, hasil analisis tersebut juga menunjukkan belum dijalankannya fungsi pengawasan yang baik, dan belum menerapkan fungsi-fungsi yang semestinya dalam pelaksanaan tugasnya. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan pelaksanaan sistem dan prosedur pembayaran atas transaksi kartu Debit pada merchant BCA yang sudah efektif namun masih belum maksimal adalah masalah kelengkapan dokumen dan masalah sumber daya manusia untuk melaksanakan fungsi pengawasan dengan baik. Adapun saran-saran yang dapat penulis berikan adalah perlunya peningkatan kehandalan dari sistem dan jaringan agar tidak rentan, perlu diadakan suatu tenaga yang bertanggu jawab dalam keseluruhan proses transaksi dan di tambah dengan satu tenaga lagi sebagai pengawasan dari keseluruhan proses transaksi pada merchant BCA, dan perlu dilakukan perhatian yang cukup besar dalam proses pengarsipan dokumen karena hal ini sangat penting guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan berfungsi sebagai internal control yang dapat menjadi bahan evaluasi dimasa depan untuk meningkatkan keefektifan prosedur proses transaksi dan pembayaran kartu Debit pada merchant BCA. Kata Kunci : Internal kontrol, Sistem pengendalian internal
MANFAAT PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PENCAPAIAN TARGET PENERIMAAN RETRIBUSI (PARKIR) PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA PONTIANAK
Dhewie B41106089, Laurendta Astrining
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i2.3910
Artikel ini menganalisis manfaat sistem pengendalian internal dalam pencapaian target penerimaan retribusi (parkir)serta untuk mengetahui keefektivan pengendalian internal retribusi (parkir). Untuk mengetahui efektif atau tidaknya suatu pengendalian internal dapat dilihat dari tercapai atau tidaknya tujuan dari pengendalian internal. Pengendalian internal yang efektif memiliki kaitan yang erat dengan keandalan pelaporan keuangan, keefektifan dan keefisienan operasi organisasi dan ketaatan terhadap peraturan dan undang-undang yang berlaku. Tercapainya tujuan pengendalian internal dipengaruhi oleh keberadaan unsur-unsur pengendalian internal. Hal ini dikarenakan antara satu unsur dengan unsur yang lainnya saling berkaitan dan mendorong pencapaian tujuan pengendalian internal. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal, Efektivitas Pengendalian Internal, Manfaat Pengendalian Internal
ANALISIS PERBEDAAN PENILAIAN AKTIVA TETAP ANTARA KECAMATAN PONTIANAK SELATAN DENGAN BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN KEKAYAAN DAERAH KOTA PONTIANAK
B51106119, YUDHA NOVIANSYAH
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i3.3911
Judul peneitian ini adalah Perbedaan Penilaian Aktiva Tetap Antara Kecamatan Pontianak Selatan dengan Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah Kota Pontianak. Undang-Undang mengenai otonomi daerah telah mendelegasikan berbagai wewenang yang semula diatur dan dan dikelola oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah. Pemerintah Pusat melalui Departemen Dalam Negeri dan Departemen Keuangan telah mengeluarkan berbagai undang-undang dalam bentuk Peraturan Menteri, Keputusan Menteri dan lain-lain yang kemudian diadopsi menjadi Peraturan Daerah sebagai pedoman. Dalam mengaplikasikan peraturan-peraturan tersebut Pemerintahan Kota Pontianak menghadapi berbagai permasalahan, salah satunya adalah adanya perbedaan penilaian aktiva tetap antara Kecamatan Pontianak Selatan dengan Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah Kota Pontianak sebagai SKPD yang salah satu tugasnya adalah mencatat dan menginventarisir total aktiva tetap yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Pontianak. Penulis merumuskan permasalahan dalam penelitian ini menjadi dua, yaitu pertama bagaimanakah metode dan dasar hukum serta prosedur yang digunakan oleh Kecamatan Pontianak Selatan maupun Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah Kota Pontianak dalam hal penilaian aktiva tetap, dan yang kedua adalah apakah dampak yang timbul dari perbedaan penilaian terhadap aktiva tetap oleh BPKKD Kota Pontianak terhadap laporan Keuangan Kecamatan Pontianak Selatan. Metode penelitian yang penulis lakukan adalah metode kualitatif dan deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis adalah dengan studi dokumentasi, wawancara dan observasi. Dari hasil analisis yang penulis laksanakan melalui Complience dan Substantive Test, penulis menarik kesimpulan bahwa baik Kecamatan Pontianak Selatan maupun Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah Kota Pontianak memiliki landasan hukum yang sama dalam hal penilaian aktiva tetap. Perbedaan yang timbul dikarenakan adanya perbedaan implementasi dan pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan yang dilakukan oleh kedua SKPD tersebut. Akhirnya hal tersebut berdampak terhambatnya penyusunan laporan keuangan Pemerintah Kota Pontianak selaku instansi induk dan tidak terdapat kejelasan mengenai angka total aktiva tetap yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Pontianak.
PENYUSUNAN SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT PADA PT PROBESCO DISATAMA PONTIANAK
B51109062, Edy Riyanto
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v2i3.4049
Established companies to seek maximum profits and to maintain its viability. In achieving these goal, the company requires the provision of sufficient information. The role of credit sales accounting system in a business activity is essential to handle the operations of the company to meet the needs for the benefit of management and decision-making. Each accounting system is designed to provide sufficient supervision to ensure all transactions have been recorded, properly authorized, valid, accurate, and able to protect the company's activities are effective and efficient. This research was conducted at PT Probesco Disatama Pontianak. Methods of data collection are observation, interviews, documentation and library research. The technique used is descriptive qualitative nature by describing the facts of that happening are general and possible problems encountered and solution. Results of this study indicate that the accounting system of credit sales at PT Probesco Disatama Pontianak less according to the theory. This is because the PT Probesco Disatama Pontianak in running credit sales system still contained geminating function. The geminating functions contained in the sales department who doubles as the part credit and part warehouse, part concurrently accounting billing section. In addition, there has been no special duty credit function to examine the credit status of customers, so it would allow for doubtful accounts. For documents and accounting records are well used. Advice given is the company should have a separation between the sales and credit department as well as the separation of functions between the accounting and billing section, set the lending standards and credit terms fill out the form and improve the company's organizational structure and needs of its human resources. Keywords : Systems , Accounting , Sales Credit