cover
Contact Name
AYU PUSPITASARI
Contact Email
ayu.puspitasari@ekonomi.untan.ac.id
Phone
+6281584248678
Journal Mail Official
ayu.puspitasari@ekonomi.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124, West Kalimantan, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : 30635322     DOI : -
Core Subject :
Jurnal KIAFE (e-ISSN 3063-5322) is a peer-reviewed, open-access scholarly journal published by the Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. The journal was first published in January 2012 and initially served as a platform for disseminating scientific articles written by accounting students of the Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. During its early publication period, the journal was issued four times a year, in January, March, July, and October. In 2024, Jurnal KIAFE underwent editorial and management restructuring to strengthen its journal governance, peer-review process, publication standards, and scholarly quality. Since 2025, Jurnal KIAFE has been published three times a year, in April, August, and December. The journal publishes original research articles, conceptual papers, research-based case studies, and scholarly review articles that address significant developments and issues in accounting within Indonesian and international contexts. The journal covers financial accounting, management accounting, public sector accounting, sharia accounting, auditing and assurance, taxation, accounting information systems and digital accounting, social and environmental accounting, suuntustainability accounting, and accounting education. All submitted manuscripts undergo an initial editorial screening and a double-anonymous peer-review process before publication.
Arjuna Subject : -
Articles 1,926 Documents
ANALISISPENGARUHMODAL INTELEKTUAL TERHADAPKINERJAPERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN SEKTOR CONSUMER GOODS INDUSTRY YANG TERDAFTAR DI BEI PADA TAHUN 2011-2013) Prasetyo B51108028, Nugroho Dwi
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.10071

Abstract

This study aims to determine the relationship between the Intellectual Capital to the company"™s performance. IC is the independent variable and the company's financial performance as the dependent variable. The objects in this study were 33 on sector Consumer Goods Industry companies listed on Indonesian Stock Exchange (IDX) in 2011-2013. This study used Pulic models (Value Added Intellectual Coefficient "“ VAICTM) in measuring the efficiency of the IC component; Value Added Capital Coefficient (VACA), Value Added Human Capital (VAHU), and Structural Capital Value Added (STVA) and Partial Least Square method (PLS) was used as a tool to examine the relationship between financial performance VAICTM which was constructed by three financial ratios, namely: ROE, EPS and NPM. The result indicated that the Intellectual capital (IC) has a positive effect on company's financial performance as evidenced by the results of testing three hypotheses are : IC positively effects on the company's financial performance ; IC positively effects on the company's future financial performance ; and Rate of Growth of Intellectual Capital (ROGIC) does not have a positive effect to the company's future financial performance. Keywords: Intellectual Capital (IC), Company"™s Performance (PERF) and Partial Least Square (PLS)
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED PADA PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk Pakpahan B41107092, Punguan Samuel
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.10072

Abstract

Tingginya minat investasi oleh para investor dapat memicu terjadinya persaingan antar perusahaan-perusahaan sebagai entitas bisnis.Hal ini yang memicu perusahaan berlomba menarik minat para investor tersebut untuk menanamkan investasi dengan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, serta berlomba dalam memberikan hasil kembalian (rate of return) yang layak bagi para pemodal atau investor sebagai imbal balik dari investasi yang telah mereka tanamkan dengan tingkat resiko yang bersedia mereka tanggung.Dalam pengukuran kinerja ini biasanya kebanyakan perusahaan menggunakan ukuran laba konvensional yang berpatokan pada return on assets dan return on equity. Tetapi, ukuran tersebut belum cukup akurat untuk melihat hasil kembalian yang dapat dihasilkan perusahaan yang dapat memenuhi hasrat para penyandang dana. Oleh karena itu, untuk menghitung besarnya nilai tambah yang berhasil diciptakan tidak hanya memperhitungkan biaya ekuitas tetapi juga mengindahkan biaya modal, yang dalam hal ini adalah biaya modal rata-rata tertimbang (Weighted Average Cost of Capital).Untuk ,mengatasi kelemahan perhitungan laba akuntansi konvensional digunakan pengukuran kinerja dengan metode Economic Value Added (EVA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan perusahaan yang menjadi objek penelitian selama tahun 2010-2012 dengan melihat hasil yang dapat diciptakan oleh perusahaan bagi para penyandang dana dan bagi perusahaan itu sendiri. Dengan menggunakan metode pengukuran Economic Value Added (EVA) untuk mengatasi kelemahan dari pengukuran laba akuntansi konvensional.Perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah PT Astra International Tbk. Hasil penelitian berdasarkan analisis dan pembahasan yang dilakukan penulis terhadap PT Astara International Tbk pada periode tahun 2010-2012 menunjukan bahwa kinerja keuangan perusahaan tersebut dapat dikatakan dalam keadaan baik, karena pada ketiga periode tersebut perusahaan mampu menciptakan nilai tambah ekonomis bagi para penyandang dana yang ditunjukan dengan nilai EVA positif (EVA > 0). Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Economic Value Added (EVA)
IMPLEMENTASI SAK ETAP DALAM MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) TOKO OBAT DAN JAMU SARIVITA PUTRI B51110027, SEPTIANI DWI
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.10073

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Toko Obat dan Jamu Sarivita merupakan UKM berskala usaha kecil di bidang kesehatan saja sehingga penyajian laporan keuangannya sangat sederhana dan belum menerapkan SAK ETAP. Salah satu alasan UKM belum menerapkan SAK ETAP karena tidak adanya keharusan dari pemerintah untuk menggunakan SAK ETAP yang sudah dikeluarkan oleh IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) yang mulai berlaku efektif 1 Januari 2011. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan UKM Toko Obat dan Jamu Sarivita yang sesuai dengan SAK ETAP dan untuk mengetahui faktor "“ faktor yang menjadi kendala dalam penerapan SAK ETAP.Bentuk penelitan yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalahdeskriptif kualitatif dengan menggunakan alat analisis yaitu SAK ETAP serta kuesioner. Hasil penelitian dari rumusan masalah yang diteliti adalah UKM Toko Obat dan Jamu Sarivita belum sepenuhnya menerapkan SAK ETAP. Faktor "“ faktor yang menyebabkan UKM Toko Obat dan Jamu Sarivita ini belum menerapkan SAK ETAP yaitu laporan laba rugi, laporan ekuitas dan neraca.Jelas belum sesuai dengan procedural SAK ETAP yang harus menyajikan laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.Hal ini dikarenakan pemilik kurang mengetahui tentang SAK ETAP dan kurangnya sosialisasi dari pihak pemerintah maupun lembaga "“ lembahga peminjaman kreditor seperti bank. Kata Kunci : SAK ETAP, Laporan Keuangan, UKM
Analisis Sistem Informasi Kas pada PT. SAI Indonesia Cabang Pontianak B51110045, Shera Ariesty
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.10074

Abstract

Dari hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan data yang didapat penulis dengan pengamatan, pengisian kuesioner, dan wawancara terhadap karyawan PT. SAI Indonesia Cabang Pontianak, maka kesimpulan yang diperoleh adalah sebagai berikut : Untuk memaksimalkan penggunaan program-program Sales Inventory System, Cashbook for Windows, dan ACCPAC maka sistem yang baik dan ideal adalah sebagai berikut :Menerapkan prosedur penerimaan kas yang telah ditetapkan perusahaan.Setiap data transaksi dicatat dengan lengkap.Setiap laporan transaksi harus memiliki lampiran bukti-bukti transaksi aktual dan juga tercatat secara mendetail dalam sistem yang ada.Setiap transaksi kas yang diterima dicatat pada penerimaan kas berupa laporan harian kasir, dan juga terdata dalam Sales Inventory System, Cashbook for Windows, dan ACCPACSemua hasil penerimaan kas yang diperoleh, akan segera disetorkan oleh kasir paling lambat keesokan harinya, serta dicatat dalam laporan harian dilengkapi bukti setorannya.Selalu memeriksa kelengkapan dan kesesuaian dokumen.Masing-masing pengguna yang terlibat melakukan penginputan ke dalam sistem komputer yang telah disediakan perusahaan.Memeriksa kesesuaian dokumen laporan yang dihasilkan dengan hasil input ke dalam sistem.Proses implementasi desain sistem baru menggunakan model TAM (Technology Acceptance Model) meliputi :Perceived Ease of Use (PEOU) dengan cara melakukan training secara intensif kepada seluruh karyawan untuk mengenalkan sistem informasi akuntansi perusahaan dan sistem komputerisasi yang akan diterapkanPerceived Usefulness (PU), dimana perusahaan menyiapkan sistem yang praktis dan sangat mengakomodir kebutuhan dan kelengkapan informasi yang dibutuhkan perusahaan dan tentunya karyawan yang menjalankan operasional perusahaan.Attitude Toward Using (ATT). Perusahaan melakukan evaluasi secara berkala terhadap dampak dari pemakaian sistem oleh karyawan yang kemudian akan dijadikan masukan untuk perbaikan dan peningkatan demi memaksimalkan kinerja perusahaan. Acceptance of System (AOS). Perusahaan terus melakukan survey berkala (biasanya berupa kuesioner) terhadap kepuasan karyawan dan kegunaan sistem bagi kinerja karyawan dan juga perusahaan
IMPLEMENTASI PSAP NO 7 ATAS PENILAIAN BARANG CAGAR BUDAYA PADA UPT. MUSEUM PROVINSI KALIMANTAN BARAT B1035131010, Siti Khairati
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.10075

Abstract

Barang Cagar Budaya (BCB) adalah aset yang unik yang maknanya terbentuk melalui interaksi sosial dan mengandung nilai seni, budaya, sejarah, pendidikan dan pengetahuan serta harus dapat diukur sedemikian rupa sehingga dapat tercermin dalam laporan keuangan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi atas penilaian Barang Cagar Budaya apakah telah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, yaitu PSAP No 7 Tahun 2010 serta untuk mengetahui faktor penyebab kurangnya penerapan PSAP No 7 atas penilaian Barang Cagar Budaya di UPT. Museum Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan alat analisis PSAP No 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penilaian Barang Cagar Budaya di UPT. Museum Provinsi Kalimantan Barat telah sesuai dengan PSAP No 7, namum terdapat sedikit perbedaan dalam perlakuan akuntansi terhadap Barang Cagar Budaya di UPT. Museum Provinsi Kalimantan Barat yaitu mengenai pernyataan bahwa Barang Cagar Budaya tidak mungkin secara penuh dapat dilambangkan dengan nilai keuangan berdasarkan harga pasar dan tidak mengharuskan untuk menyajikan aset bersejarah di neraca namun harus diungkapkan dalam Catatan Atas Laporan Keuangan. Hal tersebut dikarenakan secara teknis UPT. Museum Provinsi Kalimantan Barat wajib mengikuti peraturan daerah yang mengharuskan adanya pemberian nilai semua aset milik daerah, termasuk pula Barang Cagar Budaya yang juga merupakan aset milik daerah dengan melaporkannya ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Barat dalam bentuk Laporan Keuangan. Kata Kunci: Barang Cagar Budaya, Implementasi, PSAP No 7 tahun 2010
PERBANDINGAN PENERAPAN SAP NO.07 (AKTIVA TETAP) PADA SEKOLAH NEGERI DAN SWASTA DI KOTA PONTIANAK B51110029, Taufik Fitriandi
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.10076

Abstract

. Standar Akuntansi Pemerintahan Pernyataan No.07 merupakan Standar yang mengatur tentang Akuntansi Aset Tetap. Tujuannya adalah mengatur perlakuan akuntansi akuntansi untuk aset tetap, yang meliputi pengakuan, penentuan nilai tercatat, serta penentuan dan perlakuan akuntansi atas penilaian kembali dan penurunan nilai tercatat aset tetap. Berdasarkan Hasil Kuisioner yang disebar, terdapat perbandingan, Jawaban Pilihan "A" sekolah swasta 1,8% sedangkan sekolah negeri hanya 0,2%. Pilihan "B" sekolah swasta 4,9% sedangkan sekolah negeri hanya 0,3%. pilihan jawaban "C" sekolah swasta 14,3% sedangkan sekolah negeri hanya 5%. Untuk Jawaban "D" dan "E" sekolah negeri lebih baik dari sekolah swasta dengan presentasi masing-masing, jawaban "D" sekolah swasta sebesar 47,8% sedangkan sekolah negeri 48%, jawaban "E" sekolah swasta sebesar 31,2 % sedangkan sekolah negeri 46,2%. Ini membuktikan berdasarkan hasil analisis kuisioner yang dilakukan, mengindikasikan bahwa sekolah negeri lebih baik dalam melakukan perlindungan aset dibanding dengan sekolah swasta
ANALISIS PENERAPAN SPIP ATAS PROSEDUR PENGELUARAN KAS DI BIRO PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT B41110025, Teni Trijayanti
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.10077

Abstract

Pengelolaan keuangan daerah harus memiliki sistem dan prosedur yang baik sehingga tidak terjadi tindakan penyelewengan dan penyalahgunaan dana. Pemerintahan yang baik setidaknya ditandai dengan tiga elemen yaitu transparansi, partisipasi dan akuntabilitas. Penelitian ini dilakukan pada Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan data kualitatif yaitu berupa dokumen serta informasi yang diperoleh langsung dari Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan sistem pengendalian intern pemerintah atas prosedur pengeluaran kas di Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat sudah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Serta bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan atas prosedur pengeluaran kas di Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern pemerintah atas prosedur pengeluaran kas di Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Dalam pelaksanaan pengeluaran kas telah didukung dengan dokmen terkait yaitu Salinan Surat Penyediaan Dana (SPD), Surat Permintaan Pembayaran (SPP), Surat Perintah Membayar (SPM), Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), dan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) disertai dengan dokumen transaksi untuk melengkapi prosedur pengeluaran kas. Serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi dalam penerapan atas prosedur pengeluaran kas di Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat meliputi, terbatasnya SDM yang kompeten, kesalahan dalam menerjemahkan perintah dan pengabaian manajemen. Kata kunci: analisis, penerapan, sistem, pengendalian intern, prosedur, pengeluaran, kas
ANALISIS PENGARUH INFORMASI KOMPONEN ARUS KAS,TOTAL ARUS KAS MASUK, EARNINGS AFTER TAX (EAT)TERHADAP RETURN SAHAM PADA INDUSTRI MANUFAKTUR YANG LISTING DI BEI B41110151, Tri Muliyono
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.10078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara arus kas dariaktivitas operasi, arus kas dari aktivitas investasi, arus kas dari aktivitaspendanaan, total arus kas masuk dan earnings after tax terhadap return saham.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumberdari data keuangan di Bursa Efek Indonesia dan Yahoo Finance. Data penelitiansebanyak 14 perusahaan manufaktur di BEI, dimana metode yang digunakanadalah pengambilan populasi dengan cara menetapkan kriteria-kriteria tertentu.Dengan metode pooling data (tahun 2010 - 2013) jumlah data (n) = 56. Teknikanalisis data menggunakan uji t dan uji F dalam pengujian hipotesisnya. Hasilpengujian diperoleh bahwa secara parsial ada pengaruh yang signifikan dannegatif antara Arus Kas Pendanaan terhadap Return Saham; terdapat pengaruhyang tidak signifikan antara Arus Kas Operasi terhadap Return; terdapat pengaruhyang tidak signifikan antara Arus Kas Investasi terhadap Return Saham; terdapatpengaruh yang tidak signifikan antara Total Arus Kas Masuk terhadap ReturnSaham; dan terdapat pengaruh yang tidak signifikan antara Earnings After Taxterhadap Return Saham. Dan secara simultan atau bersama-sama AKO, AKI,AKP, TAKM dan EAT berpengaruh tidak signifikan terhadap return saham.Kata kunci: Arus kas, aktivitas operasi, aktivitas investasi, total arus kas masuk, laba bersih setelah pajak, return saham
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA (STUDI KASUS PADA PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA PAL IX KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA) PUTRI B51111047, IZZA KARUNIA
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i3.10086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akuntabilitas pengelolaan dana desa dan apakah pada pengelolaannya sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 37 Tahun 2007. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, kuisioner, observasi langsung, dokumentasi dan studi kepustakaan pada Kantor Desa Pal IX Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Pal IX Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya sudah dilakukan dengan baik, yaitu mulai dari proses perencanaan dan penganggaran, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban, serta pengawasan. Namun secara administrasi dalam pengelolaannya masih banyak kekurangan terutama dalam proses penatausahaan untuk pertanggungjawaban yang belum sesuai dengan Permendagri No.37 Tahun 2007. Dapat dikatakan pengelolaannya sudah Akuntabilitas namun secara administrasi belum sempurna.
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) (Studi Empiris Pada Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Di Pontianak) B41110081, Wiratama Putra
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i3.10087

Abstract

Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) adalah pendidikan lanjutan pada pendidikan tinggi untuk mendapatkan gelar profesi akuntan, yang harus dijalani setelah selesai menempuh pendidikan program sarjana atau strata satu (S1) Ilmu Ekonomi pada Jurusan Akuntansi (Keputusan Mendiknas RI No.179/U/2001). Pendidikan Profesi Akuntansi bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian di bidang akuntansi dan memberikan kompentensi keprofesiannya. Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) adalah pendidikan yang harus diikuti oleh semua lulusan jurusan akuntansi dari semua perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang ingin memperoleh gelar akuntan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk). Motivasi tersebut yaitu motivasi karir, motivasi kualitas, motivasi ekonomi, dan motivasi gelar. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa secara simultan motivasi karir, motivasi kualitas, motivasi ekonomi, motivasi gelar berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk).Sedangkan secara parsial ada yang berpengaruh signifikan dan ada yang tidak berpengaruh signifikan.Variabel yang berpengaruh signifikan adalah motivasi karir, dan variabel yang tidak berpengaruh signifikan adalah motivasi kualitas, motivasi ekonomi, dan motivasi gelar. Kata Kunci: Motivas iKarir, Motivasi Kualitas, Motivasi Ekonomi, Motivasi Gelar, Minat mengikuti PPAk.

Page 47 of 193 | Total Record : 1926


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026 Vol. 3 No. 3 (2025): December 2025 Vol. 3 No. 2 (2025): August 2025 Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025 Vol. 2 No. 4 (2024): October 2024 Vol. 2 No. 3 (2024): July 2024 Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 1 No. 3 (2023): JURNAL KAJIAN ILMIAH AKUNTANSI Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL KAJIAN ILMIAH AKUNTANSI Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL KAJIAN ILMIAH AKUNTANSI Vol. 12 No. 3 (2022): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 10 No. 4 (2021): Vol 4 Vol. 11 No. 4 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 3 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 1 (2021): KIAFE Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 10 No. 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 9 No. 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 8 No. 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol. 8 No. 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue