Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
Jurnal KIAFE (e-ISSN 3063-5322) is a peer-reviewed, open-access scholarly journal published by the Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. The journal was first published in January 2012 and initially served as a platform for disseminating scientific articles written by accounting students of the Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. During its early publication period, the journal was issued four times a year, in January, March, July, and October. In 2024, Jurnal KIAFE underwent editorial and management restructuring to strengthen its journal governance, peer-review process, publication standards, and scholarly quality. Since 2025, Jurnal KIAFE has been published three times a year, in April, August, and December. The journal publishes original research articles, conceptual papers, research-based case studies, and scholarly review articles that address significant developments and issues in accounting within Indonesian and international contexts. The journal covers financial accounting, management accounting, public sector accounting, sharia accounting, auditing and assurance, taxation, accounting information systems and digital accounting, social and environmental accounting, suuntustainability accounting, and accounting education. All submitted manuscripts undergo an initial editorial screening and a double-anonymous peer-review process before publication.
Articles
1,926 Documents
ANALISIS REALISASI PENGGUNAAN ANGGARAN ATAS PENYALURAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH PADA SMP NEGERI 14 PONTIANAK TIMUR
B51111063, TUTI MARDIANI
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12127
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan tingkat efektifitas pengelolaan dana BOS atas penggunaan anggaran dalam penyaluran dana BOS pada SMP Negeri 14 Pontianak. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari data primer, yaitu melalui penyebaran kuesioner kepada objek penelitian yang terdiri dari Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Bendahara Sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan serta Siswa-Siswi. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, kuesioner, dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis Internal Control Questionnaire(ICQ), analisis Flowchart, dan uji kepatuhan (Compliance Test). Hasil penelitian menunjukkan tingkat keefektifan penggunaan dana BOS sudah berjalan baik pada tingkat kepatuhan 84%, tetapi masih ada kendala yang dihadapi oleh sekolah misalnya masih ada beberapa masyarakat di lingkungan sekolah yang belum mengetahui komponen apa saja dapat digunakan melalui anggaran dana BOS. Kata Kunci: Pengelolaan dana BOS, Penyaluran ,Penggunaan dana BOS
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN PENYALURAN KREDIT PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM (CU) SUMBER BERKAT TEMPAT PELAYANAN SENAKIN KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK
B51111107, Rido Kurniadi
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12128
Koperasi simpan pinjam atau biasanya disebut dengan credit union (CU) merupakan salah satu lembaga keuangan bukan bank yang bergerak dalam bidang pemupukan simpanan dari para anggotanya, untuk kemudian dipinjamkan kembali kepada para anggota yang memerlukan bantuan modal. Dalam penelitian ini koperasi yang dijadikan sebagai objek penelitian adalah Koperasi Simpan Pinjam (CU) Sumber Berkat Tempat Pelayanan Senakin Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari anggota dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Untuk melakukan penilaian efektivitas sistem pengendalian internal terhadap penyaluran kredit dapat dilakukan dengan menggunakan analisis terhadap struktur organisasi, flowchart, internal control quesioner (ICQ) dan tes ketaatan (Compliance Test). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian internal terhadap penyaluran kredit yang diterapkan oleh koperasi sudah cukup efektif, akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diperbaiki, antara lain agar tidak terjadinya perangkapan tugas maka perlu adanya pembagian tugas dan wewenang yang jelas serta adanya penambahan karyawan dalam koperasi, perlu adanya pengawasan terhadap kegiatan usaha anggota setelah dana tersebut dicairkan. Kata Kunci: sistem pengendalian internal, penyaluran kredit, koperasi simpan pinjam
EVALUASI MEKANISME SISTEM PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR ( PKB ) TERHADAP EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT
B51111122, VASCALIS ROCKY E.P
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12129
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme atau sistem serta prosedur pemungutan pajak kendaraan bermotor yang dilaksanakan Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Kalimantan Barat dan untuk mengetahui tingkat efektivitas dari pemungutan dan penerimaan pajak kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah. Dalam penelitian ini bentuk penelitian yang digunakan adalah Metode Studi Kasus dengan mengambil objek penelitian pada Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Barat (DISPENDA). Teknik Pengumpulan Data menggunakan Wawancara, Kuesioner, dan Studi Kepustakaan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah Analisis flowchart untuk mengetahui arus dokumen dan prosedur operasional dalam pemungutan pajak kendaraan bermotor, Analisis Struktur Organisasi untuk meneliti hubungan antar fungsi "“ fungsi yang ada dalam organisasi serta pembagian tugas, Analisis Efektivitas untuk mengukur tingkat efektifitas pajak kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa sistem dan prosedur pemungutan pajak kendaraan bermotor yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Barat sesuai dengan Peraturan Daerah dan Pengendalian Internal yang dilaksanakan sudah cukup baik, serta tingkat efektivitas yang sangat baik meskipun masih ada yang mengalami penurunan dengan tidak tercapainya target, serta masih terdapat beberapa kelemahan "“ kelemahan yang perlu diperhatikan dan diperbaiki lebih lanjut oleh Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Barat (DISPENDA). Kata kunci : Dinas Pendapatan Daerah, Bagan Alur, Sistem Akuntansi, Perpajakan, Pajak Kendaraan Bermotor.
ANALISIS KINERJA KANTOR PELAYANAN MASYARAKAT KELURAHAN SUNGAI JAWI PONTIANAK KOTA
B51111179, WINDAWATI
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12130
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kantor pelayanan masyarakat kelurahan sungai jawi pontianak kota. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, untuk menggambarkan keadaan subjek/objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya (fact finding). Hasil penelitian menunjukan bahwa pihak kelurahan sungai jawi pontianak kota telah berupaya semaksimal mungkin untuk mensukseskan dan mengimplementasikan intruksi tersebut. Kinerja pelayanan kelurahan yang baik dari setiap pegawai pemerintah keluruhan sangat mempengaruhi hasil pelayanan yang maksimal. Setiap pegawai dituntut untuk mampu melaksanakan tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, di dalam proses pelaksanaannya ditemukan beberapa masalah yang dapat menghambat kegiatan pelayanan tersebut, salah satunya adalah prosedur pelayanan yaitu kemudahan tahapan pelayanan yang di berikan kepada masyarakat dilihat dari sisi kesederhanaan pelayanan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja kantor pelayanan masyarakat kelurahan sungai jawi pontianak kota bagus dan efektif. Kata kunci : Kinerja, Pelayanan
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR PELAPORAN PDAM TIRTA KHATULISTIWA KOTA PONTIANAK SETELAH PENERAPAN SAK ETAP
B51111012, ERSY RUSDIYANTI
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12131
BUMN merupakan wujud nyata dari investasi negara dalam dunia usaha. tujuannya adalah untuk mendorong dan mengembangkan aktivitas perekonomian nasional. BUMD dalam hal ini, tidaklah jauh berbeda dengan tujuan BUMN, hanya perbedaannya terletak pada kepemilikan yaitu dalam konteks negara dan daerah. Salah satu BUMD yang mengemban amanat peran strategis di daerah adalah PDAM. Dalam hal ini, PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak merupakan salah satu unit usaha milik daerah yang masuk dalam kriteria sebagai entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik yang signifikan sehingga laporan keuangan yang disusun atau disajikan harus menggunakan basis standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik (SAK ETAP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman apakah terdapat peningkatan kinerja perusahaan dan apakah terdapat perubahan struktur pelaporan PDAM setelah penerapan SAK ETAP. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Langkah-langkah yang dilakukan untuk memperoleh data dan informasi adalah dengan menggunakan metode dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Kinerja keuangan PDAM setelah dianalisis dengan menggunakan tiga tren rasio menunjukan bahwa kondisi keuangan periode setelah penerapan SAK ETAP lebih baik dari sebelum penerapan SAK ETAP, meskipun peningkatannya tidak signifikan. (2) Terdapat cukup banyak perubahan struktur pelaporan pada laporan laba/rugi, dan neraca, sedangkan pada laporan perubahan ekuitas dan arus kas tidak mengalami perubahan. BUMN is a realization of state investment in the business world. the purpose is to encourage and develop the national economy activity. BUMD in this case, it is not much different from the purpose BUMN, only difference lies in the ownership which in the context of countries and regions. One of the enterprises that are undertaking a strategic role in the region is PDAM. In this case, PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak is one business unit belongs to the area qualifies as an entity that does not have significant public accountability so that the financial statements prepared or presented must use a standard of financial accounting entities without public accountability (SAK ETAP). The purpose of this research is to gain understanding of whether there is an increased performance of the company and whether there are changes in the reporting structure after application of SAK ETAP of PDAM. This study used a qualitative descriptive study. The steps taken to obtain data and information is to use the method of documentation. These results indicate that (1) The financial performance of of PDAM after three trends were analyzed using the ratio indicates that the financial condition of the period after the adoption of SAK ETAP better than before application of SAK ETAP, although the increase is not significant. (2) There are quite a lot of changes in the reporting structure in profit / loss, and balance sheet, while the statement of changes in equity and cash flow unchanged. Keywords: financial performance, financial statements, standard of financial accounting entities without public accountability (SAK ETAP).
Analisis Tingkat Keberlangsungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Yang Menerapkan Pembukuan/Akuntansi Di Kota Pontianak
B51111087, Andi Supandi
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12137
Peranan UMKM dalam perekonomian di Pontianak dapat dikatakan sebagai sentral, potensinya dalam penyerapan tenaga kerja cukup besar dan sumbangannya terhadap membaiknya perekonomian. Pengelolaan keuangan melalui penerapan kaidah-kaidah akuntansi yang baik dan benar terkadang diabaikan para pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberlanjutan dan perbedaan UMKM yang menerapkan pembukuan sesuai SAK ETAP dan yang menerapkan pembukuan/akuntansi belum sesuai SAK ETAP, yang dapat digunakan sebagai alat untuk menilai kinerja keuangan dan mengambil keputusan untuk kearah yang lebih baik dan mengetahui tingkat keberlanjutan UMKM di masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode survei yang mengambil sampel dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Survei dilakukan pada UMKM yang tersebar di Kota Pontianak dan di inkubator bisnis binaan Bank Indonesia Kota Pontianak dan dengan responden sebanyak 20 UMKM dengan menggunakan analisis rasio keuangan, uji beda (independent sample t-test) dan financial distress sebagai alat analisisnya. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan antara UMKM yang menerapkan pembukuan sesuai SAK ETAP dan UMKM yang menerapkan pembukuan belum sesuai SAK ETAP. Tingkat keberlangsungan (Going Concern) pada kedua kelompok UMKM dan masing-masing UMKM yaitu sebanyak 20 UMKM dari financial distress diperoleh hasil diatas 2,90 untuk kedua kelompok maupun masing-masing UMKM mengindikasi prediksi tidak pailit Kata Kunci : Financial Distress, kelangsungan Usaha (Going Concern), UMKM, SAK ETAP
PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)
B41111115, JENNIFER SHINTA ULI SIREGAR
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12149
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return on Asset (ROA) terhadap nilai perusahaan yang menggunakan Tobin"™s Q dan pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi terhadap hubungan antara Return on Asset (ROA) dengan nilai perusahaan. Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2011-2013 yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Terdapat 17 perusahaan yang digunakan sebagai sampel dengan jumlah observasi sebanyak 148 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda dengan Uji Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Return on Asset (ROA) mempunyai pengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi mempunyai pengaruh positif tidak signifikan yang berarti bahwa variabel Corporate Social Responsibility (CSR) tidak mampu memoderasi hubungan antara Return on Asset (ROA) dengan nilai perusahaan. Kata Kunci: Return on Asset, Nilai Perusahaan, Corporate Social Responsibility.
PENENTUAN HARGA POKOK PENJUALAN JASA PERAWATAN BERKALA PADA BENGKEL TANJUNGSARI MOTOR
B51111046, Anton
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12150
Harga pokok penjualan atau HPP adalah istilah yang digunakan pada akuntansi keuangan dan pajak untuk menggambarkan biaya langsung yang timbul dari barang yang diproduksi dan dijual dalam kegiatan bisnis. Ini termasuk biaya produksi yaitu bahan baku, tenaga kerja langsung, overhead dan tidak termasuk periode biaya operasi seperti penjualan, iklan atau riset dan pengembangan. HPP muncul pada laporan laba rugi sebagai komponen utama dari biaya operasi. HPP juga disebut sebagai biaya penjualan. HPP membantu perusahaan untuk menentukan harga jual dan untuk mengetahui laba yang diinginkan perusahaan. Dalam skripsi ini akan dibahas bagaimana menentukan harga pokok penjualan pada Bengkel Tanjungsari Motor. Jenis penelitian ini adalah studi kasus yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisa data sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas atas obyek yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat ditarik kesimpulan bahwa penentuan harga pokok penjualan Bengkel Tanjungsari Motor belum melakukan perhitungan terhadap harga pokok penjualan sesuai dengan aturan akuntansi yang ada. Dalam perhitungan penentuan harga pokok penjualan didapati bahwa harga jual yang diterapkan oleh Bengkel Tanjungsari Motor lebih tinggi daripada menggunakan metode akuntansi. Kata kunci: Biaya Produksi, Harga Pokok Penjualan, Harga Jual
THE ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING EMPLOYEES WORK MOTIVATION AT KANTOR KECAMATAN PONTIANAK UTARA
B12111017, Aristia Widyasari
Jurnal KIAFE Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v5i1.12151
The purpose of this study is to examine the factors that affecting employees"™ work motivation. There were two factors that chosen for this research which are job satisfaction and compensation. The research is done by descriptive analysis and multiple linear regression as it was counted with using SPSS 20. The primary data was gathered using questionnaire based on 70 employees of Kantor Kecamatan Pontianak Utara. The results of the study revealed that job satisfaction and compensation simultaneously have positive impact on employees"™ work motivation and partially shows that job satisfaction has no significant affect on employees"™ work motivation while compensation significantly affects employees"™ work motivation at Kantor Kecamatan Pontianak Utara. Keywords : Job satisfaction,compensation,motivation.
PENERAPAN SAK-ETAP DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA KOPERASI BHINNEKA KARYA
B41111053, BELLINDA OKTARY
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12152
Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan di Koperasi Bhinneka Karya berdasarkan SAK ETAP dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP. Penelitian ini menggunakan metode berupa studi kasus yang bersifat deskriptif kualititatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laporan keuangan Koperasi Bhinneka Karya hanya terdiri dari laporan laba rugi dan neraca, hal ini tentu belum sesuai dengan aturan penyusunan laporan keuangan yang diatur oleh SAK ETAP yakni yang terdiri dari laporan laba rugi, neraca, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Faktor-faktor yang menyebabkan Koperasi Bhinneka Karya belum menerapkan SAK ETAP dalam penyajian laporan keuangannya adalah terbatasnya informasi yang sehubungan dengan SAK ETAP yang diketahui oleh pihak yang bertanggung jawab terhadap penyusunan laporan keuangan dan kurangnya pemahaman dan kesadaran akan pentingnya standar akuntansi yang berlaku bagi koperasi terutama SAK ETAP, dimana dalam hal ini SAK ETAP kurang disosialisasikan dilingkungan koperasi. Kata kunci: Koperasi, Laporan Keuangan, SAK ETAP