cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PAUD Teratai
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2019)" : 19 Documents clear
PENGARUH KEGIATAN MAKAN BERSAMA TERHADAP KEMAMPUAN DISIPLIN ANAK KELOMPOK B TKIT HASANAH FIDDAROIN WARU SIDOARJO ARIYANI PUTRI, FAHIMAH; KOMALASARI, DEWI
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disiplin sangat penting untuk tumbuh kembang anak, karena dengan anak berdisiplin dapat memantapkan peran sosial anak pada dewasa nanti. Penerapan disiplin bisa dilakukan melalui kegiatan sehari-hari anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh kegiatan makan bersama terhadap kemampuan disiplin pada saat makan anak kelompok B di TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya disiplin anak pada saat waktu istirahat berlangsung. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 anak di TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian quasy-eksperimental dengan jenis nonequivalent pretest-postest control group desain. Teknik analisis data menggunakan uji data statistik non-parametrik yaitu Mann Whitney U-Test dengan program SPSS versi 19 versi windows.Hasil analisis data uji Mann Whitney U-Test menunjukkan nilai diketahui Asymp. Sig. (2 tailed) sebesar 0,000 dimana nilai ini lebih kecil dari batas alpha signifikansi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kenaikan perubahan nilai kemampuan disiplin pada kegiatan makan bersama, hasil postest terhadap hasil pretest (postest ? pretest) antara kelompok kontrol dan eksperimen. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) di tolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan makan bersama terhadap kemampuan disiplin anak kelompok B TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo. Pengaruh pada kemampuan anak yaitu: 1) anak paham aturan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan; 2)anak memahami aturan berdo?a sebelum dan sesudah makan; 3)anak paham bahwa makan menggunakan tangan kanan; 4)anak paham makan dengan duduk rapih; 5)anak mampu menghabiskan makanan ; 6) anak mampu membersihkan sisa makanan, dan membuang pada tempat sampah.Kata Kunci : kegiatan makan bersama, kemampuan disiplin anakThis study aims to examine the presence or absence of the influence of joint dining activities on the ability of discipline when eating group B children at TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo. This research is motivated by the lack of optimal discipline of the child at rest time. The subjects in this study were 30 children at TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo. This study uses a quantitative experimental approach to the quasy-experimental research design with the type of nonequivalent pretest-postest control group design. The data analysis technique used non-parametric statistical data test, namely Mann Whitney U-Test with SPSS version 19 windows version.The results of the analysis of the Mann Whitney U-Test test data indicate the known value of Asymp. Sig. (2 tailed) of 0,000 where this value is smaller than the alpha significance level of 0.05 so that it can be concluded that there is a difference in the increase in changes in the value of disciplinary abilities in joint eating activities, the results of the post-test against the results of the pretest (posttest - pretest) between the control and experimental groups. This shows that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected. Thus, it can be concluded that there is an influence of joint eating activities on the discipline ability of group B TKIT Hasanah Fiddaroin Waru Sidoarjo students. Effects on childrens abilities, namely: 1) children understand the rules of washing hands before and after eating; 2) children understand the rules of praying before and after eating; 3) children understand that eating using the right hand; 4) children understand eating by sitting neatly; 5) children are able to spend food; 6) children are able to clean up food scraps, and throw it in the trash.Keywords: eating activities, Ability to discipline of children
STUDI KASUS PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA KONSEP MENULIS ANAK DI TK DHARMA WANITA II UNESA SURABAYA TEFRUAM, SEBIBA; RINAKIT ADHE, KARTIKA
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan motorik halus dalam kegiatan menulis dan menebali huruf di Tk A Dharma Wanita II Unesa Surabaya. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini yaitu 15 anak TK A Dharma Wanita II Unesa Surabaya. Hasil penelitian di Tk A Dharma Wanita II Surabaya dengan subyek penelitian 15 anak. Karakteristik ketrampilan motorik halus anak itu dikatakan baik apabila tujuan dari perkembangan motorik halus dalam menebali huruf. Pada penelitian ini, peneliti melihat pekembangan motorik halus pada konsep menulis anak di Tk A Dharma Wanita II Unesa Surabaya. Berdasarkan hasil observasi tanggal 22-24 oktober 2018 yang dilakukan di TK A Dharma Wanita II Unesa Surabaya. Dengan jumlah 24 anak di kelompok A, peneliti menemukan 15 dari 24 anak menulis menebali huruf dari kanan ke kiri. Sehingga anak tidak dapat menyelesaikan tugas dengan baik yang diberikan oleh guru kelas mengerjakan LKA karena kemapuan menulis anak kurang berkembang, kususnya dalam menebali huruf anak masih menulis dari kanan ke kiri. diakibatkan anak belum memahami tentang cara penulisan yang baik, sehingga dapat membuat anak belum mampu memegang pensil dan menebali huruf dengan benar. Kata Kunci : motorik halus, konsep menulis Abstract This study aims to describe the development of fine motor skills in writing and bolding activities in Tk A Dharma wanita II Unesa Surabaya. This research method is a qualitative descriptive study. The subjects in this stady were 15 kindergarten children A Dharma Wanita II Unesa Surabaya. The results of research at Tk Dharma Wanita II Unesa Surabaya with 15 research subjects. Characteristics of chidren?s fine motor skills are said to be good if the purpose of fine motor development is to bold letters. In this study, researchers looked at fine motor development in the concept of writing children in kindergarten A Dharma Wanita II Unesa Surabaya. Based on observation on October 22-24, 2018 conducted at Tk A Dharma wanita II Unesa Surabaya. With a total of 24 children in group A, researchers found 15 out of 24 children wrote thickened letters from right to left. So the child cannot complete the assignment well given by the class teacher working on LKA because the child?s writing ability is less developed, especially in thickening the letters the child is still writing from right to left. Caused by children not understanding about good writing methods, so as to make children not able to hold a pencil an thicken letters correctly. Keywords: fine motor skills, writing concepts
PENGARUH MEDIA VIDEO BINATANG TERHADAP MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK A TK PERMATA BUNDA SURABAYA NUFUS AZIZAH, HAYATUN; SETYOWATI, SRI
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research is Pre Experimental Design that aims to examine the effect of animal video media for children grossmotor ability in group A TK Permata Bunda Surabaya. The sample in this research in group A TK Permata BundaSurabaya wich amounts 18 children. Techniques data is collected using documentation and observation. Technique ofdata analyzed using wilcoxon match pairs test with formula Tcount < Ttable, and 5% signification rate. If Tcount smallerthan Ttable , so the H0 is rejected and Ha accepted. The data analysis result shows Tcount = 0, meanwhile Ttable to thesubject of 18 children with the standard of significant 5% = 40. From the result obtained can be concluded Tcount < Ttable(0<40) so the alternative hypothesis (Ha) accepted and the null hypothesis (H0) rejected. In conclusion, animal videomedia affecting children?s gross motor ability in group A TK Permata Bunda Surabaya.Keywords: animal media video, gross motor.AbstrakPenelitian Pre-Experimental Design ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh media video binatangterhadap motorik kasar anak kelompok A TK Permata Bunda Surabaya. Sampel dalam penelitian ini adalah anakkelompok A TK Permata Bunda Surabaya yang berjumlah 18 anak. Teknik pengumpulan data menggunakandokumentasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan Wilcoxon Match Pairs Test dengan rumus Thitung < Ttabel,dan menggunakan taraf signifikan 5%. Jika Thitung lebih kecil dari pada Ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh, Thitung = 0, sedangkan Ttabel dengan subjek 18 anak dengan taraf signifikan5% = 40. Dari angka yang diperoleh berarti Thitung < Ttabel (0 < 40) sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima danhipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media video binatang berpengaruh terhadapmotorik kasar pada anak kelompok A TK Permata Bunda Surabaya.Kata kunci: media video binatang, motorik kasar.
MODUL PEMBELAJARAN DALAM KEMAMPUAN PERILAKU KESELAMATAN ANAK KELOMPOK B AGUSTIN, SOFIYANA; REZA, MUHAMMAD
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perilaku keselamatan merupakan aspek perkembangan yang penting untuk mengantisipasi kekerasan pada anak. Kemampuan perilaku keselamatan untuk melindungi diri dari kekerasan harus dikembangkan agar anak dapat memahami bagaimana cara untuk menyikapi ketika anak mengalami kekerasan. Perilaku keselamatan dapat dikembangkan melalui pembelajaran yang terstruktur. Modul pembelajaran merupakan bahan ajar untuk guru dalam pemberian pendidikan seksual khususnya perilaku keselamatan pada anak kelopok B. Pembelajaran ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kekerasan pada anak usia dini. Kekerasan pada anak akan berkibat buruk pada kesehatan dan berpengaruh pada proses perkembangan anak baik fisik maupun psikologisnya. Materi pembelajaran perilaku keselamatan pada modul ini menggunakan konsep tiga ?R? pendidikan seksual milik Sandy K Whurtele, yaitu Recognize (mengenali), Resist (menolak), dan Report (melaporkan). Konsep tiga ?R? dikolaborasikan dengan konsep pendidikan seksual pada anak usia dini menurut pandangan Islam, yaitu menutup aurat dan mengetahui siapa mahrom bagi anak. Pembelajaran pada modul meliputi mengetahui bagian-bagian tubuh yang boleh disentuh maupun bagian tubuh yang tidak boleh disetuh oleh orang lain, menutup aurat dan mengetahui siapa saja yang boleh memeluk serta mencium pipi anak, mengetahui perilaku abuse, situasi abuse, dan bagaimana cara menolak serta melaporkannya. Materi tersebut dapat mengembangkan aspek perkembangan anak, yaitu nilai moral dan agama, kognitif, fisik motorik, bahasa, sosial emosional, dan seni. Pembelajaran di dalam modul tersebut sangatlah berguna bagi anak mengingat bahwa saat ini banyak terjadi kekerasan di masyarakat yang melibatkan anak usia dini sebagai sasarannya. Untuk itu perlu ditanamkan pada anak bagaimana cara mengenali dan mengantisipasi kekerasan yang bisa saja suatu saat akan terjadi pada diri anak. Kata kunci : modul perilaku keselamatan, kekerasan pada anak Abstract Safety behavior is an important development aspect to anticipate violence against children. The ability of safety behaviors to protect themselves from violence must be developed so that children can understand how to respond when children experience violence. Safety behavior can be developed through structured learning.The learning module is a teaching material for teachers in the provision of sexual education especially safety behavior in group B. Safe behavior is an important aspect of development for children. This learning aims to anticipate the occurrence of abuse in early childhood. This abuse will have a bad impact on childrens health and affect the childs physical and psychological developmental processes. The safety behavior learning material in this module uses the concept of three Sandy R Whurteles "R" sexual education, which is recognizing, resisting, and reporting. The concept of three "R" is collaborated with the concept of sexual education in early childhood according to the Islamic view, namely closing genitalia and knowing who mahrom for children. Learning in the module includes knowing parts of the body that may be touched or parts of the body that cannot be touched by others, covering up the genitals and knowing who can hug and kiss the cheek of a child, know the behavior of abuse, abuse situations, and how to reject and report it, The material can develop aspects of child development, namely cognitive, motor, language, social emotional, and art. Learning in the module is very useful for children given that there is currently a lot of abuse in the community involving early childhood as the target of abuse. For this reason it is necessary to instill in children how to recognize and anticipate abuse that could one day happen to the child. Keywords: safety behavior module, abuse.
PENGARUH MEDIA KARTU PINTAR TERHADAP KEMAMPUAN KEAKSARAAN ANAK USIA 4-5 TAHUN KELOMPOK A DI TK KENANGA LUMBANGSARI BULULAWANG MALANG WIDIYANING PRATIWI, ANIS; , MASUDAH
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian pada anak kelompok A di TK Kenanga Lumbangsari Bululawang Malang ini di latar belakangi oleh hasil pengamatan peneliti terhadap kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok A yang belum mengenal beberapa huruf, seringnya mengurutkan huruf dengan terbalik-balik dan menuliskannya juga bingung dikarenakan kegiatan pembelajaran di kelas yang menggunakan metode dan media yang relative kecil sehingga anak yang berada di belakang akan kesulitan untuk melihat media tersebut. Oleh karena itu, dalam penelitian ini menggunakan media kartu pintar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan media kartu pintar terhadap kemampuan mengenal keaaksaraan anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperimental dengan jenis non equivalent control group design. Pada penelitian Quasi Eksperimental ini terdapat kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dipilih menggunakan sampling jenuh dengan jumlah 22 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji statistik parametric menggunakan uji t perpasangan. Hasil dari perhitungan uji t berpasangan yang dilihat pada rata-rata selisih antara post-test dengan pre-test pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol adalah sebesar 2,6465 dan 1,9091. Kesimpulannya adalah media kartu pintar berpengaruh terhadap perkembangan keasksaraan anak usia 4-5 tahun kelompok A di TK Kenanga Bululawang Malang. Kata Kunci: media kartu pintar, kemampuan keaksaraan Abstract The research on children of group A in Kenanga Lumbangsari Bululawang Kindergarten Malang was motivated by observations of researcher on the ability to recognize letters on children of group A. In this case they do not recognize several letters, sorted letters upside down and were confused in writing because of the use of methods and media in class whose size is relatively small. This then causes the children sitting in the back to have difficulty seeing the media. Starting from this problem, the smart card media is then used in this research. This research aims to find out whether there is an effect of using smart card media on the ability to recognize the literacy of children aged 4-5 years. This study used a Quasi Experimental research design with a type of non equivalent control group design. In this Quasi Experimental study, there are experimental groups and control groups that are selected using saturated sampling as many as 22 children. Data collection techniques in this study were observation, interview, and documentation. Parametric statistical tests are used as data analysis, namely by using the pairing t test. The results of the calculation of paired t-test seen in the average difference between the post-test and pre-test in the experimental group and the control group were 2.6465 and 1.9091. The conclusion of this study is that smart card media has an effect on the development of literacy in children aged 4-5 years of group A in Kenanga Bululawang Kindergarten Malang. Keywords: smart card media, literacy skills
PENGARUH KEGIATAN MENGGAMBAR TERHADAP KREATIVITAS ANAK KELOMPOK B DI TK DHARMA WANITA NURHETI, ARINA; AGUSTIN NINGRUM, MALLEVI
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian pada anak kelompok B di TK Dharma Wanita Pabean II dilatarbelakangi oleh keterampilan seni kreativitas anak belum sesuai dengan standar tingkat pencapaian perkembangan anak usia 5-6 tahun terutama pada kegiatan menggambar. Hal ini terlihat pada saat kegiatan menggambar, guru memberikan arahan dalam kegiatan menggambar yang dimana anak diminta untuk menirukan gambar yang sudah dicontohkan guru, dalam kegiatan menggambar ini dari 14 anak terdapat 5 anak yang mampu menggambar secara mandiri dan bagus, serta terdapat 9 anak yang mengalami kesulitan dalam kegiatan menggambar. Sehingga perlu peningkatan perkembangan kreativitas dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menggambar terhadap kreativitas anak kelompok B di TK Dharma Wanita Pabean II. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dan desain penelitian nonequivalent pretest-posttest control group desain. Desain ini memiliki kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang masing-masing memiliki sampel berjumlah 14 anak. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data uji Mann Whitney U Test dengan bantuan SPSS 19. Berdasarkan hasil uji Mann Whitney U Test diketahui bahwa nilai Asymp. Sig. (2 tailed) yaitu sebesar 0,020. Maka nilai Asymp. Sig 0,020 < 0,05 maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan uji Mann Whitney U Test dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Penolakan terhadap Ho mengandung pengertian bahwa ada pengaruh kegiatan menggambar terhadap kemampuan kreativitas pada kelompok B di TK Dharma Wanita Pabean II.Kata kunci : kreativitas, kegiatan menggambar, kelompok B AbstractThe research to the children group B in TK Dharma Wanita Pabean II was set background by the children?s art creativity skill which was not suitable yet with the achievement standard level of 5-6 years old children?s development especially in drawing activity. This was seen during drawing activity, the teacher gave direction in drawing activity in which the children were asked to imitate the picture which had already exampled by the teacher. In this drawing activity, 5 of 14 children were able to draw autonomously and good, and there were 9 children who had difficulty in drawing activity. So, it required enhancement of creativity development with the purpose to know the influence of drawing activity toward the activity of children group B in TK Dharma Wanita Pabean II. This research used quantitative approach with queasy-experiment kind and the research design was non-equivalent pretest ? posttest control group. This design had experiment group and control group. This research used control group and experiment group which had sample 14 children for each group. This study uses data analysis techniques Mann Whitney U Test with the help of SPSS 19. Based on the results of the Mann Whitney U Test it is known that the Asymp value. Sig. (2 tailed) that is 0.020. Then the Asymp value. Sig 0.020 <0.05 then according to the basis of the Mann Whitney U Test decision making it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. The refusal toward Ho meant that there was influence of drawing activity toward the creativity ability to the children group B in TK Dharma Wanita Pabean II. Keywords: creativity, drawing activities, groub B
PENGARUH MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION TERHADAP KEMAMPUAN KONSEP LAMBANG BILANGAN ANAK KELOMPOK B DI TK NEGERI PEMBINA SURABAYA , SILVIANA; CAHYA MAULIDIYAH, EKA
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan konsep lambang bilangan merupakan dasar kemampuan matematika pada anak, yang penting untuk dikembangkan. Pengenalan konsep lambang bilangan dapat dilakukan dengan menggunakan media yang menarik seperti media Computer Assisted Instruction (CAI). Penggunaan media ini dapat menarik minat anak dan dapat memotivasi anak dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media computer assisted instruction (CAI) terhadap kemampuan konsep lambang bilangan anak kelompok B di TK Negeri Pembina Surabaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya kemampuan konsep lambang bilangan anak kelompok B. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Quasy-Eksperimental dengan jenis Nonequivalent Pretest?Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah anak kelompok B dengan jumlah sampel 32 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mann Whitney U-Test. Berdasarkan hasil uji Mann Whitney U-Test dengan program SPSS 23.0 didapatkan hasil hitung Z sebesar -3,113 dan asymp signifikansi sebesar 0,002 di mana nilai ini lebih kecil dari batas alpha signifikansi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kenaikan perubahan nilai kemampuan konsep lambang bilangan hasil posttest terhadap pretest antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Dengan demikian, hal tersebut menjadi dasar keputusan bahwa terdapat pengaruh media computer assisted instruction (CAI) terhadap kemampuan konsep lambang bilangan anak kelompok B di TK Negeri Pembina Surabaya. Kata Kunci: media computer assisted instruction, kemampuan konsep lambang bilangan, CAI.The Ability to concept of number symbol is the basis of mathematical abilities for children, it is so important to develop them. The introduction of the concept of number symbol can be done using interesting media, such as Computer Assisted Instruction (CAI). The use of this media can attract children and motivate children in learning activities. This research aimed to examine the effect of media computer assisted instruction (CAI) towards the ability of the concept of number symbol for children in group B at TK Negeri Pembina Surabaya. This research was based on the lack of optimal of children?s ability in concept of number symbol. This research used a quantitative approach with Quasy-Experimental research design with the type of Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. The populations of this research were children in group B with sample of research were 32 children. Data collection techniques used are observation and documentation. The data analysis technique used in this research is Mann Whitney U-Test. Based on results of the Mann Whitney U-Test with the SPSS 23.0 program, the result of Z is -3.113 and asymp significance is 0,002 which is this value is smaller than the alpha significance (0,05), so it can be concluded that there is a difference the increase in the value of the concept of number symbol the posttest results against the pretest between the experimental and control groups. It showed that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected. Therefore, it can be concluded that there is effect toward media computer assisted instruction (CAI) on the ability of the concept of number symbol for children in group B at TK Negeri Pembina Surabaya. Keywords: media computer assisted instruction, ability of the concept of number symbol, CAI.
PENGEMBANGAN KIT MERONCE PADA KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A DI TK TAMAN CERIA MANYAR AIRDAS SURABAYA RUMAHENGA, SANI; RINAKIT ADHE, KARTIKA
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan meronce. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A, ahli materi, ahli media dan guru. Objek penelitian ini adalah Pengembangan media kit meronce dengan tujuh tahapan meronce. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara sedangkan untuk mengetahui kelayakan media kit meronce menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dari pembahasan diketahui bahwa media kit meronce layak digunakan untuk pengembangan keterampilan motorik halus anak di taman kanak-kanak. Kelayakan uji coba perorangan termasuk dalam kategori ?cukup layak? (53,61%), uji coba kelompok besar termasuk kategori ?layak? (68,56%), ahli materi termasuk kategori layak (93,18%), ahli media termasuka kategori ?layak? (93,75%). Berdasarkan hasil penilaian dari empat tahapan maka media kit meronce dinyatakan layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran yang bermanfaat bagi perkembangan anak terutama pada keterampilan motorik halus anak. Kata kunci: keterampilan motorik halus, media kit meronce Abstract For this reason, the researcher designed a meronce media kit which was packaged with his guidebook. The purpose of this study was to develop childrens fine motor skills through meronce activities. This research is research and development that adapts the ADDIE development model. The subjects in this study were group A children, material experts, media experts and teachers. The object of this research is the development of the media kit meronce with seven stages of meronce. Data collection in this study is observation and interview while to find out the feasibility of Meronce media kit using qualitative and quantitative descriptive analysis techniques with percentages. Based on the results of the study from the discussion, it is known that meronce media kits are suitable for the development of fine motor skills of children in kindergarten. The feasibility of individual trials included in the category of "decent enough" (53.61%), large group trials included in the category of "eligible" (68.56%), material experts including feasible categories (93.18%), media experts including categories "Decent" (93.75%). Based on the results of the assessment of the four stages, the Meronce media kit was declared feasible and effective to be used as a learning medium that is beneficial for the development of children, especially in childrens fine motor skills. Keywords: fine motor skills, meronce media kit
EVALUASI PROGRAM PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK A TK TAMAN ANANDA WIYUNG SURABAYA ATIKA SARI, DEWINA; RINAKIT ADHE, KARTIKA
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK EVALUASI PROGRAM PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK A TK TAMAN ANANDA WIYUNG SURABAYA Nama : Dewina Atika Sari NIM : 14010684031 Program Studi : S1 Jurusan :Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Kartika Rinakit Adhe, S.Pd., M.Pd Penelitian dilatarbelakangi pada program pembelajaran motorik halus di TK Taman Ananda yang berjalan bertahun-tahun tanpa banyak perubahan. Penelitain evaluasi digunakan untuk mengetahui dan melihat sejauh mana keefektifan tujuan program pengembangan motorik halus yang sedang berjalan di instalasi sekolah TK Taman Ananda. Jenis penelitian evaluasi ini menggunakan penelitian kualitatif. Teknik analisis data menggunakan konsep Miles and Huberman yaitu 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data 4)verifikasi data/kesimpulan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini yaitu 1) program pengembangan motorik halus di TK Taman Ananda tidak mencapai tujuan pembelajaran sebab perangkat pembelajaran tidak sesuai dengan STPPA dan terjadi kesalahan Kompetensi Dasar (2) perangkat pembelajaran yang digunakan telah sesuai dan lengkap (KTSP,Prosem dan RKTK), serta perangkat yang kurang sesuai (RPPM dan RPPH) dan tidak tersedia (program supervisi dan silabus) 3) perangkat pembelajaran berpengaruh penting terhadap keefektifan pengembangan motorik halus anak. Kata kunci: motorik halus, evaluasi, perangkat pembelajaran ABSTRACT THE EVALUATION OF DEVELOPING FINE MOTORIC PROGRAM TO GROUB A CHILDREN in TAMAN ANANDA KINDERGARTEN WIYUNG SURABAYA Name : Dewina Atika Sari NIM : 14010684031 Study Program : S-1 Department : Teacher Education of Early-Age Children Education Institution : Surabaya State Univerisity Counselor : Kartika Rinakit Adhe, S.Pd., M.Pd This research was set background by the program of learning fine motoric in Taman Ananda Kindergarten which ran for years without any much changing. This evaluation research was used to know and look how far the effectiveness of the purpose of developing fine motoric program was which was running in the school installation of Taman Ananda kindergarten. This evaluation research applied qualitative research. The technique of data analysis used the concepts of Miles and Huberman i.e. 1) data collection, 2) data reduction, 3) data presentation, 4) data verification / conclusion. The methods of data collection used were interview, observation, and documentation while the technique of data validation used triangulation. The research results were 1) the program of developing fine motoric in Taman Ananda kindergarten did not reach the learning purpose because the learning instrument was not suitable with STPPA and there was error basic competency, 2) the learning instrument used had been suitable and complete i.e. KTSP, Prosem, and RKTK, and less suitable instrument i.e. RPPM and RPPH and unavailable i.e. supervision program and syllabus, 3) the learning instrument importantly influenced toward the effectiveness of developing children?s fine motoric. Keywords: Fine motoric, evaluation, learning instrument
STUDI DESKRIPTIF EMPATI ANAK KELOMPOK A PADA MEDIA CERITA BUTAMBUL (BUKU CERITA TIMBUL) DI TK MUSLIMAT NU 20 KROMAN GRESIK RUCHMI PRAMESWARA ANGGHERA JATI, GUSTI; , MASUDAH
PAUD Teratai Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan sosial-emosional merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting bagi perkembangan aspek yang lain. Perkembangan sosial-emosional anak dalam melakukan sosialisasi perlu adanya kematangan emosi dan kecakapan sosial. Interaksi ini membutuhkan keterampilan khusus yang didorong oleh kondisi emosi seperti empati. Kenyataan dilapangan tidak semua lembaga pendidikan anak usia dini menstimulasi kemampuan empati. Permasalahan inilah yang menjadi dasar penelitian untuk menstimulasi kemampuan empati dengan menggunakan media butambul (buku cerita timbul) yang dilakukan di TK Muslimat NU 20 Kroman Gresik. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan tentang kemampuan empati anak kelompok A dalam hal ikut merasakan dengan cara merespon dan memahami isi cerita tentang rasa berbagi kepada orang lain ketika di berikan metode bercerita dengan media butambul (buku cerita timbul). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah anak-anak kelompok A dan guru wali kelas kelompok A TK Muslimat NU 20 Kroman Gresik. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yakni reduksi data, data display, dan verifikasi data. Hasil penelitian menggambarkan kemampuan empati anak ketika diberikan metode bercerita dengan media butambul. Pertama, ketika anak ikut merasakan apa yang dirasakan pada cerita tersebut dan merespon dengan bahasa isyarat non verbal. Kedua, memahami isi cerita mengenai hal berbagi kepada orang lain. Kedua hal kemampuan empati tersebut dilakukan sehingga dapat menstimulasi kemampuan empati pada anak dengan optimal dan sesuai dengan tingkat perkembangannya. Kata kunci : kemampuan empati, media butambul (buku cerita timbul) Abstract Social-emotional development is one aspect of development that is very important for the development of other aspects. Social-emotional development of children in conducting socialization needs the existence of emotional maturity and social skills. This interaction requires special skills that are driven by emotional conditions such as empathy. In reality, not all early childhood educational institutions stimulate empathy skills. This problem is the basis of research to stimulate the ability of empathy by using butambul media conducted at Muslimat NU 20 Kindergarten Kroman Gresik. The purpose of this study was to describe the empathic ability of group A children in terms of participating in feeling a story by responding and understanding the contents of the story, namely about the sense of sharing with others given through the method of telling stories with butambul media. This research used a qualitative research approach with a research design using descriptive research type. Data collection was done by using observation, interviews, and documentation technique. The subjects were children and homeroom teacher of group A at Muslimat NU 20 Kindergarten Kroman Gresik. Data analysis techniques in this study were by using the model of Miles and Huberman namely data reduction, data display, and data verification. The results of the study illustrate the empathy ability of children when given the method of storytelling with pop-up story book media. First, when children share what is felt in the story and respond with non-verbal sign language. Second, understand the contents of the story about sharing with others. Both of these empathy abilities were carried out so as to stimulate empathy abilities in children optimally and in accordance with their level of development. Keywords: empathy ability, butambul media

Page 1 of 2 | Total Record : 19