cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PAUD Teratai
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 411 Documents
PENGARUH PERMAINAN MEMANCING SIMBOL HURUF TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK A DI TK DWP RANDUAGUNG GRESIK DEWI OKPRINA, RAKA; DORLINA SIMATUPANG, NURHENTI
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tingkat pencapaian perkembangan anak-anak TK kelompok A adalah mengenal simbol huruf. Hasil observasi menunjukkan bahwa anak mengalami kesulitan dalam mengenal simbol huruf. Tujuan penelitian ini, untuk mengkaji pengaruh permainan memancing huruf terhadap kemampuan kognitif dalam mengenal simbol huruf anak Kelompok A di TK DWP Randuagung. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment khususnya non equivalent control group design dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yaitu non equivalent control group design tipe rancangan one group design with pretest-posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test yaitu nilai Z didapat sebesar -3,925 dengan p value (Asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 yang kurang dari batas kritis penelitian 0,05 sehingga keputusan hipotesis adalah menolak H0 atau yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara hasil post test kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penyimpulannya adalah terdapat pengaruh permainan memancing simbol huruf terhadap kemampuan kognitif anak kelompok A di TK DWP Randuagung Gresik. Peneliti mengemukakan saran, yaitu sebaiknya (1) guru menggunakan permainan memancing huruf agar pembelajaran lebih menyenangkan dan meningkatkan semangat belajar anak dalam mengenal huruf; (2) permainan ini dapat dikembangakan untuk pengenalan angka; dan (3) permainan ini dapat dikreasikan dengan benda berbeda. Kata kunci: permainan memancing simbol huruf, kognitifOne of the levels of achievement in the development of group A kindergarten children is recognizing letter symbols. The observation results show that children have difficulty recognizing letter symbols. The purpose of this study is to examine the influence of letters fishing game on cognitive abilities in recognizing letter symbols of Group A children in TK DWP Randuagung. The type of this research is quasi experiment especially non equivalent control group design with quantitative approach. The research design was a non equivalent control group design type design one group design with pretest-posttest. Data collection techniques used were test, observation, and documentation techniques. The results of data analysis using Wilcoxon Signed Rank Test which is Z value obtained -3,925 with p value (Asymp. Sig 2 tailed) amounting to 0,000 which is less than the research critical limit of 0.05 thus the hypothesis decision is rejecting H0 or which means there are significant differences between the results of the post-test experimental class and the control class. The result of the conclusion is that there is the influence of letter symbol fishing on the cognitive abilities of group A children at TK DWP Randuagung Gresik. The researcher put forward suggestions, namely preferably (1) the teacher uses letters fishing games so that learning is more fun and increases the learning spirit of children in recognizing letters; (2) this game can be developed for number recognition; and (3) this game can be created with different objects. Key words: letter symbols fishing game, cognitive
STUDI KOMPARATIF PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SAINS DI TK DI KECAMATAN TAMBAKSARI ADYTASARI, EFRILIA; AGUSTIN NINGRUM, MALLEVI
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan di empat TK di Kecamatan Tambaksari yaitu TK Aisyiyah, TK Masyithoh, TK Pejajaran dan TK Dharmahusada ditemukan bahwa rata-rata permasalahan dari segi guru dalam memberikan pembelajaran sains yaitu kurang dalam memberikan alokasi waktu dalam melakukan pengamatan sehingga anak masih kurang dalam mengamati peristiwa kegiatan sains yang dilakukan, guru kurang memberikan pengetahuan untuk anak sebelum anak melakukan kegiatan sehingga anak kurang begitu paham dengan apa yang sedang mereka lakukan, guru kurang mendorong anak untuk memiliki sikap atau rasa ingin tahu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan perbedaan pelaksanaan pembelajaran sains di TK di Kecamatan Tambaksari. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian komparatif atau perbandingan. Sampel dalam penelitian ini guru dan anak kelompok TK B di empat lembaga TK di Kecamatan Tambaksari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil nilai data guru yang diperoleh bedasarkan uji one way anova rhitung > rtabel yaitu 0.256 > 0.05 dan hasil uji anova data anak yaitu rhitung > rtabel dengan nilai 0.182 > 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sains dan perkembangan kreativitas anak pada empat lembaga TK di kecamatan Tambaksari tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Saran bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneruskan penelitian ini dapat meneliti tentang gaya belajar guru terhadap pembelajaran sains. Kata kunci: pembelajaran sains, perkembangan kreativitas Abstract Based on preliminary studies conducted in four kindergartens in Tambaksari Subdistrict namely TK Aisyiyah, TK Masyithoh, TK Pejajaran and TK Dharmahusada it was found that the average problem in terms of teachers in providing science learning was lack of time allocation for observation which made children to lack in observing the events of science activities carried out, the teacher did not provide knowledge for the child before the child conducts activities making the child to not really understand what they are doing, the teacher did not encourage the child to have an attitude or curiosity. The purpose of this study is to compare the differences in the implementation of science learning in kindergarten in Tambaksari Subdistrict. The type of research used in this study is comparative quantitative research. The samples in this study were 8 teachers and 202 children of TK B group in four TK institutions in Tambaksari Subdistrict. The results showed that the results of the teacher data obtained were based on one way anova rcount > rtable test namely 0.256 > 0.05 and the results of anova test of children data, namely rcount > rtable with a value of 0.182> 0.05 so it can be concluded that science learning and the development of childrens creativity in the four TK institutions in Tambaksari subdistrict do not have a significant difference. Suggestions for future researchers who want to continue this research can examine the teachers learning style towards science learning. Key words: science learning, creativity development
STUDI DESKRIPTIF PEMAHAMAN GURU TENTANG TAHAPAN MENGAJARKAN KEGIATAN MELIPAT UNTUK ANAK USIA 4-6 TAHUN DI KECAMATAN BARON KABUPATEN NGANJUK Gugah Putri Prasojo, Yepi; KOMALASARI, DEWI
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman guru tentang tahapan mengajarkan melipat diperlukan untuk mengoptimalkan kemampuan anak pada perkembangan motorik halusnya. Pemahaman guru dalam kegiatan mengajar melipat yang terjadi di lapangan tidak memperhatikan tahapan melipat untuk anak. Sehingga kegiatan melipat bagi anak akan terasa lebih sulit dilakukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman guru tentang tahapan mengajarkan melipat untuk anak usia 4-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif. Penelitian ini hanya mendeskripsikan informasi apa adanya sesuai dengan variabel yang diteliti. Penelitian ini dilakukan di dua sekolah dengan empat responden guru. Masing-masing terdiri dua guru Kelompok A dan dua guru Kelompok B. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, pemyajian data dan verifikasi data. Dalam penelitian ini pemahaman guru tentang tahapan mengajarkan melipat untuk anak usia 4-6 tahun dari dua Taman Kanak-kanak yang ada di Kecamatan Baron masing-masing berada pada tingkatan yang cukup tinggi. G3 dan G4 memiliki cara mengajarkan melipat yang sesuai dengan tahapan anak. Akan tetapi, terdapat dua guru yang belum memenuhi pada tingkatan pemahaman membandingkan karena G1 dan G2 menyamakan kegiatan melipat yang diberikan kepada anak. Meskipun anak tersebut berbeda tingkatan usianya. Simpulan dari penelitian ini diketahui bahwa terdapat dua guru yang berada pada tingkatan pemahaman memberikan contoh dan menjelaskan, yaitu G3 dan G4 sedangkan dua guru lain yaitu G1 dan G2 berada pada tingkat pemahaman membandingkan. Kata Kunci: pemahaman guru, tahapan mengajar melipat
PENGARUH MEDIA DART BOARD MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF MENGENAL KONSEP BILANGAN KELOMPOK A RA AMANATUL IZZAH KREMBUNG SIDOARJO MAYELLA, ASPRI; DORLINA SIMATUPANG, NURHENTI
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini tentang pengaruh media dart board modifikasi terhadap kemampuan kognitif mengenal konsep bilangan kelompok A RA Amanatul Izzah Krembung Sidoarjo yang dilatar belakangi oleh kemampuan kognitif yang perlu ditingkatkan sehingga peneliti memberikan media dart board modifikasi dalam proses peningkatan kemampuan kognitif mengenal konsep bilangan anak kelompok A. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh media dart board modifikasi terhadap kognitif mengenal konsep bilangan kelompok A RA Amanatul Izzah Krembung Sidoarjo. Penilitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design jenis Nonequivalent Control Group Design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok A1 yang berjumlah 18 anak dan A2 yang berjumlah 18 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik nonparametrik dengan menggunakan uji mann withney U-Test.Hasil analisis data menggunakan uji mann withney U-Test dengan bantuan SPSS 24, maka hasil belajar anak dengan menggunakan media dart board modifikasi diketahui nilai signifikansi = 0.000 < 0,05 yakni pada Asymp.Sig. (2-tailed) .000. sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media dart board modifikasi mempengaruhi kemampuan kognitif mengenal konsep bilangan kelompok A RA Amanatul Izzah Krembung Sidoarjo. Kata kunci : Media Dart Board Modifikasi, Kognitif, Konsep Bilangan Abstract This research is about the effect of modification board media on cognitive abilities to know the concept of group A RA Amanatul Izzah Krembung Sidoarjo which is motivated by cognitive abilities that need to be improved so that researchers provide media and board modifications in the process of increasing cognitive abilities to recognize the concept of group A children. This research is to find out how the influence of modification board media on cognitive recognizes the concept of group number A RA Amanatul Izzah Krembung Sidoarjo. This research uses a quantitative research approach with experimental methods. The design used is the Quasi Experimental Design type Nonequivalent Control Group Design. The population and samples in this study were children in the A1 group with 18 children and A2 with 18 children. Data collection techniques used are observation and documentation. Data analysis using nonparametric statistics using the mann withney U-Test. The results of data analysis using the mann withney U-Test test with the help of SPSS 24, then the learning outcomes of children using media modification board is known to have a significance value = 0,000 <0.05 which is on Asymp.Sig. (2-tailed) .000. so that H0 is rejected and Ha is accepted. The results of this study can be concluded that the media dart modification board influences cognitive abilities to recognize the concept of group A RA Amanatul Izzah Krembung Sidoarjo. Keywords: Modified Dart Board, Cognitive Media, Number Concepts
PENGARUH TAHAPAN MELIPAT KERTAS TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK A RA BINA INSAN AN-NAJIYAH PUNGGUL GEDANGAN SIDOARJO Puspita Sari, Puput; WIDAYATI, SRI
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang pengaruh tahapan melipat kertas terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok A di RA Bina Insan An-Najiyah Punggul Gedangan Sidoarjo yang dilatar belakangi oleh kemampuan melipat anak yang masih perlu dikembangkan. Pada penelitian ini peneliti memberikan kegiatan melipat kertas untuk menstimulus motorik halus anak. Treatment pada penelitian ini dilakukan melalui kegiatan tahapan melipat kertas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kegiatan tahapan melipat kertas terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok A di RA Bina Insan An-Najiyah Punggul Gedangan Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre-Experiment Design dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah kelompok A yang berjumlah 30 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi (dengan menggunakan alat penilaian berupa observasi terstruktur) serta dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur kemampuan melipat anak ada tiga yakni; 1) anak mampu menghubungkan sisi a ke b secara simetris dengan tepat, 2) anak mampu menghubungkan sisi a ke b dengan cepat dan menekannya dengan kuat, 3) anak mampu membuat hasil lipatan yang rapi dengan membentuk lipatan yang simetris. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon, yakni apabila nilai signifikansi atau Asymp. Sig (2 tailed) < dari probabilitas 0.05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai Asymp. Sig (2 tailed) yaitu 0,000. Hal ini berarti nilai Asymp. Sig (2 tailed) 0.000 < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan tahapan melipat kertas berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok A di RA Bina Insan An-Najiyah Punggul Gedangan Sidoarjo. Kata Kunci: Tahapan melipat kertas, kemampuan motorik halus
PENANAMAN DISIPLIN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (STUDI KASUS DI TK ISLAM TERPADU AL IBRAH GRESIK) ROHMAH KUMALA, AYUN; IKA SARI RAKHMAWATI, NUR
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disiplin menjadi salah satu nilai karakter yang harus ditanamkan kepada anak sejak dini karena membantu anak untuk berperilaku tertib dan taat pada peraturan. Kenyataan di lapangan, terdapat permasalahan disiplin di TK Islam Terpadu Al Ibrah Gresik yaitu sekolah yang memiliki aturan tertulis yang sama untuk dipatuhi seluruh anak, tetapi sikap disiplin yang terbentuk pada anak memiliki perbedaan. Permasalahan inilah yang menjadi dasar penelitian untuk mengetahui faktor yang menyebabkan sikap disiplin yang berbeda pada anak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan cara menanamkan disiplin dan hasil penanganan disiplin pada anak usia 5-6 tahun di TK Islam Terpadu Al Ibrah Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara guru menanamkan disiplin pada anak dengan menjelaskan alasan dibalik aturan, mengingatkan anak ketika lupa terhadap aturan, memberikan reward pada anak yang dapat bersikap lebih baik, memberikan konsekuensi pada anak yang tidak sesuai aturan dengan teguran atau hukuman, serta konsisten dalam melakukan kegiatan yang melatih kedisiplinan anak. Meskipun cara yang dilakukan guru sama, namun sikap disiplin anak berbeda-beda karena dipengaruhi oleh bentuk disiplin yang diterapkan orang tua di rumah. Apabila bentuk disiplin yang diterapkan di rumah dan di sekolah sama, anak menjadi lebih mudah dalam menyerap dan melakukan kegiatan yang mendukung penanaman sikap disiplin. Kata Kunci: penanaman, disiplin, sikap
PENGARUH MEDIA BUSY BOARD TERHADAP MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KB IDHATA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA FIRMAN KURNIAWAN, EKO; KOMALASARI, DEWI
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang berkembangnya keterampilan motorik halus anak di KB Idhata Universitas Negeri Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh media busy board terhadap motorik halus anak usia 3-4 tahun di KB Idhata Labschool Unesa Ketintang Surabaya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre experiment, jenis penelitian one group pre test dan post test design dengan subjek penelitian 10 anak kelompok bermain di KB Idhata Labschool Unesa Ketintang Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistic non parametric Wilcoxon uji jenjang bertanda (match pair test) Berdasarkan hasil penelitian skor total yang didapatkan oleh 10 anak pada pre-test sebesar 99 dengan skor rata-rata sebesar 5,21. Pada kegiatan post-test skor total yang didapatkan 10 anak sebesar 178 dengan skor rata-rata sebesar 17,8. Hasil perhitungan dengan uji wilcoxson math pairs test menunjukan perolehan Thitung > Ttabel = (0 >8) maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis kerja (Ha) diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media busy board berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak di KB Idhata Labschool Unesa ketintang Surabaya. Peningkatan kemampuan motorik halus tersebut terjadi karena kegiatan dilakukan secara berulang-ulang dan anak sudah mulai mengenal konsep bagaimana cara membuka sabuk tas, membuka mengunci gembok, memasukkan stop kontak, memasukkan slot pintu, memasukkan bola ke dalam pipa yang sebelumnya belum pernah mereka kerjakan. Kata kunci : busy board, kemampuan motorik halus
PENGEMBANGAN PERMAINAN SCRABBLE MODIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KATA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK , SURIYAWATI; HASIBUAN, RACHMA
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan produk permainan scrabble modifikasi yang layak dan efektif digunakan sebagai pembelajaran mengenal kata pada anak usia 5-6 tahun (kelompok B). Mengenal kata merupakan bagian dari penguasaan bahasa, tingkat pencapaian mengungkapkan bahasa yang sangat penting dikembangkan karena penguasaan kata dapat memperluas wawasannya tentang berbagai macam hal baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research & development) yang mengadaptasi dari langkah-langkah penelitian pengembangan Borg & Gall. Subjek uji coba penelitian adalah anak kelompok B TK DWP Sedapur Klagen, TK DWP Bengkelo Lor dengan, TK M NU 124 Al Ikhsan, TK DWP Delik Sumber dengan, TK DWP Kedungrukem, dan TK M NU 139 Darul Hikmah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil uji coba lapangan menyatakan bahwa permainan scrabble modifikasi sudah layak digunakan dan mendapatkan kategori tinggi berjumlah 0.89. sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan scrabble modifikasi sangat layak dan efektif digunakan untuk mengenalkan kata pada anak usia 5-6 tahun. Kata kunci : mengenal kata, permainan scrabble modifikasi
MANFAAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DALAM MENSTIMULASI REAKSI BAYI USIA 4 SAMPAI 6 BULAN DI BEE CREATIVE DAY CARE SAMBIKEREP SURABAYA SOLIKHAH, SAYYIDATUS; SETYOWATI, SRI
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemberian ASI eksklusif penting diberikan sejak bayi lahir. Hal ini dikarenakan didalam ASI terdapat zat-zat yang mampu mendukung tumbuh kembang bayi. Zat-zat tersebut antara lain taurin, FADS2 (Flavin Adenina Dinukleotida), (Arachidonic Acid) dan DHA (Decosahexonoic Acid) yang berpengaruh terhadap tingkat perkembangan reaksi sensorik bayi. Namun, selain faktor internal (asupan gizi) juga terdapat faktor eksternal (stimulasi) dalam meningkatkan tumbuh kembang bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui reaksi sensorik bayi terhadap lingkungan dengan diberikan ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif .Subjek penelitian adalah bayi usia 4 sampai 6 bulan di Bee Creative Day Care Sambikerep Surabaya dengan jumlah 3 bayi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian manfaat pemberian ASI eksklusif dalam menstimulasi reaksi bayi menunjukkan bahwa dalam setiap jenjang usianya terdapat tingkat pencapain yang berbeda-beda. Pada usia 4 bulan bayi mampu mengulurkan tangan untuk meminta (dipeluk, digendong, ataupun dipangku) dengan disertai stimulus. Bayi usia 5 bulan mampu mengulurkan tangan untuk meminta tanpa diberikan stimulus. Sedangkan pada bayi usia 6 bulan menunjukkan bayi mampu mengamati benda dengan digoyang-goyangkan lalu dijatuhkan, menjatuhkan benda secara berulang jika benda tersebut tidak berubah-ubah, mencari-cari sumber suara ketika mendengar suara/bunyi. Kata kunci : ASI (Air Susu Ibu), stimulus, reaksi sensorik Abstract Exclusive breastfeeding is an important thing at infant fince born. It is because breastmilk consilt of some substances that able to support the growth of infants. The substances are taurine, FADS2 (flavin adenine dinucleotide), (arachidonic acid) and DHA (Decosahexonoic Acid) that influence with the level of development of infant sensory reaction. However, not only internal factors (nutrition) but also external factors (stimulation) are improving infant growth. This study aims to determine the baby sensory reactions to the environment by given exclusive breastfeeding. This research uses descriptive qualitative research. The research subjects were infants aged 4-6 month in Bee Creative Day Care Sambikerep Surabaya totalling 3 infants. Data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The results of the research from the benefits of giving exclusive breastfeeding in stimulating the infant reaction showed that every level of age has different level of achievment. At age 4 months babies are able to lend a hand to ask (hugged, held, or lap), accompanied by the stimulus. The infants who was aged 5 months were able to lend a hand to ask without a given stimulus. While, for the infants who was aged 6 months showed the infant was able to observe objects with a shaked and then dropped, repeatedly dropped objects if the object did not changed, searching for the source of the sound when he heard a voice / sound. Keywords: ASI, the stimulus, the sensory reactions
PENGARUH PERMAINAN BOLA BASKET MOODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK TK B EVRITASARI, AMELLIA; HASIBUAN, RACHMA
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian pada anak kelompok B di TK Dharma Wanita Persatuan Temu Kecamatan Prambon Sidoarjo dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran motorik kasar pada anak yang perlu dikembangkan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk membuktikan adakah pengaruh permainan bola basket modifikasi terhadap motorik kasar kelompok B di Tk Dharma Wanita Persatuan Temu Kecamatan Prambon Sidoarjo yang berjumlah 14 anak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pre-experiental desaign dengan jenis one-group pre test desaign. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Thitung < Ttabel (0<73), dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demaikian hipotesa menyatakan ada pengaruh permainan bola basket modifikasi terhadap kemamapuan motorik kasar anak TK B di Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita Persatuan Temu Kecamatan Prambon Sidoarjo. Kata Kunci : permainan bola basket modifikasi, motorik kasar