cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PAUD Teratai
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 411 Documents
PENGARUH PEMBELAJARAN MELIPAT DASAR TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 3 SURABAYA SETIAWATI, RINA; DORLINA SIMATUPANG, NURHENTI
PAUD Teratai Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini merupakan periode yang sangat kritis dalam tahap perkembangan manusia. Stimulus berupa gerak penting diberikan pada periode ini karena akan lebih mudah direkam dan diingat oleh anak. Tujuan dari penelitian ini yakni melihat pengaruh pembelajaran melipat dasar anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Surabaya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni perkembangan kemampuan motorik halus anak dan teori melipat dasar. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk rancangan menggunakan quasi Experimental, jenis Non Equivalent Control Grup dan uji Man Whitney U Test. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh pembelajaran melipat dasar terhadap kemampuan motorik halus. Hasil uji Man Whitney U Test menunjukkan bahwa nilai signifikansi atau Asymp sig (2 tailed) 0,000 < probalitas 0,05 maka dapat disimpulkan hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci : pembelajaran melipat dasar, motorik halus
PENGARUH TAHAPAN KOLASE KULIT TANAMAN TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A DI TK PEMBINA KAUMAN TULUNGAGUNG NANDA EKO PUTRI, MARITA; WIDAYATI, SRI
PAUD Teratai Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Terkait dengan masa emas pada anak, pertumbuhan dan perkembangan aspek motorik halus sangat penting distimulasikan sejak usia dini. Untuk mengembangkan aspek motorik halus pada anak dapat melalui tahapan kolase menggunakan kulit tanaman. Berdasarkan observasi sebelum melakukan penelitian, terdapat 75% kemampuan motorik halus pada anak kelompok A di TK Pembina Kauman Tulungagung masih kurang, terbukti ketika diberikan kegiatan kolase menggunakan potongan kertas warna-warni ada sebagian anak yang kurang pada aspek motorik halusnya. Selain itu di TK tersebut bahan yang digunakan hanya menggunakan potongan kertas warna-warni dan belum pernah menggunakan bahan alam kulit tanaman seperti kulit jagung, kulit bawang bombai, kulit bawang putih dan kulit bawang merah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan jenis penelitian kuantitatif pre-experimental design dengan one group pretest-posttest design. Subyek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A di TK Pembina Kauman Tulungagung dengan jumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur kemampuan motorik halus pada anak ada 4 diantaranya 1) menjumput bahan, 2) memegang bahan, 3) mengelem bahan, dan 4) menekan bahan. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik Non Parametric dengan menggunakan uji jenjang bertanda Wilcoxoon Match Pair Test dengan rumus Thitung ? Ttabel. Jika Thitung ? Ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Thitung ? Ttabel (0?14) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh tahapan kolase kulit tanaman terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Pembina Kauman Tulungagung. Kata Kunci: anak usia dini, motorik halus, kolase
PENGARUH KEGIATAN KOLASE TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HA LUS PADA ANAK KELOMPOK A DI TK AL USWAH 2 SURABAYA PUSPITASARI, DEWI; IKA SARI RAKHMAWATI, NUR
PAUD Teratai Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan kolase merupakan bagian dari kegiatan penguasaan gerak dalam aspek perkembangan motorik halus anak yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu saja yang dilakukan oleh otot-otot kecil, seperti keterampilan menggunakan jari jemari tangan dan koordinasi antara mata dan tangan secara bersamaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok A di TK Al Uswah 2 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif jenis Pre Experimental Design dengan desain One group Pretest- Posttest. Sasaran dalam penelitian in dalah 17 anak dengan rincian 9 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Penggunaan kegiatan kolase menggunakan sedotan yang digunakan dalam kemampuan motorik halus anak dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan. Indikator yang diamati pada saat pretest dan posttest adalah anak mampu mencolek lem sesuai kebutuhan, anak mampu menjipit, dan anak mampu menempel ke dalam pola gambar. Analisis data dalam penelitian ini melalui beberapa tahap yaitu deskriptif, validitas, reliabilitas, normalitas, dan uji hipotesis. memperoleh hasil pretest r hitung > r tabel (0,4821) dan hasil diperoleh posttest r hitung > r tabel (0,4821), uji normalitas memperoleh data Ha menolak Ho, sehingga dinyatakan tidak berdistribusi normal. Uji hipotesis melalui uji wilcoxon diperoleh nilai sig =0,021<alpha (0,05) sehingga diputuskan untuk menolak Ho danmenerima Ha. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pengaruh kegiatan kolase terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok A di TK Al Uswah 2 Surabaya.Kata kunci : kegiatan kolase, motorik halus
STUDI DESKRIPTIF PENANGANAN GURU MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN DALAM AKTIVITAS BELAJAR ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK KARTINI BOJONEGORO Ayu Lestari, Nurul; DORLINA SIMATUPANG, NURHENTI
PAUD Teratai Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penanganan guru menumbuhkan kemandirian dalam aktivitas belajar anak usia 4-5 tahun di TK Kartini Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan penelitian kulaitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 guru yang mengajar di TK A dan TK B. Analisis data yang digunakan yaitu model Miles dan Huberman. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penyajian data diuraikan dalam bentuk kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan proses guru dalam menumbuhkan kemandirian anak dalam aktivitas belajar yang dimulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, dan hasil kemandirian yang diperoleh anak. Kemandirian yang diberikan oleh guru mampu menjadi bekal anak ketika mencapai usia dewasa. Jadi sosial emosional anak dapat berkembang dengan baik ketika kemandirian ditanamkan sejak usia dini. Penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk para orang tua, agar lebih mengetahui cara menanamkan kemandirian yang benar, karena orang tua memiliki pengaruh yang cukup besar dalam mendukung aspek perkembangan sosial emosional anak. Kata Kunci : Penanganan guru, Kemandirian, Aktivitas belajar.
PENGARUH TAHAPAN MENGGUNTING TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN RANDUAGUNG GRESIK NAFISA, FARADIAN; WIDAYATI, SRI
PAUD Teratai Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang pengaruh tahapan menggunting terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Dharma Wanita Persatuan Randuagung Gresik yang dilatar belakangi oleh kemampuan menggunting anak yang masih perlu ditingkatkan sehingga peneliti memberikan tahapan menggunting dalam proses peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok A. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh tahapan menggunting terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Dharma Wanita Persatuan Randuagung Gresik.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen.Desain yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design jenis Nonequivalent Control Group Design.Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok A1 yang berjumlah 23 anak dan A yang berjumlah 22 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan statistik parametrik dengan menggunakan uji Independent Sample T-Test yakni apabila nilai signifikansi Sig (2-tailed)< 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi (p-value) = 0,000 < 0,05, ini berarti bahwa Hoditolak dan Ha diterima. Hasil tersebut menunjukkan maka bahwa tahapan menggunting mempengaruhi kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Dharma wanita Persatuan Randuagung Gresik. Kata kunci : Tahapan Menggunting, Motorik Halus.
PENGARUH MEDIA PUZZLE ANGKA DUA KEPING TERHADAP KOGNITIF MENGENAL KONSEP BILANGAN ANAK KELOMPOK A1 USIA 4-5 TAHUN DI TK IDHATA LABSCHOOL UNESA KETINTANG SURABAYA SELAK, SALOMO; , MASUDAH
PAUD Teratai Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil studi pendahuluan yang dilakukan ditemukan kemampuan kognitif konsep bilangan anak kelompok A1 Usia 4-5 Tahun di TK Idaha labschool Unesa Ketintang Surabaya masih rendah, permasalahan tersebut dapat timbul karena kurangnya proses pembelajaran yang memberikan pengalam lansung kepada anak serta media yang kurang menarik. Solusi yang diberikan yaitu penggunaan media puzzle angka dua keping terhadap kemampuan kognitif konsep bilangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media puzzle angka dua keping terhadap kognitif mengenal konsep bilangan anak kelompok A1 di TK Idhata Labschool Unesa Ketintang Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pre-experimental design, jenis penelitian One-Group Prestest and Post-Test. Subjek penelitian ini anak kelompok A1 di TK Idhata Labschool Unesa Ketintang Surabaya sebanyak 20 anak. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistic non-parametrik uji jenjang bertanda wilcoxon yang menunjang pembuktian adanya pengaruh antar dua variabel. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata skor sebelum treatment adalah 7,5 dan setelah treatmet adalah 10, 9. Hasil uji jenjang bertanda wilcoxon menunjukan Thitung adalah 0 dan Ttabel adalah 52 dengan taraf signifikansi 5%. Simpulan bahwa ada pengaruh media puzzle angka dua keping, terhadap kemampuan kognitif konsep bilangan pada anak kelompok A1di TK Idhata Labschool Unesa Ketintang Surabaya. Kata Kunci: puzzle angka, kognitif konsep bilangan.
PENGARUH MEDIA BUSY BOOK TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK NUSANTARA KASIH GRESIK Junita Elizabeth Br. Siahaan, Cristy; REZA, MUHAMMAD
PAUD Teratai Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Anak usia dini merupakan periode yang sangat kritis dalam tahap perkembangan manusia. Stimulus berupa mengenal kemampuan konsep bilangan penting diberikan pada periode ini karena akan lebih mudah direkam dan diingat oleh anak. Tujuan dari penelitian ini yakni melihat pengaruh media busy book terhadap kemampuan mengenal konsep lambang bilangan di TK Nusantara Kasih Gresik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni perkembangan kemampuan kognitif (mengenal konsep lambang bilangan) dan teori media pembelajaran. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk rancangan menggunakan quasi Experimental, jenis Non Equivalent Control Grup dan uji Man Whitney U Test. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh pembelajaran melipat dasar terhadap kemampuan mengenal konsep lambang bilangan. Hasil uji Man Whitney U Test menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0 < probalitas 23 maka dapat disimpulkan hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak.
PENGARUH MEDIA TABUNG ANGKA TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-5 PADA KELOMPOK A USIA 4-5 TAHUN DI TK DHARMA WANITA JUGO KESAMBEN BLITAR ROSITASARI, MERY; KOMALASARI, DEWI
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini pada anak kelompok A TK Dharma Wanita Jugo Kesamben Blitar dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan 1-5 yang belum maksimal sesuai dengan standart tingkat pencapaian perkembangan anak. Selain itu media yang digunakan dalam mengenal lambang bilangan juga sangat terbatas pada LKA (lembar kerja anak). Sehingga peneliti memberikan solusi dengan menggunakan media tabung angka. Penyebabnya karena dalam pembelajaran mengenal lambang bilangan kurang disesuaikan dengan tahapan pengenalan lambang bilangan serta tidak menggunakan media konkret. Tindakan yang dilakukan menggunakan media tabung angka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh media tabung angka terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan anak kelompok A TK Dharma Wanita Jugo. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Pre Experimenntal Design dan jenis penelitian One-Group Pretest,- Posstest Design, karena hanya menggunakan satu kelas dan tidak ada kelas kontrol. Subyek penelitian ini menggunakan anak kelompok A dengan jumlah 18 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi non partisipan dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data statistik non parametrik dan uji jenjang menggunakan Wilcoxon. Berdasarkan hasil analisis data tentang kemampuan mengenal lambang bilangan pada pengukuran awal sebelum perlakuan dan pengukuran akhir sesudah perlakuan kegiatan mengenal lambang bilangan menggunakan media tabung angka, diperoleh hasil penelitian rata-rata sebelum perlakuan adalah 6.16 dan sesudah perlakuan rata-rata 7.5. Hal tersebut dipengaruhi media tabung angka terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan dan media tabung angka yang digunakan tepat, konkret, aman untuk anak. Berdasarkan hasil rata-rata prestest post test dapat diketahui analisis data yang menunjukkan Thitung=0 lebih kecil dari Ttabel dengan taraf 5% dengan N=18 sebesar 40. Hasil pengambilan keputusan yaitu Ha diterima karena Thitung<Ttabel= (0<40) dan Ho ditolak karena Ttabel<Thitung=(40>0). Dengan demikian hipotesis menyatakan bahwa ada pengaruh media tabung angka terhadap kemampun mengenal lambang bilangan usia 4-5 di TK Dharma Wanita Jugo Kesamben Blitar. Kata kunci: media tabung angka, mengenal lambang bilangan This research in children group A Dharma Wanita Kindergarten Jugo Kesamben Blitar is motivated by the low ability to recognize the symbol number 1-5 which has not been maximal / not in accordance with the level of achievement of child development. In addition, the media used in recognizing the number symbol are also very limited to LKPD. So the researchers provide solutions using number tube media. The reason is that in learning to recognize the number symbol is not adjusted to the stage of recognition of the number symbol and not using concrete media. Actions taken using numerical tube media. The purpose of this study was to determine the influence of numerical tube media on the ability to recognize the symbol of the number of children in group A Jugo Dharma Wanita Kindergarten. This research method uses a quantitative approach with the research design of Pre Experiments Design and the type of One-Group Pretest research, - Posstest Design. The subject of this study used group A children with 18 children. Data collection techniques using non-participant observation and documentation. Data analysis techniques used non parametric statistical data and level test using Wilcoxon. Based on the results of data analysis about the ability to recognize the number symbol at the initial measurement before treatment and the final measurement after treatment, the activity of recognizing the number symbol using numerical tube media, the results of the study before the treatment were 6.16 and an average treatment of 7.5. This is influenced by the number tube media on the ability to recognize number symbols and the number tube media used precisely, concretely, safe for children. Based on the average results of the prestest post test, it can be seen that the data analysis shows that Tcount = 0 is smaller than Ttable with a level of 5% with N = 18 equal to 40. The results of the decision are Ha accepted because Tcount <Ttable = (0 <40) and Ho rejected because Ttable <Thitung = (40> 0). Thus the hypothesis states that there is a influence of the numerical tube media on the ability to recognize the symbol of the age 4-5 in Dharma Wanita TK Jugo Kesamben Blitar. Keywords: numerical tube media, recognize number symbols.
PENGEMBANGAN JUNGKAT-JUNGKIT PELEMPAR BOLA PADA KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-5 TAHUN NOVIA ANGGRAINI, KIKI; KOMALASARI, DEWI
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurang adanya inovasi dalam alat permainan edukatif untuk menstimulasi kemampuan motorik kasar anak. Dengan demikian, dikembangkan alat permainan jungkat jungkit pelempar bola untuk menstimulasi kemampuan motorik kasar anak khususnya kemampuan menangkap bola. Dalam penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Alat ini menggunakan prinsip kerja jungkat-jungkit untuk melemparkan bola ke anak. Untuk bola dapat terlempar ke anak tinggi maksimal anak yaitu 1,2 meter dengan jarak anak 1 meter dan tinggi minimum anak yaitu 0,8 meter dengan jarak minimum 0,5 meter. Uji coba produk dilakukan di 5 TK di desa Kampungbaru yaitu uji coba kelompok kecil dilakukan di TK Aisyiyah dan Uji coba kelompok besar dilakukan di RA Daya Muda Al Islam, TK Muslimat Khodijah, TK Pertiwi 4 Kampungbaru, TK Pertiwi 1 Kampungbaru dengan jumlah semua subjek ujicoba yaitu 50 anak. Dari hasil validasi ahli materi diperoleh 85,71% , dari ahli media diperoleh 81,8% dan untuk hasil uji coba kecil diperoleh hasil 75 % serta uji coba kelompok besar di peroleh 75 %. Dengan demikian jungkat-jungkit pelempar bola dapat digunakan untuk menstimulasi kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun. Kata Kunci: Jungkat-jungkit Pelempar Bola, Kemampuan Motorik Kasar Thus this study aims to develop an Educational Game Tool that can be applied to activities to stimulate rough motor skills, especially the ability to catch ball. This study used a development model with ADDIE design. This study developed a tool for throwing balls taken from the seesaw working principle. To bounce the ball so that it can be caught by the child, it is calculated that if the child has a maximum height of 1.2 meters, the maximum distance of the child is 1 meter. And a minimum height of 0.8 meters, the minimum distance for a child is 0.5 meters. In applying the product, product testing was carried out in 5 kindergartens in Kampungbaru village, Tanjunganom Subdistrict, Nganjuk Regency. Small group trials at TK Aisyiyah Kampungbaru with 10 children, and large group trials conducted at RA Daya Muda Al Islam, TK Muslimat Khodijah, TK Pertiwi 4 kampungbaru, TK Pertiwi 1 Kampungbaru with a total of 40 children. The results of the validation with the material experts and media experts obtained the results of 85.71% with material experts while the media experts obtained the results of an average value of 81.8%. And from the trial of small group products the results were 75% and in the large group trials the same results obtained 75%. With these results it can be stated that the development carried out can be used on the rough motor skills of children aged 4-5 years. Key words: Pitcher Seesaw, Rough Motor Skills
IMPLEMENTASI KEGIATAN MENULIS PERMULAAN DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK DIAN CERIA SURABAYA. Pertiwi Putri Darwanto, Intan; SETYOWATI, SRI
PAUD Teratai Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, proses, dan bentuk latihan kegiatan menulis permulaan dalam menstimulasi kemampuan berbahasa anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Analisis data yang digunakan yaitu model Miles and Huberman. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Dian Ceria Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan mengenai kegiatan khusus menulis permulaan yang ada di Taman Kanak-kanak Dian Ceria Surabaya mulai dari bagaimana perencanaan pelaksanaan, proses pelaksanaan, dan bentuk latihan kegiatan menulis permulaan dalam menstimulasi kemampuan berbahasa anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Dian Ceria Surabaya. Dengan adanya kegiatan khusus menulis permulaan ini dapat mampu memberikan suatu pembelajaran yang benar-benar efektif dan mampu mengembangkan aspek perkembangan agar tercapai secara keseluruhan tujuan dari adanya kegiatan khusus menulis permulaan yang bertujuan untuk menstimulasi kemampuan berbahasa anak. Kata Kunci: menulis permulaan, kemampuan berbahasa. Abstract This study aims to describe the planning, process, and form of training in beginning writing activities in stimulating childrens language skills. This research is a qualitative research with descriptive research. Analysis of the data used is the Miles and Huberman model. The technique of collecting data uses observation, interviews, and documentation. The subjects in this study were group B children?s of Kindergarten Dian Ceria Surabaya. The results of this study indicate that the special activities of writing the beginning of Kindergarten Dian Ceria in Surabaya started from how the planning of the implementation, the implementation process, and the form of preliminary writing exercises in stimulating the language skills of children in group B in Kindergarten Dian Ceria Surabaya. With the existence of special activities, writing this beginning can be able to provide a learning that is truly effective and able to develop aspects of development in order to achieve the overall objectives of the initial activities specifically writing which aims to stimulate childrens language skills. Keywords: writing the beginning, language ability