cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan humaniora baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-8110.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3: September 2019" : 5 Documents clear
Technology Based Learning in EFL Speaking Class Wulan Wuryantari Winasih
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 3: September 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.01 KB)

Abstract

Abstract: The challenges of world globalization demand a great deal of effort to transform the need of education nowadays. The advanced technology and the urgency of English communication skill as part of the challenges required English teacher to provide EFL students in particular with a set of tools and teaching method which can accommodate those two priorities in the classroom. This paper shares the idea of how the implementation of project-based learning concentrating on the technology-based project as a selection of the method to enhance EFL students’ oral communication skill. The result shows that not only communication skill, but PBL also improve students’ creativity and collaboration skill.Key Words: project based learning, ICT, EFL speaking skillAbstrak: Tantangan-tantangan globalisasi dunia membutuhkan usaha yang besar untuk mengubah a-rah kebutuhan dunia pendidikan sekarang ini. Kemajuan teknologi dan pentingnya kemampuan untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris sebagai bagian dari tantangan tersebut, mengharuskan guru ba-hasa Inggris untuk memberikan siswa yang belajar bahasa Inggris sebuah rangkaian alat dan metode belajar yang mampu mewadai kedua prioritas tersebut di kelas. Artikel ini membagikan ide tentang pe-nerapan pembelajaran berbasis proyek difokuskan pada proyek berbasis teknologi sebagai satu pilih-an metode untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa yang belajar bahasa Inggris. Hasilnya me-nunjukkan bahwa tidak hanya kemampuan berkomunikasi, PBL meningkatkan kemampuan kreativitas dan kolaborasi siswa.Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, TIK, keterampilan berbicara EFL
Disciplining Culture Management of Middle School Students in the Eastern of Indonesia Sherly Ersinta Lawa; Bambang Budi Wiyono; Achmad Supriyanto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 3: September 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.304 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the management process of disciplining the culture of high school students. This study used a descriptive qualitative design with a multi-site study design. Col-lecting data through observation, interviews, and documentation studies. Data were analyzed by stages of data condensation, data display, and conclusions, verification. The results of the study show that: (1) discipline of students emphasizes time discipline, dressing, appearance; (2) discipline is applied so that students can become quality and superior people; (3) discipline is built by disseminating rules and sanctions for violations, cooperation with parents; (4) the strategy of building a culture of discipline is to enforce order, punishment, morning ceremonies, spiritual activities; (5) constraints faced by per-sonal learners and parents, the solution taken is to provide guidance and punishment for violating stu-dents, as well as building good cooperation and communication with parents; (6) the results of the im-plementation of disciplinary culture have gone well.Key Words: discipline cultures, middle school students, Sumba cultureAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses manajemen budaya pendisiplinan peserta didik di Sekolah Menengah Atas (SMA). Rancangan kualitatif deskriptif desain studi multi situs digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan tahapan kondensasi data, display data, dan kesimpulan, penarikan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendisiplinan peserta didik ditekankan pada disiplin waktu, berpakaian, berpenampilan; (2) disiplin diterapkan agar peserta didik dapat menjadi insan berkualitas dan unggul; (3) disiplin dibangun dengan mensosialisasikan tata tertib dan sanksi pelanggaran, kerjasama dengan orang tua; (4) strategi membangun budaya disiplin ialah memberlakukan tata tertib, hukuman, apel pagi, kegiatan kerohanian; (5) kendala yang dihadapi dari pribadi peserta didik dan orang tua, solusi yang dilakukan, yaitu memberikan pembinaan dan hukuman bagi peserta didik yang melanggar, serta membangun kerja sama dan komunikasi yang baik dengan orang tua; (6) hasil penerapan budaya pendisiplinan sudah berjalan baik.Kata kunci: budaya disiplin, siswa SMA, budaya Sumba
Teaching Using YouTube Tutorial Video to Improve Students’ Speaking Skills Ida Prasetiyaning Jati; Ali Saukah; Nunung Suryati
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 3: September 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.454 KB)

Abstract

Abstract: This study aimed at researching how YouTube Tutorial Videos can improve students’ speaking skill in performing procedure text. It employs Collaborative Action Research adapting Kemmis and Taggart design, which covers 1) planning, 2) implementing, 3) observing, 4) reflecting. Result of the study showed that the students’ speaking skill was improving in three aspects 1) accuracy, 2) fluency, 3) performance. However, it was revealed that native English speaker (NES) videos are not helpful for the students, especially the low-level student. Non-native English speaker (NNES) videos were more helpful for the students because they tend to speak slower with clearer articulation.Key Words: youtube tutorial videos, speaking, procedure textAbstrak: Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana video tutorial YouTube dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam menampilkan teks prosedur. Penelitian ini mengadaptasi desain penelitian tindakan kelas dari Kemmis dan Taggart, yang meliputi 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi, 4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa meningkat dalam 3 aspek, yaitu 1) ketepatan, 2) kelancaran, dan 3) penampilan. Ditemukan juga bahwa video dengan penutur bahasa Inggris asli kurang bermanfaat bagi siswa terutama siswa yang berkemampuan rendah. Sebaliknya, yang bukan penutur asli lebih bermanfaat bagi siswa.Kata kunci: video tutorial youtube, berbicara, teks prosedur
Project-Based Learning, Process Writing, and Instagram: an Attempt to Enhance the Students’ Writing Skill Dian Arihasta; Yazid Basthomi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 3: September 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.833 KB)

Abstract

Abstract: This collaborative classroom action research was aimed to improve the students’ ability in writing hortatory exposition text. It involved 30 students of high school as the research subject. Writing test was the instrument used in this study to collect the data. The research findings indicate that the implementation of project-based learning combined with process writing and Instagram could improve the students’ writing achievement. The students can improve their average writing score which was higher than the minimum passing score. All of the students were able to increase their writing score by at least 10 points higher compared to which they gained in the initial test. In addition to that, 70% of the students could pass the minimum passing grade.Key Words: project-based learning, process writing, instagram, writing skillAbstrak: Penelitian tindakan kelas kolaboratif ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks hortatory exposition. Penelitian ini melibatkan 30 siswa SMA sebagai subjek penelitian. Tes tulis adalah instrumen yang di gunakan untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan penerapan pembelajaran berbasis proyek yang di kombinasikan dengan process writing dan Instagram mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis. Semua siswa mampu memperbaiki nilai individu mereka 10 poin lebih baik di bandingkan dengan nilai yang mereka dapat di test awal. Nilai rata-rata siswa juga meningkat di bandingkan dengan nilai yang mereka dapatkan di tes awal. Nilai rata-rata siswa melewati kriteria ketuntasan minimal. Selain itu, 70% siswa mampu mendapatkan nilai lebih baik atau sama dengan kriteria ketuntasan minimal.Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, proses menulis, instagram, keterampilan menulis
How is Mobile-Assisted Language Learning (MALL) Implemented by Senior High School English Teachers? Narendra Dyah Inggita; Francisca Maria Ivone; Ali Saukah
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 3: September 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.456 KB)

Abstract

Abstract: Implementing Mobile-Assisted Language Learning (MALL) is one way to develop language teaching practices. Finding out how MALL is implemented by English teachers could provide insights to the future of MALL. Three high school English teachers were chosen as the subjects of the study representing three degrees of implementation–high, medium and low. It was revealed that the teachers recognized the potentials and practices of mobile devices for language learning. However, their familiarity with MALL does not automatically make them able or willing to employ MALL. Their application is limited in the range of mobile applications and learning activities.Key Words: degree of implementation, MALLAbstrak: Menerapkan Mobile-Assisted Language Learning (MALL) merupakan sebuah cara untuk mengembangkan praktik pengajaran bahasa Inggris. Mengetahui bagaimana MALL diterapkan oleh guru bahasa Inggris dapat memberikan gambaran tentang masa depan MALL. Tiga guru bahasa Inggris dipilih sebagai subjek penelitian yang masing-masing mewakili tiga tingkat penerapan MALL, yakni tinggi, menengah dan rendah. Temuan menunjukkan bahwa guru-guru menyadari akan potensi dan penggunaan perangkat mobile untuk pembelajaran bahasa. Namun, hal itu tidak menjamin kemampuan dan kemauan mereka dalam menerapkan MALL. Faktanya, penerapannya masih terbatas dalam hal aplikasi perangkat mobile yang digunakan dan kegiatan pembelajaran. Kata kunci: tingkat implementasi, MALL

Page 1 of 1 | Total Record : 5