cover
Contact Name
Prananda Anugrah
Contact Email
jurnalilmupendidikanum@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jip@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang, Semarang St. No. 5, Malang, Jawa Timur, 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 02159643     EISSN : 24428655     DOI : 10.17977
Core Subject :
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) is an international peer-reviewed journal dedicated to advancing knowledge, theory, policy, and practice in science and education. The journal publishes high-quality empirical studies, systematic reviews, meta-analyses, conceptual papers, and innovative educational practices that contribute significantly to the transformation of education at local, national, and global levels.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 1 (1996)" : 7 Documents clear
Persepsi Guru IPA terhadap Pendidikan Sains yang Terkait dengan Masalah-Masalah Global Moh. Amien
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v3i11996p3-15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru IPA tentang urutan masalah global, pengetahuan mereka tentang masalah global, sumber informasi guru IPA tentang masalah global, optimisme guru IPA akan prospek masalah global menjelang tahun 2010, pendapat mereka tentang urgensi masalah global masuk dalam kurikulum, dan pendapat mereka tentang banyaknya materi masalah global yang harus diajarkan. Populasi adalah 350 orang guru IPA SLTP dan SMU dari 100 sekolah di DIY dan Jawa Tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis dilakukan secara deskriptif-kuantitatif non-parametrik dan analisis faktor. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa umumnya guru IPA memiliki pandangan pesimis tentang kemungkinan perbaikan masalah-masalah glonal menjelang 2010. Secara kuat dan sadar, guru IPA mendukung implementasi pendidikan IPA yang terkait dengan masalah global dalam kurikulum IPA Sd, SLTP, SMU, dan Perguruan Tinggi.
Pendekatan Pelatihan On-Site dan Step by Step untuk Optimalisasi Fungsi Guru dalam Pembelajaran Moch. Sholeh Y.A. Ichrom
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v3i11996p16-26

Abstract

Remoteness of programme content from teachers' real work situation and unsuitability of approach employed were suspected as main reasons contributing to the failure of many inservise teacher training programmes. A step by step, onsite teacher training (SSOTT) model was tried out in this experiment to study if the weakness of inservise programmes could be rectified. As it was tried out in relation with kindergarten mathemathics it was then called SSOTT-MTW (Step by Step Onsite Teacher Training-Methemathics Their Way) model. Eighty four kindergartens were involved, in which 84 teachers and 877 pupils were recruited as experimental subjects. The teachers were devided into three group. One group was instructed by using One Period Teacher Training (OPOTT-MTW) model, second group was trained with SSOTT-MTW model and the last group was given no training (NTT) at all. Result of the experiment showed that the other groups. It was also shown that pupil and parents participation in teaching-learning activities also significantly improved.
Development and Application of Content-Based Summarizing Technique in Reading Instruction Bambang Yudi Cahyono
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v3i11996p27-36

Abstract

College students are expected to read a lot of information both in courses that they take and in their lives. They are also expected to be able to extract the ideas conveyed in their reading passages and textbooks. This study attempted to develop a technique of making a summary which was useful for helping students read for learning and to apply it in a reading class. The technique of summarizing resulted from the development was called Content-Based Summarizing Technique (CBST) and it was then applied in a reading classroom to know the applicability. I was found that CBST could be applied in a reading class and that the ability of the students in making summaries could be considered good.
Perencanaan Kebutuhan Ruang Belajar dan Guru Sekolah Dasar Negeri dalam Kaitannya dengan Anak Usia Sekolah di Kotamadya Bandarlampung Edy Santoso; Danial Achmad
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v3i11996p37-49

Abstract

The research purpose was to describe the growth rate of student of State Elemtary School (SDN) in Bandarlampung from 1991/1992 until 1994/1995. In collecting data we conducted interview and studied documents. The data were analyzed in percentages. The result showed that the number of students who attended elementary schools were decreasing, except at North Telukbetung and Kedaton Subdistricts where students who attended elemtary schools were increasing. The condition in Bandarlampung caused many teachers not to have classes, because there were too many teachers. Also the research found out that in every subdistrict there was lack of classroom. Total number of classroom needed in Bandarlampung was 563. These caused the same rooms to be used by different students of different classes.
Peranan Mata Kuliah Dasar Umur dalam Pengembangan Sikap Nasionalisme Mahasiswa Sunarso Sunarso
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v3i11996p50-60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecenderungan nasionalisme mahasiswa IKIP Yogyakarta dan sumbangan Mata Kuliah Dasar Umum terhadap pembentukan nasionalisme mahasiswa, mencari perbedaan sikap nasionalisme antara kelompok mahasiswa semester II, IV, dan VIII, serta menguji korelasi antara prestasi MKDU dengan sikap nasionalisme mahasiswa. Penelitian dilakukan terhadap 360 orang mahasiswa atau 10 persen dari populasi. Data sikap nasionalisme dikumpulkan dengan skala sikap Likert, sedangkan data prestasi MKDU diperoleh dari dokumentasi KHS di bagian Registrasi. Untuk uji hipotesis digunakan analisis regresi, analisis Varian, analisis Korelasi, serta Uji-t antar kelompok dengan bantuan program komputer SPSS. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa sikap nasionalisme mahasiswa IKIP Yogyakarta cenderung tinggi, MKDU memberikan sumbangan efektif terhadap pembentukan sikap nasionalisme sebesar 31,058 persen, ada perbedaab sikap nasionalisme yang signifikan antara kelompok mahasiswa semester II, IV, dan VIII, terdapat korelasi yang positif antara prestasi Pendidikan Pancasila, Kewiraanm dan Filsafat Pancasila dengan sikap nasionalisme mahasiswa.
Kesadaran Tertib Berlalulintas dan Pembinaannya Bagi Siswa SMA Negeri di Kotamadya Malang Sukarsono Sukarsono
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v3i11996p61-71

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran mengenai kesadaran tertib berlalulintas siswa, perhatian otangtua/sekolah terhadap kesadaran tertib berlalulintas siswa, dan hubungan perhatian orangtua/sekolah dengan kesadaran tertib berlalulintas siswa. Penelitian menggunakan metode survai. Data dikumpulkan dengan angket atas 132 siswa, wawancara dengan Kepala SMAN I dan VIII serta petugas Polresta Malang. Analisis dilakukan dengan persentase dan korelasi momen tangjar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMA Negeri Kotamadya Malang berpeluang besar melakukan pelanggaran tertib berlalulintas, kesadaran cukup mengenai pentingnya SIM/STNK saat bersepeda motor, kurang menyadari pentingnya perlengkapan keselamatan, hampir cukup dalam etika berlalulintas, memperoleh perhatian cenderung kurang dari orangtua dan kurang dari sekolah dalam tertib berlalulintas, dan berkesadaran tertib berlalulintas tinggi jika memperoleh perhatian tinggi dari orangtua/sekolah, dan sebaliknya.
Tingkat Pendidikan dan Kebiasaan para Ibu dalam Mencari Layanan Kesehatan di Desa Pantai Kalimantan Tengah M. Norsanie Darlan
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v3i11996p72-82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui tingkat pendidikan dan kebiasaan para ibu di desa pantai Kalimantan Tengah dalam mencari layanan kesehatan saat kehamilan dan melahirkan serta bentuk layanan yang tersedia. Data dikumpulkan dengan wawancara atas 120 orang responden dari 12 desa di tiga kecamatan dari tiga kabupaten dan dokumentasi di Dinas Kesehatan. Analisis dilakukan dengan statistik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tingkat pendidikan para ibu di desa pantai Kalimantan Tengah pada umumnya rendah; para ibu cenderung memilih layanan kesehatan di Puskesmas atau Posyandu pada saat kehamilan tetapi cenderung memilih layanan dukun pada saat melahirkan; fasilitas layanan kesehatan belum memadai.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

1996 1996


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 2 (2026) Vol. 32 No. 1 (2026) Vol. 31 No. 2 (2025) Vol. 31 No. 1 (2025) Vol. 30 No. 2 (2024) Vol. 30 No. 1 (2024) Vol. 29 No. 2 (2023) Vol. 29 No. 1 (2023) Vol. 28 No. 2 (2022) Vol. 28 No. 1 (2022) Vol. 27 No. 2 (2021) Vol. 27 No. 1 (2021) Vol. 26 No. 2 (2020) Vol. 26 No. 1 (2020) Vol. 25 No. 2 (2019) Vol. 25 No. 1 (2019) Vol. 24 No. 2 (2018) Vol. 24 No. 1 (2018) Vol. 23 No. 2 (2017) Vol. 23 No. 1 (2017) Vol. 22 No. 2 (2016) Vol. 22 No. 1 (2016) Vol. 21 No. 2 (2015) Vol. 21 No. 1 (2015) Vol. 20 No. 2 (2014) Vol. 20 No. 1 (2014) Vol. 19 No. 2 (2013) Vol. 19 No. 1 (2013) Vol. 18 No. 2 (2012) Vol. 18 No. 1 (2012) Vol. 17 No. 6 (2011) Vol. 17 No. 5 (2011) Vol. 17 No. 4 (2011) Vol. 17 No. 3 (2010) Vol. 17 No. 2 (2010) Vol. 17 No. 1 (2010) Vol. 16 No. 3 (2009) Vol. 16 No. 2 (2009) Vol. 16 No. 1 (2009) Vol. 15 No. 3 (2008) Vol. 15 No. 2 (2008) Vol. 15 No. 1 (2008) Vol. 14 No. 3 (2007) Vol. 14 No. 2 (2007) Vol. 14 No. 1 (2007) Vol. 13 No. 3 (2006) Vol. 13 No. 2 (2006) Vol. 13 No. 1 (2006) Vol. 12 No. 3 (2005) Vol. 12 No. 2 (2005) Vol. 12 No. 1 (2005) Vol. 11 No. 3 (2004) Vol. 11 No. 2 (2004) Vol. 11 No. 1 (2004) Vol. 10 No. 3 (2003) Vol. 10 No. 2 (2003) Vol. 10 No. 1 (2003) Vol. 9 No. 4 (2002) Vol. 9 No. 3 (2002) Vol. 9 No. 2 (2002) Vol. 9 No. 1 (2002) Vol. 8 No. 4 (2001) Vol. 8 No. 3 (2001) Vol. 8 No. 2 (2001) Vol. 8 No. 1 (2001) Vol. 7 No. 4 (2000) Vol. 7 No. 3 (2000) Vol. 7 No. 2 (2000) Vol. 7 No. 1 (2000) Vol. 7 (2000): Special Issue Vol. 6 No. 4 (1999) Vol. 6 No. 3 (1999) Vol. 6 No. 2 (1999) Vol. 6 No. 1 (1999) Vol. 6 (1999): Special Issue Vol. 5 No. 4 (1998) Vol. 5 No. 3 (1998) Vol. 5 No. 2 (1998) Vol. 5 No. 1 (1998) Vol. 5 (1998): Special Issue Vol. 4 No. 4 (1997) Vol. 4 No. 3 (1997) Vol. 4 No. 2 (1997) Vol. 4 No. 1 (1997) Vol. 4 (1997): Special Issue Vol. 3 No. 4 (1996) Vol. 3 No. 3 (1996) Vol. 3 No. 2 (1996) Vol. 3 No. 1 (1996) Vol. 2 No. 4 (1995) Vol. 2 No. 3 (1995) Vol. 2 No. 2 (1995) Vol. 2 No. 1 (1995) Vol. 1 No. 2 (1994) Vol. 1 No. 1 (1994) More Issue