cover
Contact Name
Nanda Septiana
Contact Email
mubtadijurnal@uinmadura.ac.id
Phone
+6285646309147
Journal Mail Official
mubtadijurnal@uinmadura.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java. Phone. (0324) 333187 fax 322551
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah
ISSN : 27157067     EISSN : 27208850     DOI : https://doi.org/10.19105/mubtadi
Core Subject :
Mubtadi adalah Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah yang dikelola Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtadiiyah (PGMI) UIN Madura yang berlokasi di jalan Jalan Raya Panglegur Km 4 Pamekasan 69371. Terbit 2 kali dalam satu tahun, pada bulan Pebruari dan Agustus. Bermula dari usul dan masukan para praktisi pendidikan bahwa begitu pentingnya saling tukar informasi dan sharing terkait keilmuan pendidikan khususnya seputar ke-MI/SD-an, untuk meningkatkan mutu pendidikan. Prodi PGMI UIN Madura kemudian melakukan koordinasi secara intensif untuk merespon masukan positif tersebut, dengan melakukan rapat dan workshop tentang pendirian jurnal, hingga terbitlah jurnal ini dihadapan pembaca. Untuk menjamin kualitas dari isi jurnal dan penyeragaman subtansi tulisan serta efektifitas, maka jurnal ini cukup menerbitkan seputar naskah yang berkaitan dengan keilmuan ke-MI/SD-an, baik dari sisi manajemen, pembelajaran, regulasi dan SDM di sekolah MI/SD. Adapun bentuk tulisannya bisa berupa hasil penelitian yang tentu dilengkapi dengan data, metode dan analisis yang benar; bentuk lain juga bisa berupa kajian analisis yang sangat kritis, idealis, produktif dan kontributif, dengan kaidah penulisan yang berlaku. Naskah belum pernah dimuat dimedia manapun.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 1 (2020)" : 8 Documents clear
IMPLEMENTASI TEKNIK ICE BREAKING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MI MATHALIUL ULUM I MALANGAN PADEMAWU TIMUR PAMEKASAN siti rohmah
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i1.3405

Abstract

AbstrakDalam kegiatan pembelajaran seorang guru harus mampu memberikan pelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan, untuk itu diperlukan model yang mengktifkan siswa dalam pembelajaran, sehingga guru perlu menerapkan model pembelajaran langsung. Dalam model pembelajaran langsung ini ada beberapa teknik yang bisa digunakan guru untuk merancang kegiatan pembelajaran yang menarik dan mengkondisikan siswa, salah satunya yaitu teknik ice breaking. Berdasarkan hal tersebut, maka ada empat permasalahan yang menjadi pokok dalam penelitian ini, yaitu: pertama, bagaimana langkah-langkah ice breaking yang digunakan guru untuk  meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas V MI Mathaliul Ulum 1 Malangan Pademawu Timur Pamekasan?; kedua, bagaimana keberhasilan teknik ice breaking untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas V MI Mathaliul Ulum 1 Malangan Pademawu Timur Pamekasan?; ketiga, bagaimana keberhasilan teknik ice breaking untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V MI Mathaliul Ulum 1 Malangan Pademawu Timur Pamekasan?; keempat, apa saja faktor pendukung dan penghambat terlaksananya teknik ice breaking untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas V MI Mathaliul Ulum 1 Malangan Pademawu Timur Pamekasan?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian dilakukan di MI Mathaliul Ulum 1 Malangan Pademawu Timur Pamekasan, dengan subyek penelitian adalah siswa kelas V. Dan pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama langkah-langkah teknik ice breaking ialah direncanakan dan dimasukkan dalam skenario pembelajaran pada awal pembelajaran, inti proses pembelajaran maupun akhir proses pembelajaran, ice breaking yang digunakan yaitu nyel-yel, games, tepuk tangan, dan tepuk harmoni. Kedua, keberhasilan teknik ice breaking untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa yaitu dapat membuat siswa lebih kondusif dan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Ketiga, keberhasilan teknik ice breaking untuk meningkatkan hasil belajar siswa, yaitu ketika guru memberikan atau menanyakan materi, pertanyaan, dan tugas siswa bisa menjawab dan mengerjakannya. Keempat, faktor pendukung seperti sarana dan prasarana, minat dan motivasi siswa, kesabaran guru dalam mengajar. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu, sumber belajar masih minim, alat peraga atau media masih terbatas, dan juga siswa yang berbicara sendiri ketika pembelajaran berlangsung.Kata Kunci: Teknik Ice Breaking, Aktivitas BelajarIn learning activities a teacher must be able to pro  vide creative, innovative and fun lessons, for that we need a model that activates students in learning, so the teacher needs to apply a direct learning model.  In this direct learning model there are several techniques that teachers can use to design interesting learning activities and condition students, one of which is the ice breaking technique. Based on this, there are four problems that become the main subject in this study, namely first, how the ice breaking steps are used by teachers to improve learning activities and learning outcomes of fifth grade student Elementary School Mathaliul Ulum I Malangan Pademawu Pamekasan?; second, how the success of the ice breaking technique to improve the learning activities of fifth grade studens Elementary School Mathaliul Ulum I Malangan Pademawu Pamekasan?; third, how success of the ice breaking technique to improve student learning outcomes of fifth  grade student Elementary School Mathaliul Ulum I Malangan Pademawu Pamekasan?; four, what are the supporting factors and obstacles to the implementation of ice breaking techniques to improve learning activities and laerning outcomes of fifth grade students Elementary School Mathaliul Ulum I Malangan Pademawu Pamekasan. This research use a qualitative approach with descriptive type. The study was conducted in elemntary school, with the subject of the study was fifth grade students. And data collection is done by conducting interviews, observations, and documentation. The results showed that, the steps of the ice breaking technique were planned and included in the learning scenario at the begining of learning, the core of the learning process and at the end of the learning process, the ice breaking used was yells, games, applause, and applause of harmony. Second, the success of ice breaking techniques to improve student learning activities that can make studentas more conducive and active in participating in learning. Third, the success of ice breaking techniques to improve student learning outcomes, namely when the teacher gives or asks material, questions, and assignments studentas can answer and work on it. Fourth, supporting factors such as facilities and infrastructure, student interest and motivation, teacher patience in teaching. While the inhibiting factors are, the laerning resourcesare still minimal, teaching aids or media are still limited, and also students who speak for themselves when learning takes place.        Keywords: Ice Breaking Technique, Learning Activities
PROBLEMA GURU DALAM MENGAJARKAN BERHITUNG PEMBAGIAN DIKELAS RENDAH SEKOLAH DASAR Yantoro Yantoro Yantoro; Endang Putri Susanti; Agung Rimba Kurniawan
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i1.3475

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problema guru dalam mengajarakan berhitung pembagian dikelas rendah sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian Study Kasus. Subjek penelitian adalah guru wali kelas 2 Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui wawancara terstruktur dan dokumentasi.Data yang diperoleh berupa data kualitatif yang berisi deskripsi tentang hasil wawancara dengan guru mengenai strategi pembelajaran berhitung pembagian disekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di kelas II SD Negeri 155/1 Sungai Buluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki problema dalam mengajarkan berhitung pembagian dikelas rendah. Berdasarkan indikator berhitung pembagian yaitu pengenalan konsep membagi, pembagian sederhana, dan mengajarkan konsep sisa, problema guru dalam mengajar berhitung pembagian yaitu terdapat pada peserta didik yang masih terfokus pada menghafal perkalian saja tanpa memahami pada proses operasi hitung pembagian itu sendiri. Kata Kunci : Problema Guru, Berhitung Pembagian
Penerapan Reward dan Punishment Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Siswa di SDI-Terpadu Al-Azhar Kelurahan Kowel Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan Abd. Mannan
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i1.3532

Abstract

AbstractHuman is the individual and social creatures. Human can not separate from other human in their relationship as social creature. Human will always live together based on their character. So that, there is such an interaction in this life. Therefore in human’s activities, there will always a process of interaction or communication either the interaction with nature, human, or the interaction with their God intentionally or not. One of the interaction which is exist is the educative interaction. It is the interaction that occurs to aim education and teaching. In the process of teaching learning, one of the central is the students who has various characters. There is a student who is easy to be controlled, some of them are diligent, and some other are very lazy to study. Some of them study to reach progressive and some other just want to avoid a punishment. Based on this case, this research want to explore the effectiveness of kinds of reward and punishment in the process of learning especially in SDI-Terpadu al-Azhar Kelurahan Kowel Kecamatan/Kabupaten Pamekasan. This research include to descriptive research and using Qualitative approach. From the result of research which is writer write, the innovation is there are some kinds of reward and punishment which is given by teacher to increase students’ learning motivation. There are some various effectiveness in giving reward and punishment to students’ learning motivation and this reward and motivations are done everytime when they need it.Keywords: Reward and Punishment. Spirit of Students’ LearningAbstrakManusia adalah makhluk individu dan mahluk sosial. Dalam hubungannya dengan manusia sebagai mahluk sosial, terkandung suatu maksud bahwa manusia bagaimanapun juga tidak dapat terlepas dari individu yang lain. Secara kodrati manusia akan selalu hidup bersama. Dalam kehidupan semacam inilah terjadi interaksi. Dengan demikian kegiatan hidup manusia akan selalu dibarengi dengan proses interaksi atau komunikasi, baik interaksi dengan alam lingkungan, interaksi dengan sesamanya, maupun dengan tuhannya, baik itu disengaja maupun tidak disengaja, salah satu bentuk interaksi yang ada adalah interaksi edukatif ialah interaksi yang berlangsung dalam suatu ikatan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran. dalam interaksi belajar mengajar salah satu sentralnya ialah siswa, dimana sering dijumpai siswa dengan karakter yang beragam. Ada siswa yang mudah dibina dan ada yang sulit dibina, sebagian giat belajar dan sebagian lain sangat malas belajar, sebagian mereka belajar untuk maju dan sebagian lain belajar hanya untuk terhindar dari hukuman. Berdasarkan hal sebagaimana tersebut di atas penelitian ini bermaksud untuk mengeksplorasi berbagai bentuk reward dan funisment serta efektifitasnya dalam kegiatan pembelajaran khususnya di SDI-Terpadu al-Azhar Kelurahan Kowel Kecamatan/Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan, diperoleh beberapa temuan bahwa di SDI-Terpadu al-Azhar Kelurahan Kowel Kecamatan/Kabupaten Pamekasan ada beberapa macam bentuk reward dan punishment yang diberikan oleh para guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, ada efektifitas yang bervariasi dalam pemberian reward dan punishment terhadap motivasi belajar siswa, serta reward dan punishment tersebut diberlakukan setiap saat jika dibutuhkan.Kata Kunci: Reward dan Punishment, Semangat Belajar Siswa
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM SENI KALIGRAFI KARYA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH IAIN PONOROGO Tirta Dimas Wahyu Negara; Ratna Yunita
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i1.3583

Abstract

Setiap karya seni pada umumnya memiliki nilai khusus yang terkandung disetiap ide penciptaannya, bisa berupa nilai keindahan, nilai pendidikan, teknik pembuatan dan lain sebagainya. Kaligrafi islam merupakan salah satu media da’wah yang memiliki nilai pendidikan. Oleh karena itu artikel ini ingin mengulas hasil karya kaligrafi mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo dalam mata kuliah Pembelajaran Seni dan Budaya di Madrasah Ibtidaiyah. Penulisan ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Penulis mengolah data dimulai dengan studi pustaka, merumuskan tema, membuat kata kunci dan merumuskan hasil analisis kedalam bentuk deskriptif. Kesimpulan hasil observasi menunjukkan bahwa karya kaligrafi mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo bertemakan lafadz Asmaul Husna dan Ayat-ayat suci Al-Qur’an memiliki nilai-nilai pendidikan yang terkandung didalamnya. Hal ini bisa dilihat dari pemilihan lafadz, arti lafadz, pemilihan khat, pemilihan warna dan teknik pewarnaan yang digunakan. In general, each work of art has an exceptional value contained in each of its evaluation ideas. It can be beauty value, educational value, manufacturing techniques and so forth. Islamic calligraphy is one of the missionary endeavour media that has educational value. Therefore, this article would like to review the calligraphy works of students of the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education department State Islamic Institute of Ponorogo in the Arts and Culture Learning at Madrasah Ibtidaiyah course. This study is descriptive qualitative. It is started with reviewing the literature, formulating the theme, creating keywords and formulating analysis results in descriptive forms. The conclusion of observations on the calligraphy works of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education department State Islamic Institute of Ponorogo students with the theme of Asmaul Husna and the holy verses of the Qur'an has educational values contained therein. This can be seen from the word selection, word meaning, line selection, colour selection, and colouring techniques used.
ANALISIS KRITIS PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS ONLINE DI MADRASAH IBTIDAIYAH MASA PANDEMI COVID 19 (SOLUSI MENYELAMATKAN MASA DEPAN ANAK-ANAK INDONESIA) Muhammad Syahrul Ulum; Jati Pamungkas
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i1.3584

Abstract

AbstraksiPada tanggal 15 Maret 2020 atau tiga hari setelah Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi, Presiden Republik Indonesia mengeluarkan kebijakan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah. Kebijakan tersebut mempunyai arti bahwa semua kegiatan harus berubah orientasinya yaitu tidak boleh melalui tatap muka secara langsung, termasuk di dalamnya adalah kegiatan belajar-mengajar di berbagai jenjang pendidikan baik formal maupun informal. Kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan, akan tetapi harus memanfaatkan media berbasis online dengan maksud untuk menghindari penularan Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran berbasis online di jenjang pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dengan analisis kritis data level mikro. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa ada unsur kecanduan teknologi oleh peserta didik untuk disalahgunakan di luar kepentingan pembelajaran. Selain itu, jebakan pendidikan gaya bank telah menjerat proses pembelajaan di mana guru lebih memposisikan diri sebagai subjek dan peserta didik sebagai objek yang hanya bisa menerima begitu saja perintah dari gurunya melalui pemberian tugas mandiri secara terus-menerus dengan sejumlah deadline pengumpulan akhir. Tujuan pendidikan secara umum tetap diarahkan pada pembentukan pribadi yang bermental pembebas, humanis dan demokratis, namun kenyataannya justru menjadikan peserta didik mengalami penindasan akan teknologi pembelajaran.  Kata kunci: Madrasah Ibtidaiyah, pembelajaran online, teknologi, analisis   kritis
PENGARUH KEDISIPLINAN TERHADAP KESULITAN BELAJAR SISWA PENDIDIKAN DASAR Tusriyani Sri
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i1.3585

Abstract

 Abstrak Dunia pendidikan dewasa ini menghadapi berbagai masalah yang amat kompleks yang memerlukan perhatian kita semua. Salah satu masalah itu adalah kurang disiplin terhadap waktu juga terhadap belajarnya dan tidak mengindahkan peraturan. Pada kenyataannya sekarang banyak siwa yang mengalami kesulitan dalam belajar sehingga hasil akademiknya menurun dan semua itu di sebabkan kurangnya tingkat kedisipinan terhadap diri siswa. Masalah tersebut apabila tidak segera diatasi akan semakin mengancam kehidupan generasi bangsa kita khususnya, dan tata kehidupan sosial masyarakat pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa, kesulitan-kesulitan belajar siswa, dan signifikansi korelasi pengaruh kedisiplinan terhadap kesulitan belajar siswa kelas V SD Negeri  Kalimook I.Disiplin  belajar  adalah  kepatuhan  mentaati peraturan dalam proses untuk memiliki pengetahuan atau kepatuhan mentaati peraturan dalam belajar,yang meliputi ; disiplin belajar di sekolah yang berupa : patuh dan taat terhadap tata tertib belajar di sekolah, persiapan belajar, perhatian terhadap kegiatan pembelajaran dikelas,  menyelesaikan  tugas  pada  waktunya,  sedangkan  disiplin belajar di rumah berupa : memiliki rencana atau jadwal belajar, belajar dalam tempat dan suasana yang mendukung, ketaatan dan keteraturan dalam belajar dan juga perhatian terhadap materi pelajaran. Kesulitan belajar siswa merupakan siswa yang tidak dapat belajar dengan baik, yang disebabkan adanya hambatan ataupun kegagalan dalam belajar sehingga menghambat tercapainya kinerja akademik yang sesuai dengan harapan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi penelitian para siswa kelas V SD Negeri  Kalimook I sejumlah 378 siswa. Dari populasi tersebut diambil sampel sebanyak 56 siswa dengan menggunakan teknik random sampling secara proporsional (melalui cara undian/acak). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen berupa kuesioner kedisiplinan dan kesulitan belajar. Kuesioner sebelum digunakan untuk mengumpulkan data-data penelitian, terlebih dulu dilakukan pretest  untuk melakukan uji reliabilitas dan validitasnya. Data-data penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistika r korelasi product moment. Diperoleh angka koefisien korelasi sebesar rhitung = 0,714. Angka koefisien tersebut lebih besar daripada r tabel = 0,266 baik pada taraf signifikan 95%. Jadi r = 0,714> 0,266 yang berarti signifikan.Berdasarkan hasil analisis tersebut, disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kedisiplinan dan kesulitan belajar siswa kelas V SD Negeri  Kalimook I.Kata Kunci:Kedisiplinan, Kesulitan Belajar Siswa. Abstract Today's education world faces various complex problems that require our attention. One of the problems is lack of discipline in time as well as in learning and not heed the rules. In fact now many students have difficulty in learning so that academic results decline and all of that is caused by the lack of level of discipline of students. If the problem is not immediately addressed, it will increasingly threaten the lives of our nation's generation in particular, and the social life order of society in general. This study aims to determine student learning discipline, student learning difficulties, and the significance of the correlation of disciplinary influence on learning difficulties of fifth grade students at SD Negeri Kalimook I.Learning discipline is the obedience to obey the rules in the process of having knowledge or obedience to obey the rules in learning, which includes; discipline of learning in school in the form of: obedient and obedient to the rules of learning in school, preparation for learning, attention to learning activities in class, completing assignments on time, while learning discipline at home in the form of: having a plan or schedule of learning, learning in a place and atmosphere that is support, obedience and regularity in learning and also attention to the subject matter. Difficulties in student learning are students who cannot learn well, which are caused by obstacles or failures in learning that hinder the achievement of academic performance in accordance with expectations.This study uses a quantitative approach with a research population of class V students of SD Negeri Kalimook I totaling 378 students. From the population, a sample of 56 students was taken using proportional random sampling technique (via lottery / random method). Data collection methods used were instruments in the form of disciplinary questionnaires and learning difficulties. Before the questionnaire was used to collect research data, a pretest was first conducted to test the reliability and validity.The research data were further analyzed using statistical product moment correlation analysis techniques. Obtained correlation coefficient number of r count = 0.714. The coefficient number is greater than r table = 0.266 both at a significant level of 95%. So r = 0.714> 0.266 which means significant.Based on the results of the analysis, it was concluded that there was a significant positive relationship between discipline and learning difficulties of fifth grade students of SD Negeri Kalimook I Keywords: Discipline, Student Learning Difficulties.
UPAYA MELATIH KEMANDIRIAN BELAJAR MELALUI OUTDOOR LEARNING (ODL) SISWA KELAS III SDN PUCANG 4 SIDOARJO Rosyidah Umami Octavia
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i1.3591

Abstract

In doing interaction during learning process in the classroom, most of the students are less independence. This research is an effort to practice independent of students’ learning through outdoor learning This study uses a qualitative approach, which is research that produces descriptive data in the form of written and oral words from people and observable behavior. This type of research is a descriptive study, the researcher investigates the circumstances, conditions, situations, events, and activities, the results of which are presented in the form of research reports. While the type of research used is descriptive, namely by describing systematically the description and explanation of the data obtained in the study and the phenomena investigated based on the problem formulation. Based on the result of students’ learning observation, the mean value of students’ activities in first meeting is 2,967, the second meeting is 3,562, and the last meeting is 3,931. The conclusion of this research show that the third grade students of SD Negeri Pucang 4 Sidoarjo are very enthusiastic and happy in learning process. Therefore, the interaction of learning process can be done based on our hope. 
Literasi Finansial Pada Tingkat Sekolah Dasar Sebagai Strategi Pengembangan Financial Inclusion di Indonesia abdullah kafabih
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i1.3607

Abstract

Indeks literasi keuangan Indonesia tahun 2019 menunjukkan nilai yang masih rendah yakni 38,03%, ini menandakan rendahnya kemampuan pengambilan keputusan dalam penggunaan dan manajemen uang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan financial inclusion melalui program literasi keuangan pada siswa sekolah dasar. Siswa sekolah dasar memiliki kecenderungan sikap konsumtif, karena mereka belum dapat membedakan prinsip kebutuhan dan keinginan dalam mengkonsumsi barang. Maka literasi keuangan sebagai bentuk kontrol dan rasionalisasi penggunaan uang. Jenis penelitan ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan rasional terhadap literasi keuangan serta pengembangan strategi financial inclussion. Strategi literasi finansial pada tingkat sekolah dasar belum disusun dengan baik, namun beberapa materi yang memuat tentang literasi keuangan sudah diajarkan pada tingkat sekolah dasar. Pengintegrasian kurikulum, motivasi guru, keterlibatan komunitas, serta penyediaan akses teknologi informasi merupakan faktor-faktor efektif guna meningkatkan pemahaman literasi keuangan. Kurikulum dan materi ajar disesuaikan berdasarkan temuan lapangan yang dirancang para stakeholder terkait terutama aktor pendidikan dan komunitas sosial. Standar konten literasi keuangan sebagai pengembangan keuangan inklusif yakni pelajar dapat memahami  hubungan antara pendidikan, karir dan gaya hidup serta pengembangan kemampuan yang dibutuhkan untuk target finansial. Kata Kunci: Sekolah Dasar, Literasi Finansial, Financial Inclussion

Page 1 of 1 | Total Record : 8