cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dik Indonesiana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, SATISFACTION (ARIAS) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI Khidmatul Mamluah
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan kurang beragamnya penerapan model pembelajaran yang dapat menarik minat belajar dan membangun keterampilan siswa dalam pembelajaran menulis puisi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui signifikansi perbedaan antara kemampuan menulis puisi siswa sebelum dan sudah diterapkan model pembelajaran ARIAS. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi desain pretest-posttes one group. Teori yang mendasaripenelitian ini adalah teori model pembelajaran ARIAS oleh Sopah (2007) dan puisi oleh Waluyo (1987). Hasil penelitian adalah ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis puisi sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan menerapkan model pembelajaran ARIAS.Kata kunci: model pembelajaran, ARIAS, puisi
EFETIVITAS PENGGUNAAN METODE NATURE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI (Penelitian Eksperimen terhadap Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Dawuan Subang) Dhina Herlina Retria
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kenyataan yang menunjukkan masih rendahnya keterampilan siswa dalam menulis puisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode nature learning. Model penelitian yang digunakan adalah eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding. Desain yang digunakan adalah desain prates dan pascates grup pada satu kelas eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan metode nature learning dalam pembelajaran menulis puisi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Tes menulis puisi dilakukan pada sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Dawuan Subang. Hasilnya dengan menggunakan metode nature learning kemampuan menulis puisi siswa menjadi lebih baik. Dengan demikian dikatakan bahwa metode nature learning efektif digunakan dalam pembelajaran menulis puisi. Kata kunci: menulis, puisi, nature learning.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FOTO ESAI Masniah Masniah
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya siswa yang menganggap kegiatan menulis merupakan kegiatan sulit. Tujuan penelitian untuk mengetahui keefektifan media foto esai dalam pembelajaran menulis teks berita, juga untuk mengetahui gambaran mengenai kemampuan menulis teks berita siswa sebelum dan sesudah menggunakan media foto esai. Metode yang digunakan kuasi eksperimen dengan desain “one-group pretest-posttest design”. Pembahasan menulis yang dikembangkan diambil dari Henry Guntur Tarigan, serta pembahasan teks berita dari Ashadi Siregar, dan pembahasan foto esai dari Atok Sugiarto. Media foto esai terbukti efektif dalam pembelajaran menulis teks berita. Kata Kunci: teks berita, foto esai, kuasi eksperimen, one-group pretest-posttest design
PERAN MEDIA MAJALAH DINDING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA XIX-2 BANDUNG Putri Pardede
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media majalah dinding di SMP Kartika XIX-2 Bandung.Tujuannya adalah untuk mengetahui peranan media majalah dinding apabila diterapkan pada pembelajaran menulis puisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu, sedangkan analisis datanya menggunakan uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji hipotesis. Data penelitian ini berupa hasil tes awal dan tes akhir menulis puisi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kemampuan menulis puisi siswa sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan berupa penggunaan media majalah dinding, sehingga media ini dapat untuk digunakan dalam pembelajaran menulis puisi.Kata kunci: media majalah dinding, pembelajaran menulis puisi
PEMBELAJARAN MENGAPRESIASI PUISI PADA SISWA KELAS VIII G SMP NEGERI 2 LEMBANG DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK JIGSAW Gumgum Gumbira
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami oleh siswa dalam mengapresiasi puisi selama pembelajaran antara lain yaitu, (1) siswa tidak terbiasa mengapresiasi puisi, akibat dari kegiatan membaca yang kurang, dampaknya pembendaharaan kata yang diserap kurang terasah; (2) intensitas pertemuan pembelajaran mengapresiasi puisi yang kurang; (3) penggunaan teknik, model dan strategi pembelajaran yang diulang-ulang. Dari permasalahan tersebut,  peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran apresiasi puisi; (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran apresiasi puisi; serta (3) mendeskripsikan hasil pembelajaran apresiasi puisi dengan menggunakan teknik Jigsaw selama penelitian di kelas VIII G semester 2 SMPN 2 Lembang. Dalam pelaksanaannya, peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan sebanyak tiga siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, kemudian disusul dengan penggunaan teknik Jigsaw sebagai salah satu langkah lanjutan yang efektif dan efisien untuk megimplementasikan teknik pembelajaran. Dari ketiga tahap tersebut, peneliti lebih memfokuskan serta mengarahkan pada dua fokus pembelajaran yaitu tahap proses dan tahap penggunaan teknik Jigsaw. Pada tahap proses pembelajaran mengapresiasi puisi, siswa diharapkan mampu mengungkapkan makna tersirat dari unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik yang berupa tema, amanat, feeling (perasaan), nada dan gaya bahasa (majas) di dalam puisi saat proses kegiatan mengapresiasi puisi. Selanjutnya pada tahap pengaplikasian teknik Jigsaw, siswa diharapkan mampu bekerja sama di dalam kelompoknya. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi dengan teknik Jigsaw yang diolah dan dikaji dengan hasil rata-rata terlihat adanya peningkatan dari setiap siklus pembelajaran. Hasil rata-rata pembelajaran siswa pada siklus I menggunakan antologi puisi Amir Hamzah,  dengan nilai persentase 65%. Proses pembelajaran pada siklus 1 dijadikan sebagai refleksi untuk proses pembelajaran di siklus II, begitu pun dengan proses pembelajaran di siklus III. Dalam pelaksanaannya, baik siklus II maupun siklus III hampir sama, perbedaannya terletak pada penugasan antologi puisi yang diberikan, pada siklus II menggunakan antologi puisi karya Chairil Anwar, sedangkan pada siklus III menggunakan antologi puisi karya Taufik Ismail. Dengan hasil rata-rata pembelajaran yang berbeda pula, yakni hasil pada siklus II diperoleh nilai persentase 82,61% dan hasil pada siklus III diperoleh nilai persentase 97,44%. Kata kunci : pembelajaran mengapresiasi puisi dan teknik Jigsaw
PENGARUH TINGKAT KECERDASAN LINGUISTIK TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS X SMK NEGERI 12 BANDUNG Anggit Khairani
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya hasil pembelajaran menulis siswa yang tidak  optimal pencapaian dalam evaluasinya, dan seorang guru belum bisa memanfaatkan sebuah kecerdasan linguistik yang dimiliki siswa dalam pengembangan pembelajaran menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang dihasilkan oleh kecerdasan linguistik terhadap hasil pembelajaran menulis serta mengetahui perbedaan pengaruh kecerdasan linguistik terhadap hasil menulis karangan narasi 3 subkelompok, yaitu unggul, sedang, dan rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi yang merupakan pengembangan dari penelitian deskriptif kuantitatif. Teori yang melandasi penelitian ini adalah pernyatan Gardner (2003:75) bahwa orang dengan kecerdasan linguistik yang tinggi menampilkan fasilitas dengan kata-kata, bahasa dan biasanya pandai membaca, menulis, bercerita, dan menghafal kata-kata bersama dengan tanggal. Data penelitian diperoleh melalui tes psikologi kecerdasan linguistik dan tes hasil belajar yang terdiri atas pretes dan psotes berupa evaluasi menulis karangan narasi dengan strategi pembelajaran multiple intelligences, yaitu model VAK (Visual, Auditory, Kinestethic).  Kata Kunci : kecerdasan linguistik, multiple intelligences, menulis karangan narasi, model pembelajaran VAK
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TARI BAMBU PADA PEMBELAJARAN BERBICARA SISWA KELAS VII SMP YAS BANDUNG Leni Pujiastuti
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang penerapan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu pada pembelajaran berbicara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan berbicara siswa kelas VII SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola masih kurang baik dan siswa masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pikiran, gagasan, dan perasaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan: 1) bagaimana kemampuan berbicara  siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu; 2) bagaimana kemampuan berbicara siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu; 3) adakah perbedaan yang signifikan antara kemampuan berbicara siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola di kelas eksperimen sebelum dan sesudah  menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu dengan kelas pembanding yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini berupa tes lisan, observasi, dan penilaian unjuk kerja (kinerja). Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan VII F sebagai kelas pembanding. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berbicara siswa dalam menceritakan tokoh idola kelas eksperimen dengan kelas pembanding. Simpulan penelitian ini adalah kemampuan berbicara siswa dalam menceritakan tokoh idola di kelas eksperimen mengalami peningkatan dan perbedaan yang signifikan dengan kelas pembanding sesudah diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, teknik tari bambu, pembelajaran berbicara
ANALISIS KETERBACAAN WACANA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK BAHASA INDONESIA JENJANG SMP Sitti Natasya Isabela
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji keterbacaan wacana uraian materi, teks bacaan, instruksi soal serta instrumen soal Buku Sekolah Elektronik (BSE) Bahasa Indonesia jenjang SMP. Dihitung dengan Grafik Fry,Grafik Raygor, dan Tes Klose. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. BSE kelas VII, keterbacaan uraian materi, teks bacaan,dan instrumen soal, jatuh pada kelas 7, mudah dipahami. Instruksi soal dihitung dengan Tes Klose masuk jenjang agak sukar. BSE kelas VIII dihitung dengan Grafik Fry, Grafik Raygor dan Tes Klose, uraian materi,dan instrumen soal, jatuh pada kelas 8, mudah dipahami. Teks bacaan dihitung dengan Grafik Raygor dan Tes Klose jatuh pada kelas 9,4, wacana agak sulit dipahami. Kelas IX dihitung Grafik Fry dan Grafik Raygor, uraian materi dan teks bacaan jatuh pada kelas 9. Dengan Tes Klose uraian materi mudah, teks bacaan agak sukar. Kesimpulan penelitian ini, keterbacaan wacana uraian materi,teks bacaan, instruksi soal, dan instrumen soal BSE jenjang SMP rata-rata sudah cocok digunakan untuk jenjang masing-masing kelas dan wacana dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Katakunci: keterbacaan wacana, Buku Sekolah Elektronik SMP
PENERAPAN TEKNIK CERITA PERMULAAN DISKUSI (DISCUSSION STARTER STORY) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK Whisnu Pradana
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis cerpen merupakan salah satu pembelajaran yang diajarkan pada siswa SMA kelas X. Menulis cerpen adalah suatu proses kreatif yang memerlukan daya imajinasi dan pengolahan kata-kata sehingga menciptakan jalan cerita yang mampu tergambarkan dengan baik bagi pembaca. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan kelas kontrol. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis cerpen ketika diberikan perlakuan berupa Teknik Cerita Permulaan Diskusi. Berdasarkan pada hasil tes awal, kemampuan siswa dalam menulis cerpen rata-rata pada kelas eksperimen adalah 60,24 dan pada kelas kontrol 58,64. Setelah menggunakan Teknik Cerita Permulaan Diskusi di kelas eksperimen, nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan menjadi 74,81 dan di kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran terlangsung juga mengalami peningkatan menjadi 62,90. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan tersebut, Teknik Cerita Permulaan Diskusi terbukti efektif diterapkan pada pembelajaran menulis cerpen di kelas X. Kata kunci : pembelajaran menulis cerpen, Teknik Cerita Permulaan Diskusi. 
MENULIS POSTER DENGAN STRATEGI MENIRU-MENGOLAH-MENGEMBANGKAN Wahyuni Wahyuni
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menghasilkan karya tulis dalam bentuk poster. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas VIII-E di SMP Pasundan 4 Bandung tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 42 siswa. Peneliti mencoba memecahkan permasalahan tersebut dengan cara menawarkan strategi 3M (Meniru-Mengolah-Mengembangkan) yang akan diterapkan dalam proses menulis poster. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan siswa menulis poster setelah dievaluasi.Kata Kunci: strategi 3M, menulis poster, penelitian tindakan kelas.