cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dik Indonesiana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
KEEFEKTIFAN MEDIA FILM PENDEK VERSI EAGLE AWARDS DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTATIF Stella Talitha
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya minat siswa dalam pembelajaran menulis paragraf argumentatif. Hal ini mendorong peneliti untuk menggunakan suatu media pembelajaran yaitu media film pendek versi Eagle Awards. Dalam hal ini, apakah penggunaan media film pendek versi Eagle Awards efektif dalam pembelajaran menulis paragraf argumentatif di kelas eksperimen? Rancangan penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang dipilih adalah eksperimen semu dengan menggunakan dua kelompok subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran film pendek versi Eagle Awards efektif dalam pembelajaran menulis paragraf argumentatif di kelas eksperimen.Kata Kunci: media film pendek versi Eagle Awards, paragraf argumentatif
PENGGUNAAN KARTU KATA PADA PEMBELAJARAN KOSAKATA BERAFIKS DALAM KETERAMPILAN MENULIS BIPA TINGKAT DASAR (Penelitian Eksperimen Subjek Tunggal pada Pembelajar BIPA di Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia ) Novia Siti Rohayani
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran BIPA: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek keterampilan berbahasa yang dipelajari dalam BIPA adalah keterampilan menulis. Pada keterampilan ini, terdapat muatan materi yang berkaitan dengan kosakata berafiks. Materi mengenai kosakata berafiks dianggap sulit oleh pembelajar BIPA. Kesulitan ini berkaitan dengan adanya perubahan dari afiks tersebut jika digabungkan dengan kata dasar, misalnya afiks meN-.  Alternatif yang bisa dilakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut adalah dengan menggunakan kartu kata. Tujuan digunakan kartu kata tersebut adalah untuk membantu pembelajar memahami materi. Oleh karena itu, diperlukan adanya bentuk tampilan dan kartu kata yang sesuai dengan pembelajaran BIPA tingkat dasar. Selain itu, bertujuan untuk menjelaskan hasil pembelajaran dari pembelajar BIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen subjek tunggal. Setelah dilakukan penelitian, pembelajar BIPA memperoleh skor 75 setelah mengerjakan lataihan pada tahap awal. Skor tersebut kemudian mengalami peningkatan saat dilakukan intervensi. Skor yang diperoleh pembelajar setelah intervensi adalah 83,5. Skor tersebut mengalami penurunan pada setiap intervensi, namun terdapat perkembangan dalam hal penggunaan kosakata. Pembelajar BIPA dapat menggunakan kosakata yang beragam dalam setiap kalimat yang dibuatnya.Kata kunci: BIPA, kartu kata, kosakata berafiks, pembelajar BIPA.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS EKSPOSISI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BLOG (Penelitian Tindakan Kelas terhadap Siswa Kelas X-F SMA Negeri 5 Bandung Tahun Ajaran 2009 / 2010) Hedi Wahyu
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anggapan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media yang tepat akan meningkatkan kemampuan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis karangan eksposisi dengan menggunakan media blog menjadi meningkat. Hal ini dilihat dari peningkatan kemampuan siswa dalam setiap siklus. Pada siklus pertama, skor tertinggi siswa adalah 96,7 dan skor terendah 30 dengan rata-rata 59,7. Kenaikan terjadi pada siklus II dengan skor tertinggi 96,7 dan skor terendah 46,7 dengan rata-rata 73,3. Kenaikan juga terjadi pada siklus III dengan skor tertinggi 100 dan skor terendah 60 dengan rata-rata 80. Dengan demikian, penggunaan media blog dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan eksposisi. Kata kunci        : media blog, menulis eksposisi
MODEL ALAT EVALUASI KETERAMPILAN MEMBACA PADA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK BAHASA INDONESIA KELAS X (Penelitian Research and Development Di SMA Negeri 3 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013) Marla Erika Rifani
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi dapat diartikan alat yang digunakan untuk mencapai maksud penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana alat evaluasi keterampilan membaca dalam buku sekolah elektronik untuk kelas X karya E.Kusnadi mampu mengevaluasi hasil belajar siswa dan membuat model perbaikan bagi alat evaluasi yang kurang mumpuni. Penelitian ini menggunakan metode research and development. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dari 50 butir soal pilihan ganda keterampilan membaca yang terdapat dalam buku ini, hanya 16 butir soal yang dinyatakan valid.                              Kata Kunci : Evaluasi, Keterampilan Membaca, Buku sekolah elektronik, Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, dan Daya Pembeda.
PEMANFAATAN MEDIA IKLAN PRODUK LEJEL HOME SHOPPING DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA DI KELAS X SMKN 12 BANDUNG Fenny Anggraeni Agustina
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan media iklan produk Lejel Home Shopping di SMKN 12 Bandung. Tujuannya adalah untuk mengetahui keefektifan media iklan produk Lejel Home Shopping apabila digunakan dalam pembelajaran berbicara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan analisis data menggunakan uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji hipotesis. Data penelitian ini berupa hasil tes awal dan tes akhir berbicara siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kemampuan berbicara siswa sebelum dengan sesudah mendapat perlakuan menggunakan media iklan Lejel Home Shopping, sehingga media ini efektif untuk digunakan dalam pembelajaran berbicara. Kata kunci : media iklan produk Lejel Home Shopping, pembelajaran berbicara.
PENERAPAN METODE KWL (KNOW - WANT TO KNOW – LEARNED) DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA INTENSIF TAJUK RENCANA PADA SISWA KELAS XI SMA Risca Olistiani
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kompetensi dasar aspek membaca dalam kurikulum yang harus dicapai oleh siswa kelas XI SMA adalah membedakan fakta dan opini  pada editorial/tajuk rencana dengan membaca intensif. Peneliti menerapkan metode KWL dalam pembelajaran membaca intensif tajuk rencana.Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca intensif tajuk rencana siswa kelas XI di kelas eksperimen dan kelas kontrol, untuk mendeskripsikan signifikansi perbedaan antara kemampuan membaca intensif tajuk rencana antara kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah menggunakan metode KWL (Know – Want to Know – Learned).  Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen semu. Kemampuan siswa dalam membaca intensif teks tajuk rencana tergolong rendah karena kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 53,77 dan 54,05. Setelah menerapakan metode KWL (Know – Want to Know – Learned) di kelas eksperimen, nilai rata-rata mengalami peningkatan  menjadi 69,94 dan di kelas kontrol yang menggunakan metode tanya jawab juga mengalami peningkatan  menjadi 63,74. Hasil penelitian adalah adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan membaca intensif tajuk rencana antara kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah menggunakan metode KWL (Know - Want To Know – Learned). Kata kunci: Metode KWL (Know - Want To Know – Learned),  Membaca intensif,  tajuk rencana.
EFEKTIVITAS PENERAPAN TEKNIK BERCERITA BERPASANGAN DALAM PEMBELAJARAN MEMPARAFRASAKAN PUISI Mia Yulianti
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam pembelajaran memparafrasakan puisi yang terdapat di dalam silabus mata pelajaran Bahasa Indonesia SMK kelas X. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan siswa sebelum dan setelah diberi perlakuan dengan teknik bercerita berpasangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen one group-pretest dan posttest design. Teori yang melandasinya adalah teori mengenai penelitian kuantitatif dan teknik bercerita berpasangan yang ditulis oleh Anita Lie. Data penelitian berupa sampel yang dipilih secara acak yaitu kelas eksperimen yang berjumlah 34 orang siswa. Hasil penelitiannya adalah perbandingan nilai thitung dengan nilai ttabel adalah (5,37) (2,03) sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Kata kunci: kuasi eksperimen, memparafrasakan puisi, teknik bercerita berpasangan