cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dik Indonesiana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
PENGGUNAAN MEDIA TAYANGAN JEJAK PETUALANG TRANS7 PADA PEMBELAJARAN MENULIS PUISI KEINDAHAN ALAM Liestia Lestari
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam pembelajaran menulis puisi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan menulis puisi siswa, sebelum dan sesudah diberikan media tayangan ‘Jejak Petualang’ Trans7. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Data penelitian ini berupa puisi siswa yang diperoleh melalui tes awal dan tes akhir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media tayangan ‘Jejak Petualang’ Trans7 efektif digunakan dalam pembelajaran menulis puisi. Kata kunci: menulis puisi, media tayangan “Jejak Petualang” Trans7, eksperimen semu, nonequivalent control group design
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BERPIKIR-BERPASANGAN-BEREMPAT (THINK-PAIR-SQUARE) (Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas VIII-A SMP Pasundan 4 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013) Meilida Hanum Lubis
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas VIII-A SMP Pasundan 4 Bandung dengan menggunakan model Kooperatif tipe Think-Pair-Square. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan:bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan hasildari proses pembelajaran berbicara dengan tipe Think-Pair-Square. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian menemukan peningkatan dari tiap siklus pembelajaran. Peningkatannya melihat dari hasil evaluasi siswa dengan membandingkan dari nilai sebelum menerapkan teknik (pra-siklus) ke siklus I, dan terakhir siklus II. Kata kunci : keterampilan berbicara, model kooperatif, teknik think-pair-square, penelitian tindakan kelas, menyampaikan pendapat, diskusi
PENERAPAN MODEL TALKING STICK BERORINTASI PENDEKATAN KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS BIOGRAFI PADA SISWA KELAS VII SMP Wina Sugiarti
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca teks biografi merupakan salahsatu kompetensi dasar aspek membaca dalam kurikulum yang harus dicapai oleh siswa kelas VII SMP. Peneliti menerapkan model talking stick dalam pembelajaran membaca teks biografi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses pembelajaran, perbedaan antara siswa yang menerapkan model talking stick dengan siswa yang tidak menerapkan model talking stick dan mengetahui respon siswa. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen. Kemampuan siswa dalam membaca teks biografi tergolong rendah karena kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 70,00 dan 69,00. Setelah menerapkan model talking stick dalam pembelajaran membaca teks biografi di kelas eksperimen, nilai rata-rata mengalami peningkatan  menjadi 81,00 dan di kelas kontrol yang menggunakan model berbeda juga mengalami peningkatan menjadi 75,42. Pembelajaran menggunakan model talking stick juga lebih aktif dan dapat bekerjasama dengan teman sekelas.Kata kunci: Model talking stick, Membaca teks biografi.
PENGGUNAAN MEDIA TAYANGAN REPORTASE INVESTIGASI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN PERSUASI (Studi Eksperimen Semu terhadap Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013) Merinda Solikhah
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam menulis karangan, khususnya karangan persuasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil belajar menulis karangan persuasi dengan menggunakan tayangan “Reportase Investigasi”, mendeskripsikan perubahan kemampuan siswa dalam menulis karangan persuasi dengan menggunakan media tayangan “Reportase Investigasi” dan mendeskripsikan keefektifan media tayangan “Reportase Investigasi” pada pembelajaran menulis. Metode yang melandasi penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data hasil penelitian berupa hasil karangan persuasi siswa yang dikhususkan pada persuasi propaganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tayangan “Reportase Investigasi” ini memperoleh hasil yang signifikan sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Kata Kunci: Media pembelajaran, Tayangan “Reportase Investigasi”, karangan persuasi,  kemampuan menulis.
PEMANFAATAN MEDIA VIDEO LOMBA DEBAT TINGKAT SMA SE-JAWA BARAT DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA (Penelitian Eksperimen Kuasi pada Siswa Tingkat Semenjana di SMKN 12 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013 ) Eka Nurul Setiawati
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran di kelas, yaitu perlunya media yang tepat, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh siswa sehingga diperlukan sebuah media pembelajaran yang mampu menunjang dan sesuai dengan materi pembelajaran yang akan disampaikan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemanfaatan dan keefektifan penggunaan media video Lomba Debat Tingkat SMA se-Jawa Barat dalam pembelajaran berbicara, khususnya menyampaikan argumentasi dalam sebuah forum debat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan penggunaan kelas eksperimen yang melalui tahap prates dan pascates. Data penelitian berupa penilaian kemampuan mengungkapkan argumentasi dalam sebuah forum debat siswa tingkat semenjana di SMK Negeri 12 Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil kemampuan berbicara siswa antara sebelum dan sesudah perlakuan sehingga media video Lomba Debat Tingkat SMA se-Jawa Barat bermanfaat dan efektif digunakan dalam pembelajaran berbicara di kelas X SMK Negeri 12 Bandung.Kata Kunci : media, debat, argumentasi, manfaat.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMBELAJAR BIPA UPI ASAL KOREA SELATAN DALAM PEMBELAJARAN BIPA TINGKAT DASAR Meida Taftiawati
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran BIPA: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajar BIPA seringkali dihadapkan pada keharusan untuk berkomunikasi dalam kegiatan pembelajaran, sementara ia masih belum menguasai bahasa Indonesia secara sempurna, terutama pada pembelajaran BIPA tingkat dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan implementasi dari strategi komunikasi yang digunakan pembelajar asing dalam pembelajaran BIPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus yang memotret dan mendeskripsikan temuan suatu kasus. Teori yang melandasi penelitian ini adalah tipologi dari Tarone (1980) yang memandang bahwa strategi komunikasi berfungsi untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan linguistik dari pembelajar B2 dengan lawan bicaranya di dalam situasi komunikasi nyata. Adapun data dalam penelitian ini adalah perilaku verbal dan non-verbal empat pembelajar asing asal Korea Selatan ketika pembelajaran BIPA.Kata kunci: studi kasus, BIPA, strategi komunikasi
PENERAPAN MODEL SAVI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI (Eksperimen Semu terhadap Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013) Susi Latifatul Kamilah
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kelemahan siswa dalam menulis puisi khususnya puisi tentang keindahan alam. Hal itu dipengaruhi oleh ketidaktepatan penggunaan model pembelajaran. Penulis memberikan alternatif model SAVI untuk digunakan dalam pembelajaran menulis puisi. Namun, sebelumnya penulis akan mengujicobakan model SAVI untuk mengetahui tingkat efektivitasannya.Berdasarkan latar belakang penelitian tersebut, penelitian ini mengacu pada beberapa rumusan masalah, yakni: 1) Bagaimana kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 9 Bandung dalam pembelajaran menulis puisi sebelum dan sesudah diterapkan model SAVI di kelas eksperimen; 2) Bagaimana kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 9 Bandung dalam pembelajaran menulis puisi tanpa menggunakan model SAVI di kelas kontrol; 3) Adakah perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 9 Bandung di kelas eksperimen dengan di kelas kontrol. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan hal-hal yang tercantum dalam rumusan masalah tersebut. Adapun teori yang melandasi model SAVI adalah teori “Accelerated Learning” yang dikemukakan oleh Dave Meier dan Bobbi DePorter, bahwa pembelajaran yang baik itu adalah pembelajaran yang melibatkan seluruh aspek indra, menyenangkan (disenangi siswa), berpusat pada siswa, serta dapat menyesuaikan diri dengan cara masuk ke dunia siswa.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain penelitian pretest-posttest Control Group. Data penelitian ini berupa hasil menulis puisi siswa yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Kelas eksperimen menggunakan model SAVI, sedangkan kelas kontrol menggunakan peta konsep.Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen setelah menggunakan model SAVI, dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan metode peta konsep. Peningkatan kemampuan siswa kelas eksperimen (menggunakan model SAVI) sebesar 97%, sedangkan peningkatan kemampuan siswa kelas kontrol (menggunakan metode peta konsep) sebesar 69%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam menulis puisi di kelas eksperimen lebih tinggi daripada peningkatan kemampuan siswa dalam menulis puisi di kelas kontrol.Kata kunci : model SAVI, pembelajaran menulis puisi
PENERAPAN METODE PORPE DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA KRITIS TEKS EDITORIAL Yani Septiani
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan siswa mengenai metode membaca sehingga siswa tidak dilibatkan secara aktif saat dihadapkan dengan suatu wacana khususnya wacana teks editorial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan metode PORPE dalam pembelajaran membaca kritis teks editorial. Teori yang melandasi yaitu teori mengenai membaca kritis, metode PORPE dan teori yang berkaitan dengan teks editorial. Data penelitian berupa data prates-pascates membaca teks editorial di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian adalah metode PORPE efektif dalam pembelajaran membaca kritis teks editorial. Kata Kunci : pembelajaran membaca kritis teks editorial, metode PORPE, tajuk rencana
PENERAPAN MODEL SIMULASI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBAWAKAN ACARA (Penelitian Tindakan Kelas VIII E Siswa SMPN 19 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013) Gina Agniya
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya pembelajaran berbicara. Siswa dapat terampil berbicara memerlukan model pembelajaran yang tepat sasaran untuk memunculkan hal-hal tersebut dari dalam diri siswa. Model pembelajaran tersebut salah satunya adalah model simulasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan  perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara dengan menggunakan model simulasi, mendeskripsikan  pelaksanaan dan pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara dengan menggunakan model simulasi, dan mendeskripsikan hasil pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara dengan menggunakan model simulasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dengan dua pertemuan pada masing-masing siklusnya. Hasil pembelajaran membawakan acara menggunakan model simulasi terbukti dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Kata kunci : Model pembelajaran, model simulasi, penelitian tindakan kelas, pembelajaran berbicara, dan membawakan acara.
EFEKTIVITAS METODE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS SURAT DINAS (Eksperimen Semu pada Siswa Kelas VIII SMPN 4 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013) Sindy Marcelina
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis surat dinas siswa kelas VIII di SMPN 4 Bandung. Sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan dan motivasi siswa, penulis menerapkan metode STAD dalam pembelajaran menulis surat dinas. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata skor siswa dalam menulis surat dinas sebelum mendapatkan perlakuan menggunakan metode STAD di kelas eksperimen sebesar 56, sedangkan sesudah diberi perlakuan memiliki rata-rata skor sebesar 76. Perolehan skor siswa dalam menulis surat dinas di kelas kontrol sebelum diberi pelakuan menggunakan metode konvensional rata-rata sebesar 56 dan sesudah diberi perlakuan memiliki rata-rata skor 68. Sementara itu, dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung(4,58) ttabel(1,998), dapat dinyatakan bahwa hipotesis H1 diterima dan Ho ditolak atau dengan kata lain, terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan siswa dalam menulis surat dinas sebelum dan sesudah diberi perlakuan dengan menggunakan metode STAD pada siswa kelas VIII SMPN 4 Bandung tahun ajaran 2012/2013. Kata Kunci       : Menulis, Surat Dinas, Metode STAD