cover
Contact Name
Rustina N
Contact Email
rustinanurdin@gmail.com
Phone
+628124014799
Journal Mail Official
jurnalstudiislam@uinambon.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/JSI/about/editorialTeam
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Studi Islam
ISSN : 2302853X     EISSN : 28092740     DOI : https://doi.org/10.33477/jsi.v15i1
Core Subject :
Journal of Islamic Studies. Focuses on providing readers with the best understanding regarding Islamic studies from various perspectives, namely the Koran, Hadith, Islamic Thought, Islamic Law, Islamic Education, Islamic Thought, Theology, Sufism, History of Islamic Culture, as well as Islamic customs and Culture. Scope Specializing in the study or study of Islam from various perspectives, namely the Koran, Hadith, Islamic Thought, Islamic Law, Islamic Education, Islamic Thought, Theology, Philosophy, Sufism, History of Islamic Culture, Islamic customs and Culture, economics, social, and politics.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 12 no. 2 (2023): desember" : 5 Documents clear
PERAN GURU PEREMPUAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ANAK PADA KELUARGA DI DUSUN JIKUBESAR Kamaria ,; Rustina N.; Muhammad Rahanjamtel
Jurnal Studi Islam Vol. 12 No. 2 (2023): Desember
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/jsi.v12i2.3257

Abstract

The purpose of the study was to determine the role of female teachers in children's religious education in families in Jikubesar Hamlet, Buru Regency. And what are the factors that support and hinder the role of female teachers in children's religious education in the family in Jikubesar hamlet, Buru Regency. This type of research is descriptive qualitative. This research was conducted from 24 June to 22 July 2022 in Jikubesar Hamlet, Buru Regency. The informants in this research consisted of 7 female teachers as informants. To analyze the data obtained through observation and interviews, as well as documentation, then the data obtained were analyzed using the stages of data reduction, data assessment and drawing conclusions. The results showed that the role of female teachers in religious education in aspects of faith, worship and moral aspects of children in families in Jikubesar Hamlet, Buru Regency has been done well by female teachers in educating children. Fostering faith is already in the good category, as explained by the informants, if children have instilled faith in themselves from an early age even since they were still in the womb. In fostering children's worship is also well embedded, this is evidenced by how children teach children to worship and obey Islamic law. In terms of morals, it is also well established, as evidenced by the attitude of children at home being good and obedient to their parents, easy to manage and loving their siblings, and being able to establish good relations with other family members, and the community. The factors that support and hinder the role of female teachers in Islamic religious education for children in the family in Jikubesar hamlet include supporting factors, namely, family factors, as a strong commitment from each individual in carrying out their dual roles, communication factors where good communication and cooperation with other family members remain in the family, the factor of formal education (schools) that have taught good and non-formal "Islamic" religious education given to children is very supportive in this case entering children into TPQ in order to get religious guidance (reading the Qur'an). 'an) properly and correctly. While the inhibiting factors are the limited time between teaching assignments at school with the assistance of children at home, as well as media factors (online games, social media) as well as community environmental factors and children's play.Tujuan penelitian untuk mengetahui peran guru perempuan dalam pendidikan agama anak dalam keluarga di Dusun Jikubesar Kabupaten Buru. Dan faktor-faktor apa saja yagn menjadi pendukung dan penghambat peran guru perempuan dalam pendidikan agama anak dalam keluarga di dusun Jikubesar Kabupaten Buru. Tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 24 Juni sampai dengan 22 Juli 2022 di Dusun Jikubesar Kabupaten Buru. Adapun yang menjadi informan dalam penelitan ini terdiri dari 7 orang guru perempuan sebagai informan. Untuk menganalisis data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara, serta dokumentasi, kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tahap reduksi data, pengkajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru perempuan dalam pendidikan agama pada aspek akidah, aspek ibadah dan aspek akhlak pada anak dalam keluarga di Dusun Jikubesar Kabupaten Buru sudah dilakukan dengan baik oleh para guru perempuan dalam mendidik anak. Membina akidah sudah dalam kategori baik, sebagaimana yang sudah dijelaskan oleh para informan, kalau anak sudah menanamkan akidah pada diri anak sejak usia dini bahkan sejak masih dalam kandungan. Dalam membina ibadah anak juga sudah tertanam dengan baik, hal ini dibuktikan dengan bagaimana cara anak mengajari anak untuk beribadah dan menaati syari’at Islam. Dalam hal akhlak juga sudah tertanam dengan baik, terbukti dengan sikap anak di rumah baik dan nurut kepada orang tua, mudah diatur serta menyayangi saudaranya, serta dapat menjalin hubungan baik dengan anggota keluarga yang lain, dan masyarakat. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat peran guru perempuan dalam pendidikan agama Islam pada anak dalam keluarga di dusun Jikubesar diantaranya faktor pendukung yaitu, faktor keluarga, sebagai komitmen yang kuat dari setiap individu dalam menjalankan peran gandanya, fakor komunikasi dimana komunikasi serta kerjasama yang baik dengan anggota keluarga yang lain tetap terjalin dalam keluarga, faktor pendidikan formal (sekolah) yang sudah mengajarkan tentang pendidikan agama “Islam” dengan baik dan nonformal yang diberikan kepada anak sangat menunjang dalam hal ini memasukan anak ke TPQ agar mendapatkan pembinaan agama (membaca al-Qur’an) dengan baik dan benar. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu waktu yang terbatas antar tugas mengajar di sekolah dengan pendampingan anak di rumah, serta faktor media (game online, media sosial) maupun faktor lingkungan masyarakat dan bermain anak.
PERUBAHAN PERAN MASJID DI KOTA AMBON MASA SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 Safitri ana Bey; H. Rajab; Muhamad Rahanjamtel
Jurnal Studi Islam Vol. 12 No. 2 (2023): Desember
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/jsi.v12i2.5541

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran masjid dalam pembinaan pendidikan Islam di kota Ambon yang terjadi sebelum pandemi Covid-19 dan saat terjadinya pandemi Covid-19 serta untuk mengetahui faktor penunjang dari perubahan tersebut. Tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan studi komparasi. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran masjid dalam pembinaan pendidikan Islam di kota Ambon sebelum terjadinya pandemi Covid-19 telah dilaksanakan dengan baik dalam bentuk aktivitas keagamaan dan program pembinaan sesuai dengan lokasi masjid itu berada, akan tetapi saat pandemi Covid-19 pada tahun 2020 hingga awal tahun 2021 peran masjid hanya dimaksimalkan sebisa mungkin untuk tetap menjalankan shalat lima waktu berjamaah dengan prokotol kesehatan yang ketat pada masa itu. Perubahan peran masjid dalam pembinaan pendidikan Islam terdapat pada teknis pelaksanaan dan penyelenggaraan pembinaan pendidikan Islam tersebut. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan dan persamaan peran masjid dalam pembinaan pendidikan Islam di kota Ambon sebelum dan saat pandemi Covid-19. Faktor penunjang terjadinya perubahan peran masjid dalam pembinaan pendidikan Islam di kota Ambon sebelum dan saat pandemi Covid-19 diantaranya: adanya kebijakan, peraturan maupun fatwa dari pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat Islam, kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap penularan virus Covid-19 serta resiko dan ancamannya bagi kesehatan dan keselamatan jiwa, pengawasan dan kunjungan oleh pihak gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, dan adanya himbauan pengurus masjid serta kerja sama dengan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.Kata Kunci: Peran Masjid, Pembinaan Pendidikan Islam, Pandemi Covid-19
INFLUENCE OF CHARACTER EDUCATION ON POLITICAL LEADERSHIP IN ISLAM Suud Sarim Karimullah
Jurnal Studi Islam Vol. 12 No. 2 (2023): Desember
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/jsi.v12i2.5565

Abstract

This study highlights the significant impact of character education in the Islamic context on political leadership development. This study bases its analysis on literature studies carried out in an integrative and comprehensive manner by examining and combining various relevant literature sources. The results show that character education in Islam is based on strong moral and ethical principles, including honesty, integrity, justice, and social responsibility. Political leadership in Islam puts forward the principles of justice, accountability, and concern for the general welfare. Character education is crucial in forming leaders with high morality and ethics. In addition, the influence of character education on political leadership is critical in shaping responsible, just, inclusive, and moral leaders who tend to lead sustainable leadership, maintain peace, and promote justice. In this regard, the influence of character education on political leadership in Islam is critical to creating leaders who can maintain peace, resolve conflicts, and participate in moral international diplomacy. Character education also makes leaders who can communicate honestly, maintain morality and ethics, and lead with integrity.
REVITALISASI KONSERVASI LINGKUNGAN DI ERA MODERN; TELAAH HADIST PENGELOLAAN ENERGI DALAM PENDEKATAN KONTEKSTUAL ABDULLAH SAEED Utari Maysa Juwita; Iril Admizal; Ican Mandala
Jurnal Studi Islam Vol. 12 No. 2 (2023): Desember
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/jsi.v12i2.5641

Abstract

Abstrak: Penipisan energi menyebabkan masalah dalam banyak aspek kehidupan. Eksploitasi penggunaan energi yang tidak bijak akan berdampak terhadap kritis ketersediaan energi. Maka perlu adanya kontekstual pengelolaan energi dengan pendekatan Islam sebagai landasan dalam memanfaatkan energi dengan baik. Konsep pengelolaan energi dalam Islam bukanlah hal yang baru, melainkan telah ada pada masa Rasulullah yang ditandai terdapat hadist-hadist yang menjelaskan hal tersebut. Artikel ini mencoba merumuskan konsep energi dalam Hadist dengan menggunakan pendekatan interpretasi kontekstual Abdullah Saeed. Dalam praktiknya, Saeed berupaya menemukan pesan tersirat dari ayat Hadis dan menerapkan pesan tersebut sesuai dengan konteks saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan melibatkan eksplorasi mendalam mengenai literatur terkait sebagai bagian integral dalam rangkaian penelitian. Data yang diperoleh berupa data primer dari hadist mengenai tenma tekait dan data sekunder berupa sumber literatur buku, jurnal, majalah dan lainnya. Energi adalah sumber daya yang dihasilkan oleh interaksi antara manusia dengan berbagai sumber daya alam. Dengan adanya kelebihan dari distribusi energi, menggunakan listrik melindungi masyarakat dari masalah kegelapan, sehingga sangat membantu kita dalam menggunakan elektronik dan media lainnya, namun disini kita melihat bagaimana pendekatan kontekstual Abdullah Saeed terhadap distribusi energi dalam Hadis dan menggunakan pendekatan kontekstual Abdullah Saeed. Menurut kajian ini, Hadis tidak memberikan penjelasan teknis tentang manajemen energi, tetapi memberikan cita-cita moral seperti: keadilan dalam pendistribusian energi tidak memboroskan energi dan tidak merusak pusat energi. Konsep ini dapat diterapkan untuk memecahkan masalah energi saat ini. Masalah ini menjadi semakin terkuras dan dikendalikan oleh segelintir orang. Sehingga dengan pengelolaan energi berdasarkan hadist akan menciptakan konservasi lingkungan dan tidak merusak lingkungan hijau saat ini yang dilatarbelakangi oleh pemborosan penggunaan energi.
KONTEKSTUALISASI AL-QUR’AN DAN HADIS TERHADAP PEMBARUAN HUKUM ISLAM MENURUT FAZLUR RAHMAN Amalia Nurfatihah
Jurnal Studi Islam Vol. 12 No. 2 (2023): Desember
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/jsi.v12i2.6417

Abstract

The purpose of this writing is to determine Fazlur Rahman's views or understanding of the study of the contextualization of the Al-Qur'an and Hadith towards Islamic legal reform.  In this research, an in-depth analysis of the reform of Islamic law was initiated by Fazlur Rahman by contextualizing the Al-Qur'an and Hadith as basic reference sources.  So, the author uses a descriptive approach to make systematic, factual and accurate research regarding data as a step in clearly defining the approach and data collection used regarding the contextualization of the Al-Qur'an and Hadith according to Fazlur Rahman's understanding, then analyzed  to come to a conclusion.  In data collection techniques, the author uses the Library Research method.  The results of this research are a contextual interpretation of the Al-Qur'an and Hadith offered by Fazlur Rahman regarding the reform of Islamic law as a logical consequence of his views. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5