cover
Contact Name
Flora Liharni Purba
Contact Email
floraliharnipurba@iakntarutung.ac.id
Phone
+6285262510212
Journal Mail Official
floraliharni9@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Location
Kab. tapanuli utara,
Sumatera utara
INDONESIA
Doulos: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29884500     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang telah memiliki nomor E-ISSN 2988-4500. Focus dan Scope pada bidang Pendidikan, Teologi Praktika, dan Humaniora. Jurnal ini memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan/atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Doulos: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat terbit 1 tahun 2 kali (Juni dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 38 Documents
Search results for , issue "vol. 4 no. 2 (2026): making disciples for christ" : 38 Documents clear
Transformasi Sosial Masyarakat Desa Sitampurung Melalui Pelayanan Lansia, Rumah Belajar Pojok Pintar Anak, Pelayanan Pemuda Pemudi Serta Pelayanan Gereja Di GPDI Filadelfia Lince Rauli Ture; Sofia Anggraini; Kristina Sinaga; Ester Gusseni Purba
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi sosial yang terjadi pada masyarakat Desa Sitampurung melalui serangkaian program pelayanan kontekstual yang diinisiasi oleh Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Filadelfia. Program-program tersebut meliputi pelayanan lanjut usia (lansia), Rumah Belajar Pojok Pintar Anak, pergerakan pelayanan pemuda-pemudi, serta pelayanan gerejawi secara holistik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pengurus gereja, dan warga desa, serta dokumentasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja tidak hanya berfungsi sebagai institusi ritus keagamaan, melainkan agen perubahan sosial (agent of change) yang adaptif. Transformasi sosial yang dihasilkan mencakup peningkatan kesejahteraan psikologis lansia, penguatan literasi dan karakter anak-anak, peningkatan kapasitas kepemimpinan dan moralitas generasi muda, serta terciptanya integrasi sosial dan gotong royong yang inklusif di tengah masyarakat desa. Pola pelayanan ini membuktikan bahwa sinergi antara nilai spiritual dan aksi sosial nyata mampu menggerakkan kemandirian serta rekonstruksi sosial masyarakat perdesaan secara berkelanjutan.
Pendampingan Belajar Calistung bagi Anak Sekolah Dasar di di Desa Hutapea Banurea Kabupaten Tapanuli Utara sebagai Bentuk Pengabdian kepada Masyarakat Tommi Nicolas Simanjuntak; Mickael Ria Elisabet Bancin; Febi Finensya Tambunan; Herda Sitanggang; Juan Pablo Sihombing
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) merupakan kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik sebagai fondasi keberhasilan belajar pada jenjang pendidikan selanjutnya. Namun, masih ditemukan anak sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam penguasaan calistung akibat terbatasnya pendampingan belajar di luar sekolah. Kondisi tersebut juga ditemukan di Desa Hutapea Banurea, Kabupaten Tapanuli Utara, sehingga diperlukan program pengabdian kepada masyarakat yang mampu memberikan pendampingan belajar secara sistematis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak sekolah dasar melalui program pendampingan belajar sekaligus menumbuhkan motivasi belajar dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) yang menekankan pemanfaatan potensi masyarakat melalui tahapan discovery, dream, design, dan destiny. Sasaran kegiatan adalah anak-anak sekolah dasar dengan melibatkan pemerintah desa, guru, orang tua, dan mahasiswa sebagai mitra pelaksana. Pendampingan dilaksanakan melalui pembelajaran interaktif yang mencakup latihan membaca, menulis, berhitung, permainan edukatif, penggunaan media pembelajaran sederhana, serta bimbingan individual sesuai tingkat kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung peserta, disertai berkembangnya kepercayaan diri, motivasi belajar, dan kebiasaan belajar yang lebih positif. Partisipasi aktif orang tua, dukungan pemerintah desa, serta kolaborasi dengan sekolah menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan program. Program ini tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan kompetensi akademik anak, tetapi juga memperkuat budaya literasi dan numerasi di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, pendampingan belajar calistung dapat menjadi model pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di wilayah pedesaan.
Mewujudkan Anak Sekolah Minggu yang Aktif dan Kreatif Melalui Kegiatan Pendalaman Alkitab yang Interaktif dan Menyenangkan Indah Lumbantobing; Isa Bella Siahaan
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Minggu merupakan salah satu bentuk pelayanan gereja yang berperan penting dalam membentuk dasar iman, karakter, dan spiritualitas anak. Namun, pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Minggu sering kali masih didominasi oleh metode konvensional yang menyebabkan anak kurang aktif dan mudah kehilangan minat selama mengikuti ibadah. Kondisi serupa ditemukan di GKPI Onan Ganjang, di mana proses pendalaman Alkitab cenderung berlangsung secara monoton sehingga partisipasi dan kreativitas anak belum berkembang secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mewujudkan anak Sekolah Minggu yang aktif dan kreatif melalui pendalaman Alkitab yang interaktif dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif edukatif yang meliputi tahap observasi, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan melalui penyampaian cerita Alkitab secara komunikatif, permainan edukatif, kuis Alkitab, diskusi sederhana, pujian, ice breaking, dan aktivitas kreatif yang melibatkan seluruh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keaktifan anak dalam mengikuti ibadah, keberanian menyampaikan pendapat, kemampuan bekerja sama, serta kreativitas dalam mengekspresikan pemahaman terhadap firman Tuhan. Selain memberikan dampak positif bagi peserta, program ini juga memperkaya wawasan guru Sekolah Minggu mengenai pentingnya penggunaan metode pembelajaran yang inovatif, partisipatif, dan berpusat pada anak. Dengan demikian, pendalaman Alkitab yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan dapat menjadi alternatif model pelayanan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembinaan iman anak di lingkungan gereja. Keberlanjutan penerapan metode ini diharapkan mampu mendukung terbentuknya generasi Kristen yang memiliki iman yang kokoh, karakter Kristiani, serta semangat untuk bertumbuh dalam kehidupan bergereja.
Membangun Generasi Cerdas, Bermoral, dan Berkarakter Kristiani melalui Bimbingan Belajar, Pelayanan Anak, dan Pembinaan Pemuda Gereja di Desa Hutauruk Hasundutan Evianti Kristiani Sipahutar; Resia Elisabeth Sianipar; Sriyanti br Pasaribu; Reja Karnina ]Banjarnahor; Flora Cristiani Hutapea; Indriana ]Hutagalung
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui program yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Hutauruk Hasundutan, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara dengan tujuan membangun generasi yang cerdas, bermoral, dan berkarakter Kristiani melalui program bimbingan belajar, pelayanan anak, dan pembinaan pemuda gereja. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan observasi, identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, gereja, orang tua, dan masyarakat. Program bimbingan belajar dilaksanakan melalui pendampingan akademik, pembelajaran kelompok, dan permainan edukatif. Pelayanan anak dilakukan melalui ibadah kreatif, cerita Alkitab, pujian, hafalan ayat, dan aktivitas pembentukan karakter. Sementara itu, pembinaan pemuda dilaksanakan melalui persekutuan, diskusi, pelatihan kepemimpinan, pelayanan sosial, dan kegiatan gotong royong. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar, partisipasi peserta dalam kegiatan gereja, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, serta pemahaman nilai-nilai Kristiani pada anak dan pemuda. Program juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda secara berkelanjutan. Dengan demikian, integrasi bimbingan belajar, pelayanan anak, dan pembinaan pemuda gereja terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, karakter, dan kehidupan spiritual masyarakat pedesaan.
Kolaborasi Mahasiswa IAKN Tarutung dan Masyarakat dalam Meningkatkan Literasi Sejak Dini di Desa Hutaraja Kabupaten Tapanuli Utara Tioma Octavia Dwi Kristina Simarmata; Desri Manihuruk; Castia Patricia Simanjuntak; Enjelika Sihite; Anju Mayda Serasi Sihombing; Edison Harapohan Simarmata
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi sejak dini merupakan fondasi penting dalam membangun kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan belajar anak secara berkelanjutan. Namun, rendahnya budaya membaca serta terbatasnya pendampingan belajar di lingkungan masyarakat masih menjadi tantangan dalam pengembangan kemampuan literasi anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi sejak dini melalui kolaborasi antara mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen Institut Agama Kristen Negeri Tarutung dengan masyarakat Desa Hutaraja. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, pemerintah desa, orang tua, dan peserta didik sebagai mitra dalam pelaksanaan program. Sasaran kegiatan berjumlah 30 peserta didik sekolah dasar yang mengikuti program literasi sebanyak empat kali dalam satu minggu, yaitu pada hari Senin dan Rabu di Kantor Desa Hutaraja serta hari Selasa dan Kamis di Posko Mahasiswa. Program dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, antara lain membaca nyaring (read aloud), pendampingan membaca, bercerita, latihan menulis, permainan edukatif berbasis literasi, dan diskusi sederhana mengenai isi bacaan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan memahami bacaan peserta didik. Selain itu, terjadi peningkatan minat baca, rasa percaya diri, partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta kebiasaan belajar yang lebih baik. Pemerintah desa dan orang tua juga memberikan respons yang sangat positif serta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat terbukti menjadi strategi yang efektif dalam membangun budaya literasi sejak dini sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat.
Mewujudkan Generasi Muda Yang Berkarakter Kristiani Melalui Bimbingan Belajar, Pelayanan Anak Sekolah Minggu dan Pembinaan Pemuda Gereja di Desa Pardomuan I Roman Ryanto Lumbantobing; Rahellia Inri Yani; Risnauli Lasmaria Sihombing; Novi Gira Marito Tarihoran; Nike Herlina Simanullang; Andre Paulus; Dorlan Naibaho
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir dengan tujuan mewujudkan generasi muda yang berkarakter Kristiani melalui program bimbingan belajar, pelayanan Anak Sekolah Minggu, dan pembinaan pemuda gereja. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan program, serta pendampingan dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah desa, pengurus gereja, orang tua, pemuda, dan masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar mampu meningkatkan motivasi belajar, kedisiplinan, rasa percaya diri, dan tanggung jawab anak. Pelayanan Anak Sekolah Minggu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan iman serta pembentukan karakter Kristiani melalui kegiatan ibadah, pembelajaran Firman Tuhan dan aktivitas edukatif. Sementara itu pembinaan pemuda gereja berhasil meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pelayanan, kepemimpinan, serta kepedulian sosial. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi yang baik antara mahasiswa, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat. Secara keseluruhan, pelaksanaan KPPM memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penguatan pendidikan, pembinaan karakter, dan kehidupan rohani, sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik, sosial, spiritual, dan profesional. Kata kunci: KPPM, karakter Kristiani, bimbingan belajar, Sekolah Minggu, pembinaan pemuda gereja.
Mewujudkan Generasi Beriman, Cerdas, dan Bermoral Melalui Pelayanan Sekolah Minggu dan Perkumpulan Pemuda-Pemudi Di GKPI Parbubu Yohana Aritonang; Imelda Nadya Demak Tambunan; Niko Purba; Melvana Evriani Hutagalung; Jernita Susi Sriwaty Simamora; Martin Juventus Hutapea
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Kuliah Praktik dan Pengabdian Masyarakat (KPPM) merupakan salah satu yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pelayanan, pendidikan, dan pemberdayaan. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan gereja dengan fokus pada pelayanan Sekolah Minggu dan perkumpulan pemuda-pemudi sebagai upaya membentuk generasi yang beriman, cerdas, dan bermoral. Program yang dilaksanakan meliputi penyampaian firman Tuhan, pembelajaran Alkitab yang kreatif, permainan edukatif, pendampingan karakter, diskusi kelompok, serta pembinaan kepemimpinan dan pelayanan bagi pemuda-pemudi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, pendampingan, ceramah interaktif, diskusi, dan praktik langsung yang melibatkan anak-anak, remaja, pemuda, serta pengurus gereja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kekristenan, tumbuhnya sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, serta meningkatnya partisipasi anak dan pemuda dalam berbagai kegiatan gerejawi. Kegiatan KPPM ini memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter Kristen sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan gereja dalam membina generasi muda yang memiliki iman yang teguh, kecerdasan spiritual dan sosial, serta moral yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Kata kunci: KPPM, Sekolah Minggu, Pembentukan Karakter Kristen.
Melestarikan Budaya dan Meningkatkan Ekonomi Melalui Tenun di Desa Sosunggulon Intan Simanjuntak; Sorlina Tamba; Enisa Sihotang; Lusiana Sialagan; Resmiana Limbong; Danang Nainggolan
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pelestarian budaya tenun ulos sebagai warisan budaya masyarakat Batak sekaligus sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Sosunggulon, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Keberadaan tenun ulos memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi yang tinggi, namun saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti menurunnya minat generasi muda, terbatasnya inovasi produk, serta belum optimalnya pemasaran dan kemitraan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian budaya tenun ulos dapat menjadi sarana untuk menjaga identitas budaya Batak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila didukung oleh inovasi produk, pengembangan pemasaran digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pelestarian yang berkelanjutan agar tenun ulos tetap lestari sebagai warisan budaya sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi lokal. Kata Kunci: Tenun ulos, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, ekonomi lokal, pemasaran digital.
Kontribusi Mahasiswa KKN dalam Mendukung Kesehatan dan Kehidupan Sosial Masyarakat melalui Kegiatan Posyandu, Senam Lansia, Pembinaan Kerohanian, dan Gotong Royong di Desa Enda Portibi Kecamatan Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara Samsul Lumbanraja; Reza Apriyani Br Juntak; Laura Inka L Br Tobing; Irma J Simanjuntak
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan serta permasalahan yang dihadapi masyarakat di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan kesehatan serta kehidupan sosial masyarakat di Desa Enda Portibi, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara melalui kegiatan Posyandu, senam lansia, pembinaan kerohanian, dan gotong royong. enelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program KKN memberikan dampak positif serta berbagai manfaat bagi masyarakat dalam mendukung kebutuhan dan aktivitas kehidupan sehari-hari. antara lain membantu pelaksanaan Posyandu, meningkatkan partisipasi lansia dalam kegiatan kesehatan, mendorong keterlibatan anak dan remaja dalam pembinaan kerohanian, serta memperkuat semangat kebersamaan melalui kegiatan gotong royong. Program-program tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan serta kehidupan sosial di Desa Enda Portibi.
Rumah Belajar Ceria: Optimalisasi Potensi Akademik dan Karakter Spiritual Anak melalui Metode Belajar Sambil Bermain di Desa Hutahuruk, Kab. Tapanuli Utara Yohana Niasty Berutu; Winda Yanti Situmorang; Herti Yenisa Nainggolan; Menanti R Manullang; Rawatri Sitanggang
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana metode belajar sambil bermain dapat mengoptimalkan potensi akademik sekaligus membentuk karakter spiritual anak di Rumah Belajar Ceria. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan anak-anak usia sekolah dasar, guru, dan orang tua sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode belajar sambil bermain mampu meningkatkan motivasi belajar anak, memperkuat kemampuan membaca dan berhitung, serta menumbuhkan keterampilan berpikir kritis. Selain itu, kegiatan bermain juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai spiritual seperti kejujuran, kasih, tanggung jawab, dan kebersamaan. Lagu rohani, cerita bergambar, serta permainan kelompok terbukti membantu anak menghubungkan iman dengan kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, Rumah Belajar Ceria berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mendukung perkembangan akademik, dan membentuk karakter spiritual anak. Pendidikan yang dikemas dalam bentuk permainan membuat anak belajar dengan hati yang gembira, sehingga tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, beriman, dan berkarakter.

Page 1 of 4 | Total Record : 38