cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 08544735     EISSN : 24772410     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (JPTK) is a journal of Technical and Vocational Education and Training (TVET) which is a double-blind peer-reviewed journal. The journal invites authors throughout the world to exchange and disseminate theoretical and practice-oriented topics relevant to: (1) teaching and learning in TVET, (2) evaluation, assessment and certification in TVET, (3) human resources management in TVET, (4) vocational education resources in TVET and (5) contemporary issues in TVET
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2007): Oktober" : 7 Documents clear
Rancang Bangun dan Implementasi Web Based Learning untuk Meningkatkan Pencapaian Kompetensi Mahasiswa Bidang Aplikasi Komputer melalui E-Learning UNY Amat Jaedun
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2007): Oktober
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.627 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v16i2.7631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui efektivitas model pembelajaran web based learning dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa pada mata kuliah komputer; (2) mengidentifikasi kendala-kendala yang terjadi dalam implementasi pembelajaran web based learning pada mata kuliah komputer tersebut; dan (3) mencari solusi terhadap kendala-kendala tersebut. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa peserta mata kuliah komputer di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: (1) lembar observasi; dan (2) lembar penilaian tugas. Validitas instrumen ditetapkan berkaitan dengan validitas logis, yang dilakukan melalui judgment dalam seminar. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif, analisis komparasi, dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran Web based learning terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pencapaian kompetensi mahasiswa pada bidang komputer dibanding model pembelajaran konvensional; (2) penerapan model pembelajaran web based learning dapat meningkatkan kualitas interaksi pembelajaran. Kendala dalam implementasi web based learning adalah: (1) Akses internet di UNY kecepatannya tidak stabil sehingga menghambat proses pembelajaran dengan menggunakan web. Upaya untuk mengatasinya adalah dengan pemasangan local host; (2) Penggunaan internet untuk media pengumpulan tugas mempunyai kelemahan, karena dosen tidak tahu secara pasti apakah tugas dikerjakan oleh mahasiswa yang bersangkutan ataukah dibuatkan oleh orang lain. Upaya untuk mengatasinya adalah dosen harus cermat dalam menilai hasil tugas-tugas mahasiswa, dan perlu dilakukan cross check secara langsung kepada mahasiswa yang bersangkutan; dan (3) Mahasiswa perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk sewa internet guna mengakses e-learning UNY.
Orientasi Pilihan Karir oleh Mahasiswa D-3 Program Studi Teknik Mesin FT UNY Sudji Munadi
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2007): Oktober
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.941 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v16i2.7636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bidang-bidang karir yang banyak diminati mahasiswa D-3; (2) bidang karir yang kurang diminati oleh mahasiswa D-3 Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah semua mahasiswa D-3 Program Studi Teknik Mesin FT-UNY angkatan tahun 2005, 2006 dan 2007 yang berjumlah 359 orang. Jumlah sampel ditetapkan dengan menggunakan pedoman dari Krecjic dan Morgan untuk taraf kesalahan 5% yaitu 180 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode stratified proporsional random sampling dengan proporsi masing-masing strata sebesar 50%. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket yang berisi “A Self-Inventory for Career Planning”. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk presentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1) bidang-bidang karir yang banyak diminati oleh mahasiswa D-3 teknik mesin FT-UNY adalah: karir dalam bidang pekerjaan manajerial (managerial work), pekerjaan yang memerlukan kreativitas (creative work), pekerjaan mekanistik (mechanical work), dan Pekerjaan yang berhubungan dengan fisik, banyak menggunakan tangan (physical work). Bidang-bidang karir yang kurang diminati oleh mahasiswa D-3 teknik mesin FT-UNY adalah karir dalam bidang pekerjaan yang menangani pemeliharaan dokumen (clerical work), pekerjaan yang banyak berhubungan dengan orang lain (interpersonal work), pekerjaan di bidang baca dan tulis (written work) dan pekerjaan verbal/lisan (oral work).
Kualitas Acasia Nilotica L (Daun Oncit) sebagai Pewarna Kain Sutera Emy Budiastuti; Kapti Kapti
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2007): Oktober
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.789 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v16i2.7634

Abstract

Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui: (1) Kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit) sebagai pewarna kain sutera ditinjau dari ketahanan luntur berdasarkan pada perubahan warna akibat pencucian, (2) Kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit) sebagai pewarna kain sutera ditinjau dari penodaan pada kain putih akibat gosokan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit) yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah ketahanan luntur warna kain sutera yang dicelup dengan zat warna Acacia Nilotica L. (daun oncit), menggunakan konsentrasi fiksator tunjung yang berbeda, yaitu 1gr/l, 2gr/l, 3gr/l. Sampel uji yang digunakan adalah kain sutera T 54 diambil secara random atau secara acak diagonal sesuai dengan SII nomer 0728 tahun 1983. Tingkat ketahanan luntur warna kain sutera yang dicelup dengan zat warna Acacia Nilotica L. (daun oncit) diketahui berdasarkan perubahan warna yang diukur menggunakan alat gray scale dan penodaan pada kain putih diukur menggunakan staining scale. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit) sebagai pewarna kain sutera menggunakan fiksator tunjung 1 gram, 2 gram, dan 3 gram ditinjau dari ketahanan luntur berdasarkan pada perubahan warna akibat pencucian termasuk kategori 3-4 atau cukup baik artinya kain sutera sedikit luntur bila dicuci,(2) kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit) sebagai pewarna kain sutera menggunakan fiksator tunjung 1 gram, 2 gram, dan 3 gram ditinjau dari penodaan pada kain putih akibat gosokan termasuk pada kategori 4-5 atau baik, artinya kain sutera tidak menodai kain putih.
Peran Bursa Kerja Khusus Sebagai Upaya Penempatan Lulusan SMK dalam Rangka Terwujudnya Link and Match antara Sekolah dengan Dunia Industri Sukardi, Thomas; Hargiyarto, Putut
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2007): Oktober
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.788 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v16i2.7629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: peran, strategi, pencapaian tujuan, dan kendala yang dihadapi bursa kerja khusus yang dilakukan oleh sekolah dalam rangka penempatan lulusan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui dokumentasi dan dengan para pengelola program bursa kerja khusus. Keabsahan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan triangulasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bursa Kerja Khusus di sekolah menengah kejuruan cukup berperan dalam usaha penempatan lulusan untuk bekerja, hal ini dilaksanakan melalui kegiatan penyuluhan bimbingan karir, magang di industri, seleksi dan penempatan lulusan di industri, (2) penempatan lulusan menggunakan strategi rekrutmen tertutup, yaitu melalui komunikasi langsung dengan perusahaan, baik dalam hal informasi lowongan, persyaratan, seleksi dan penempatan. (3) Bursa Kerja Khusus di SMK dapat mencapai tujuan dengan baik, yaitu dapat menempatkan lulusan untuk bekerja dengan persentase lebih dari 60%, 4) Kendala yang dihadapi Bursa Kerja Khusus berupa kendala manajerial seperti pendanaan, personel, komunikasi dan promosi. Kendala yang lain berupa kendala budaya dari lulusan yang tidak mau mencatatkan diri sebagai pencari kerja, tidak melaporkan diri setelah mendapatkan pekerjaan, lulusan segan untuk bekerja di luar daerah, lulusan masih pilih-pilih pekerjaan, lulusan belum mengenal secara mendalam perusahaan yang akan dilamar.
Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Rangkaian Listrik melalui Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika FT UNY Djoko Santoso; Umi Rokhayati
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2007): Oktober
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.208 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v16i2.7635

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran rangkaian listrik melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD serta memaparkan tanggapan mahasiswa Elektronika FT UNY terhadap implementasi pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan tindakan berlangsung 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 4 kegiatan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Lokasi penelitian di Jurdiknik Elektronika FT UNY, mulai bulan September – Nopember 2007. Subyek penelitian mahasiswa D3 reguler Prodi Teknik Elektronika yang mengambil mata kuliah rangkaian listrik. Pengumpulan data dengan teknik dokumentasi, observasi, dan tes. Analisis data dilakukan dengan kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pendekatan pembelajaran kooperatif teknik STAD dapat meningkatkan kualitas pembelajaran rangkaian listrik. Hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan, dari rerata 67,47 siklus I menjadi 74,78 siklus II. Sebesar 78,30% mahasiswa member tanggapan setuju terhadap implementasi pembelajaran kooperatif tipe STAD.
Analisis Peluang Kerja Bidang Teknik Mesin pada Bursa Kerja Online Apri Nuryanto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2007): Oktober
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.844 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v16i2.7630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang jenis lapangan kerja, jababatan, lokasi penempatan, dan kualifikasi kerja lulusan teknik mesin berdasarkan data-data informasi lowongan kerja pada situs bursa kerja online. Penelitian ini juga bermaksud menganalisis factor-faktor yang berkaitan dengan peluang kerja lulusan teknik mesin. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif berdasarkan data kebutuhan lulusan teknik mesin pada situs kerja online. Populasi penelitian ini adalah semua informasi peluang kerja bagi lulusan teknik mesin periode 2007 yang terdapat pada situs bursa kerja online. Sampel dalam penelitian adalah informasi peluang kerja bagi lulusan teknik mesin periode 2007 yang terdapat pada situs bursa kerja www.InformasiKerja.com, www.Karir.com, www.JobDB.com, www.IndoJPB, dan www.Ekarir.com. Data dianalisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa a) jenis pekerjaan yang ditawarkan untuk teknik mesin masih banyak pada bidang manufacturing yaitu sebanyak 34,2% b)jabatan yang ditawarkan untuk teknik mesin ada sekitar 103 jenis jabatan, dan yang paling banyak adalah jabatan sebagai mechanic engineer (74 lowongan kerja), c) lokasi penempatan masih dominan di Jawa (95,2%) dibanding dengan luar Jawa, dan hampir 67% permintaan pekerjaan ada di Jakarta, d) kualifikasi yang paling banyak dibutuhkan pada tingkat diploma (59,9%), dan sarjana hanya (31,6%), e) rata-rata perusahaan membutuhkan pelamar yang sudah mempunyai pengalaman kerja 3 tahun, f) perusahaan menuntut pelamar menguasai komputer sebesar 90% dan bahasa asing/Inggris 88,1%.
Pencapaian Standar Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Tata Busana di Kota Yogyakarta dalam Pembelajaran Dengan KBK Widihastuti, Widihastuti
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2007): Oktober
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jptk.v16i2.7633

Abstract

Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keefektifan kegiatan pembelajaran dengan KBK di SMK Negeri Program Keahlian Tata Busana di Kota Yogyakarta ditinjau dari pencapaian standar kompetensi siswa, khususnya terkait dengan prestasi akademik siswa berdasarkan nilai normatif, adaptif, dan produktif. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian meliputi 671 siswa Program Keahlian Tata Busana SMK Negeri di Kota Yogyakarta yang telah melaksanakan pembelajaran dengan KBK, dengan sampel penelitian sebanyak 137 siswa yang ditentukan dengan teknik proportional stratified random sampling menggunakan rumus Krejcie Morgan. Data penelitian diperoleh melalui angket dan dokumen nilai prestasi akademik siswa, meliputi nilai normatif, adaptif, dan produktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan komputer paket program SPSS 10 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat keefektifan pembelajaran dengan KBK ditinjau dari pencapaian standar kompetensi siswa dari nilai normatif termasuk tinggi dan telah memenuhi kriteria efektif 94,9% (70% siswa telah mencapai nilai 7,0), (2) Tingkat keefektifan pembelajaran dengan KBK ditinjau dari pencapaian standar kompetensi siswa dari nilai adaptif termasuk tinggi namun belum memenuhi kriteria efektif karena baru 66,4% ( 70% siswa yang telah mencapai nilai 7,0), dan (3) Tingkat keefektifan pembelajaran dengan KBK ditinjau dari pencapaian standar kompetensi siswa dari nilai produktif termasuk tinggi namun belum memenuhi kriteria efektif karena baru 58,4% ( 70% siswa yang telah mencapai nilai ≥7,5).

Page 1 of 1 | Total Record : 7