cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
ys120@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkk@ums.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta, Central Java, Indonesia 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keilmuan dan Keislaman
ISSN : -     EISSN : 29644941     DOI : -
Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian, artikel tinjauan (review), laporan kasus, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. Ruang lingkup jurnal ini berfokus pada topik Keilmuan dan Keislaman, namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: Pendidikan, Sosial dan Humaniora, Keislaman, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Teknik, Kesehatan dan Kedokteran, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Komputer, Informasi, dan Data, Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen, Lingkungan dan Energi, Seni dan Desain, Hukum, Politik, dan Pemerintahan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 191 Documents
Konstruksi Makna Nasionalisme dalam Mawtini dan Bagimu Negeri: Analisis Semiotik Lintas Budaya Ferry Saputra; Eka Putra Wirman; Abrar Abrar; Erizal llyas
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 3, September 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i3.1309

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi makna nasionalisme dalam lirik lagu Mawtini dan Bagimu Negeri melalui perspektif semiotik serta membandingkan representasi nasionalisme dalam konteks budaya yang berbeda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis semiotik struktural Ferdinand de Saussure yang dipadukan dengan konsep semiotika Riffaterre. Data penelitian berupa kata, frasa, dan ungkapan dalam kedua lirik yang dianalisis berdasarkan hubungan penanda dan petanda, ketidaklangsungan ekspresi, pembacaan heuristik dan hermeneutik, matriks, model, varian, serta hipogram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lagu menggunakan ketidaklangsungan ekspresi melalui penggantian arti, penyimpangan arti, dan penciptaan arti untuk membangun makna nasionalisme. Mawtini mengonstruksi nasionalisme melalui simbol tanah air, kebebasan, perjuangan, dan martabat bangsa, sedangkan Bagimu Negeri menekankan negara, janji, pengabdian, loyalitas, dan pengorbanan. Pembacaan heuristik dan hermeneutik menunjukkan transformasi makna dari tingkat literal menuju makna simbolik dan ideologis. Analisis hipogram menunjukkan bahwa perbedaan konstruksi tersebut berkaitan dengan latar sosial dan historis masing-masing lagu. Secara komparatif, Mawtini merepresentasikan nasionalisme yang cenderung emansipatoris melalui perjuangan dan pembebasan, sedangkan Bagimu Negeri merepresentasikan nasionalisme yang cenderung devosional melalui pengabdian dan loyalitas kepada negara. Penelitian ini menegaskan bahwa lagu patriotik tidak hanya merefleksikan nilai nasionalisme, tetapi juga berperan sebagai medium semiotik dalam membentuk identitas dan kesadaran kolektif lintas budaya.