cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
ys120@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkk@ums.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta, Central Java, Indonesia 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keilmuan dan Keislaman
ISSN : -     EISSN : 29644941     DOI : -
Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian, artikel tinjauan (review), laporan kasus, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. Ruang lingkup jurnal ini berfokus pada topik Keilmuan dan Keislaman, namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: Pendidikan, Sosial dan Humaniora, Keislaman, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Teknik, Kesehatan dan Kedokteran, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Komputer, Informasi, dan Data, Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen, Lingkungan dan Energi, Seni dan Desain, Hukum, Politik, dan Pemerintahan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 191 Documents
Analisis Multidimensional Bullying pada Sekolah Dasar: Perspektif Ekologi, Pembelajaran Sosial, dan Relasi Kekuasaan Fahriyyah Nurul Najmi; Wahdan Najib Habiby
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.979

Abstract

Bullying pada jenjang sekolah dasar merupakan fenomena yang berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk, faktor penyebab, dampak, serta implikasi bullying di SDIT Ar-Risalah Kartasura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying terjadi dalam bentuk fisik, verbal, dan sosial, dengan bullying verbal sebagai bentuk yang paling dominan. Faktor penyebab melibatkan interaksi antara faktor individu, teman sebaya, lingkungan sekolah, dan keluarga, di mana dinamika kelompok menjadi penguat utama. Dampak bullying dirasakan oleh korban, pelaku, dan pengamat, baik secara psikologis, sosial, maupun akademik. Analisis berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner, Social Learning Theory, dan teori Olweus menunjukkan bahwa bullying merupakan fenomena multidimensional. Oleh karena itu, diperlukan upaya penanganan yang komprehensif melalui penguatan pengawasan, pendidikan karakter berbasis praktik, program anti-bullying, serta pelibatan guru dan orang tua.
Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual Rizka Oktarini; Mamnuah
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.980

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit kronis yang berdampak tidak hanya pada kondisi fisik, tetapi juga pada aspek psikologis pasien, salah satunya adalah keputusasaan (hopelessness). Pasien yang menjalani hemodialisis rentan mengalami keputusasaan akibat kompleksitas penyakit dan terapi jangka panjang, sehingga diperlukan intervensi komplementer yang efektif, termasuk pendekatan berbasis spiritual seperti terapi murottal Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusasaan pada pasien hemodialisis serta menganalisis potensi terapi murottal dalam menurunkan keputusasaan melalui pendekatan narrative literature review. Data dikumpulkan dari basis data PubMed, Scopus, dan Google Scholar menggunakan kata kunci Chronic Kidney Disease (CKD), hemodialysis, hopelessness, dan murottal dengan operator Boolean “AND”, pada rentang tahun 2021–2025. Dari total 421 artikel yang ditemukan, sebanyak 7 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa keputusasaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, meliputi depresi, kecemasan, usia, pendidikan, pendapatan, ketidakpastian penyakit, status transplantasi, serta perilaku perawatan diri. Terapi murottal terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan, mengurangi kelelahan, menstabilkan tekanan darah, serta meningkatkan kualitas tidur. Secara integratif, terapi murottal berpotensi menurunkan keputusasaan melalui mekanisme tidak langsung dengan memperbaiki kondisi psikologis dan fisiologis pasien. Dengan demikian, terapi murottal dapat dipertimbangkan sebagai intervensi non-farmakologis berbasis spiritual dalam pendekatan perawatan holistik pada pasien hemodialisis, meskipun penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih kuat masih diperlukan untuk memperkuat evidensi ilmiah.
Strategi Remaja Masjid dalam Mengoptimalkan Partisipasi Tadarus Al-Qur’an dan Dampaknya terhadap Karakter Religius Remaja Dwi Rahmanisa; Rakfatul Huurul Aini; Kasita Anisarani; Nadya Ayu Lestari; Zefani Amelia; Hapni Laila Siregar
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pelaksanaan tadarus Al-Qur’an berbasis remaja masjid, strategi yang digunakan dalam meningkatkan partisipasi dan motivasi remaja, serta implikasinya terhadap pembentukan karakter religius dan keberlanjutannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilaksanakan di Masjid Al-Kautsar pada bulan Ramadhan. Subjek penelitian terdiri dari remaja peserta tadarus dan pengurus masjid yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi angket sebagai data pendukung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tadarus berlangsung secara terstruktur dan partisipatif dengan melibatkan remaja masjid sebagai penggerak utama melalui sistem halaqah dan penjadwalan yang konsisten. Strategi berbasis pendekatan kelompok sebaya (peer group), variasi metode, serta penciptaan suasana yang kondusif terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi intrinsik dan partisipasi aktif remaja. Kegiatan tadarus juga memberikan implikasi yang signifikan terhadap pembentukan karakter religius, yang tercermin pada peningkatan dimensi keimanan, etika, dan kedisiplinan. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan potensi keberlanjutan yang tinggi, ditandai dengan adanya komitmen remaja untuk melanjutkan kebiasaan membaca Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas ibadah setelah Ramadhan. Dengan demikian, tadarus Al-Qur’an dapat diposisikan sebagai model pembinaan karakter religius berbasis komunitas yang efektif dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian pendidikan agama Islam serta implikasi praktis bagi pengelola masjid dan lembaga pendidikan dalam merancang program pembinaan karakter yang lebih adaptif dan partisipatif.
Integrasi Ontologi Tuhan, Alam, dan Manusia dalam Filsafat Pendidikan: Systematic Literature Review Asep Wahyu Muhrom Dani; Muhammad Noor Ginanjar Jaelani; Syaiful Ulum Riswandi; Muhammad Misbakul Munir
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis pandangan ontologis mengenai esensi dan eksistensi Tuhan, alam, dan manusia serta implikasinya terhadap pengembangan filsafat pendidikan yang holistik. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA, melalui penelusuran literatur pada basis data Google Scholar, DOAJ, dan SINTA dalam rentang tahun 2021–2025. Dari proses seleksi yang sistematis, diperoleh 10 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan teknik thematic synthesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, ontologi ketuhanan memiliki peran signifikan dalam membentuk makna hidup, kesejahteraan psikologis, serta konsistensi perilaku manusia, sehingga menjadi fondasi nilai dan moral dalam pendidikan. Kedua, ontologi alam menegaskan bahwa alam merupakan realitas objektif yang bersifat relasional dengan manusia, sehingga mendorong pentingnya pendidikan berbasis pengalaman dan kesadaran ekologis. Ketiga, ontologi manusia menunjukkan bahwa manusia merupakan entitas multidimensional yang mencakup aspek sosial, spiritual, kognitif, dan kultural, sehingga memerlukan pendekatan pendidikan yang humanis dan holistik. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi dimensi ontologis Tuhan, alam, dan manusia menjadi dasar dalam pengembangan filsafat pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter, spiritualitas, dan kesadaran ekologis. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian filsafat pendidikan serta menjadi acuan praktis bagi perancangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang lebih transformatif dan bermakna.
Dinamika Psikologis pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Berpacaran Ayu Lestari; Adinda Shofia; Syafira Putri Ekayani
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.1004

Abstract

Kekerasan dalam hubungan pacaran merupakan fenomena yang semakin mengkhawatirkan, khususnya pada perempuan dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika psikologis perempuan korban kekerasan dalam hubungan pacaran di Kota Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria perempuan berusia 18–40 tahun, berstatus mahasiswi, dan pernah atau sedang mengalami kekerasan dalam pacaran. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, keterangan significant other, serta tes psikologi Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI). Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dengan triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika psikologis korban terbentuk melalui tiga pola utama. Pertama, keterikatan emosional dalam siklus kekerasan (cycle of violence) yang memunculkan trauma bonding. Kedua, distorsi kognitif berupa self-blame, normalisasi kekerasan, dan keyakinan terhadap perubahan pasangan yang berkontribusi pada learned helplessness. Ketiga, respons perilaku sebagai strategi bertahan yang berkembang menjadi maladaptif dan menyebabkan hilangnya agency. Selain itu, pengalaman kekerasan masa lalu dan rendahnya dukungan sosial memperkuat keterjebakan korban, sementara dukungan sosial menjadi faktor penting dalam proses pemulihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika psikologis korban bersifat kompleks dan melibatkan interaksi aspek afektif, kognitif, dan konatif. Oleh karena itu, intervensi perlu dilakukan secara komprehensif dengan menekankan pemulihan emosional, restrukturisasi kognitif, penguatan agency, serta dukungan sosial.
Konvergensi dan Divergensi Kebijakan Pendidikan: Studi Komparatif Kurikulum Holistik di India dan Indonesia Septi Nugrohoningsih; Sri Marmoah; Fadhil Purnama Adi
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.1006

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut sistem pendidikan mengadopsi pendekatan yang holistik, adaptif, dan berpusat pada peserta didik untuk merespons perkembangan teknologi dan dinamika global. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan kurikulum holistik dan pembelajaran abad ke-21 di India dan Indonesia, serta mengidentifikasi konvergensi paradigma, divergensi strategi implementasi, dan tantangan sistemik yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 50 artikel diidentifikasi dan diseleksi menjadi 36 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis dilakukan menggunakan thematic analysis dan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua negara memiliki konvergensi dalam paradigma pendidikan yang menekankan pengembangan kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum holistik. Namun, terdapat divergensi dalam implementasi kebijakan, di mana India melalui National Education Policy (NEP) 2020 lebih menonjolkan pendekatan struktural dan sistemik, sementara Indonesia melalui Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka lebih mengedepankan pendekatan kontekstual dan desentralistik. Selain itu, kedua negara menghadapi tantangan serupa berupa kesenjangan infrastruktur digital, variasi kualitas guru, serta kesenjangan antara kebijakan dan implementasi. Faktor kunci keberhasilan meliputi kepemimpinan transformasional, penguatan kompetensi guru, integrasi teknologi yang inklusif, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan.Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dalam kajian pendidikan komparatif dan secara praktis memberikan rekomendasi kebijakan yang adaptif dan kontekstual untuk mendukung transformasi pendidikan berkelanjutan.
The Role of Family Support and Self-Control in Enhancing Career Adaptability among Non-Commissioned Police Officers: Evidence from Kulon Progo Police Fatikha Putri Lidya; Sri Muliati Abdullah
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.1008

Abstract

Career adaptability is a critical competency for police personnel, particularly for early-career non-commissioned officers (BRIPDA) who face dynamic and complex work demands. This study aims to examine the influence of family support and self-control on career adaptability among BRIPDA personnel in the Kulon Progo Police Department. A quantitative approach was employed, involving 248 participants aged between 18 and 28 years. Data were collected using the Career Adaptability Scale, Family Support Scale (Zimet et al., 1988), and Self-Control Scale (Tangney et al., 2004). The data were analyzed using simple and multiple linear regression techniques. The results indicate that family support has a positive and significant effect on career adaptability, with a contribution of 30.6% (R² = 0.306, p < .001). Similarly, self-control also shows a significant effect, contributing 28.6% (R² = 0.286, p < .001). More importantly, the combined effect of family support and self-control explains 65.9% of the variance in career adaptability (R² = 0.659, p < .001), indicating a substantial increase in explanatory power when both variables are considered simultaneously. These findings suggest that career adaptability is influenced by both external factors, such as family support, and internal factors, such as self-control. The study highlights the importance of integrating environmental support and psychological competencies to enhance adaptability among police personnel. The results provide both theoretical contributions to career construction theory and practical implications for human resource development within law enforcement institutions.
Strategi Internasionalisasi Muhammadiyah melalui Pendidikan, Kemanusiaan, dan Diplomasi Islam Moderat Muhamad Utsman; Nisfu Ana; Dina Mardiana
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.1013

Abstract

Muhammadiyah merupakan organisasi Islam modern di Indonesia yang aktif berperan dalam pergaulan internasional melalui bidang kemanusiaan, pendidikan, dan diplomasi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Muhammadiyah dalam pergaulan internasional serta strategi internasionalisasi yang dilakukan organisasi tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan dokumen ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah berperan sebagai aktor non-negara (non-state actor) melalui tiga aspek utama. Pertama, Muhammadiyah menjalankan diplomasi kemanusiaan global melalui MDMC, EMT, dan Lazismu dalam berbagai misi bantuan internasional, khususnya di Palestina. Kedua, Muhammadiyah mempromosikan Islam moderat melalui diplomasi pendidikan, dialog intelektual, dan media digital. Ketiga, Muhammadiyah melakukan internasionalisasi organisasi melalui pengembangan PCIM, Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Muhammadiyah Australia College (MAC), dan penguatan jejaring pendidikan global. Penelitian ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah berhasil membangun citra sebagai organisasi Islam modern yang moderat, humanis, dan berkontribusi terhadap perdamaian serta pembangunan global.
Grounded Theory sebagai Pendekatan Epistemologis dalam Penelitian Pendidikan Agama Islam: Dari Metodologi ke Konstruksi Teori Dedy Rizaldi; Sehat Ihsan Shadiqin; Teuku Zulfikar
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.1018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan pendekatan grounded theory dalam penelitian Pendidikan Agama Islam (PAI), meliputi aspek konseptual, prosedur metodologis, serta implikasi teoretisnya dalam pengembangan keilmuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research yang dianalisis melalui tahapan grounded theory, yaitu open coding, axial coding, dan selective coding, yang dilakukan secara simultan dan iteratif dengan menerapkan constant comparative method. Sumber data berupa literatur ilmiah, kitab, dan dokumen akademik yang relevan dengan kajian PAI dan metodologi grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grounded theory memiliki relevansi tinggi dalam penelitian PAI karena mampu menghasilkan teori substantif yang berakar pada realitas empiris dan kontekstual. Secara konseptual, grounded theory tidak hanya berfungsi sebagai metode penelitian, tetapi juga sebagai pendekatan epistemologis yang mendukung pengembangan teori pendidikan Islam yang lebih autentik. Pendekatan ini menyediakan kerangka analisis yang sistematis dan fleksibel, serta dapat diadaptasi dalam penelitian kepustakaan dengan menjadikan dokumen sebagai sumber data utama. Sementara itu, secara teoretis, grounded theory berkontribusi dalam menghasilkan model konseptual internalisasi nilai yang mencakup keteladanan guru, pembiasaan ibadah, lingkungan religius, dan refleksi spiritual sebagai faktor utama pembentukan karakter religius peserta didik. Penelitian ini juga menemukan adanya implikasi epistemologis berupa pergeseran paradigma dari ketergantungan terhadap teori Barat menuju pengembangan teori berbasis konteks lokal dalam Pendidikan Agama Islam. Pendekatan grounded theory memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran dan penguatan budaya religius di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, grounded theory dapat dipandang sebagai pendekatan yang strategis dalam memperkuat metodologi dan pengembangan keilmuan PAI yang kontekstual, aplikatif, dan berbasis data empiris.
Aksiologi dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi: Perspektif Etika, Moral, dan Islam dalam Membangun Peradaban Humanis Luthfi Nurdiansyah; Riko Febrialdo; Ajie Hariyadi; Andry Wirawan; Muhammad Misbakul Munir
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.1024

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) pada era modern telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Kemajuan teknologi memberikan berbagai kemudahan dan efisiensi, namun di sisi lain juga menimbulkan persoalan etis, moral, dan sosial seperti penyalahgunaan teknologi, degradasi nilai kemanusiaan, serta ancaman terhadap keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aksiologi sebagai landasan nilai dalam perkembangan dan pemanfaatan IPTEK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelaahan berbagai buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang berkaitan dengan filsafat ilmu, aksiologi, dan perkembangan teknologi modern. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dari berbagai sumber ilmiah yang diperoleh melalui perpustakaan digital dan Google Scholar. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengkaji, menginterpretasikan, dan mensintesis berbagai pandangan teoritis mengenai aksiologi dan implementasinya dalam perkembangan IPTEK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksiologi memiliki peran strategis sebagai landasan etis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Aksiologi berfungsi sebagai pengontrol moral, filter etis, serta pedoman dalam menjaga martabat manusia di tengah perkembangan teknologi modern. Selain itu, perspektif Islam menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan agama merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi, di mana IPTEK harus dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia serta tetap berlandaskan nilai spiritual dan moral. Integrasi nilai aksiologis dalam pengembangan IPTEK menjadi penting untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak hanya berorientasi pada aspek material dan teknis, tetapi juga mendukung terciptanya kehidupan yang humanis, berkeadaban, dan berkelanjutan.