cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 02 (2019)" : 20 Documents clear
Kebutuhan psikologis pada pecandu narkoba (Tinjauan kualitatif dengan teknik journaling sebagai metode penggalian data) Budisetyani, I Gusti Ayu Putu Wulan; Swandi, Ni Luh Indah Desira
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.832 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p20

Abstract

Indonesia darurat narkoba. Jumlah penyalahguna dan pecandu narkoba di Indonesia menunjukkan peningkatan jumlah setiap tahunnya. Aparat kepolisian dan BNN (Badan Narkotika Nasional) telah berusaha untuk memutus tali peredaran narkoba dan memberikan rehabilitasi bagi para penyalahguna dan pecandu narkoba. Tetapi pada kenyataannya 70% mantan pecandu narkoba mengalami kambuh dan kembali mengonsumsi narkoba. Program rehabilitasi medis dan sosial telah diberikan kepada pecandu narkoba tetapi pada pelaksanaannya program rehabilitasi tersebut dijalankan lebih pada konsep punitive daripada rehabilitative, sehingga kebutuhan psikologis para pecandu kurang diperhatikan. Program rehabilitasi diberikan untuk memulihkan dampak fisik dan psikologis yang ditimbulkan akibat penggunaan narkoba dalam jangka waktu tertentu, seperti misalnya gangguan pada kemampuan komunikasi yang dialami pecandu. Berdasarkan paparan tersebut penelitian ini bertujuan untuk menggali kebutuhan psikologis pada pecandu narkoba dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan teknik journaling. Data yang didapat dianalisis melalui empat tahapan yaitu categorical aggregation, direct interpretation, mencari pola (pattern), dan naturalistic generalization. Hasil penelitian ini mendapatkan 6 kebutuhan psikologis pada pecandu narkoba yaitu need of aggression, need of abasement, need of affiliation, need of play, need of sex, need of succorance. Kata kunci: Kebutuhan psikologis, pecandu narkoba, rehabilitasi
Pengaruh kepuasan kerja dan keadilan organisasional terhadap keterikatan karyawan hotel swasta X di Bali Dewantara, Made Trivikrama; Wulanyani, Ni Made Swasti
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.182 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p10

Abstract

Seorang karyawan yang sudah merasa terikat dengan pekerjaannya akan memiliki motivasi bekerja yang lebih tinggi, kinerja yang lebih baik, dapat mengembangkan dirinya serta jabatan yang dimilikinya, dan cenderung loyal terhadap perusahaan tempatnya bekerja. Hal-hal tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan. Keterikatan kerja karyawan dapat dibentuk oleh faktor-faktor yang terjadi di lingkungan perusahaan seperti perlakuan adil dan setara yang didapat dari perusahaan dan sikap atau perasaan berdasarkan penilaian karyawan terhadap pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan keadilan organisasional terhadap keterikatan kerja karyawan Hotel Swasta X di Bali. Subjek dalam penelitian ini adalah 115 orang karyawan Hotel Swasta X di Bali. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kepuasan Kerja, Skala Keadilan Organisasional dan Skala Keterikatan Kerja. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,821, nilai koefisien determinasi sebesar 0,675, nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), nilai koefisien beta terstandarisasi variabel Kepuasan Kerja sebesar 0,363 dan nilai koefisien beta terstandarisasi variabel Keadilan Organisasional sebesar 0,502. Hasil ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan keadilan organisasional berpengaruh dalam meningkatkan tingkat keterikatan kerja karyawan. Keadilan organisasional memiliki pengaruh yang lebih besar dalam meningkatkan tingkat keterikatan kerja dibandingkan dengan kepuasan kerja. Kata kunci: Kepuasan kerja, keadilan organisasional, karyawan hotel, keterikatan kerja.
Motivasi mahasiswa penerima beasiswa BIDIKMISI Universitas Udayana mengikuti gaya hidup hedonisme Buana, Yuli Endah Purwati Arum; Tobing, David Hizkia
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.778 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p01

Abstract

Globalisasi memengaruhi berbagai aspek salah satunya gaya hidup. Gaya hidup hedonisme adalah gaya hidup yang memandang kesenangan dan kenikmatan sebagai tujuan hidup. Masyarakat ekonomi menengah ke atas mudah mengikuti gaya hidup hedonisme karena mempunyai modal kapital yang cukup, sedangkan masyarakat ekonomi menengah ke bawah akan kesulitan karena tidak mempunyai cukup modal. Gaya hidup hedonisme cepat memengaruhi remaja karena pada periode tersebut remaja mudah terpengaruh oleh teman sebaya. Bali sebagai destinasi wisata nomor satu di Indonesia sangat memungkinkan terjadi interaksi warga lokal dan wisatawan mancanegara yang membawa gaya hidup hedonisme, sehingga sangat mungkin remaja Bali menjadi mudah terpengaruh gaya hidup hedonisme. Universitas Udayana sebagai universitas favorit di Bali yang mendapatkan bantuan dana yaitu Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (BIDIKMISI). Mahasiswa penerima beasiwa BIDIKMISI tidak luput dari pengaruh gaya hidup hedonisme, Studi pendahuluan dilakukan tehadap beberapa mahasiswa penerima beasiswa BIDIKMISI di Universitas Udayana menunjukkan beberapa mahasiswa memiliki kecenderungan gaya hidup hedonisme. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi mahasiswa penerima beasiswa BIDIKMISI Universitas Udayana untuk mengikuti gaya hidup hedonisme. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah tujuh orang mahasiswa penerima beasiswa BIDIKMISI di Universitas Udayana. Penelitian ini menghasilkan motivasi mengikuti gaya hidup hedonisme pada mahasiswa penerima beasiswa BIDIKMISI di Universitas Udayana berasal dari dalam diri yaitu percaya diri dan karier kemudian dari luar diri yaitu promosi, kepercayaan, penyetaraan, model, pengakuan, relasi, dan ingin menjadi terkenal.
Perbedaan kepuasan konsumen mahasiswa-mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Udayana terhadap pelayanan online store Damanik, Novia Imelda Yuslina; Supriyadi, Supriyadi
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.416 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p15

Abstract

Berbelanja merupakan salah satu cara manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan setiap manusia berbeda-beda, baik dari usia, jenis kelamin, sosial ekonomi dan juga status. Dalam memenuhi kebutuhan tersebut, manusia memerlukan interaksi dengan orang lain, salah satunya melalui kegiatan jual beli. Kegiatan jual beli pada mulanya hanya dapat berjalan apabila dilakukan secara konvensional, yaitu dengan tatap muka. Di era globalisasi, teknologi internet dapat menjadi media penjual dan pembeli melakukan kegiatan jual beli tanpa harus bertemu di suatu tempat atau toko. Perubahan proses ini mendorong masyarakat, dimana tidak hanya konsumen perempuan yang memiliki kebiasaan berbelanja online, tetapi juga mendorong konsumen laki-laki untuk berbelanja online. Mahasiswa dan mahasiswi lebih banyak menggunakan online store untuk berbelanja karena transaksi yang cepat dan hemat waktu. Konsumen mahasiswa maupun mahasiswi yang pernah belanja online memiliki pengalaman pelayan yang berbeda-beda dan faktor yang dapat mempertahankan perilaku belanja online tersebut adalah faktor kepuasan. Pengalaman pelayanan yang paling melekat dalam belanja online biasanya berupa ketanggapan, kecepatan, profesionalisme, dari admin online store dalam melayani konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kepuasan kosumen mahasiswa dan mahasiswi terhadap pelayanan online store. Subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Psikologi Faktultas Kedokteran Universitas Udayana. Subjek total berjumlah 63 orang, yang terdiri dari 11 orang laki-laki dan 52 orang perempuan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah skala kepuasan konsumen dengan koefisien reliabilitas sebesar 0.966. Hasil uji analisis T-test, menunjukkan nilai p sebesar 0.142>0.05, dengan demikian Ha ditolak, yang artinya tidak terdapat perbedaan kepuasan antara konsumen mahasiswa dengan mahasiswi terhadap pelayanan online store. Kata kunci: Kepuasan konsumen, mahasiswa, mahasiswi, pelayanan online store.
Persepsi penggunaan gaya manajemen konflik oleh pemimpin terhadap kepuasan anggota di organisasi kemahasiswaan Universitas Udayana Pinatih, Gusti Ayu Radhaswari Ananda; Vembriati, Naomi
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.064 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p06

Abstract

Organisasi kemahasiswaan merupakan wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan dan peningkatan kecendekiawanan serta integritas kepribadian untuk mencapai tujuan pendidikan tinggi. Setiap organisasi pasti akan mengalami konflik dan pemimpin mempunyai peran untuk melakukan manajemen konflik, agar konflik yang ada menjadi konflik yang bermanfaat bagi organisasi. Manajemen konflik dapat dilakukan dengan menggunakan gaya yang tepat. Penggunaan gaya manajemen konflik yang tepat tentunya akan membawa kepuasan bagi anggota organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pengunaan gaya manajemen konflik oleh pemimpin terhadap kepuasan anggota di organsasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik one stage cluster random sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota organisasi kemahasiswaan BEM dan HM di Universitas Udayana yang berjumlah 268 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Gaya Manajemen Konflik dan Skala Kepuasan Anggota yang sudah diuji reliabilitas dan validitasnya. Hasil uji regresi menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,423 dan koefisien determinasi sebesar 0,176, dengan signifikasi sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti gaya manajemen konflik berperan sebesar 17,6% dalam menjelaskan kepuasan anggota. Kata kunci: Gaya manajemen konflik, kepuasan anggota, organisasi kemahasiswaan.
Peran dukungan sosial keluarga dan efikasi diri terhadap tingkat work-life balance pada mahasiswa yang bekerja di Denpasar Triwijayanti, I Dewa Ayu Komang; Astiti, Dewi Puri
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.118 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p11

Abstract

Work-life balance merupakan hal yang berhubungan dengan kualitas kehidupan. Mahasiswa yang bekerja penting untuk mencapai work-life balance agar dapat memiliki kehidupan yang sejahtera. Pencapaian keseimbangan kehidupan dan kerja (work-life balance) dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal salah satunya ialah dukungan sosial terutama dukungan sosial keluarga. Keluarga sebagai lingkungan terdekat mampu mengurangi beban masalah yang dimiliki oleh mahasiswa. Faktor internal yang dapat memengaruhi salah satunya ialah efikasi diri. Efikasi diri yang baik mampu emmbantu mahasiswa untuk menghadapi masalah yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah peran dukungan sosial keluarga dan efikasi diri berperan secara signifikan terhadap tingkat work-life balance pada mahasiswa yang bekerja di Denpasar. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 160 orang mahasiswa yang bekerja di Denpasar. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Alat ukur penelitian yang digunakan adalah skala dukungan sosial keluarga, efikasi diri, dan work-life balance. Hasil dari uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai R2= 0,660. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan sosial keluarga dan efikasi diri berperan terhadap tingkat work-life balance pada mahasiswa sebesar 66%. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (0<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial keluarga dan efikasi diri secara bersama-sama berperan dalam meningkatkan work-life balance pada mahasiswa yang bekerja di Denpasar. Kata kunci: Dukungan sosial keluarga, efikasi diri, mahasiswa yang bekerja, keseimbangan.
Pengaruh kepuasan kerja dan persepsi pada iklim organisasi terhadap perilaku kewargaan organisasi karyawan PT. Garuda Indonesia, (Persero), Tbk. Cabang Denpasar Trisnayani, Komang Mega; Vembriati, Naomi
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.976 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p02

Abstract

Karyawan adalah salah satu kunci sukses perusahaan di tengah persaingan dalam era globalisasi sehingga penting bagi pemilik usaha memiliki karyawan dengan kinerja yang baik. Salah satunya dengan menunjukkan perilaku kewargaan organisasi di tempat kerja. Perilaku Kewargaan Organisasi adalah suatu bentuk perilaku yang merupakan pilihan dan inisiatif individual yang tidak berkaitan dengan sistem reward formal organisasi tetapi dapat meningkatkan efektivitas organisasi. Perilaku kewargaan organisasi dipengaruhi oleh kepuasan kerja. Karyawan yang puas cenderung akan memberikan pelayanan dan kinerja yang optimal, salah satunya adalah PKO. Selain kepuasan kerja, persepsi pada iklim organisasi juga berperan dalam memunculkan PKO. Jika karyawan mempersepsikan iklim organisasi secara positif maka hal tersebut dapat menumbuhkan semangat kerja sekaligus mendorong karyawan menampilkan PKO. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh kepuasan kerja dan persepsi pada iklim organisasi terhadap perilaku kewargaan organisasi karyawan PT. Garuda Indonesia (Persero), Tbk cabang Denpasar. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah sampling jenuh dengan menggunakan seluruh pegawai tetap berjumlah 71 orang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket, sedangkan analisis data dilakukan dengan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini ialah : 1) Kepuasan kerja dan persepsi pada iklim organisasi memiliki kontribusi terhadap kemunculan PKO dengan persentase sebesar 50,5% dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,05). 2) Kepuasan kerja tidak berkontribusi secara signifikan terhadap PKO dengan nilai signifikansi sebesar 0,166 (p>0,05), 3) Terdapat kontribusi yang signifikan antara persepsi pada iklim organisasi terhadap PKO dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05). Kata kunci: Kepuasan kerja, perilaku kewargaan organisasi, persepsi pada iklim organisasi.
Bangkit dari penyesalan: Studi naratif kehidupan bermakna suami sebagai caregiver bagi istri dengan skizofrenia Perry, Olvi Aldina; Lestari, Made Diah
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.867 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p16

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat dengan gangguan utama pada pikiran, emosi dan perilaku. Hal ini menyebabkan orang yang mengalaminya memiliki ketergantungan dengan orang lain, terutama anggota keluarga sebagai caregiver. Sebagian besar caregiver orang dengan gangguan jiwa merupakan perempuan dan berhadapan dengan tekanan, kesedihan serta duka. Di sisi lain terdapat juga laki-laki, khususnya suami sebagai caregiver yang menghadapi masalah serupa. Bagaimana caregiver memaknai kehidupan dalam situasi krisis akibat gangguan jiwa menjadi dasar penelitian ini. Tujuan penelitian yaitu untuk melihat gambaran kehidupan bermakna pada suami sebagai caregiver bagi istri dengan gangguan jiwa skizofrenia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan analisis naratif dengan dua responden yang merupakan suami sebagai caregiver utama bagi istri. Pengumpulan data dilakukan dengan episodic interview dan observasi. Ditemukan hasil yaitu gambaran kehidupan bermakna pada suami sebagai caregiver dipengaruhi oleh perilaku merawat dan makna merawat. Perilaku dan makna merawat tersebut dipengaruhi oleh hubungan antara suami dan istri, persepsi penyebab gangguan jiwa, posisi laki-laki dan perempuan dalam keluarga, dukungan sosial serta karakteristik caregiver. Caregiver yang menunjukkan perilaku merawat penuh perhatian serta memaknai merawat sebagai ibadah memiliki kehidupan yang bermakna dan positif, sedangkan caregiver dengan perilaku kekerasan dan memaknai merawat sebagai beban, menunjukkan gambaran kehidupan yang lebih negatif. Kata kunci: Kehidupan bermakna, skizofrenia, suami sebagai caregiver.
Gambaran kecemasan remaja perempuan dengan berat badan berlebih Kurniawati, Ni Wayan Widi; Suarya, Luh Made Karisma Sukmayanti
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.829 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p07

Abstract

Kesehatan didambakan oleh setiap individu, namun gaya hidup yang tidak sehat serta tidak diimbangi oleh aktivitas fisik berpotensi menyebabkan berat badan berlebih. Remaja perempuan cenderung lebih peka dengan keadaan tubuh karena keinginan remaja perempuan adalah menjadi kurus. Keinginan menjadi kurus dipengaruhi oleh kecenderungan untuk mengidentikkan tubuh yang sangat kurus dengan kecantikan. Kesadaran remaja perempuan yang tidak mungkin untuk mencapai tubuh ideal dapat menyebabkan munculnya kecemasan. Remaja perempuan yang merasakan kecemasan secara berlebihan akan mengalami kesulitan dalam pekerjaan, hubungan sosial, dan fungsi sosial, sehingga mengetahui gambaran kecemasan remaja perempuan dengan berat badan berlebih adalah penting. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kecemasan remaja perempuan dengan berat badan berlebih. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, menurut Strauss dan Corbin (2017). Responden adalah tiga remaja perempuan dengan berat badan berlebih, berusia 17 tahun hingga 18 tahun. Hasil penelitian adalah penyebab kecemasan, kecemasan yang dirasakan, faktor pendukung terjadinya kecemasan, upaya- upaya mengatasi kecemasan, dan faktor-faktor yang memengaruhi upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi kecemasan. Kata kunci: Berat badan berlebih, kecemasan, remaja perempuan.
Gambaran dukungan sosial dan penyesuaian diri pada perempuan pegawai negeri sipil prapensiun di Provinsi Bali Pratiwi, Dewa Ayu Dyah Puteri; Lestari, Made Diah
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.529 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p12

Abstract

Masa pra pensiun merupakan masa-masa yang mencemaskan bagi individu yang belum siap untuk memasuki masa pensiun. Penyesuaian diri menjadi pilihan individu untuk mengatasi kecemasan yang dialami. Karakteristik perempuan menjelang masa pensiun cenderung untuk mengomunikasikan permasalahan yang dihadapi sehingga perempuan membutuhkan dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Dukungan sosial berperan penting dalam kesiapan individu untuk menghadapi masa pensiun. Lingkungan yang mendukung akan mempermudah proses penyesuaian diri individu terhadap kondisi kecemasan yang dihadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan sosial dan penyesuaian diri pada perempuan pra pensiun Pegawai Negeri Sipil di Provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui in depth interview dan observasi pada tiga responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran masa pra pensiun yang dialami oleh responden terbagi menjadi aspek fisik, emosional dan perilaku. Tindakan yang dilakukan responden untuk mencapai kesiapan masa pensiun terdiri dari tindakan yang berorientasi terhadap diri sendiri serta tindakan yang berorientasi terhadap orang lain. Faktor yang memengaruhi tindakan untuk mencapai kesiapan terdiri dari faktor pendukung serta faktor penghambat. Adanya persepsi positif, menerima informasi positif mengenai masa pensiun dari lingkungan kerja serta tersedianya dukungan dari keluarga merupakan faktor pendukung responden untuk mencapai kesiapan. Penelitian ini juga menemukan bahwa bentuk dukungan keluarga pada perempuan pra pensiun terdiri dari place to share and discuss, energizer, be reminder, financial source, fasilitator, serta taking over the job. Kata kunci: Dukungan sosial, penyesuaian diri, perempuan, prapensiun.

Page 1 of 2 | Total Record : 20