cover
Contact Name
Fathiah Alatas
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
edusains-fitk@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EDUSAINS
ISSN : 19797281     EISSN : 24431281     DOI : 10.15408/es
Core Subject : Education,
EDUSAINS is a journal publishing the Natural Science Education, Biology Education, Physics Education, and Chemistry Education Journal. Edusains is published by Center for Science Education (CSE) which is located in Departement of Natural Science Education, Faculty of Education and Teachers' Training, Islamic State University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS" : 18 Documents clear
PENGGUNAAN MEDIA ONLINE DALAM PROYEK PEMBUATAN BAHAN AJAR BERBASIS WEB PADA MATA KULIAH ZOOLOGI VERTEBRATA Baiq Hana Susanti
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.778 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.7728

Abstract

DEVELOPMENT WEB BASED TEACHING MATERIALS ON VERTEBRATE CONCEPT         AbstractThe study aimed to determine the profile of online media used in project web-based teaching materials in the Vertebrate Zoology course. This research was conducted on Biology Education program in the odd semester of academic year 2015/2016. The subject of this research is the students of Biology education program which in the odd semester take the Vertebrata Zoology courses totaling 25 people. The method used in the research is development with research design which consists of preliminary, development, and evaluation stage. Instrument in this research is in the form of evaluation material sheet by evaluator. The results showed that the average value given by the evaluator was 83, which entered into good category. Teaching materials developed by students vary widely. The teaching materials consist of wordpress (28%), wix (24%), webnode (16%), prezi (16%), other web and UIN Website respectively by 8%. This shows that students have been able to develop web-based teaching materials by utilizing the development of ICT. AbstrakPenelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai penggunaan media online dalam proyek pembuatan  bahan ajar berbasis web pada matakuliah Zoology Vertebrata. Penelitian ini dilakukan pada program studi Pendidikan Biologi pada semester ganjil tahun ajaran 2015/2016.  Subjek penelitian ini adalah  mahasiswa program studi pendidikan Biologi yang pada semester ganjil  mengambil mata kuliah Zoologi Vertebrata berjumlah 25 orang. Metode yang digunakan dalam  penelitian adalah metode pengembangan dengan design penelitian terdiri dari tahap pendahuluan, pengembangan, dan evaluasi. Instrumen dalam penelitian ini berupa lembar penilaian bahan ajar oleh evaluator. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata yang diberikan oleh evaluator mendapatkan nilai 83 yang masuk kedalam kategori baik. Bahan ajar yang dikembangkan oleh mahasiswa sangat bervariasi. Bahan ajar tersebut terdiri dari wordpress (28%), wix (24%), webnode (16%), prezi (16%), web lainnya dan Website UIN  masing masing sebesar 8%. Hal ini menunjukkan mahasiswa sudah mampu mengembangkan bahan ajar berbasis web dengan memanfaatkan perkembangan TIK. 
MODEL KELAS MULTIDIMENSIONAL: INOVASI PEMBELAJARAN ABAD 21 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Fairus Qamila
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.258 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.11654

Abstract

MULTIDIMENSIONAL CLASS MODELS: INNOVATION LESSONS IN THE 21ST CENTURY TO IMPROVE SCIENCE LEARNING OUTCOMES AbstractThe 21st century learning is an effort to facilitate students in the 21st century to get the best learning experience so they can achieve learning goals effectively. This research is aimed to recognize the enhancement of science student learning achivement with implementation of multidimensional classroom model. This research used a classroom action research from Kemmis and MC Taggart. The sample of 28 students. The research was done in three cycle. The percentage achivement every cycle was increased. By looking at the result obtained in each cycle, it can be concluded that there was enhancement of science student learning achivement with implementation of multidimensional classroom model. AbstrakPembelajaran abad 21 merupakan upaya memfasilitasi peserta didik di abad 21 untuk mengalami pengalaman belajar terbaik sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA dengan menerapkan model kelas multidimensional. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan MC. Taggart. Sampel penelitian berjumlah 28 siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak 3 siklus. Persentase ketuntasan pada setiap siklus terus meningkat. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA dengan menerapkan Model kelas Multidimensional. 
Field Studies of Ecology Impacts: The role and Its Contribution to Quality of Education Model Developed Based on Research Paradigm Kristiyanto Kristiyanto
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.949 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.11566

Abstract

STUDI LAPANGAN DAMPAK EKOLOGI: PERAN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENGEMBANGAN KUALITAS MODEL PENDIDIKAN BERDASARKAN PARADIGMA PENELITIAN AbstrakMengembangkan model pendidikan yang baik dan dinamis dalam prosesnya, seharusnya dapat meningkatkan kualitas induvidu maupun kelompok mahasiswa atau peserta didik di perguruan tinggi (PT), agar dapat menyesuaikan diri terhadap dinamika perubahan zaman, sehingga studi lapang salah satu langkah yang perlu mendapat perhatian, dimana secara tidak langsung kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas (SDM) dalam rangka menghadapi permasalahan dimasa mendatang yang semakin kompleks, disamping sebagai modal utama dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas, baik sebagai pendidik (guru) maupun seorang peneliti yang professional dan kompeten dalam bidangnya. Tujuan dari kegiatan studi lapang tersebut, masih dihadapkan dengan minimnya SDM, sehingga tidak mudah untuk mengimplementasikannya secara dinamis dan berkelanjutan, sehingga tujuan dari penelitian ini, akan mengeksplore atau mengkaji lebih detail tentang peran dan kontribusi studi lapang di kalangan PT, yang tentunya membutuhkan proses pembelajaran yang lebih baik, dalam membentuk kualitas SDM yang berkualitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, lebih melihat pada dinamika persepsi dan interpretasi mahasiswa, yang berkaitan dengan pengalamannya selama di lapang, dan sejauh mana keberhasilan yang diperoleh atau dicapainya, setelah melakukan studi lapang yang berupa produk ilmiah, seperti naskah ilmiah, baik berupa bentuk laporan penelitian maupun jurnal, kemudian proses diskusi panel di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode studi lapang salah satu kegiatan yang tidak mudah dilakukan, ketika menyusun sebuah laporan yang ilmiah, hal ini dapat dilihat dari aspek lemahnya argumentasi ilmiah yang dibangun, sehingga permasalahan ini, menjadi memberi gambarkan kepada semua pihak, bahwa model pendidikan ini perlu di ubah, dengan memodifikasi sebuah kurikulum yang lebih dinamis, dan tentunya juga disesuaikan dengan perkembangan zaman. AbstractDeveloping quality of education model in learning process was ought to increase skills of both individual and group of students in order to pave their readiness for today’s competitive era. Field study is an approach in learning that may develop to increase the quality of student, particularly in confronting with real life problems. This research was aimed to study the role and contribution of the field study to increase the quality of students. Using students’ perception and interpretations on the study field learning approach, this study tried to answers queries on the extent of study field approach for their learning success. Results revealed that the current field study approach was one of difficult approaches to be implemented in learning. During report development, for example, it was found that there are writing skills that need to be developed. It is suggested from this study, therefore, that field study approach needs to be more dynamic and its curriculum needs to be adjusted with the current development.
PENERAPAN BAHAN AJAR BERBASIS POTENSI LOKAL EKOSISTEM MANGROVE PONDOK BALI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF siti sriyati; Wahyu Rimbun; Amprasto Amprasto
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.628 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.11664

Abstract

IMPROVEMENT OF CREATIVE THINKING BY TEACHING MATERIALS BASED ON LOCAL POTENTIAL OF PONDOK BALI MANGROVE AbstractThe mangrove ecosystem of Pondok Bali in Subang can be used as a learning resource in the form of contextual teaching materials for students around it. This study aims to apply teaching materials based on the local potential of Pondok Bali Subang mangrove ecosystem to improve students' creative thinking skills. This study uses a pre-experimental design method. The research subjects were class XI Fisheries Department with a total of 17 students.The instruments in the study included teaching materials based on the local potential of mangrove ecosystems, questions of creative thinking and student response questionnaires. Teaching materials based on local potential mangrove ecosystems were developed first and tested for their feasibility and readability before being used by students. Teaching materials are equipped with practice questions that explore students' creative thinking abilities. The results showed an increase in students' creative thinking skills before and after the application of teaching materials was applied. N-gain values of the indicators of creative thinking are consecutive: fluency, flexibility, originality and elaboration are 0.41, 0.54, 0.44 and 0.55 which are in the medium category. The increase in N-gain is: 23.5% of students in the high category, 58.8% in the medium category, 11.8% in the low category and 5.9% in no increase. Student responses to teaching materials showed a positive response (93.9%). AbstrakEkosistem mangrove Pondok Bali di Subang dapat dijadikan sumber belajar dalam bentuk bahan ajar yang kontektual bagi siswa-siswa di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan bahan ajar berbasis potensi lokal ekosistem mangrove Pondok Bali  Subang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Jurusan Perikanan dengan  jumlah siswa sebanyak 17 orang. Instrumen pada penelitian meliputi bahan ajar berbasis potensi lokal ekosistem mangrove, soal berpikir kreatif dan angket respon siswa. Bahan ajar berbasis potensi lokal ekosistem mangrove disusun terlebih dahulu dan diuji kelayakan serta keterbacaannya sebelum digunakan oleh siswa. Bahan ajar dilengkapi dengan pertanyaan-pertanyaan latihan yang menggali kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa sebelum dan sesudah diterapkan bahan ajar.  Berturut-turut nilai N-gain dari indikator berpikir kreatif:  fluency, flexibility, originality dan elaboration  adalah 0,41, 0,54, 0,44 dan 0,55 yang termasuk kategori sedang. Peningkatan N-gainnya adalah: 23,5% siswa berkategori tinggi, 58,8%  berkategori sedang,  11,8% berkategori rendah dan 5,9% tidak mengalami peningkatan. Tanggapan siswa terhadap bahan ajar menunjukkan respon yang positif (93,9%). 
PEMETAAN POTENSI LOKAL KABUPATEN WONOSOBO UNTUK PEMBELAJARAN FISIKA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) siti sarah
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.698 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.9073

Abstract

MAPPING AND INTEGRATING INDONESIA'S LOCAL POTENTIAL IN HIGH SCHOOL PHYSICS LEARNING TO CREATE THE MEANINGFUL LEARNING AbstractLearning physics in high school requires the fulfillment of 4 core competencies, namely spiritual, social, knowledge, and skills. Therefore, it is needed for various creative activities and meaningful learning to learn it. A contextual approach by integrating local potential and physics material becomes a promising choice for studying physics. This study aims to identify the local potential that can be integrated with the physics material. This is a qualitative research by study of literatureand and survey method. The results showed seven physics materials in SHS based on the Curriculum 2013 Revised Edition can be integrated with the local potential of Wonosobo, Indonesia. There is the nature of physics and measurement of physical quantities; dynamics of motion; static and dynamic fluids; temperature, heat, global warming phenomenon; kinetic gas theory; light and optical devices, and sounds. The local potential are calculate the seeds and agricultural products, Arjuna temple, how farmers irrigate land, sikidang crater, color lake, menjer lakes, pengilon lake, dlingo lake, merdada lake, cebong lake, swiwi lake, steam power plant “Geodipa”, Mangli water source, Carica Pubescens, ongklok noodles, heating equipment, Dieng plateau, Bundengan musical instruments, confusing lines around the Dieng plateau, Serayu River, Kalianget baths, and ruwatan rambut gimbal. AbstrakPembelajaran fisika di SMA menuntut terpenuhinya 4 kompetensi inti, yaitu spiritual, sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Oleh karena itu, diperlukan berbagai aktivitas kreatif dan pembelajaran bermakna untuk mempelajarinya. Pendekatan kontekstual dengan mengintegrasikan potensi lokal dan materi fisika menjadi pilihan yang menjanjikan untuk mempelajari fisika. Pemetaan potensi lokal dan materi fisika perlu dilakukan sebelum melaksanakan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini bertujuan memetakan potensi lokal yang dapat diintegrasikan dengan pembelajaran fisika SMA guna melaksanakan pembelajaran kontekstual. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan survey. Hasil penelitian menunjukkan 7 materi fisika SMA berdasarkan kurikulum 2013 Edisi Revisi dapat dipetakan dengan potensi lokal Kabupaten Wonosobo, Indonesia. Materi tersebut yaitu hakikat fisika dan pengukuran besaran fisika; dinamika gerak; fluida statis dan dinamis; suhu, kalor, gejala pemanasan global; teori kinetik gas; cahaya dan alat optik, dan bunyi. Potensi lokal meliputi menghitung bibit dan hasil pertanian, Candi Arjuna, cara petani mengairi lahan, kawah sikidang, telaga warna, telaga menjer, telaga pengilon, telaga dlingo, telaga merdada, telaga cebong, telaga swiwi, PLTU Geodipa, sumber air mangli, carica, mie ongklok, alat pemanas ruangan, dataran tinggi dieng, alat musik Bundengan, jalur tingungan di sekitar dataran tinggi Dieng, Sungai Serayu, pemandian Kalianget, dan ruwatan rambut gimbal. 
POLA INTERAKSI VERBAL GURU BIOLOGI SETELAH MENDAPATKAN PELATIHAN KURIKULUM 2013 Abdan Albirron; Yanti Herlanti; Dina Rahma Fadlilah
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.532 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.11650

Abstract

VERBAL INTERACTION CATEGORY SYSTEM OF 2013 CURRICULUM BIOLOGY TEACHER TRAINED AbstractPrevious research has shown that the implementation of Curriculum 2013 has success. However, it is not objective yet. This descriptive research aims to describe the pattern of verbal interaction during the learning process in class XI MIA. The research was conducted in 3 High Schools of Bogor City that implemented the Curriculum 2013. The matrix of Flander’s Verbal Interaction Category System (VICS) instrument was used to analyze interaction beetween teacher and students. The result of the study is the learning process in the three student-centered schools with the students multi-direction interaction patterns about 47,19% in School A, 74,37% in School B, and 70,77% in School.AbstrakPenelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum 2013 telah berhasil. Namun, itu belum objektif. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola interaksi verbal selama proses pembelajaran di kelas XI MIA. Penelitian ini dilakukan di 3 SMA Kota Bogor yang menerapkan Kurikulum 2013. Matriks instrumen Sistem Interaksi Verbal Kategori Belgia (VICS) digunakan untuk menganalisis interaksi antara guru dan siswa. Hasil dari penelitian ini adalah proses pembelajaran di tiga sekolah yang berpusat pada siswa dengan pola interaksi multi-arah siswa sekitar 47,19% di Sekolah A, 74,37% di Sekolah B, dan 70,77% di Sekolah C. 
Biology Module based on Cooperative Problem-based Learning (CPBL) to Enhance Students’ Problem Solving Skills at Madrasah Aliyah Negeri Dewi Nurhamidah; Mohammad Masykuri; Sri Dwiastuti
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v11i1.8483

Abstract

MODUL BIOLOGI BERDASARKAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH KOOPERATIF (CPBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERIAbstrakModel CPBL (Cooperative Problem-based Learning) memiliki beberapa keunggulan seperti siswa ditantang untuk menyelesaikan masalah yang ada, sehingga semua keterampilan kognitif, afektif, dan psikomotor siswa dapat berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan dan efektivitas modul biologi berdasarkan model CPBL untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D). Model pengembangan penelitian ini menggunakan Borg dan Gall. Desain penelitian menggunakan metode desain eksperimen sejati dengan desain kelompok kontrol pretest posttest. Dua kelas dipilih oleh sampel acak sederhana. Penelitian ini melibatkan 171 siswa, 85 siswa di kelas kontrol dan 86 siswa di kelas eksperimen. Analisis data deskriptif digunakan untuk menganalisis kelayakan modul dan uji-t digunakan untuk menganalisis keterampilan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan pengembangan modul memiliki hasil yang baik berdasarkan penilaian para ahli dan praktisi. Berdasarkan hasil uji-t, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen (0,001), n-gain skor kontrol dan kelas eksperimen masing-masing 0,30 (rendah) dan 0,54 (rata-rata). Berdasarkan penelitian, modul ini lebih efektif daripada buku teks dan dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa.AbstractCPBL (Cooperative Problem-based Learning) model has several advantages such as students are challenged to solve existing problems, so that all students' cognitive, affective, and psychomotor skills can develop. This research aimed to determine feasibility and effectivity of biology module based on CPBL model to enhance students’ problem solving skills.  This type of research is Research and Development (R & D). The development model of this research uses Borg and Gall. The research design uses true experimental design method with pretest posttest control group design. Two classes were selected by simple random sample. The study involved 171 students, 85 students are in control class and 86 students are in experimental class. Descriptive data analysis was used to analyze the module feasibility and t-test was used to analyze the problem solving skills. The results showed that the feasibility of the module development have a good results based on assessment of the experts and practitioners. Based on the t-test results, there are significant difference between control class and experiment class (0.001), n-gain score of control and experiment class respectively 0.30 (low) and 0.54 (average). Based on the research, this module is more effective than the textbook and can improve students’ problem solving skills. 
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SISTEM REPRODUKSI BERAZASKAN AL-QURAN/HADIS UNTUK MENINGKATKANMOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Dian Agusti; Hafnati Rahmatan; Sulastri Sulastri
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.567 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.10270

Abstract

DEVELOPMENT OF REPRODUCTIVE SYSTEM MODULE WITH AL-QURAN/HADITH TO IMPROVE MOTIVATION AND STUDENT LEARNING OUTCOMESDian Agusti, Hafnati Rahmatan, SulastriUniversitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia uyankdian@gmail.comAbstractThe purpose of this study was to describe the differences in the results and motivation learning of experimental and control class on the subject of the reproductive system by using modules based on the Al-Quran and hadith. This research is a development research using the Borg and Gall models. Learning devices developed modules questions. The results of the feasibility test indicate that the modull of Al-Quran based learning and the hadith developed are included in the very feasible category, with the average score of the feasibility assessment of design validation, the results of the first trial and the results of the second trial of 3.91, 4 54 and 4.83. Data analysis using t test, with sig value <0.05, which means there are significant differences in learning outcomes in the experimental  and  control class. The average score of learning motivation of students at Labuhanhaji 1 Junior and West Labuhanhaji 1 Junior High School are respectively 4.56 and 4.55 which are very well categorized. Based on the results of the study it can be concluded that the learning module based on the Koran and hadith can increase the motivation and learning outcomes of students, especially on reproductive system material. AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan hasil dan motivasi belajar peserta didik kelas eksperimen dan kontrol pada pokok bahasan sistem reproduksi menggunakan modul berazaskan Al-Quran dan hadis. Penelitian ini merupakan kajian pengembangan menggunakan model Borg dan Gall. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan modul. Hasil uji kelayakan menunjukkan bahwa modul pembelajaran  yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak, dengan skor rata-rata penilaian kelayakan validasi desain, hasil uji coba I dan hasil uji coba II berturut-turut sebesar 3,91, 4,54 dan 4,83.  Analisis data menggunakan uji t, dengan nilai sig.<0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar pada kelas eksperimen dan kontrol. Skor rata-rata motivasi belajar peserta didik pada SMPN 1 Labuhanhaji dan SMPN 1 Labuhanhaji Barat berturut-turut  sebesar 4,56 dan 4,55 berkategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran berazaskan Al-Quran dan hadis dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik khususnya pada materi sistem reproduksi. 
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING, KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI Nurhayati Nurhayati; Lia Angraeni; Wahyudi Wahyudi
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.532 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.7464

Abstract

THE EFFECT OF PROBLEM BASED LEARNING AND CRITICAL THINKING ON HIGH ORDER THINGKING ABILITY            AbstractThis study aims to determine the effect of problem-based learning model and critical thinking skills on students' high-order thinking about optical materials. Quasi-experimental method with two-way ANOVA design was used to conduct this study with 34 second semester physic education students of IKIP PGRI Pontianak. Data of students’ higher order thinking ability was obtained from multiple choice test with reason while the data of students' critical thinking ability was measured using multiple choice test. Based on the results of data analysis, it can be concluded that: (1) there is an influence of the problem based learning model on high student's thinking ability, (2) there is an influence of high critical thinking ability and low critical thinking ability on high student's thinking ability and (3) the interaction between the application of problem based learning model with the ability to think critically to the students' high level of thinking ability. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning, keterampilan berpikir kritis dan interaksinya terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa pada materi optika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan desain two way ANOVA. Penelitian ini dilaksanakan di IKIP PGRI Pontianak pada mahasiswa semester II program studi pendidikan fisika sebanyak 34 orang mahasiswa. Data kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa diperoleh dengan menggunakan tes pilihan ganda dengan alasan sedangkan data kemampuan berpikir kritis mahasiswa diukur dengan menggunakan tes berbentuk multiple choice. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa, (2) terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis tinggi dan kemampuan berpikir kritis rendah terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa dan (3) terdapat interaksi antara penerapan model problem based learning dengan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa. 
MODUL VIRTUAL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Pratama, Rifqi
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.165 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.10000

Abstract

VIRTUAL MODULE BASED ON GUIDED INQUIRY TO IMPROVE CRITICAL THINKING ABILITY AbstractThe use of virtual module was aimed to develop students’ independent learning that may lead to their critical thinking ability. Guided inquiry is a model that directs students to find facts through existing data and through experimental results. Guided inquiry-based virtual module was then developed in order to systematically help students to increase their critical thinking, particularly in the concept of thermochemical material. This study uses control group pretest-posttest design. Students' critical thinking skills are measured through learning outcomes. Based on the results of the analysis using the Mann-Whitney test there are differences on the students’ ability in the experimental class and control class. While students of both class shows an increase in their critical thinking, students of the experiment class show more effective in dealing with the improvement. Therefore, it is summarized that guided inquiry-based virtual learning can improve students' critical thinking skills.  AbstrakModul virtual adalah sebuah bahan ajar yang disajikan untuk peserta didik agar dapat belajar secara mandiri yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu yang disajikan ke dalam format elektronik yang di dalamnya terdapat animasi, simulasi, gambar, serta navigasi yang membuat pengguna lebih interaktif, aktif, inovatif, dan menyenangkan dalam proses belajar yang mana dapat mengarahkan peserta didik agar berpikir secara kritis. Inkuiri terbimbing merupakan model yang mengarahkan peserta didik menemukan fakta melalui data yang ada serta melalui hasil eksperimen. Modul virtual berbasiskan model ini digunkan didalam proses belajar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi Termokimia. Penelitian ini menggunakan Control group pre test-post test design. Kemampuan berpikir kritis peserta didik diukur melalui hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan uji Mann-Whitney terdapat perbedaan pada kelas eksperimen yang diajarkan menggunakan dengan modul virtual berbasis inkuiri terbimbing dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing tanpa modul virtual. Hasil analisis menunjukkan masing-masing kelas terdapat peningkatan dalam berpikir kritis tetapi pada kelas eksperimen peningkatan kemampuan berpikir kritis lebih efektif dari kelas kontrol, maka pembelajaran dengan modul virtual berbasis  inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. 

Page 1 of 2 | Total Record : 18