cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mentari
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2008)" : 24 Documents clear
ANALISIS KUALITAS VEGETASI SEPANJANG PANTAI BANDA ACEH PASCATSUNAMI (THE VEGETATION QUALITY ANALISYS IN BANDA ACEH BEACH AFTER TSUNAMI) Djufri -
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectivees of this research were; to acquered of vegetation in Banda Aceh beach after tsunami, and else the research to find expression about of camposition, association, species diversity index (H’), similarity index (IS), and species distribution pattern. The stap of research were; observation and segmentation of study area. The size of study area is 420 ha, and sampel area is 10% of population. The station of sampling is (a). Ujung Batee Beach (UBB), (b). Lhoknga Beach (LB), and Ule Lee Beach (ULB). For each of sampling location a given ten of sampling quadrat with five replicatiion until of total sample is 50 quadrat. The observated variable is total species, absolute diversity, absolute frequency, and absolute dominance. The calculated of infortance value used formula is DR + FR + DMR., and calculated of species diversity index with Shannon-Wiener formula. The category of species diversity index is; if H’1 very low category, H’1-2 low category, H’2-3 median category, and H’3-4 high category. The result of this research; (a). The vegetation physiognomy in Ule Lee Beach was fundamental changed after tsunami, (b). The vegetation physiognomy in Ujung Batee Beach no significans changed after tsunami, (c). The planting of mangrove species in Ujung Batee Beach not yet optimal results, (d). Dominance of tree in Ujung Batee Beach and Loknga Beach is Casuarina equisetifolia, and Cocos nucifera, and dominance of underbrush is Calatropis gigantea, (5). For the moment effort necessary of serious reclamation in Banda Aceh Beach after tsunami specific. Key words: kualitas vegetasi, spesies
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANDA ACEH Syahjuzar -
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan pelaksanaan model pembelajaran berdasarkan masalah efektif untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Banda Aceh, (2) untuk mengetahui respon siswa terhadap pelaksanaan model pembelajaran berdasarkan masalah pada pembelajaran matematika di kelas VIII SMP Negeri 2 Banda Aceh. Penelitian ini disebut penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Banda Aceh. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.4 yang dipilih dari 6 kelas. Iinstrumen yang digunakan adalah: instrument tes, lembar observasi aktivitas siswa, kemampuan guru mengelola pemeblajaran, dan respon siswa.Data dianalisis dengan menggunakan analisis statisitik deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah: (1) pelaksanaan model pembelajaran berdasarkan masalah untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah belum efektif di kelas VIII.4 SMP Negeri 2 Banda Aceh, (2) respon siswa setelah pelaksanaan model pembelajaran berdasarkan masalah di kelas VIII.4 pada materi gradien termasuk kategori positif Kata Kunci: Model pembelajaran berdasarkan masalah, memecahkan masalah
TAHAPAN BELAJAR MOTORIK DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI Razali -
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar motorik adalah belajar yang difokuskan pada penguasaan keterampilan gerak melalui respons-respons masculer sebagai hasil dari latihan .Dalam belajar motorik, materi yang dipelajari adalah pola-pola gerak keterampilan tubuh, misalnya gerakan-gerakan dalam olahraga Hal ini menunjukkan bahwa ranah kemampuan yang paling intensif keterlibatannya dalam belajar motorik adalah ranah psikomotor. Namun, bukan berarti ranah kognitif dan afektif tidak terlibat di dalam belajar motorik. Kedua ranah tersebut tetap terlibat meskipun tidak merupakan unsur sasaran sentral.  Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam belajar motorik adalah tahapan belajar motorik. Tahapan belajar motorik terdiri atas  tahap kognitif (cognitive stage), tahap asosiatif (associative stage), dan  tahap otonom (autonomous stage). Ketiga tahap ini harus mendapat perhatian lebih serius dalam belajar motorik agar hasil yang dicapai sesuai dengan harapan dengan waktu yang lebih efisien. Kata kunci: tahap kognitif, tahap asosiatif, tahap otonom
TEORI DALAM PENELITIAN SOSIAL TM Jamil
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia senantiasa berusaha mencari kesempurnaan dan kebenaran, di dorong oleh hasrat ingin tahunya yang selalu ada dan tidak pernah padam. Melalui berbagai penelitian, banyak rahasia tersingkap sudah. Pengetahuan orang semakin luas. Ilmu pengetahuan sebenarnya merupakan kumpulan pengalaman dan pengetahuan sejumlah orang yang dipadukan secara harmonis dalam suatu bangunan yang teratur dan kebenarannya sudah teruji. Maka ilmu pengetahuan mempunyai nilai umum yang dapat dipergunakan menghadapi persoalan hidup sehari-hari. Namun, banyak masalah belum juga terpecahkan; disamping itu muncul masalah-masalah baru. Oleh karena itu, penelitian/ penyelidikan lahir dari masalah kehidupan manusia sendiri yang memerlukan pemecahan. Meskipun tidak ada cara yang sama sekali dapat dipergunakan untuk menghilangkan ketidaktentuan (uncertainty), namun unsur-unsur ketidak tentuan karena kurangnya informasi itu dapat diperkecil dengan mempergunakan metode ilmiah. Metode ini akan mengurangi bahaya berbuat salah atas pilihan dari bermacam-macam tindakan. Riset sebenarnya merupakan penerapan atau aplikasi dari metode ilmiah. Dengan kata lain riset sinonim dengan metode ilmiah.            Sifat ilmiah atau tidak ilmiah erat hubungannya dengan metode penyimpulan. Suatu tulisan disebut ilmiah bila pokok pikiran yang dikemukakannya disimpulkan melalui suatu prosedur yang sistematis dengan mempergunakan pembuktian-pembuktian yang cukup meyakinkan. Bukti yang cukup meyakinkan ini biasanya merupakan fakta-fakta yang didapat secara objektif dan berhasil lolos dari berbagai proses pengujian. Kadar ilmiah dari suatu penelitian dapat bervariasi bergantung pada pengalaman dan keterampilan penelitian serta besarnya dana yang tersedia dan waktu penelitian.

Page 3 of 3 | Total Record : 24