cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2016): November" : 95 Documents clear
THE EFFECT OF STORYTELLING ON FIFTH GRADE STUDENTS' LISTENING SKILL AT PRIMARY SCHOOL IN BULELENG DISTRICT ., Ni Md Purnama Dwi y; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dari penggunaan storytelling menggunakan media pop up dan sound effect terhadap kemampuan mendengarkan siswa kelas 5 SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan Posttest-Only Control Group Design sebagai desain penelitian. Terdapat 80 siswa yang digunakan sebagai sampel penelitian. Mereka dikelompokkan secara acak menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan teknik undian. Grup eksperimen diberi perlakuan menggunakan storytelling. Sedangkan grup kontrol diberi perlakuan menggunakan strategi mengajar konvensional. Hasil dari data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik dan inferensial menggunakan SPSS versi 16.0. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan bahasa Inggris siswa yang diberi perlakuan menggunakan storytelling lebih tinggi secara signifikan daripada siswa yang diberi perlakuan menggunakan strategi mengajar konvensional. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata dari grup eksperimen yaitu 80.02 sementara nilai rata-rata grup kontrol yaitu 76.80. Selain itu, hasil dari analisis t-test menunjukkan bahwa nilai dari t-observed (tobs) yaitu 3.722. Nilai ini lebih tinggi dari nilai t-critical value (tcv) yaitu 1.9909 pada level signifikan 0.05. Disamping itu, hasil dari perhitungan effect size yaitu 0.8, yang berarti bahwa storytelling menggunakan media pop up dan sound effect mempunyai pengaruh yang tinggi terhadap kemampuan mendengarkan siswa. Hal ini juga menunjukkan bahwa null hypothesis ditolak dalam penelitian ini. Kesimpulannya, storytelling memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mendengarkan siswa.Kata Kunci : Storytelling, Kemampuan Mendengarkan, Pelajar Usia Dini This study was aimed at investigating the effectiveness of storytelling using pop up media and sound effect on fifth grade students’ listening skill. This study was an experimental study which adopted Posttest-Only Control Group Design as the research design. There were 80 students who were taken as the sample of the study. They were classified randomly into experimental and control group by using lottery technique. The experimental group was treated by using storytelling. Meanwhile, control group was treated by using conventional teaching strategy. The result of the obtained data were analyzed both statistically and inferentially by using SPSS version 16.0. The result showed that the English listening ability of the students who were taught by storytelling was significantly higher than the students who were taught by conventional teaching strategy. It was proven by the mean of experimental group was 80.02 while the mean score of control group was 76.80. Moreover, the result of t-test analysis showed that the t-observed (tobs) was 3.722. It was higher than the t-critical value (tcv) that was 1.9909 at the level significance 0.05. Furthermore, the result of the effect size calculation was 0.8, which means that storytelling using pop up book media and sound effect has high influence on students’ listening skill. It also indicated that the null hypothesis was rejected in this study. In conclusion, the use of storytelling gave a significant effect on students’ listening skill.keyword : Storytelling, Listening Skill, Young Learners
THE CONTRIBUTION OF ADVERSITY QUOTIENT AND ANXIETY TOWARD STUDENTS’ WRITING ACHIEVEMENT OF THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMA KARYA WISATA IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., I Gede Putu Waisya Dharma; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Dr.Sudirman, M.L.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi: (1) kontribusi dari ketahanmalangan terhadap prestasi menulis siswa. (2) kecemasan terhadap prestasi menulis siswa (3) kontribusi secara bersamaan dari ketahanmalangan dan kecemasan terhadap prestasi menulis siswa kelas sebelas di SMA Karya Wisata tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan ex-post-facto desain. Populasi dari penelitian ini adalah kelas sebelas di SMA Karya Wisata tahun ajaran 2015/2016. 115 siswa terpilih sebagai sampel di penelitian ini yang menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mendapatkan data dari ketahanmalangan dan kecemasan, sedangkan data untuk prestasi menulis di dapat dari hasil laporan siswa. Data yang sudah di dapat di analisis menggunakan simple dan multiple regressions. Hasil dari analisis menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh kontribusi yang signifikan dari ketahanmalangan terhadap prestasi menulis siswa sebesar 11.1%. (2) terdapat pengaruh kontribusi yang signifikan dari kecemasa terhadap prestasi menulis siswa sebesar 6.1%. (3) secara bersamaan terdapat pengaruh kontribusi yang signifikan dari ketahanmalangan dan kecemasan terhadap prestasi menulis siswa sebesar 20.9%. Secara rinci, efektif kontribusi dari ketahanmalangan sebesar 13.5% dan kecemasan sebesar 7.4% terhadap prestasi menulis siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa ketahanmalangan dan kecemasan tidak sepenuhnya berkontribusi terhadap pestasi menulis siswa, 79.1% di pengaruhi oleh variabel – variabel lain. Kata Kunci : Kata Kunci: Ketahanmalangan, Kecemasan, Pretasi Menulis. This research aimed to investigate the independent variables as well as simultaneous contribution of adversity quotient and anxiety towards students’ writing achievement of the eleventh grade students of SMA Karya Wisata. This research used ex-post-facto research design. The population of this research was the eleventh grade students of SMA Karya Wisata in academic year 2015/2016. 115 students were selected as the sample of this research by using simple random sampling technique. The data were collected by questionnaires and document study. The collected data were analyzed by using simple and multiple regressions. The result of analysis showed that: (1) there is a significant contribution of adversity quotient towards students’ writing achievement at 11.1%. (2) there is a significant contribution of anxiety towards students’ writing achievement at 6.1%. (3) simultaneously there is a significant contribution of adversity quotient and anxiety toward students’ writing achievement at 20.9%. In detail, the effective contribution of adversity quotient is 13.5% and the contribution of anxiety is 7.4% toward students’ writing achievement.keyword : Keywords: Adversity Quotient, Anxiety, Writing Achievement.
THE PHONOLOGICAL SYSTEM OF SIDETAPA DIALECT: A DESCRIPTIVE QUALITATIVE STUDY ., Made Sukradana w; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan jumlah fonem dari Dialek Sidetapa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang memiliki karakteristik sinkronik. Tiga domain dipilih berdasarkan kriteria yaitu keluarga, persahabatan, dan dilingkungan sekitar. Data dikumpulkan berdasarkan pada percakapan alami yang direkam secara langsung. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa SD memiliki 35, yaitu: enam vokal: /ʌ/, /i/,/u/,/e/,/o/ and /ǝ/, enam diftong; /ʌʊ/, /iʌ/, /uʌ/, /iɔ/,/iu/, and /ʌi/, sembilan belas konsonan; /p/, /b/, /t/, /d/, /k/, /g/, /ʔ/, /s/, /c/, /j/, /l/, /h/, /m/, /n/, /ñ/, /ŋ/, /r/, /w/,/y/, 4 gugus konsonan; /br/, /pr/, /bl/ and /ŋl/ dan tiga proses fonologi, yaitu asimilasi pemungutan, netralisasi dan variasi bebas. Tidak semua fonem memiliki distribusi yang lengkap (awal, posisi tengah dan akhir)Kata Kunci : sidetapa, sistem fonologi, studi deskriptif kualitatif This study aimed at describing the number of phonemes of Sidetapa Dialect (SD). This study used descriptive qualitative approach which has synchronic characteristic. Three domains were chosen based on a set of criteria, namely: Family, Friendship, and Neighborhood. The data was collected based on natural speech which was recorded spontaneously. The data that has been collected was analyzed descriptively. The result of the study shows that SD has 35 phonemes, namely: /ʌ/, /i/,/u/,/e/,/o/ and /ǝ/, 6 vowels; 6 diphthongs; /ʌʊ/, /iʌ/, /uʌ/, /iɔ/, /iu/, and /ʌi/, 19 consonants; /p/, /b/, /t/, /d/, /k/, /g/, /ʔ/, /s/, /c/, /j/, /l/, /h/, /m/, /n/, /ñ/, /ŋ/, /r/, /w/,/y/, 4 consonant Clusters; /br/, /pr/, /bl/ and /ŋl/ and 3 phonological processes, namely: regressive assimilation, neutralisation and free variation. Not all of those phonemes have complete distributions (initial, middle, and final position)keyword : descriptive qualitative study, phonological system, sidetapa dialect
ANALYSIS OF STUDENTS PERCEPTION TOWARDS THE INSERTION OF CHARACTER EDUCATION IN EFL TEXT BOOK FOR SMA NEGERI STUDENTS IN KECAMATAN BULELENG IN THE ACADEMIC YEAR 2016/2017. ., Gede Aan Karisma; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi siswa terhadap penyisipan pendidikan karakter pada buku EFL untuk siswa SMA Negeri se-Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2016/2017. Subyek dari penelitian ini adalah 120 siswa SMA dari 4 sekolah se-Kecamatan Buleleng. Obyek penelitian ini adalah persepsi siswa terhadap penyisipan pendidikan karakter pada buku EFL. Data penelitian ini diperoleh menggunakan angket penelitian dan lembar pertanyaan wawancara tertulis tak terstuktur. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan cara menyebarkan angket ke siswa. Data yang telah didapatkan, dianalisis dengan metode deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari semua siswa adalah 126.4 dan nilai standar deviasi dari semua siswa adalah 10.26.Hasil persentase dari perhitungan nilai rata-rata siswa adalah 84%. Dari data analisis, dapat disimpulkan bahwa siswa mempunyai persepsi positif dengan kecendrungan yang tinggi terhadap penyisipan pendidikan karakter pada buku EFL.Kata Kunci : Persepsi siswa, pendidikan karakter, buku EFL. This research aimed to describe the students’ perception towards the insertion of character education in EFL text book for SMA Negeri Students in Kecamatan Buleleng in academic year 2016/2017. The subject of this research was 120 SMA students from 4 schools in Kecamatan Buleleng. The object of this research was students’ perception toward the insertion of character education in EFL text book. The data of this research were obtained by using questionnaire and non-organized written interview question sheet. This research was survey research by distributing the questionnaire. The collected data were analyzed by using descriptive statistic method. The research result showed that the average score of the students is 126.4 and the standard deviation score of the students is 10.26. The result of the calculation of the average score is 84%. It can be concluded that the students have high positive perception toward the insertion of character education in their EFL text bookkeyword : Students’ perception, character education, EFL text book.
LEXICAL BORROWING USED BY THE EIGHTH SEMESTER STUDENTS OF ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT IN BLACKBERRY MESSENGER ., I Wayan Rusdiana; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis peminjaman leksikal dan untuk menyelidiki fungsi atau motif dari pengunaan peminjaman leksikal di Blackberry Messenger oleh mahasiswa semester delapan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Penelitian ini dirancang menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi media electronik, lembar observasi, pedoman wawancara, rekaman audio. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga proses peminjaman leksikal yang dilakukan oleh mahasiswa semester delapan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Akumulasi data menunjukan bahwa terdapat enam puluh lima (65) kata yang diklasifikasikan sebagai proses impor, dua puluh enam (26) kata yang diklasifikasikan sebagai proses perpaduan pinjaman, dan yang terakhir ada satu (1) kata yang diklasifikasikan sebagai proses penerjemahan pinjaman. Fungsi atau motif dari peminjaman leksikal adalah “kebutuhan” dan “gengsi”, yang mana mereka mengakui meminjam kata-kata tersebut dikarenakan tidak adanya padanan kata yang ada di Bahasa Indonesia dan diharuskan untuk menggunakan kata-kata pinjaman dikarenakan mereka ingin terlihat pintar, keren, dan mempunyai status social yang lebih tinggi di social media. Kata Kunci : Blackberry Meessenger, Peminjaman Leksikal Abstract This study aimed to identify the types of lexical borrowing and to investigate the function or motive of the use of lexical borrowing in Blackberry Messenger by the eighth semester students of English Education Department. This study was conducted in descriptive qualitative design. The instruments used in this study were electronic media, observation sheet, interview guide, and audio recording. The result of this study showed that there were three process of lexical borrowing used by the eighth semester students of English Education Department. The data accumulation showed that there were sixty five (65) words borrowed by importation process, twenty six (26) words borrowed by loanblend process, and one (1) word classified as a of result loan translation process. The functions or motives in using of lexical borrowing were, “need” and “prestige”, in which they admitted borrowing the words because there is no exact equivalent word that exists in Bahasa Indonesia and have to used borrowed words because they want to look smart, being cool, and has higher social status in social media. keyword : Blackberry Messenger, Lexical Borrowing
THE EFFECT OF “PLEASE” STRATEGY ON STUDENTS' WRITING COMPETENCY AT TENTH GRADE OF SMA NEGERI 1 SUKASADA IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., Putu Amelia Wardani; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menivestigasi apakah ada perbedaan yang signifikan dalam kemampuan menulis antara siswa yang diajar menggunakan strategi “PLEASE” dan siswa yang diajar menggunakan strategi menulis konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Post-test Only Control Group. Populasi terdiri dari siswa kelas sepuluh SMA Negeri 1 Sukasada pada tahun ajaran 2016/2017 dengan 44 siswa sebagai sample yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan writing competency test. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan t-test yang dibantu dengan SPSS 19.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan menulis antara siswa yang diajar menggunakan strategi “PLEASE” dan siswa yang diajar menggunakan strategi menulis konvensional (tobs = 12.506, p < 0.05) dimana pencapaian siswa yang diajar menggunakan strategi “PLEASE” lebih baik dalam kemampuan menulis dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan strategi menulis konventional. Kata Kunci : kemampuan menulis, strategi “PLEASE”, strategi menulis konvensional. This research was aimed at investigating whether there was a significant difference on writing competency between the students who were taught by using “PLEASE” strategy and those who were taught by using conventional writing strategy. This research was an experimental research with Post-test Only Control Group Design. The population of this research was the tenth grade students of SMA Negeri 1 Sukasada in academic year 2016/2017 with the sample of 44 students who were selected through random sampling technique. The data were collected by using writing competency test. The obtained data were analyzed by using t-test assisted with SPSS 19.0. The result of the research showed that there was a significant difference on writing competency between the students who were taught by using “PLEASE” strategy and those who were taught by using conventional writing strategy (tobs = 12.506, p < 0.05) in which the students who were taught by using “PLEASE” strategy achieved better in writing competency than those who were taught by conventional writing strategy.keyword : conventional writing strategy, “PLEASE” strategy, writing competency
THE EFFECT OF RECIPROCAL QUESTIONING STRATEGY IN COOPERATIVE LEARNING SETTING TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION OF SMA NEGERI 4 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., Putu Indah Puspitasari; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8700

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menginvestigasi ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan dalam kemampuan memahami bacaan antara siswa yang diajar menggunakan strategi Reciprocal Questioning dalam situasi Cooperative Learning dan siswa yang diajar menggunakan metode konvensional. Penelitian inimerupakan penelitian eksperimen dengan desain Post-test Only Control Group. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Singaraja. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas sebelas di SMA Negeri 4 Singaraja pada tahun akademik 2016/2017 dengan 60 siswasebagaisampel yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan reading comprehension test. Data yang terkumpul dianalisis dengan t-test yang dibantu oleh SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara siswa kelas sebelas yang diajar menggunakan strategi Reciprocal Questioning dalam situasi Cooperative Learning dan siswa yang diajar menggunakan metode konvensional (t=3.845, p
THE EFFECT OF DIRECTED READING THINKING ACTIVITY IN COOPERATIVE LEARNING SETTING TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION OF THE ELEVENTH GRADE STUDENTS IN SMA NEGERI 3 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., Sang Ayu Kompyang Arisetyawati; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah terdapat pengaruh yang berarti terhadap pemahaman membaca siswa kelas sebelas antara siswa yang diajarkan menggunakan Directed Reading Thinking Activity in Cooperative Learning Setting dan siswa yang diajarkan dengan Directed Reading Thinking Activity saja. Penelitian ini adalah penelitian ekperimental dengan Post-Test Only Control Group Design. Penilitian ini dilaksanakan di SMA N 3 Singaraja. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas sebelas pada tahun ajaran 2016/2017 dengan sampel dari 65 siswa yang dipilih melalui random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan test pemahaman membaca. Data yang terkumpul dianalisa menggunakan t-test dibantu dengan SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan membaca siswa kelas sebelas, dimana siswa yang diajar menggunakan Directed Reading Thinking Activity in Cooperative Learning Setting menunjukkan pemahaman membaca yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar mengunakan Directed Reading Thinking Activity saja (tobs = 4.056, p < 0.05).Kata Kunci : cooperative learning, directed reading thinking activity, kemampuan memahami bacaan This research was aimed at investigating whether there was a significant effect on reading comprehension of the eleventh grade students who were taught by using Directed Reading Thinking Activity in Cooperative Learning Setting and who were taught by using Directed Reading Thinking Activity only. The research was an experimental research with Post-Test Only Control Group Design. The research was conducted at SMA N 3 Singaraja. The population of this research was the eleventh grade students in academic year 2016/2017 with the samples of 65 students who were selected through random sampling technique. The data were collected by using reading comprehension test. The obtained data were analyzed by using t-test assisted with SPSS 22.0. The result of the research showed that there was a significant effect on reading comprehension of the eleventh grade students in which the students who were taught by using Directed Reading Thinking Activity in Cooperative Learning Setting achieved better reading comprehension than who were taught by using Directed Reading Thinking Activity only (tobs = 4.056, p < 0.05).keyword : cooperative learning, directed reading thinking activity, reading comprehension
THE CONTRIBUTION OF METACOGNITIVE AWARENESS AND LEARNING ENVIRONMENT ON ACADEMIC ACHIEVEMENT OF THE FOURTH SEMESTER STUDENTS OF ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT, GANESHA UNIVERSITY OF EDUCATION ., Putu Seriardana; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8702

Abstract

This study was a correlational study with ex-post facto research design, which aimed at investigating (1) the contribution of metacognitive awareness on students’ academic achievement, (2) the contribution of learning environment on students’ academic achievement, (3) the simultaneous contribution of metacognitive awareness and learning environment on academic achievement of the fourth semester students of English Education Department, Ganesha University of Education in academic years 2015/2016. Ex-post facto research design was a research design to investigate the correlation between independent variables and dependent variable by (1) determining the sample, (2) designing and developing the questionnaires, (3) distributing the questionnaires, (4) analyzing the obtained data, and (5) drawing the conclusion. The sample of the study was chosen by using simple random sampling technique, in which there were 145 students. The analysis was conducted based on multiple linear regression test supported by SPSS version 16 program. This study reveals that: (1) there is no contribution of metacognitive awareness on students’ academic achievement; (2) there is no contribution of learning environment on students’ academic achievement; and (3) there is no contribution of metacognitive awareness and learning environment on students’ academic achievement. keyword : metacognitive awareness, academic achievement, learning environment
THE IDENTIFICATION OF RACISM IN INTERNET MEME COMIC AT 9GAG.COM ., Gusti Ngurah Adi Kusuma; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8703

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menyelidiki isu-isu rasisme yang terkandung di dalam internet meme komik di 9gag.com melalui analisis tekstual menggunakan teori mythology dari Barthes. kajian ini juga difokuskan untuk menggali tujuan yang di miliki oleh internet meme di 9gag.com. dari hasil kajian ini ditemukan bahwa ada 56 meme yang teridentifikasi sebagai meme yang rasist dalam periode yang sudah di tentukan yaitu pada bulan Maret sampai dengan Mei 2106. Dari data, ditemukan bahwa, meme yang terkumpul bisa di bagi menjadi tiga klasifikasi besar yaitu rasis meme dengan isu politik, rasis meme dengan isu etnis dan rasis meme dengan isu agama. Dalam rasis meme dengan isu politic, bisa di bagi menjadi dua yaitu meme dengan isu politic mendukung pencalonan Donald Trump. dan meme dengan isu politik menolak pencalonan Donald Trump. dalam rasis memedengan isu etnik, dapat di bagi menjadi rasis meme dengan isu etnik menolak orang-orang asia, rasis meme dengan isu etnik menolak orang-orang kulit putih, rasis meme dengan isu etnik mendukung orang-orang kulit putih dan rasis meme dengan isu etnik menolak orang-orang Afro-American. Di dalam rasis meme dengan isu agama, meme itu terdiri dari rasis meme dengan isu agama terkait dengan anti islam.Kata Kunci : internet meme komik, teori mythology oleh Barthes, rasisme, myth. This present study was aimed at investigating racism issues signified in internet meme comic at 9gag.com through textual analysis using Barthes’s theory of mythology. This study also focused to discover the purpose conveyed by the internet meme comic at 9gag.com. The subject of this study was the internet meme comic at 9gag.com¬. It was found that there were 56 meme indicated as racist meme in the period of study that was from March to May 2016. From the data, it found that the meme collected could be divided into three major classifications that were racial meme with political issues, racial meme with ethnicity issues, and racial meme with religious issues. In racial meme with political issues, it could be divided into two that is meme with political issues supporting Donald Trump’s candidacy and meme with political issues against Donald Trump’s candidacy. In racial meme with ethnicity issues, it could be divided into racial meme with ethnicity issues against Asian people, racial meme with ethnicity issues against white people, racial meme with ethnicity issues supporting white people, and racial meme with ethnicity issues against Afro-American people. In racial meme with religion issues, it was consisted racial meme with religion issues related to anti-Islam.keyword : Key words: internet meme comic, Barthes theory of mythology, racism, myth.

Page 3 of 10 | Total Record : 95