cover
Contact Name
I Wayan Widiana
Contact Email
wayanwidiana85@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Indonesia
ISSN : 2303288X     EISSN : 25417207     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Indonesia [p-ISSN: 2303-288X (print) and e-ISSN: 2541-7207 (online)] is a peer-reviewed journal published by the Research and Community Service Institute of Universitas Pendidikan Ganesha since 2012. JPI is an integrated media for ongoing communication related to significant new research findings related to education, including: the fields of educational research in teaching, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and education development. JPI publishes research articles that are comprehensive in nature by inviting reviews from the leading experts in the fields. The incoming papers will be selected based on high scientific studies, provide important new knowledge, and are very interesting for the community in the field of education. JPI has become a member of CrossRef with DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v9i1 so that all articles published by JPI will have a unique DOI number.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016)" : 8 Documents clear
PENGARUH TEKS SANGKALAN TERHADAP PENCAPAIAN KONSEP SISWA TENTANG HUKUM PERTAMA DAN KETIGA NEWTON I Ketut, Suma
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.285 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i1.8931

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh pengajaran yang menggunakan teks-teks sangkalan terhadap pencapaian konsep siswa tentang hukum I dan III Newton, dibandingkan dengan pengajaran yang menggunakan teks ekspositori. Sampel penelitian ini terdiri atas 73 orang siswa  kelompok eksperimen dan 85 orang kelompok kontrol. Selama pengajaran hukum I dan III Newton pengajaran menggunakan teks sangkalan diberikan kepada kelompok eksperimen, sedangkan pengajaran menggunakan teks ekspositori diberikan pada kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah gain skor ternormalisasi (g) pencapaian konsep siswa.  Data dikumpulkan dengan tes penguasaan konsep dengan indek reliablitas r=0,65 dan dianalisis dengan Uji Man Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata gain skor ternormalisasi ( ) siswa kelompok eksperimen adalah 0,54 dengan SD= 0,128 yang termasuk dalam kategori sedang, sedangkan kelompok kontrol adalah 0,16 dengan SD=0,104, yang termasuk dalam kategori rendah. (2) persentase kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang memiliki konsep ilmiah masing-masing naik rata-rata 39,45% dan 12,65%. (2) uji Man Withney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pencapaian konsep antara siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
EXPLORING THE ROLE OF SELF-EFFICACY IN THE IMPLEMENTATION OF SELF-ASSESSMENT FOR ENGLISH WRITING A.A.G.Y., Paramartha,
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.632 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i1.8930

Abstract

Many researchers have pointed out that the use of self-assessment gives positive effect on students’ writing performance. However, some other factors, such as students’ self-efficacy which may also play a role for students’ success in writing is still rarely studied. Both self-assessment and self-efficacy share linear effect on students’ writing performance. Thus, observing students with high and low self-efficacy while they are using self-assessment in writing is considerably noteworthy to study. This research is interested in investigating the role of high and low self-efficacy in the implementation of self-assessment for English writing. The design of the research was Pre-experimental Design of One-Shot Case Study with the sample of 42 students. The data were collected by using self-efficacy questionnaire and writing competency scoring rubric. The data were analyzed by using t-test. The result shows that there is a significant difference between students with high and low self-efficacy on the implementation of self-assessment for English writing.
PENGARUH MODEL DAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR KEMAMPUAN DASAR SENAM LANTAI PADA MAHASISWA JURUSAN PENJASKESREK UNDIKSHA Kadek Yogi Parta, Luh Putu Spyana Wati
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.858 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i1.8932

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menjelaskan perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai yang signifikan antara model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD). (2) menjelaskan perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai antara mahasiswa yang belajar dengan media VCD dan media gambar. (3) menjelaskan pengaruh interaktif antara model dan media pembelajaran terhadap hasil belajar.  Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 6 kelas yang terdiri dari 156 mahasiswa. Sampel diambil 4 kelas dengan cara simple random sampling. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan dianalisis dengan ANACOVA faktorial 2×2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) terdapat perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai yang signifikan antara model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD) (F = 64.805; p<0.05), dimana hasil belajar kemampuan dasar senam lantai pada mahasiswa yang mengikuti model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang mengikuti model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD), (2) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara media pembelajaran VCD dengan media pembelajaran gambar terbukti pada nilai (F= 52.577; p<0.05), (3) terdapat pengaruh interaktif antara media dan model pembelajaran terhadap hasil belajar kemampuan dasar senam lantai terbukti pada nilai (F= 88.185; p<0.005).
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS LAGU KREASI DI KELAS LIMA SEKOLAH DASAR Ratminingsih, N. M.
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.083 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i1.8292

Abstract

Abstrak Tujuan dari artikel ini adalah untuk melaporkan efektivitas media audio berbasis lagu kreasi yang dikembangkan berdasarkan tema untuk siswa kelas lima sekolah dasar. Setelah divalidasi oleh dua orang ahli dalam hal isi dan kualitas, media yang dikembangkan diimplementasikan di SDN 1 Sukasada yang melibatkan 16 orang siswa. Desain penelitian menggunakan desain before and after treatment (Sugiyono, 2010). Hasil penelitian membuktikkan bahwa media audio efektif meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris siswa kelas lima yang ditunjukkan dari perolehan rerata hasil belajar dari 6,69 yang terkategori cukup sebelum tindakan menjadi 8,31 yang terkategori baik setelah tindakan. Disamping itu, hasil kuesioner membuktikan bahwa semua siswa (100%) menunjukkan persepsi positif terhadap pemanfaatan media audio berbasis lagu, yakni mereka menjadi lebih termotivasi untuk belajar, karena melalui lagu pembelajaran menjadi menyenangkan, menarik, dan materi lebih mudah dipahami. Kata kunci: media audio, lagu kreasi Abstract This article aims at reporting the effectivenes of a scripted song-based audio media developed centered upon themes for fifth graders of elementary schools. After being validated by two experts to determine the content validity and the quality, the media was implemented in SDN 1 Sukasada involving 16 students. The design of research utilized before and after treatment (Sugiyono, 2010). The result proved that the audio media was effective to improve the fifth grade students’ English competence shown from the attainment of mean score of learning achievement, from 6.69 categorized as moderate before tratment to become 8.31 classified as good after treatment. Moreover, the result of questionnaire shows that all students (100%) had a positive perception towards the use of a scripted-song based audio media, in which they were more motivated to learn because through the songs, the learning process became fun, interesting and thus the material was easier to understand. Keywords: audio media, scripted songs
ERGONOMI DALAM PEMBELAJARAN MENUNJANG PROFESIONALISME GURU DI ERA GLOBAL I Made Sutajaya, Pande Wayan Mustika
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.442 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i1.8933

Abstract

Di era global persaingan semakin keras dan ketat yang disertai dengan munculnya permasalahan yang semakin kompleks. Hal yang sama juga terjadi pada proses pembelajaran, sehingga profesionalisme guru perlu ditingkatkan. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah melalui pemahaman terhadap prinsip-prinsip ergonomi dalam pembelajaran. Tujuan penulisan adalah: (1) mengkaji pemahaman terhadap prinsip-prinsip ergonomi dalam pembelajaran sangat diperlukan di dalam upaya meningkatkan profesionalisme guru; (2) mengkaji peranan prinsip-prinsip ergonomi dalam pembelajaran yang harus dipahami oleh seorang guru untuk meningkatkan profesionalismenya; dan (3) mengetahui kendala yang dihadapi dalam mensosialisasikan prinsip-prinsip ergonomi dalam pembelajaran guna meningkatkan profesionalisme guru. Melalui telaah kajian pustaka ditelusuri prinsip-prinsip ergonomi yang relevan diterapkan dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa para guru saat ini belum memahami prinsip-prinsip ergonomi yang relevan dalam pembelajaran. Akan tetapi melalui tulisan ini diingatkan agar para guru wajib menerapkan prinsip-prinsip ergonomi dalam pembelajaran agar siswa yang belajar tetap sehat, aman, nyaman, efektif, dan efisien energi. Dengan demikian dapat disimpulkan: (1) pengetahuan guru mengenai prinsip-prinsip ergonomi dalam pembelajaran sangat relevan di dalam upaya meningkatkan profesionalisme guru; (2) pemahaman guru mengenai peranan prinsip-prinsip ergonomi dalam pembelajaran dan dampak yang ditimbulkan oleh sarana dan prasarana yang tidak ergonomik dapat menambah wawasannya dalam upaya pengelolaan kelas; dan (3) kendala yang dihadapi dalam mensosialisasikan prinsip-prinsip ergonomi dalam pembelajaran dapat dijadikan tantangan sekaligus peluang dalam penerapan ergonomi di sekolah.
PROFIL PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA BERDASARKAN KURIKULUM 2013 Subagia, I Wayan; Wiratma, I G. L.
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.257 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i1.8293

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil penilaian hasil belajar siswa berdasarkan implementasi Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah 15 orang guru yang terdiri atas guru SD, SMP, dan SMA, masing-masing lima orang. Data yang dibutuhkan untuk penelitian ini dikumpulkan dengan angket, dokumen, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif interpretatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa deskripsi profil penilaian hasil belajar siswa dilihat dari sembilan aspek penilaian, yaitu: ranah penilaian, pelaku penilaian, jenis alat penilaian, bentuk tes, bentuk nontest, bentuk laporan hasil belajar, skala penilaian, waktu penilaian, dan teknik pengumpulan hasil belajar. Dalam melakukan penilaian hasil belajar, guru mengalami beberapa masalah berkaitan dengan jumlah unsur penilaian, kompleksitas penilaian, pembuatan instrumen penilaian, pelaksanaan penilaian, dan pelaporan hasil penilaian. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar penilaian hasil belajar siswa disederhanakan dan tetap memenuhi prinsip-prinsip penilaian, seperti komprehensif, objektif, transparan, dan akuntabel. Kata Kunci: penilaian, hasil belajar, dan kurikulum 2013. Abstract This research aimed at describing the profile of students’ learning achievement based on the implementation of 2013 Curriculum. This research was a qualitative descriptive research using phenomenological approach. The total subjects of this research were 15 teachers including five elementary school, junior high school, and senior high school, respectively. Questionnaire, document, and interview techniques were used to collect all data. Descriptive interpretive technique was used to analyse all data. The research results revealed that the description of the profiles of students’ learning achievement are viewed from nine evaluation aspects, namely: domain of learning achievement, evaluator, assessment tools, the form of test, the form of non test, the form of report, the scale used, the period of assessment, and the techniques of assessment. In evaluating students’ learning achievement, teacher faces problems related to the number of evaluation elements, the complexity of evaluation, instrument formulation, assessment frequency, and reporting assessment results. Based on this finding, it is suggested that the evaluation of students’ learning achievement should be simplified and still fulfilling the principle of assessment, such as comprehensive, objective, transparent, and accountable. Keywords: assessment, learning echievement, and 2013 curriculum.
ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK PENGEMBANGAN MODUL INKUIRI BERBASIS PERTANYAAN (MIBP) DI SMP Citrawathi, Desak Made; Adnyana, Putu Budi; Santiasa, Made Pasek Anton
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.15 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i1.8289

Abstract

melakukan analisis kebutuhan untuk pengembangan dan penyusunan modul inkuri berbasis pertanyaan (MIBP). MIBP disusun untuk memfasilitasi pembelajaran sains agar dapat meningkatkan penguasaan konsep biologi, keterampilan proses sains, dan kemampuan berpikir siswa SMP. Pengembangan MIBP menggunakan model ADDIE. Prosedur pengembangan terdiri dari 5 tahap, yaitu 1) Menganalisis, 2) Mendisain, 3) Mengembangkan dan produksi, 4) Mengimplementasikan, dan 5) Mengevaluasi. Penelitian dilakukan dalam waktu 3 tahun. Pada tahun pertama ini dilakukan analisis kebutuhan dan mendisain MIBP. Subjek penelitian adalah guru IPA SMP Negeri dan Swasta di Kecamatan Buleleng. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penyebaran angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan interpretatif. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kurikulum yang digunakan di SMPN 1,SMPN 2, dan SMPN 4 adalah kurikulum 2013, sedangkan di SMP lainnya masih menggunakan kurikulum 2006. Kemampuan guru bertanya untuk meningkatkan keterampilan proses sains, penguasaan konsep, dan kemampuan berpikir belum optimal. Hal ini ditunjukkan dari jenis pertanyaan yang diajukan guru 85,8 persen bersifat konvergen, dan 14,2 persen bersifat divergen. Berdasarkan pertanyaan menurut Taksonomi Bloom, pertanyaan yang diajukan guru 74,4 persen pertanyaan ingatan, 22,6 persen pemahaman, 2,68 persen aplikasi, dan 0,32 persen analisis. Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru adalah memfasilitasi pembelajarannya dengan MIBP. Dari karakteristik perkembangan kognitifnya, siswa SMP dapat dibelajarkan dengan strategi inkuiri, dan guru setuju dengan pengembangan MIBP. Kata kunci: Kemampuan berpikir, keterampilan proses sains, Modul Inkuiri Berbasis Pertanyaan, penguasaan konsep Pertanyaan, penguasaan konsep Abstract The purpose of this study was to analyze the need for the development and preparation of question-based inquiry module (QBIM). QBIM was designed conceiv to facilitate the learning of science in order to improve the students understanding of biological concept, science process skills, and the ability to think of junior high school students. The module development used ADDIE model. The procedure development consisted of 5 stages, namely 1) Analyze, 2) Design, 3) Develop and production, 4) Implement, and 5) Evaluate. The research carried out within 3 years. In the first year the need analysis and design QBIM were carried out. The subject of research were science teachers at goverment and private high schools in Buleleng District. Data were collected by interview, questionnaire, observation, and documentation. Data analysis was performed descriptively and interpretatively. From the analysis it was found that the curriculum used at junior high school 1, 2, and 4 is curriculum 2013, while in the other junior high school the curriculum in use is still curriculum 2006. The ability of teachers to question ask to improve science process skills, mastery of concepts, and the ability to think is not yet optimal. It is shown from the type of questions teachers performed that is convergent 85.8 percent, and 14.2 percent divergence. Based on the questions according to Bloom's Taxonomy, questions that should be proposed by teachers 74.4 percent retention, 22.6 percent understanding, 2.68 percent application, and 0.32 percent analysis. One think that can be done to improve the ability of the teacher is to facilitate learning by QBIM. From the characteristics of cognitive development , junior high school students can be taught with the strategy of inquiry, and the teachers agree with QBIM development. Keywords: Ability to think, mastery of concepts, Questions-based Inquiry Module, science process skills.
MOTIVASI DAN SIKAP BAHASA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNDIKSHA Kusuma, I.P.I.; Adnyani, L.D.S.
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.601 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i1.8290

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui orientasi motivasi dan sikap bahasa mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Ganesha terhadap bahasa Inggris dan pembelajaran Bahasa Inggris. Sejumlah 70 mahasiswa tahun pertama di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris tahun akademik 2014/2015 disurvei dengan menggunakan AMTB (Attitude, Motivation Test Battery) yaitu kuesioner yang diadaptasikan dari Gardner (1985) untuk mengetahui motivasi dan sikap bahasa, yang meliputi a) ketertarikan terhadap Bahasa Inggris, b) dukungan dari orang tua, c) intensitas motivasi, d) sikap terhadap pembelajaran bahasa Inggris, e) sikap terhadap penutur asli bahasa Inggris, f) orientasi integratif, g) keinginan untuk mempelajari bahasa Inggris, dan h) orientasi instrumental. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil kuesioner, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, yang bukan merupakan penutur asli bahasa Inggris, mempelajari bahasa Inggris dengan alasan instrumental dan integratif, dan memiliki sikap yang sangat tinggi terhadap bahasa Inggris dan pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini juga memaparkan implikasi terhadap pembelajaran bahasa Inggris. Kata Kunci: bahasa Inggris, motivasi, sikap. Abstract This study investigated motivation orientation and attitude towards the target language of 70 English Education Department students of Ganesha University of Education. The researcher administered survey using AMTB (Attitude, Motivation Test Battery) which was adapted from Gardner (1985). The survey included eight domains, namely a) interest in English, b) parental encouragement, c) motivational intensity, d) attitude towards learning English, e) attitude towards English-speaking people, f) integrative orientation, g) desire to learn English, and h) instrumental orientation. The data were analyzed descriptively and inferentially. The result reveals that English Education Department students of Ganesha University of Education learn English for both instrumental and integrative reasons. They tend to have positive attitudes towards English and learning English. This study also presents the implication to English learning. Keywords : attitude, English, motivation

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 3 (2025): September Vol 14 No 2 (2025): June Vol 14 No 1 (2025): March Vol 13 No 4 (2024): Desember Vol 13 No 3 (2024): September Vol 13 No 2 (2024): June Vol 13 No 1 (2024): March Vol 12 No 4 (2023): December Vol 12 No 3 (2023): September Vol 12 No 2 (2023): June Vol 12 No 1 (2023): March Vol 11 No 4 (2022): Desember Vol 11 No 3 (2022): September Vol 11 No 2 (2022): June Vol 11, No 1 (2022) Vol 11 No 1 (2022) Vol 10, No 4 (2021) Vol 10 No 4 (2021) Vol 10 No 3 (2021) Vol 10, No 3 (2021) Vol 10 No 2 (2021) Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol 10 No 1 (2021) Vol 9, No 4 (2020) Vol 9 No 4 (2020) Vol 9 No 3 (2020) Vol 9, No 3 (2020) Vol 9 No 2 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol 9 No 1 (2020) Vol 8, No 2 (2019) Vol 8 No 2 (2019) Vol 8 No 1 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol 7 No 2 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7 No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6 No 2 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 6 No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5 No 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 5 No 1 (2016) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4 No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 4 No 1 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 3 No 2 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3 No 1 (2014) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2 No 2 (2013) Vol 2 No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1 No 2 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol 1 No 1 (2012) Vol 1, No 1 (2012) More Issue