cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
+6281805329239
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (JISH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JISH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective in society and humanities at a regional, national, and global scale. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the area of society and humanities. The scope of the fields contained in JISH covers the following areas: social work, social welfare, social change, and social policy; humanism and human rights; corporate governance, and community studies; crosscultural and multiculturalism studies; population, and development studies; ethics, and intergroup relations; war, conflict, and international relations; linguistics, literature, and media studies; performing arts (music, theatre, and dance); studies of inequality (class, race and gender studies); and other related areas. Articles published on research results and literature review with acceptable research methodologies, qualitative studies, quantitative studies, or a combination of both, statistical analysis, case studies, field research, and historical studies. JISH received manuscripts from various related circles, such as relevant researchers, professors, students, policy-makers, scientists, and others.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2015)" : 8 Documents clear
PENGEMBANGAN MODEL WISATA EDUKASI-EKONOMI BERBASIS INDUSTRI KREATIF BERWAWASAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT Anak Agung Gede Agung
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v4i2.6380

Abstract

Eksistensi industri kreatif sampai saat ini belum banyak melakukan kiat untuk mengedukasi para konsumen agar kelak mereka mampu menjadi kreator-kreator baru pembuka lapangan kerja di masa depan. Jika harapan itu terwujud, maka persentase angka pengangguran dapat ditekan dan angka pekerja produktif semakin meningkat. Oleh karena itu penelitian ini bertjuan untuk mengembangkan Model Wisata Edukasi-Ekonomi Berbasis Industri Kreatif Berwawasan Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat. Populasi penelitian ini merupakan kelompok usaha kecil bidang industri kreatif yang tersebar di seluruh kabupaten di provinsi Bali. Sampel penelitian  diambil secara purposif, didasarkan pada tingkat perkembangan indutri kreatif di daerah Bali yaitu maju, sedang berkembang dan baru tumbuh. Data penelitian dikumpulkan melalui studi lapangan, studi dokumen, observasi, angket, dan wawancara, dan selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha industri kreatif di Bali pada umumnya: (1) sangat tergantung pada kemampuan bekerjasama (sinergisitas) dengan pihak terkait, kemampuan merangkaikan ide-ide kreatif, kemampuan mengkaitkan dengan kebutuhan pasar (konteks) dan menciptakan nilai tambah, melakukan penyesuaian terhadap lingkungan dan teknologi baru, memperhatikan kelestarian lingkungan alam dan budaya, bercirikan kearifan budaya lokal dan alam Bali, memiliki potensi daya tarik wisata untuk di kunjungi, untuk dibeli dan sekaligus dipelajari, (2)  mengalami masalah terkait dengan sumber daya insani, (3) ikllim dan dukungan dari pihak terkait terhadap usaha industri kreatif cukup baik, (4) mendapat sambutan positif dari masyarakat, namun kurang dalam hal keberlanjutan program, publikasi dan promosi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DAERAH TUJUAN WISATA DESA PEMUTERAN DALAM RANGKA PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN I Wayan Mudana
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v4i2.6381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrepsikan tentang bentuk pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Desa Pemuteran.  Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan triangulasi. Melalaui hal itu dapat dikemukakan bahwa bentuk pemberdayaan yang dikembangkan adalah  bentuk pemberdayaan masyarakat lokal. Strategi pemberdayaannya dilakukan secara terpadu baik yang  bersifat mikro, mezzo, maupun makro. Kebijakan pemberdayaan masyarakat Desa Pemuteran meliputi pengembangan SDM, pengembangan ekonomi, pengembangan kelembagaan, pengembangan prasara/sarana, dan pengembangan informasi. Pemberdayaan masyarakat Desa Pemuteran seperti itu dapat mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN ERGO-ENTREPRENEURSHIP UNTUK MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN SERTA MENINGKATKAN PENDAPATAN PEDAGANG KULINER LOKAL DI DESA PELIATAN, UBUD, GIANYAR Pande Wayan Suarsa
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v4i2.6382

Abstract

Tujuan penelitian adalah memberdayakan masyarakat melalui pelatihan ergo-entrepreneurship untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap kewirausahaan pedagang kuliner di Desa Peliatan. Metode yang digunakan adalah melalui quasi eksperimen yang dipadukan dengan pendekatan Sistemik, Holistik, Interdisipliner, dan Partisipatore (SHIP). Rancangan penelitian menggunakan posttest only group design (treatment by subject design). Kegiatan yang dilakukan diawali dengan identifikasi masalah, kemudian dibuat prioritas masalah dan selanjutnya dibuat rencana tindak (action plan). Rencana tindak ini digunakan sebagai intervensi penelitian berupa pelatihan kewirausahaan berbasis ergonomi yang disebut dengan istilah ergo-entrepreneurship. Variabel bebas adalah pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ergo-entrepreneurship. Variabel tergantung adalah (a) pengetahuan di bidang kewirausahaan dan (b) sikap kewirausahaan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan mencari persentase perubahan dan dilanjutkan dengan uji beda t paired test dengan taraf signifikansi 5% untuk menganalisis perbedaan pengetahuan dan sikap pedagang kuliner antara sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap pedagang kuliner berbeda bermakna antara sebelum dan sesudah pelatihan ergo-entrepreneurship (p < 0,05). Dalam hal ini terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 21,18% dan sikap kewirausahaan meningkat sebesar 9,57%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ergo-entrepreneurship dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap kewirausahaan pedagang kuliner. 
KESELAMATAN OLAHRAGA MELALUI BUKU PEDOMAN KESELAMATAN DALAM OLAHRAGA Made Agus Dharmadi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v4i2.6383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk penyempurnaan dan mensosialisasikan buku pedoman yang telah dikembangkan sebelumnya, melalu uji pakar dan uji praktisi, yang terdiri dari pakar olahraga, pakar kesehatan dan pakar buku pedoman. Sedangkan uji praktisi dilakukan oleh guru-guru di jenjang SD, SMP dan SMA dengan minimal memiliki kualifikasi Master. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan menurut Gall and Gall (2003:570), teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik kuesioner kepada para pakar dan praktisi melalui form penilaian, sedangkan analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa keberadaan buku pedoman keselamatan olahraga sebagai panduan ataupun petujuk praktis terhadap upaya pencegahan terhadap resiko kecelakaan dalam pembelajaran penjasorkes sangat penting bagi guru/pelatih dan siswa. Buku pedoman diharapkan dapat dikembangkan segera dan dicetak dalam bentuk buku ataupun booklet yang mudah digunakan,  sehingga diharapkan nantinya dapat menunjang penampilan siswa/atlet dalam proses belajar/berlatihnya, disamping itu pula, pengembangan buku pedoman keselamatan olahraga memiliki asas manfaat yang baik berdasarkan hasil sosialisasi kepada siswa-siswa yang akan menggunakan buku pedoman tersebut. Dari kesimpulan ini, dapat disarankan agar buku yang telah di uji pakar maupun praktisi ini dapat dicetak dan sebarkan kepada guru/dosen, pelatih, siswa/mahasiswa dan juga masayarakat umum untuk dimanfaatkan sebagai buku utama dalam pencegahan aktifitas berolahraga.  
SIKAP BAHASA MASYARAKAT TUTUR BAHASA BALI KOTA SINGARAJA D.P. Ramendra
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v4i2.6384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan sikap bahasa masyarakat tutur bahasa Bali Kota Singaraja. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menerapkan desain survei dan sebagaimana desain itu pada umumnya, menggunakan angket dan pedoman wawancara sebagai alat pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan 285 orang sebagai sample/responden yang dipilih secara disproportionate stratified purposive sampling ‘sampel nonacak berlapis-takproporsional’. Responden itu juga diklasifikasikan menjadi 24 kelompok menurut variabel wangsa, status pekerjaan, umur, dan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap bahasa responden cenderung untuk berbeda menurut wangsa, tetapi tidak menurut status pekerjaan, umur, dan gender. Sikap terhadap kode kasar dan kode biasa pada penutur triwangsa dan jaba cenderung untuk tidak menunjukkan perbedaan, yakni netral/sedang dan positif secara berurutan. Akan tetapi, sikap terhadap kode alus berbeda: pada triwangsa sikap terhadap kode itu berkategori sangat positif, sedangkan pada jaba sikap yang ditunjukkan tergolong positif.  Di samping itu, sikap itu juga menunjukkan penurunan secara konsisten dari komponen kognitif ke konatif terutama pada triwangsa. Dari penurunan konsisten ini dapat diramalkan bahwa penggunaan bahasa Bali secara nyata akan cenderung rendah.
PENTINGNYA PENILAIAN POTENSI DIRI WIRAUSAHA SEBAGAI PONDASI UNTUK MENSUKSESKAN PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA (PMW) Kadek Rai Suwena
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v4i2.6385

Abstract

Sebagai usaha dalam menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan aktivitas kewirausahaan agar para lulusan perguruan tinggi lebih menjadi pencipta lapangan kerja dikembangkan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), sebagai bagian dari strategi pendidikan kewirausahaan di Perguruan Tinggi. Hanya saja, jarang ditemukan seorang sarjana yang ingin mengawali kehidupannya setelah lulus dari perguruan tinggi dengan berwirausaha. Kegagalan dari usaha tersebut diduga dikarenakan sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha dan mengenali potensi diri yang ada dalam diri mahasiswa. Mengenali potensi diri wirausaha mahasiswa dapat dinilai dari enam aspek, yaitu: kepribadian, disiplin diri, kreativitas, dorongan/keinginan, keberanian menghadapi risiko, dan kepercayaan diri. Sedikit tidaknya dengan mengenali potensi diri yang ada dalam diri mahasiswa dapat memberikan gambaran tentang seberapa jauh seseorang tersebut merasa dirinya perlu memperbaiki diri dan belajar agar lebih baik lagi. Mengenal diri sendiri berarti memperoleh pengetahuan tentang totalitas diri yang tepat, yaitu menyadari kelebihan/keunggulan yang dimiliki maupun kekurangan/ kelemahan yang ada pada diri sendiri yang nantinya menjadi sumber kesuksesan dalam berwirausaha.
PENERJEMAHAN KATA MAJEMUK NOMINA BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA Made Dharma Susena Suyasa
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v4i2.6386

Abstract

Dalam proses penerjemahan kata majemuk nomina bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia, berbagai masalah dapat muncul. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kata majemuk nomina yang sering digunakan dalam teks berita serta jenis kata majemuk nomina yang produktif dalam teks berita, dan mengkaji secara mendalam prosedur yang digunakan oleh penerjemah untuk mengatasi masalah yang muncul dalam proses penerjemahan kata majemuk nomina bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Sumber data dalam penelitian ini adalah lima puluh enam teks berita dalam Bahasa Inggris dan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan pembuatan korpus data yang kemudian dianalisis berdasarkan unsurnya yang membentuk kata majemuk tersebut. Kemudian, analisis diikuti dengan membandingkan makna kata majemuk nomina dalam bahasa Inggris dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada enam puluh tujuh kata majemuk nomina yang digunakan dalam lima puluh enam teks berita. Tujuh belas kata majemuk tersebut merupakan kata majemuk baru. Secara keseluruhan, kata majemuk tersebut dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis kata majemuk. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada dua belas prosedur penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dalam penerjemahan kata majemuk nomina bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia.  
PENYUSUNAN KAMUS SERAPAN DALAM BAHASA BALI I Nengah Suandi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v4i2.6387

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan mendeskripsikan dan mengklasifikasi daftar kata serapan yang akan dijadikan bahan penyusunan Kamus Serapan dalam Bahasa Bali (KSBB) ditinjau dari segi sumber atau asal bahasanya dan  kelas katanya. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap dengan luaran masing-masing tahap sebagai berikut. Pada tahap I, produk yang diharapkan berupa (1) daftar kata/istilah yang akan menjadi lema untuk bahan Kamus Serapan Bahasa Bali , yang mencakup seluruh bidang kajian  dan (2) artikel ilmiah rangkuman hasil penelitian yang siap diterbitkan pada jurnal nasional. Penelitian ini dirancang mengikuti alur pemikiran penelitian pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari pengembangan perangkat pembelajaran model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subjek dalam penelitian ini adalah  (1) berbagai dokumen berbahasa Bali seperti kamus berbahasa Bali, majalah berbahasa Bali, dan Orti Bali (berita berbahasa Bali pada Program Sisipan Koran Bali Post Minggu) dan (2)  siaran berbahasa Bali di media elektromik baik yang berupa radio maupun televisi (RRI Stasiun Singaraja dan Bali TV). Dari semua sumber data itulah, dikumpulkan kata-kata atau istilah-istilah dalam berbagai bidang kehidupan yang berasal dari luar bahasa Bali (bahasa Indonesia dan bahasa asing terutama bahasa Inggris sebagai bahasa internasional) dan secara emperis digunakan dalam setiap tuturan berbahasa Bali baik secara lisan maupun secara tertulis. Data dikumpulkan dengan metode dokumentassi kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 1.772 kata atau istilah yang merupakan kata serapan dalam bahasa Bali. Jumlah kata serapan sebanyak itu sebagian besar berasal dari bahasa  Indonesia, yaitu sebanyak 1.699 buah (95.88%). Sisanya berasal dari bahasa Inggris sebanyak  68 buah (3.84%) dan  dari bahasa Sansekerta sebanyak 5 buah (0.28 %). Jika dirinci dari segi kelas katanya, jumlah kata serapan sebanyak 1.772  buah itu berasal dari kata benda sebanyak 1.162 buah (65.58%), kata kerja sebanyak 214 buah (12.07%), dan kata sifat  396 buah (22.35%).

Page 1 of 1 | Total Record : 8